cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 709 Documents
PENINGKATAN LITERASI PERPAJAKAN MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERHITUNGAN SERTA PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN BAGI GURU SMP ISLAM AL AZHAR 52 KOTA BENGKULU Mardhiyah Dwi Dwi Ilhami; Dinal Eka Pertiwi; Amir Mukadar
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4272

Abstract

Rendahnya literasi perpajakan menjadi salah satu kendala yang dihadapi guru dalam memahami hak dan kewajiban sebagai wajib pajak. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, guru SMP Islam Al Azhar 52 Kota Bengkulu masih memiliki keterbatasan dalam memahami ketentuan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi dan Pajak Badan, khususnya terkait perhitungan pajak, objek dan subjek pajak, serta tata cara pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi perpajakan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilaksanakan kepada 15 orang guru sebagai mitra kegiatan di SMP Islam Al Azhar 52 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, penyampaian materi secara interaktif, diskusi, simulasi perhitungan pajak, pendampingan pelaporan SPT, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 58,67 pada pre-test menjadi 87,33 pada post-test, dengan nilai Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,69 yang termasuk kategori sedang menuju tinggi. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang dipadukan dengan praktik langsung mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri guru dalam menghitung serta melaporkan kewajiban perpajakan. Dampak kegiatan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu guru, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya kepatuhan perpajakan serta mendukung terciptanya budaya sadar pajak di lingkungan sekolah yang berpotensi ditransfer kepada peserta didik dan masyarakat secara berkelanjutan.  
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DAN PELAPORAN SPT TAHUNAN PPH BADAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PERPAJAKAN DAN KAPASITAS LAYANAN KONSULTASI DI LEMBAGA BANTUAN HUKUM Dinal Eka Pertiwi; Nensi Yuniarti.Zs; Amir Mukadar; Desi Fitri
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4277

Abstract

Rendahnya pemahaman wajib pajak dalam menyusun dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan serta terbatasnya kapasitas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam memberikan layanan konsultasi perpajakan menjadi permasalahan yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan wajib pajak dalam menghitung, menyusun dokumen, mengisi, dan melaporkan SPT Tahunan PPh Badan, sekaligus memperkuat kapasitas LBH dalam memberikan layanan konsultasi perpajakan. Metode yang digunakan adalah participatory assistance melalui tahapan identifikasi kebutuhan, workshop literasi perpajakan, pendampingan praktik penghitungan dan pengisian SPT Tahunan PPh Badan, evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pemahaman peserta meningkat dari 56,3% pada saat pre-test menjadi 90,8% pada saat post-test atau mengalami peningkatan sebesar 34,5 poin persentase. Selain itu, sebanyak 86% peserta telah mampu mengisi SPT Tahunan secara mandiri, 88% peserta mampu menyiapkan dokumen perpajakan secara sistematis, dan 85% peserta mampu menghitung PPh Badan sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini juga meningkatkan kapasitas pengurus LBH dalam memberikan konsultasi perpajakan sehingga memperkuat fungsi kelembagaan sebagai pusat layanan pendampingan perpajakan bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi perpajakan, kualitas layanan konsultasi, dan kepatuhan pelaporan pajak, serta berpotensi menjadi model pendampingan yang dapat direplikasi pada lembaga pelayanan masyarakat lainnya.
EDUKASI KESEHATAN DAN PENCEGAHAN RISIKO BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MELALUI SKRINING USIA IBU DAN DETEKSI DINI HIPERTENSI GESTASIONAL DI KLINIK KASIH KECAMATAN MEDAN TIMUR Herlina Herlina; Palupi Bodro Sayekti; Noer Desmie; Rohamtun Nazilah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.4287

Abstract

Kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama kematian neonatal dan bayi di Indonesia, berkontribusi sebesar 28,2% dari total kasus kematian bayi nasional. Berdasarkan hasil riset klinis di Klinik Kasih Kecamatan Medan Timur, terdapat hubungan yang sangat signifikan antara usia ibu hamil berisiko (p-value = 0,000) serta kejadian hipertensi dalam kehamilan (p-value = 0,010) terhadap peningkatan risiko kelahiran BBLR. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan hasil penelitian tersebut ke dalam aksi nyata pencegahan melalui program edukasi interaktif, deteksi dini tekanan darah, serta konseling kehamilan sehat. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Kasih dengan melibatkan 100 ibu hamil dan wanita usia subur sebagai sasaran utama. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi pencegahan BBLR, pemeriksaan tekanan darah gratis, skrining usia kehamilan berisiko, serta pembagian buku panduan perawatan antenatal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% terkait faktor risiko BBLR dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala (ANC). Edukasi dan skrining dini terbukti efektif meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk mengontrol tekanan darah dan merencanakan kehamilan pada usia reproduksi sehat.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN MATERNAL DALAM PENCEGAHAN RISIKO KELAINAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKUPANG Mastiur Lumban Tobing; Netti Brahmana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.4317

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita melalui edukasi dan pendampingan maternal serta mengidentifikasi hubungan antara faktor maternal (pengetahuan, sikap, dan tingkat pendidikan ibu) serta status gizi balita dengan risiko kelainan tumbuh kembang di wilayah kerja Puskesmas Sekupang. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi terhadap 40 ibu yang memiliki balita. Kegiatan meliputi pemeriksaan status gizi balita, penyuluhan mengenai deteksi dini kelainan tumbuh kembang, gizi seimbang, stimulasi sesuai usia, demonstrasi penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta pendampingan maternal. Evaluasi dilakukan melalui pengumpulan data karakteristik responden dan analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berusia 30–32 tahun (55,0%), berpendidikan SMP dan SMA (masing-masing 32,5%), serta berprofesi sebagai ibu rumah tangga (57,5%). Sebagian besar balita memiliki status gizi normal (67,5%), namun masih ditemukan balita dengan gizi kurang (27,5%) dan gizi buruk (5,0%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan ibu (p = 0,012), sikap ibu (p = 0,010), tingkat pendidikan ibu (p = 0,018), dan status gizi balita (p = 0,025) berhubungan secara signifikan dengan risiko kelainan tumbuh kembang balita. Simpulan pengabdian ini adalah edukasi dan pendampingan maternal efektif memperkuat kapasitas ibu dalam pemantauan pertumbuhan, pemberian stimulasi, dan pemenuhan gizi balita sehingga mendukung upaya deteksi dini serta pencegahan risiko kelainan tumbuh kembang melalui kolaborasi antara keluarga, kader Posyandu, dan Puskesmas.  
PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK KEBIDANAN BERBASIS COC MELALUI PENGUATAN KOMPETENSI PRAKTIK MAHASISWA DAN EDUKASI KESEHATAN IBU DAN ANAK DI BANGUN REJO TAHUN 2026 Merrygrace Simanjuntak; Nurmalina Hutahaean; Elvis Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4318

Abstract

Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Upaya peningkatan kualitas pelayanan kebidanan tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan mahasiswa melalui pendekatan yang komprehensif dan berkesinambungan. Salah satu strategi yang relevan adalah pendekatan Continuity of Care (COC), yaitu pelayanan berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan kesehatan anak. Tujuan: meningkatkan kualitas kompetensi praktik kebidanan mahasiswa melalui pendekatan COC, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan ibu dan anak di masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan komunitas dalam pelayanan kesehatan preventif dan promotif. Metode. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara, penyuluhan kesehatan berbasis edukasi interaktif, pelatihan praktik klinis terintegrasi bagi mahasiswa, pendampingan berkelanjutan kepada ibu hamil/ibu dengan anak, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kader kesehatan, tenaga kesehatan lokal, dan mahasiswa tahun 2026. Hasil menunjukkan bahwa penerapan COC dalam kategori baik sebesar 65%, dan kompetensi mahasiswa dalam kategori baik sebesar 68%. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat ≥70% berdasarkan hasil pretest dan posttest. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penerapan COC dengan kompetensi mahasiswa (p = 0,002) serta peningkatan pengetahuan masyarakat (p < 0,05). Kesimpulan: menunjukkan bahwa intervensi yang dibutuhkan adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi kesehatan terintegrasi dengan praktik klinis mahasiswa yang berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kesehatan ibu dan anak, memperkuat kompetensi praktik mahasiswa, serta menciptakan model pelayanan kesehatan komunitas yang berkelanjutan.di Desa Bangun Rejo pada tahun 2026.
PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA BUMDes SUMBER REJO, KABUPATEN SEMARANG Nurmiyati Nurmiyati; Ericke Fridatien; Muhammad Arif Rakhman; Edy Dwi Kurniati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4319

Abstract

BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengelolaan BUMDes tidak hanya ditentukan oleh potensi usaha dan dukungan modal, tetapi bergantung juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Permasalahan yang dihadapi BUMDes Sumber Rejo Desa Kelurahan, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang berkaitan dengan belum optimalnya pembagian peran dan tanggung jawab pengurus, belum tersusunnya standar kerja sederhana, serta keterbatasan kapasitas manajerial dan koordinasi internal organisasi.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas SDM BUMDes melalui penataan struktur peran, peningkatan pemahaman manajemen organisasi, serta pembangunan komitmen kerja kolektif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi Focus Group Discussion (FGD), penyampaian materi penguatan SDM, pendampingan penataan pembagian tugas, serta refleksi dan penyusunan komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pengurus mengenai pentingnya struktur organisasi yang jelas dan sistem kerja yang lebih tertata. Pengurus mampu mengidentifikasi kebutuhan penyusunan standar kerja sederhana serta menyepakati pembagian tanggung jawab yang lebih proporsional. Selain itu, terbangun komitmen bersama untuk melakukan penguatan kapasitas SDM secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kelembagaan BUMDes yang lebih profesional, solid, dan berorientasi pada keberlanjutan pengelolaan usaha desa.
OPTIMALISASI KIE PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI Nur Israyati; Ria Harnita Sari; Sandi Setiawati; Berliana Irianti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah periode peralihan dari anak-anak menuju dewasa, yang mencakup perubahan secara biologis, psikologis, serta sosial. Pada masa remaja terjadinya pematangan organ reproduksi yang dikenal dengan pubertas, yang merupakan salah satu ciri khas pada perempuan dan ditandai dengan perubahan hormonal yang memicu terjadinya menstruasi. Menstruasi adalah proses keluarnya darah secara alami yang terjadi secara teratur setiap bulan dari vagina, sebagai bagian dari siklus reproduksi wanita. Selama menstruasi perempuan perlu menjaga kebersihan diri atau personal hygiene untuk mencegah penyakit serta meningkatkan kesejahteraan diri. Kurangnya pemahaman tentang personal hygiene pada organ genital dapat mengakibatkan gangguan kesehatan reproduksi, seperti keputihan, Infeksi Saluran Reproduksi (ISR), Penyakit Radang Panggul (PRP), dan bahkan kanker leher rahim. Statistik menunjukkan bahwa kejadian ISR tertinggi terjadi pada usia remaja (35%-42%). Tujuan dilakukan Pengabdian Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Sebagai Upaya Pencegahan Masalah Kesehatan Reproduksi. Pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 09.00 – 12.00 wib di SMAN 9 Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 Siswi. Hasil didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan Siswa sebelum penyuluhan Personal Hygiene Saat Menstruasi sebesar 50% dan meningkat 100% setelah diberikan penyuluhan Personal Hygiene Saat Menstruasi. pentingnya peran orang tua dalam mendukung praktik kebersihan menstruasi yang tepat melalui pemberian informasi yang akurat, komunikasi terbuka, dan contoh perilaku sehat, sehingga dapat berkontribusi pada pencegahan gangguan kesehatan reproduksi.
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 106 PEKANBARU Een Husanah; Widya Juliarti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai aset negara dan generasi penerus bangsa, kecukupan gizi anak perlu diperhatikan. Anak usia sekolah dasar dengan rentang usia 6-12 tahun membutuhkan asupan gizi yang baik untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan menuju remaja. Asupan gizi yang cukup diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan agar tidak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Anak yang mengalami masalah gizi mudah terserang penyakit serta terjadi penurunan prestasi akademik. Adapun risiko jangka pendek yang dapat ditimbulkan, yaitu kondisi apatis pada anak, gangguan dalam berkomunikasi dan gangguan perkembangan lainnya. Dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari, kita perlu mengkonsumsi makanan yang beragam. Karena setiap jenis sumber makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda. Informasi yang diperoleh dari pihak sekolah, bahwa belum pernah ada edukasi  gizi seimbang sebelumnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan anak tentang pentingnya gizi seimbang serta mendorong perubahan perilaku makan yang sehat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 106 Pekanbaru yang diikuti oleh siswa kelas 4 yang berjumlah 57 orang. Metode kegiatan pengabdian ini adalah ceramah interaktif dengan penyampaian informasi dengan media audio visual. Pada kegiatan ini siswa terlihat antusias dalam mendengarkan materi dan menyimak video edukasi tentang isi piringku. Hasil dari kegiatan siswa mampu menjawab pertanyan yang diberikan oleh pemateri dalam bentuk kuisioner. Rata rata nilai pretest 7,5 dan rata rata nilai postest 9,00 hal ini terbukti bahwa penyuluhan gizi seimbang efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang gizi seimbang anak sekolah Edukasi tentang gizi seimbang perlu diberikan kepada siswa agar siswa memahami pentingnya gizi bagi pertumbuhan dan perkembangannya sehingga siswa dapat menjadikan kebiasaan yang baik bagi siswa dalam memenihi kebutuhan gizinya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ENTREPRENEUR BAGI TAKMIR MASJID DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI BERBASIS MASJID DI MASJID AL MUTTAQIN PAGAR DEWA KOTA BENGKULU Supawanhar Supawanhar; Ditasman Ditasman; Amrullah Amrullah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Namun, Takmir Masjid Al Muttaqin Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu masih menghadapi keterbatasan pengetahuan mengenai entrepreneurship, identifikasi peluang usaha, penyusunan business plan, dan pengembangan program ekonomi produktif berbasis masjid. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan Takmir Masjid melalui pelatihan dan pendampingan. Mitra kegiatan terdiri atas dua mitra, yaitu Takmir Masjid Al Muttaqin dan RT 42 Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan (April 2026) menggunakan pendekatan Participatory Training and Mentoring melalui tahapan observasi dan analisis kebutuhan, pelatihan entrepreneurship berbasis masjid, workshop penyusunan business plan, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta pada berbagai indikator, yaitu pemahaman konsep entrepreneurship dari 45% menjadi 88%, kemampuan mengidentifikasi peluang usaha dari 40% menjadi 85%, kemampuan menyusun business plan dari 30% menjadi 82%, pemahaman ekonomi berbasis masjid dari 48% menjadi 90%, serta motivasi berwirausaha dari 60% menjadi 95%. Pendekatan partisipatif terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan Takmir Masjid dalam merancang program ekonomi produktif. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa tersusunnya rancangan program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi masjid dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.