cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 409 Documents
Strengthening Families: How Family Support Shapes the Quality of Life for Children with Intellectual Disabilities Anggi Kusuma; Rini Papuli; Lisbet Octovia Manalu
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1053

Abstract

Children with special needs are children who are at risk of experiencing chronic diseases, developmental disorders, emotional disorders, abnormalities or physical disabilities and require more health services than children in general. Family support is needed as a supporter and to help the quality of life of these children to continue to be able to carry out their activities with their abilities supported by the family. This type of quantitative research uses a cross-sectional approach. The population in this study were all parents who have children with special needs at the Mesuji Regency State Special School with a sample of 84 respondents using a total sampling technique. This study was conducted in December 2022 at the Mesuji Regency State Special School. The results of the study showed no significant relationship between the dimensions of family support and the quality of life of children with special needs. Family support in the form of providing information and social support should be a priority support given to families with children with special needs.
Pengaruh Terapi Sleep Hygiene terhadap Kualitas Tidur Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Vovi Meidas Setia
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1061

Abstract

Pendahuluan: Gangguan tidur merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh pasien kanker payudara selama menjalani kemoterapi. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan, penurunan sistem imun, serta penurunan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengatasi gangguan tidur adalah terapi sleep hygiene, yaitu penerapan kebiasaan tidur yang sehat dan pengaturan lingkungan tidur yang nyaman. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi sleep hygiene terhadap kualitas tidur pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Desain: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 52 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan analisis data dilakukan menggunakan Paired T-Test serta uji Cohen’s d untuk menghitung besar pengaruh intervensi. Hasil: penelitian menunjukkan hasil bahwa sebelum diberikan intervensi, rata-rata skor PSQI sebesar 11,58 (kategori kualitas tidur buruk) dan setelah intervensi menurun menjadi 7,96 (kategori cukup baik). Nilai p = 0,000 menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi, dengan effect size sebesar d = 1,615 (kategori besar). Kesimpulan: Penerapan sleep hygiene berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Intervensi ini direkomendasikan sebagai salah satu upaya nonfarmakologis dalam meningkatkan kualitas hidup pasien selama pengobatan.
The Correlation Between Work Environment And Psychosocial Hazards With Work Stress In Nurses At The Hospital Yunina Elasari; Yosi Hafid Muammar; Moh Heri Kurniawan; Rizki Yeni Wulandari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1067

Abstract

Nowadays, work stress has become a global issue that affects all professions and workers. The health sector is a field where work stress is very common among health workers. All hospital workers are professionals who are susceptible to stress. However, stress levels in nurses tend to be higher. By paying attention to the work environment, employees will be motivated to work enthusiastically to achieve optimal job satisfaction. In addition, psychosocial hazards in the workplace can affect physical and psychological conditions. This research objective was to determine the correlation between the work environment and psychosocial risks with the stress level experienced by nurses at the Regional Hospital of Pringsewu. This study is a quantitative study with a cross-sectional approach. The instrument used in this study was a questionnaire. Data collection was carried out on June 23-July 25, 2024 at the Regional Hospital of Pringsewu. The sample in this study amounted to 84 respondents who were taken using a random sampling technique. The data obtained were then analyzed using the gamma test.The results of the gamma test data analysis showed that there was a significant correlation between the work environment and work stress (p = 0.023 < 0.05) and there was a significant relationship between psychosocial hazards and work stress (p = 0.002 < 0.05). This study shows a significant correlation between the work environment and psychosocial hazards with work stress in the Regional Hospital of Pringsewu nurses. Nurses are encouraged to improve work management, while hospitals should strengthen supervision and provide adequate workplace facilities to support a healthy and productive work environment.
Tingkat Kelelahan Fisik dan Mental Relawan pada Respon Bencana di Aceh Nurul 'Afifah Hijami; Zahara Nurfatihah Z
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1085

Abstract

Kelelahan fisik dan mental merupakan masalah kesehatan kerja yang umum terjadi pada relawan tanggap bencana akibat tuntutan kerja yang tinggi, jam kerja yang panjang, dan waktu pemulihan yang terbatas. Kondisi ini dapat menurunkan kinerja dan meningkatkan risiko kesalahan operasional selama respons darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kelelahan fisik dan mental pada relawan tanggap bencana di Aceh serta menganalisis hubungan dengan durasi kerja harian, lama istirahat dalam 24 jam terakhir, dan durasi aktivitas fisik berat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Data dikumpulkan melalui survei daring yang melibatkan 35 relawan yang terlibat langsung dalam kegiatan tanggap bencana di Aceh. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Fatigue Assessment Scale. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan distribusi kelelahan, sedangkan analisis bivariat dengan uji chi square digunakan untuk menilai hubungan antarvariabel. Sebagian besar relawan mengalami tingkat kelelahan rendah hingga sedang. Ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat kelelahan dengan durasi kerja harian serta lama istirahat dalam 24 jam terakhir, dengan nilai p kurang dari 0,05. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara durasi aktivitas fisik berat dengan tingkat kelelahan, dengan nilai p lebih dari 0,05. Temuan ini menegaskan pentingnya pengaturan jam kerja dan pemenuhan waktu istirahat yang cukup untuk melindungi kesehatan relawan.
What Type of Exercise for Obesity with Knee Osteoarthritis? : Systematic Review Muh Alif Kurniawan Sam; Ade Wirastuti; Nur Agung Martopo
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1089

Abstract

Pendahuluan: Osteoarthritis berhubungan erat dengan obesitas. Kondisi tersebut lebih sering dijumpai pada usia lanjut. Hal ini dikarenakan, kondisi tersebut meningkatkan beban mekanik pada sendi lutut sehingga gejala dapat semakin berat. Tujuan: Mengetahui jenis latihan yang dapat memberikan manfaat bagi penderita knee osteoarthritis yang disertai obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan systematic review menggunakan artikel yang terbit pada tahun 2015 – 2026. Pencarian dilakukan melalui https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/ dan https://pedro.org.au/. Tinjauan ini dilakukan dan dilaporkan sesuai dengan pernyataan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Hasil: Ditemukan 13 artikel dengan tema yang serupa, 8 artikel dari Pubmed dan 5 artikel yang dijumpai di Pedro. Telah ditemukan 5 artikel yang sesuai dengan kriteria yang ada. Berbagai treatment yang diberikan, strengthening exercise dan stretching menjadi latihan yang diterapkan. Beberapa artikel juga menggunakan program diet dalam menanggulangi obesitas. Kesimpulan: Strengthening exercise efektif menurunkan nyeri dan kekakuan sendi pada knee osteoarthritis. Tetapi, hal tersebut tidak mempengaruhi penurunan indeks massa tubuh seseorang. Strengthening exercise jika dikombinasikan dengan diet secara terkontrol, mampu mengurangi penurunan berat badan dan meningkatkan aktivitas fungsional pada penderita knee osteoarthritis dengan obesitas.
Kesehatan Mental, Stres Kerja, dan Burnout Sebagai Isu K3 Di Indonesia: Tinjauan Literatur Nurul 'Afifah Hijami
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1095

Abstract

Psychosocial risks in the workplace, such as high workload, role conflict, and low organizational support, are increasingly recognized as key determinants in occupational health and safety. Chronic exposure to these factors is associated with work-related stress, burnout, mental health problems, and reduced productivity and workplace safety. This review aims to analyze recent scientific evidence on work-related stress and burnout among workers and their impact on health and organizational performance. A literature review was conducted on articles published in Indonesian and English in peer reviewed journals over the past eight years. Included study designs comprised systematic reviews, meta-analyses, randomized controlled trials, cohort studies, cross-sectional studies, and qualitative studies measuring work-related stress, burnout, or psychosocial risks in occupational settings. The findings indicate a consistent association between psychosocial risks and increased levels of work-related stress and burnout across various sectors, including healthcare, transportation, construction, education, and industry. Reported impacts include mental health disorders, increased absenteeism, reduced productivity, and higher risk of occupational accidents. Multilevel organizational interventions demonstrate greater effectiveness compared with individual-based approaches alone. Work-related stress and burnout represent strategic issues in occupational health and safety. Integrating psychosocial risk management into organizational policies and practices is essential to protect workers’ health and maintain workplace safety and performance.
Blood-Based Inflammatory Biomarkers: A Literature Review Zahara Nurfatihah Z; Ghea Farmaning Thias Putri; Elsa Septiani Putri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1096

Abstract

Introduction: Inflammation is a fundamental biological response involved in the development and progression of various diseases and is commonly assessed using indicators detected in blood. A wide range of inflammatory biomarkers has been described. However, differences in their biological characteristics and clinical relevance require clear understanding for appropriate use. Objective: This review aims to summarize the blood-based inflammatory biomarkers and to present a clear description of their characteristics, strengths, and limitations, as well as key concepts related to their clinical application and interpretation as indicators of inflammatory activity. Method: This study was conducted as a literature review using secondary data from scientific publications. Articles published within the last five years were identified from PubMed, Scopus, and Google Scholar and selected based on their relevance to blood-based inflammatory biomarkers and the clarity of reported information. The selected literature, consisting of original research articles and review papers, was analyzed descriptively to synthesize and compare findings across studies. Result: The results indicate that blood-based inflammatory biomarkers can be grouped into several main categories, each reflecting different mechanisms and stages of inflammation. Differences in biological function and applicability were observed among biomarker groups, highlighting variations in their usefulness depending on inflammatory context. Conclusion: Blood-based inflammatory biomarkers provide important information for evaluating inflammatory status. Accurate assessment depends on interpretation that accounts for biological function, inflammatory context, and inherent limitations of each biomarker.
Efektivitas Pijat Oksitosin Dalam Meningkatkan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Ika Kania Fatdo Wardani Wardani; Rena Anzelia; Riski Neli Maryati
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1098

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan merupakan rekomendasi WHO sebagai standar emas pemberian makan bayi. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Bekasi tahun 2021 mencapai 72,59%, meningkat dari tahun sebelumnya. Namun, studi pendahuluan menunjukkan 50% ibu nifas mengalami masalah kelancaran produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan A Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan sampel 35 ibu nifas hari ke-1 sampai 42 yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,001 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Disimpulkan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait perawatan payudara dan pijat oksitosin untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
Implikasi Lingkungan dan Kesehatan Akibat Pertambangan Nikel di Sulawesi: Narrative Review M Aditya Permana
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1099

Abstract

Status Indonesia sebagai produsen nikel terkemuka di dunia telah menyebabkan penambangan intensif di Sulawesi, sehingga menimbulkan kekhawatiran signifikan terkait kontaminasi nikel di ekosistem perairan dan risiko kesehatan masyarakat yang ditimbulkannya.. Review naratif ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah terkini (2015–2025) mengenai toksisitas nikel, distribusi lingkungan, dan jalur paparan di distrik pertambangan nikel Indonesia. Pencarian literatur dilakukan di Scopus, ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar, menghasilkan 9 studi empiris primer yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan kontinum polusi nikel yang terakumulasi secara progresif dalam air (0,0086–0,0368 mg/L di sungai), sedimen (rata-rata hingga 73,20 mg/kg di Morowali), dan biota yang dapat dikonsumsi termasuk ikan bandeng (~0,50 mg/kg) dan udang (hingga 1,155 mg/kg). Kontaminan ini memasuki rantai makanan manusia melalui air minum dan konsumsi hasil laut, menimbulkan risiko non-karsinogenik dan karsinogenik potensial termasuk kerusakan pernafasan, nefrotoksisitas, dan peningkatan risiko kanker. Air tanah di Pomalaa diklasifikasikan sebagai tercemar ringan (Indeks Polusi 3,7–4,5), sedangkan tanah pasca tambang di Konawe Utara menunjukkan kontaminasi ekstrem (Kelas Igeo 6). Temuan dari Sulawesi selaras dengan data pertambangan global dari Iran, Ghana, dan Filipina. Diperlukan penilaian risiko kesehatan kuantitatif multi-jalur yang spesifik untuk komunitas Sulawesi, biomonitoring berkelanjutan, dan pengendalian limbah tambang yang lebih ketat.
The Role of Age and Sex in Triglyceride and Total Cholesterol Levels among Adults: Implications for Degenerative Disease Risk Yulia Ratna Dewi; Mahjanah Hussein; Yulita Maulani; Muhammad Sony Al-Jufri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1100

Abstract

Penyakit degeneratif, khususnya penyakit kardiovaskular, merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang berkaitan dengan gangguan metabolisme lipid. Faktor demografi seperti usia dan jenis kelamin diduga memengaruhi variasi kadar trigliserida dan kolesterol total. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran usia dan jenis kelamin terhadap kadar trigliserida dan kolesterol total pada populasi dewasa sebagai indikator risiko penyakit degeneratif. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 47 subjek dewasa menggunakan data sekunder. Analisis statistik meliputi uji Mann–Whitney, uji t independen, korelasi Spearman dan Pearson, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar trigliserida dan kolesterol total berdasarkan jenis kelamin (p<0,001). Terdapat hubungan positif yang kuat antara usia dengan kadar trigliserida (r=0,833; p<0,001) dan kolesterol total (r=0,844; p<0,001). Analisis regresi menunjukkan usia berpengaruh signifikan terhadap trigliserida, sedangkan usia dan jenis kelamin merupakan prediktor signifikan terhadap kolesterol total. Disimpulkan bahwa usia dan jenis kelamin berperan dalam menentukan variasi profil lipid pada dewasa, sehingga penting dalam deteksi dini risiko penyakit degeneratif.