cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 409 Documents
Optimasi Variasi Konsentrasi Cera Alba dan Parafin Wax terhadap Karakteristik Fisik Stick Pelembab pada Kulit Kering Berbasis Minyak Argan Maratus Sholikhah; Septi Anggraini; Meyla Dhesfaiza Putri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1130

Abstract

Kulit kering merupakan kondisi yang ditandai dengan menurunnya kadar air pada lapisan kulit sehingga menyebabkan kulit menjadi kasar, bersisik, dan pecah-pecah. Area tubuh tertentu seperti tumit, telapak kaki, siku, lutut, dan telapak tangan lebih rentan mengalami kekeringan karena memiliki lapisan kulit yang lebih tebal serta sering mengalami tekanan dan gesekan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah penggunaan sediaan stick pelembab yang praktis dan mudah diaplikasikan. Minyak argan diketahui mengandung asam lemak esensial, tokoferol, dan senyawa fenolik yang memiliki berbagai aktivitas biologis salah satunya adalah sebagai antioksidan. Karakteristik fisik sediaan stick dipengaruhi oleh komposisi basis yang digunakan seperti cera alba dan parafin wax. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi komposisi cera alba dan parafin wax terhadap karakteristik fisik stick pelembab berbasis minyak argan.  Penelitian dilakukan melalui pembuatan tiga formula dengan variasi konsentrasi cera alba dan parafin wax. Sediaan yang dihasilkan kemudian dievaluasi meliputi organoleptis, homogenitas, pH, titik leleh, dan titik patah. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui pengaruh variasi basis terhadap mutu fisik sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan organoleptis, homogenitas, dan pH sediaan topikal. Variasi komposisi cera alba dan parafin wax memberikan pengaruh terhadap karakteristik fisik stick terutama pada parameter titik leleh dan titik patah. Peningkatan konsentrasi cera alba menghasilkan sediaan yang lebih keras dengan titik leleh lebih tinggi, sedangkan peningkatan parafin wax menghasilkan tekstur yang lebih lunak dan mudah diaplikasikan. Berdasarkan hasil evaluasi mutu fisik, formula F3 memenuhi seluruh parameter uji dan menunjukkan keseimbangan karakteristik fisik yang lebih optimal sehingga dapat direkomendasikan sebagai formula terbaik dalam penelitian ini.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Deodorant Spray Ekstrak Syzygium aromaticum dengan Variasi Tawas Rosliana Patandung; Nur Ilah Rahmadani; Leila Irna Luthfy; Reni Ariastuti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1131

Abstract

Bau badan merupakan permasalahan umum yang berkaitan dengan aktivitas mikroorganisme pada kulit, sehingga diperlukan produk deodorant yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan deodorant spray berbasis ekstrak Syzygium aromaticum dengan variasi konsentrasi tawas. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium melalui proses ekstraksi metode maserasi menggunakan etanol 70%, dilanjutkan dengan formulasi sediaan dalam empat variasi formula. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, pola semprot, waktu kering, dan efek terhadap kain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk cair, warna bening kecokelatan, bau khas, homogen, serta pH dalam rentang 5–6. Pola semprot berada pada kisaran 5,0–5,5 cm, waktu kering berkisar antara 15,44–27,67 detik, dan tidak menimbulkan noda pada kain. Berdasarkan hasil tersebut, sediaan deodorant spray ekstrak Syzygium aromaticum memenuhi parameter mutu fisik dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif deodorant alami.
Strategi Peningkatan Kesadaran Keselamatan Kerja melalui Sosialisasi K3 pada Karyawan RSU. Bina Kasih Medan Rizca Annur Hadya; heppy maya sari saragih; Dwike Nirmalasari Theresia Br. Barus
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1132

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjamin keamanan tenaga kerja di rumah sakit. Namun, kesadaran karyawan terhadap penerapan K3 masih belum optimal, terutama akibat kurang efektifnya strategi sosialisasi yang dilakukan di RSU Bina Kasih Medan menghadapi tantangan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosialisasi K3 dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melibatkan 15 karyawan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam kegiatan sosialisasi K3. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi K3 melalui diskusi interaktif mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan terhadap risiko kerja. Terdapat tiga tema utama yang ditemukan, yaitu peningkatan pengetahuan K3, perubahan sikap terhadap keselamatan kerja, dan peningkatan kepatuhan terhadap prosedur K3. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu sosialisasi dan kurangnya monitoring berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi sosialisasi K3 yang partisipatif dan aplikatif efektif dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja karyawan.
Penerapan Senam Kaki Diabetik Terhadap Peningkatan Sensitivitas Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus Riswanto; Eny Patonah; Imelda Putri Rahayu; Rostina; Susanna; Elis Anggeria
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1133

Abstract

Pendahuluan: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronik dengan komplikasi neuropati yang mengakibatkan penurunan sensitivitas kaki. Sensitivitas kaki yang menurun merupakan faktor risiko utama terjadinya ulkus diabetik. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan pada pasien Tn. S dengan penerapan intervensi senam kaki diabetik untuk meningkatkan sensitivitas kaki di RSU Royal Prima Medan. Metode: Studi kasus deskriptif pada satu pasien DM dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif. Intervensi senam kaki diabetik dilakukan 6 sesi dalam 3 hari, masing-masing 15 menit. Sensitivitas kaki diukur menggunakan vibration testing garpu tala 128 Hz. Hasil: Sebelum intervensi, hasil sensitivitas kaki negatif (skor 0); GDA 300 mg/dL; TD 135/95 mmHg. Setelah 6 sesi intervensi, sensitivitas kaki meningkat menjadi positif; GDA turun menjadi 189 mg/dL; TD 130/95 mmHg. Keluhan kesemutan dan rasa keram berkurang secara bertahap. Simpulan: Senam kaki diabetik efektif meningkatkan sensitivitas kaki dan menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM. Intervensi ini direkomendasikan sebagai terapi non-farmakologi mandiri perawat.
Pengaruh Variasi Konsentrasi PVA Terhadap Evaluasi Sifat Fisik Sediaan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Salam Vania Santika Putri; Tiara Natali
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1134

Abstract

Penuaan dini merupakan kondisi percepatan proses degenerasi kulit yang dapat dipicu oleh paparan radikal bebas, sehingga diperlukan intervensi berupa antioksidan topikal. Daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) diketahui memiliki aktivitas antioksidan kuat, sehingga berpotensi dikembangkan dalam sediaan kosmetik anti-aging, salah satunya masker gel peel-off. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan serta mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi polivinil alkohol (PVA) terhadap karakteristik sediaan masker gel peel-off ekstrak daun salam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstraksi daun salam dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan perbandingan 1:10. Ekstrak yang diperoleh kemudian diformulasikan menjadi masker gel peel-off dengan variasi konsentrasi PVA, yaitu F1 (10%), F2 (12,5%), dan F3 (15%). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, waktu mengering, viskositas, serta uji hedonik. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki homogenitas yang baik dengan warna dan bau yang seragam, namun berbeda dalam tekstur. Nilai pH berada pada rentang 5,12±0,15 hingga 5,41±0,10, daya sebar 5,05±0,32 hingga 6,14±0,05 cm, daya lekat 5,38±3,03 hingga 41,34±7,95 detik, waktu mengering 16,12±1,99 hingga 24,94±1,08 menit, serta viskositas 20139,9±25,35 hingga 20166,5±9,44 cPs. Uji hedonik menunjukkan bahwa formula F1 (PVA 10%) merupakan formula yang paling disukai panelis. Analisis statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi PVA berpengaruh signifikan terhadap daya sebar, daya lekat, dan waktu mengering (p<0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap pH dan viskositas (p>0,05).
Uji Efektivitas Antiinflamasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Buah Jeruk Gerga Lebong Pada Mencit Charly Agustin; Oktoviani Oktoviani; Tri Danang Kurniawan; Ikhsan Ikhsan; Reza Rahmawati
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1135

Abstract

Inflamasi merupakan proses normal tubuh terhadap rangsangan yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, ditandai dengan kemerahan, nyeri, rasa panas, pembengkakan, dan gangguan fungsi. Kulit buah jeruk Gerga Lebong mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin yang memiliki potensi antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui khasiat antiinflamasi gel ekstrak etanol 70% dari kulit buah jeruk Gerga Lebong. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang menggunakan 30 mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, Formula 1 (5%), Formula 2 (15%), dan Formula 3 (25%). Mencit-mencit tersebut dipuasakan 18 jam, kemudian diinduksi dengan karagenan dan edema diukur menggunakan plethysmometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak etanol 70% yang diekstrasi dari kulit buah jeruk Gerga Lebong memiliki aktivitas antiinflamasi terhadap edema mencit. Uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antar kelompok perlakuan. F1 (5%) menunjukkan efektivitas antiinflamasi terbaik dibandingkan dengan F2 (15%) dan F3 (25%), karena menghasilkan persentase rata-rata penghambatan edema tertinggi. F2 dan F3 kurang optimal karena formulasi terlalu encer, sehingga tidak dapat membentuk gel dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak etanol 70% kulit buah jeruk Gerga Lebong memiliki khasiat antiinflamasi, dengan konsentrasi optimal ditemukan pada F1 (5%).
Persepsi Perawat Pelaksana tentang Iklim Organisasi dan Kualitas Pelayanan Keperawatan: Studi Kualitatif Patimah Sari Siregar; Elis Anggeria; Tiarnida Nababan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1138

Abstract

Pendahuluan: Unit hemodialisis adalah tempat pelayanan kesehatan bagi pasien dengan gagal ginjal kronik yang membutuhkan interaksi intens dan berkesinambungan antara perawat dan pasien. Karena tingginya beban klinis ini, suasana organisasi yang baik menjadi faktor penting dalam membangun perilaku perawatan yang positif serta mempertahankan kualitas pelayanan keperawatan di ruang perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengalaman perawat pelaksana tentang iklim organisasi dan dampaknya terhadap kualitas perawatan di Unit Hemodialisis Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Metode: Studi ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Sebanyak 10 perawat pelaksana yang memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun terlibat sebagai partisipan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh secara menyeluruh melalui metode wawancara mendalam (in-depth interview) dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil: Hasil analisis menunjukkan enam tema utama yang mencerminkan pengalaman perawat, yaitu: (1) struktur organisasi sebagai dasar kejelasan peran dan efektivitas kerja; (2) standar pelayanan sebagai pedoman kualitas yang realistis; (3) tanggung jawab profesi sebagai bentuk komitmen moral dan kemanusiaan; (4) dukungan sosial dari sesama rekan sebagai penyangga (buffering) terhadap stres klinis; (5) pengakuan emosional sebagai pendorong motivasi dalam diri; serta (6) solidaritas tim sebagai penguat komitmen terhadap organisasi. Simpulan: Penelitian ini menyatakan bahwa terbentuknya suasana organisasi yang baik di unit hemodialisis tidak hanya dipengaruhi oleh penerapan aturan rumah sakit. Suasana itu justru ditingkatkan dan diperkuat oleh kekompakan tim serta kepemimpinan yang mendukung, yang secara bersama-sama dapat menciptakan rasa aman secara psikologis (psychological safety) bagi perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas.
Penelitian Global tentang Akupresur untuk Manajemen Nyeri: Tinjauan Bibliometrik Keperawatan srinalesti mahanani; Desi Natalia Trijayanti Idirs; Erlin Kurnia; Dian Prawesti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1139

Abstract

Pendahuluan: Pengembangan bidang ilmu keperawatan saat ini memerlukan suatu tinjauan sintesis yang berfokus pada efikasi yang menunjukkan siapa yang membentuk bidang ilmu tentang akupresur dan nyeri, di mana kolaborasi terkonsentrasi, dan populasi nyeri mana yang mendominasi penelitian. Perlunya penyediaan peta literatur akupresur yang spesifik untuk nyeri dan berorientasi pada keperawatan, serta agenda praktis untuk translasi penelitian di masa mendatang. Tujuan: Untuk memetakan pertumbuhan publikasi, sumber-sumber berpengaruh, pola kolaborasi, dan struktur tematik dalam literatur tentang akupresur untuk manajemen nyeri dan untuk mengidentifikasi prioritas untuk penelitian dan praktik keperawatan. Metode: Desain penelitian menggunakan tinjauan literatur bibliometrik. Catatan yang diindeks Scopus tentang akupresur dan manajemen nyeri diambil menggunakan strategi pencarian yang telah ditentukan. Artikel dan ulasan berbahasa Inggris disaring untuk relevansi topikal dan kelengkapan metadata. Indikator bibliometrik deskriptif dihitung, dan pemetaan sains dilakukan menggunakan analisis yang setara dengan VOSviewer dari kemunculan bersama kata kunci, kepenulisan bersama penulis, dan kolaborasi negara dengan penghitungan lengkap. Sumber data yang digunakan adalah Scopus mencakup dokumen yang diterbitkan antara tahun 2012 dan 2022. Hasil: Dari 581 catatan yang awalnya diambil, 144 dokumen memenuhi kriteria kelayakan. Dataset ini terdiri dari 131 artikel dan 13 ulasan yang diterbitkan dalam 81 jurnal, dengan total 1.381 kutipan dan rata-rata 9,59 kutipan per dokumen. Aktivitas publikasi mencapai puncaknya pada tahun 2021. Jurnal yang paling produktif adalah Evidence-based Complementary and Alternative Medicine; penulis yang paling produktif adalah Yeh, C.H. dan Chien, L.-C.; dan negara yang paling produktif adalah Iran dan Amerika Serikat. Empat klaster tematik utama muncul: nyeri obstetri/reproduksi, nyeri muskuloskeletal kronis, nyeri perioperatif/prosedural, dan beban gejala/kualitas hidup. Kesimpulan: Penelitian tentang akupresur untuk manajemen nyeri semakin berkembang dan beragam secara klinis, tetapi bidang ini masih terfragmentasi secara metodologis. Kolaborasi internasional yang lebih kuat, standardisasi protokol yang lebih jelas, dan studi yang lebih berfokus pada implementasi diperlukan sebelum temuan dapat diterjemahkan secara lebih konsisten ke dalam praktik keperawatan.
Gambaran Konsumsi Makanan Tidak Sehat Pada Remaja Di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2025 Adi Sutiyoko; Aryanti Wardiyah; Riska Wandini
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1140

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap perubahan perilaku gaya hidup, terutama pola konsumsi makanan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman tinggi gula di kalangan remaja yang berdampak pada risiko penyakit tidak menular. Data pra-survei di Asrama Green Dormitory menunjukkan prevalensi konsumsi ayam goreng olahan sebesar 86,7%, kentang goreng 63,3%, mi instan 56,7%, serta minuman manis kemasan mencapai 70%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsumsi makanan tidak sehat pada remaja di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2025, meliputi indikator jenis, frekuensi, dan kategori tingkat konsumsi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 214 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner frekuensi makanan (Food Frequency Questionnaire) yang divalidasi untuk mengukur empat indikator utama: konsumsi makanan ultra-olahan, minuman tinggi gula, daging olahan, serta makanan tinggi lemak dan lemak jenuh. Hasil: Hasil analisa statistik deskriptif menunjukkan bahwa konsumsi makanan tidak sehat didominasi oleh makanan ultra-olahan dengan nilai rata-rata tertinggi (mean=9,94), diikuti daging olahan (mean=9,57), dan minuman tinggi gula (mean=9,38). Secara keseluruhan, mayoritas responden berada pada kategori konsumsi sedang sebanyak 92 orang (43,0%), diikuti kategori tinggi sebanyak 80 orang (37,4%), dan kategori rendah sebanyak 42 orang (19,6%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar remaja di asrama memiliki ketergantungan yang signifikan pada makanan praktis dengan densitas energi tinggi namun sangat rendah nutrisi esensial. Hal ini mengindikasikan bahwa lingkungan asrama berisiko menjadi lingkungan obesogenik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya intervensi berupa edukasi gizi secara masif dan kebijakan penyediaan akses makanan sehat di lingkungan asrama guna meminimalisir risiko akumulasi penyakit tidak menular bagi mahasiswa di masa depan.
Evaluasi Pemanfaatan Sistem Informasi Kesehatan Digital (Systematic Review) Irlan Septian Nurul Hidayat; Sartini Risky; Dewi Wulan Anugrah Sari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1142

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan Digital (SIK Digital) merupakan komponen penting dalam transformasi layanan kesehatan yang berperan dalam pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan SIK Digital melalui Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA.  Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada pangkalan data Scopus, PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang waktu 2020–2026. kriteria inklusi meliputi artikel penelitian orisinal atau systematic review dalam bentuk full-text yang membahas implementasi, efektivitas, dan evaluasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) digital. Berdasarkan kriteria inklusi, terpilih 15 artikel relevan yang dianalisis menggunakan teknik sintesis tematik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemanfaatan SIK digital secara signifikan meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat akses informasi kesehatan, dan memperkuat sistem surveilans untuk deteksi dini penyakit. Secara spesifik, digitalisasi terbukti meningkatkan akurasi dokumentasi klinis pada layanan keperawatan, mengoptimalkan distribusi obat di farmasi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Meskipun tren digitalisasi terus meningkat secara global, tantangan utama yang ditemukan adalah adanya ketimpangan akses (digital divide) yang dapat memperlebar jurang inklusivitas layanan kesehatan. Selain itu, sistem pemantauan jarak jauh (remote monitoring) dan rehabilitasi digital tercatat memberikan kontribusi positif terhadap responsivitas pelayanan dan hasil klinis pasien. Implementasi sistem informasi kesehatan digital memberikan manfaat luas dalam efisiensi dan kualitas data layanan kesehatan. Diperlukan upaya strategis untuk mengatasi ketimpangan akses agar manfaat digitalisasi kesehatan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat.