cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 409 Documents
Pengaruh Pemberian Edukasi Media Leaflet Terhadap Kepatuhan Penggunaan Tablet Tambah Darah Pada Siswi Farmasi SMKN 1 Martapura Noorlaily Deviyanti; Melviani; Yusuf Anggoro Mukti; Rohama
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1196

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin yang memicu penurunan konsentrasi hingga morbiditas pada remaja perempuan. Kelompok ini menjadi sasaran prioritas intervensi akibat tingginya kebutuhan zat besi selama fase pertumbuhan dan siklus menstruasi. Mengingat tingkat kepatuhan penggunaan tablet tambah darah memiliki dampak  signifikan  terhadap  mencegah  anemia  pada remaja perempuan. Intervensi berupa edukasi kesehatan enjadi langkah strategis yang harus dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan tersebut. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian edukasi media leaflet terhadap kepatuhan penggunaan tablet tambah darah pada siswi Farmasi SMKN 1 Martapura. Metode: Menggunakan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest design, penelitian ini melibatkan 56 responden yang dipilih secara purposive sampling dari populasi siswi kelas XI Farmasi SMKN 1 Martapura. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap kepatuhan penggunaan tablet tambah darah, dimana sebelum diberikan edukasi mayoritas responden 73,2% berada pada kategori tidak patuh, namun setelah diberikan edukasi media leaflet, proporsi tersebut berbalik dengan 76,8% responden beralih menjadi patuh. Efektivitas intervensi diperkuat secara statistik melalui uji Wilcoxon yang menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), menegaskan bahwa edukasi media leaflet memberikan pengaruh signifikan. Kesimpulan: Pemberian edukasi media leaflet terbukti berpengaruh meningkatkan kepatuhan penggunaan tablet tambah darah secara signifikan.
Tinjauan Komprehensif Jenis Dan Teknik Fabrikasi Microneedle Sebagai Sistem Penghantaran Obat Transdermal Rianingsih Dwi Astuti Mundandar; Hesti Riasari; Revika Rachmaniar
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1197

Abstract

Pendahuluan: Microneedle merupakan teknologi inovatif dalam sistem penghantaran obat transdermal yang berkembang pesat dalam dua dekade terakhir. Berbagai jenis dan metode fabrikasi telah dikembangkan, namun belum banyak kajian yang membandingkan keduanya secara terintegrasi. Tujuan: Artikel ini bertujuan mengulas tren penelitian, jenis, metode fabrikasi, serta aplikasi microneedle di bidang farmasi dan kosmetik dalam suatu kerangka analisis komparatif. Metode: Studi literatur sistematis dilakukan dengan penelusuran pada basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci “microneedle”, “microneedle types”, “microneedle fabrication”, dan “transdermal drug delivery”. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian dan tinjauan berbahasa Inggris yang dipublikasikan pada rentang 2000–2025 dan relevan dengan topik. Kriteria eksklusi meliputi artikel yang tidak tersedia secara penuh, duplikasi, dan studi yang tidak berfokus pada pengembangan microneedle. Berdasarkan proses seleksi diperoleh 65 artikel yang dianalisis secara komprehensif. Hasil: Dissolving microneedle merupakan jenis yang paling dominan dalam tren penelitian terkini, dengan perkembangan signifikan pada metode fabrikasi berbasis micromolding dan 3D printing. Kombinasi 3D printing untuk pembuatan master mold dan micromolding untuk replikasi massal teridentifikasi sebagai pendekatan paling prospektif. Teknologi microneedle menunjukkan potensi besar dalam aplikasi vaksin, terapi obat, dan kosmetik, meskipun masih menghadapi tantangan pada aspek regulasi dan skalabilitas produksi. Simpulan: Microneedle, khususnya jenis dissolving, memiliki prospek menjanjikan sebagai platform penghantaran obat yang efektif, aman, dan inovatif di masa depan.
Gambaran Kepatuhan Pengobatan Pasien Hipertensi Di UPTD Puskesmas Teluk Pucung Leonov Rianto; Aries Meryta; Djauhara Mumtazah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1198

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan terapi yang baik untuk mencegah komplikasi. Namun, tingkat kepatuhan pengobatan pasien hipertensi masih menjadi permasalahan dalam pelayanan kesehatan, terutama pada pelayanan kesehatan primer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Teluk Pucung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 400 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengukuran kepatuhan pengobatan dilakukan menggunakan kuesioner Probabilistic Medication Adherence Scale (ProMAS). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil: Sebagian besar responden berada pada kelompok usia 45–50 tahun sebanyak 154 responden (38,5%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 291 responden (72,7%). Tingkat kepatuhan pengobatan pasien hipertensi sebagian besar berada pada kategori rendah-sedang sebanyak 167 responden (41,8%) dan kategori rendah sebanyak 159 responden (39,7%). Selain itu, masih ditemukan perilaku ketidakpatuhan pengobatan, seperti mengubah dosis obat tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan serta ketidaksesuaian waktu penggunaan obat. Simpulan: Tingkat kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Teluk Pucung masih belum optimal. Diperlukan upaya edukasi, konseling, dan pemantauan kepatuhan pengobatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan keberhasilan terapi hipertensi.
Eksplorasi Aktivitas Antibakteri Nanopartikel Emas dari Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus) terhadap Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif Denok Risky Ayu Paramita; Hadi Barru Hakam Fajar Siddiq; Siti Nur Azizah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1199

Abstract

Meningkatnya kasus resistensi antibiotik mendorong pengembangan agen antibakteri alternatif berbasis nanoteknologi, salah satunya nanopartikel emas (AuNPs). Green synthesis merupakan metode sintesis AuNPs yang ramah lingkungan, aman, sederhana dan ekonomis dengan memanfaatkan ekstrak tumbuhan kaya senyawa bioaktif, seperti daun katuk (Sauropus androgynus). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi aktivitas antibakteri AuNPs hasil green synthesis dengan ekstrak daun katuk terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. AuNPs selanjutnya diuji terhadap Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan AuNPs mampu menghambat pertumbuhan P. acnes, S. epidermidis, dan B. subtilis, namun tidak pada S. aureus maupun E. coli. Zona hambat terbesar pada S. epidermidis dengan konsentrasi 100% sebesar 2,04±0,62 mm, diikuti P. acnes dan B. subtilis masing-masing sebesar 1,10±0,90 mm dan 1,10±0,40 mm. Aktivitas antibakteri yang relatif lemah diduga berkaitan dengan waktu sintesis yang belum optimal sehingga reduksi ion emas belum berlangsung sempurna. Hal ini menyebabkan konsentrasi AuNPs yang dihasilkan masih rendah dan berdampak pada terbatasnya aktivitas antibakteri. Dengan demikian, AuNPs berbasis ekstrak daun katuk berpotensi sebagai agen antibakteri terhadap bakteri Gram positif, namun optimasi waktu sintesis diperlukan untuk meningkatkan hasil sintesis dan efektivitas antibakterinya.
Pengaruh Mindfulness Exercise Terhadap Stres Pada Lansia Hipertensi Di Panti Sosial Tresna Werdha Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026 Putu Oki Pezi Saputra; Lolita Sary; Wahid Tri Wahyudi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1200

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi pada lansia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi kesehatan psikologis seperti stres. Lansia hipertensi sering mengalami kecemasan, keterbatasan aktivitas, dan kurangnya dukungan sosial, terutama yang tinggal di panti sosial. Kondisi stres yang berkepanjangan dapat memperburuk tekanan darah dan menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi stres adalah mindfulness exercise. Tujuan: Mengetahui pengaruh mindfulness exercise terhadap tingkat stres pada lansia hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Kabupaten Lampung Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-experimental one group pretest-posttest. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) sebelum dan sesudah intervensi mindfulness exercise. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres setelah pemberian mindfulness exercise. Lansia terlihat lebih tenang, rileks, dan mampu mengontrol emosi dengan lebih baik. Analisis statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan mindfulness exercise terhadap penurunan tingkat stres pada lansia hipertensi. Simpulan: Mindfulness exercise efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk membantu menurunkan stres dan meningkatkan kenyamanan psikologis lansia hipertensi di panti sosial.
Analisis Senyawa Flavonoid dari Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Folium Annona muricata L.) menggunakan Spektrofotometri UV-Vis Firja Hasan; Moh Rivaldi Mappa; Rizky Resvita R. Bahi; Moh Rasyid Kuna
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1201

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) telah lama dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur, Kotamobagu, Sulawesi Utara sebagai antiinflamasi dan diduga mengandung flavonoid sebagai senyawa aktif. Flavonoid memiliki sistem aromatik terkonjugasi yang memungkinkan analisis menggunakan metode spektrofotometri UV–Vis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan dan kadar senyawa flavonoid pada daun sirsak. Uji kualitatif dilakukan melalui ekstraksi metode maserasi, skrining fitokimia, fraksinasi, KLT, kromatografi kolom, dan KLTP. Hasil ekstraksi mendapatkan rendamen sebesar 11,1% serta skrining fitokimia dinyatakan positif ditandai perubahan warna menjadi kuning. Fraksinasi menghasilkan dua lapisan, berupa polar dan non-polar. Analisis KLT memberikan nilai Rf optimal 0,78 dengan perbandingan eluen 8:2, sedangkan kromatografi kolom dan KLTP menunjukkan pemisahan noda berwarna biru muda, merah muda, dan merah. Analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV–Vis dengan baku kuersetin serta pereaksi AlCl3 10% dan kalium asetat pada panjang gelombang 431 nm setelah inkubasi 30 menit. Kadar flavonoid rata-rata diperoleh sebesar 34,578 mgQE/g.
Uji Efek Antipiretik Ekstrak Daun Gelinggang Yang Diberikan Secara Oral Pada Mencit Putih Jantan Fatima Khoirunisa; Dwi Kurnia Putri; Suci Rahmawati; Tri Danang Kurniawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1202

Abstract

Demam merupakan peningkatan suhu tubuh di atas normal yang terjadi karena adanya gangguan pada pusat pengatur panas di hipotalamus. Salah satu alternatif terapi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan tanaman herbal seperti daun gelinggang (Cassia alata L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ektrak etanol daun gelinggang terhadap aktivitas antipiretik pada mencit putih jantan yang diinduksi ragi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap menggunakan 5 kelompok, yaitu kontrol sehat (aquadest), kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (paracetamol) serta kelompok perlakuan ekstrak dosis 100 mg/kgBB dan 200 mg/kgBB. Induksi antipiretik dilakukan dengan pemberian ragi 40% kemudian dilakukan perlakuan setelah 1 jam induksi. Hasil uji Tukey menunjukkan bahwa ekstrak daun gelinggang memiliki efek antipiretik pada mencit. Dosis 200 mg/kgbb memiliki rata-rata suhu tubuh tertinggi dibandingkan kelompok lain dengan selisih 0,5433°C terhadap kontrol negatif. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun gelinggang dosis 200 mg/kgbb memberikan efek antipiretik yang lebih baik dibandingkan kontrol positif dan dosis 100 mg/kgbb. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan dosis ekstrak daun gelinggang dapat memperkuat efek penurunan suhu tubuh.
Hubungan status Fungsional dengan kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Mantangai Andri Andri; Rif'atul Fani
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1203

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan penderitanya, termasuk kemandirian fisik dan kualitas hidup secara menyeluruh. Ketidakmampuan dalam mengelola penyakit dapat menurunkan status fungsional pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas hidup dan status fungsional pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling pada periode Maret hingga April 2026. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kualitas hidup dan kuesioner status fungsional Barthel Index. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia 46–55 tahun (40%), jenis kelamin perempuan (84%), dan tingkat pendidikan SMA (34%). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas hidup kategori kurang (70%) dan status fungsional kategori ketergantungan sebagian (70%). Hasil uji bivariat melalui Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,005 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dengan status fungsional pada pasien diabetes melitus. Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas hidup dan status fungsional. Pasien dengan kualitas hidup yang baik cenderung memiliki tingkat kemandirian yang lebih tinggi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Di Puskesmas Beringin Raya Winda Dwi Rosalinda; Oky Hermansyah; Tri Danang Kurniawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1205

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memerlukan pengobatan dalam jangka panjang sehingga kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sangat diperlukan untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol. Tingkat pengetahuan pasien diduga memiliki hubungan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Beringin Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 92 pasien hipertensi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik, sedangkan kepatuhan minum obat lebih banyak berada pada kategori tidak patuh. Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,003 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Beringin Raya. Responden dengan tingkat pengetahuan baik cenderung memiliki kepatuhan minum obat yang lebih baik dibandingkan responden dengan tingkat pengetahuan rendah. Dengan demikian, tingkat pengetahuan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi terhadap pengobatan.
Uji Efektivitas Analgetik Ekstrak Etanol Daun Gelinggang (Cassia alata L) Pada Mencit Jantan (Mus musculus) Regina Anggun Pitri; Dwi Kurnia Putri; Vernonia Yora Saki; Tri Danang Kurniawan; Putri Mulia
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1208

Abstract

Gelinggang (Cassia alata L) mengandung metabolit sekunder yaitu, flavonoid, alkaloid yang diduga memiliki efektivitas analgetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas analgetik ekstrak daun gelinggang (Cassia alata L) pada mencit jantan (Mus musculus) dengan metode hot plate. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Gelinggang diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan pemekatan dengan rotary evaporator. Mencit dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, serta dua kelompok perlakuan ekstrak daun gelinggang dosis 250 mg/kgBB dan dosis 500 mg/kgBB. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati latensi. Hasil uji Anova menunjukkan (sig <0,05) yang berarti ada perbedaan yang bermakna antara kelima kelompok perlakuan. Kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey untuk melihat perbedaan antara kelompok perlakuan, di mana hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak 500 mg/kgBB menunjukkan aktivitas analgesik lebih baik karena mampu meningkatkan waktu latensi secara signifikan dibandingkan dengan kontrol negatif dan memberikan efek yang mendekati kontrol positif. Nilai rata-rata uji Tukey tertinggi terdapat pada kelompok positif (16,36), diikuti oleh ekstrak 500 mg/kgBB (15,92).