cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 450 Documents
Pengaruh Terapi Mewarnai Mandala Dikombinasikan Self-Efficacy Terhadap Rata-Rata Skor Kecemasan Akademik Siswa SMAN 6 Tasikmalaya Fitriyana Noer; Peni Cahyati; Ridwan Kustiawan; Asep Riyana
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1439

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan akademik merupakan masalah psikologis yang sering dialami siswa sekolah menengah atas akibat tuntutan akademik, persaingan masuk perguruan tinggi, serta kurangnya keyakinan terhadap kemampuan diri. Terapi mewarnai mandala sebagai bagian dari art therapy dapat membantu mengalihkan perhatian, meningkatkan fokus, dan memberikan efek relaksasi, sedangkan self efficacy meningkatkan keyakinan individu dalam menghadapi tuntutan akademik. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi mewarnai mandala dikombinasikan dengan self efficacy terhadap skor kecemasan akademik pada siswa kelas XI SMAN 6 Tasikmalaya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental pre test-post test with control group design. Sampel berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 20 responden menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil: Rata-rata skor kecemasan kelompok intervensi menurun dari 23,00 menjadi 20,20, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 24,40 menjadi 27,75. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p=0,000). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan skor post test antarkelompok (p=0,000; p<0,05). Kesimpulan: Terapi mewarnai mandala dikombinasikan dengan self efficacy efektif menurunkan kecemasan akademik pada siswa kelas XI SMAN 6 Tasikmalaya.
Intervensi Kompres Dingin Dan Distraksi Audiovisual Terhadap Nyeri Pemasangan Infus Anak Thalasemia Fahril Fadilah Setiawan; Ida Rosdiana; Novi Enis Rosuliana; Dini Mariani
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1440

Abstract

Latar Belakang: Anak dengan Thalasemia memerlukan transfusi darah rutin yang mengharuskan pemasangan infus berulang. Prosedur ini sering menimbulkan nyeri, kecemasan, dan trauma. Kompres dingin dan distraksi audiovisual merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri selama pemasangan infus. Tujuan: Mengetahui pengaruh kompres dingin dan distraksi audiovisual terhadap tingkat nyeri pemasangan infus pada anak Thalasemia usia sekolah di RS Prasetya Bunda Tasikmalaya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental Two Group Post-test Only Design. Sampel berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling, terdiri atas 21 responden kelompok intervensi dan 21 responden kelompok kontrol. Tingkat nyeri diukur menggunakan Wong-Baker FACES Pain Rating Scale dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil: Rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi sebesar 1,52 (median 2,00), sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 8,10 (median 8,00). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan tingkat nyeri yang signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan: Kompres dingin dan distraksi audiovisual efektif menurunkan tingkat nyeri pemasangan infus pada anak Thalasemia usia sekolah.
Korelasi Persepsi Dengan Tingkat Kepuasan Tenaga Farmasi Terhadap Eprescribing Di RS Imanuel Bandar Lampung Siti Rahayu; Martianus Perangin Angin; Iwang Davi Setiawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1444

Abstract

Pendahuluan: Pelayanan farmasi yang berkualitas memerlukan dukungan sistem informasi yang mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan peresepan. Electronic prescribing telah diterapkan di RS Imanuel Bandar Lampung, namun persepsi dan tingkat kepuasan tenaga farmasi terhadap penggunaan sistem tersebut perlu dievaluasi. Tujuan: Mengetahui korelasi antara persepsi dengan tingkat kepuasan tenaga farmasi terhadap sistem electronic prescribing di RS Imanuel Bandar Lampung. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Seluruh tenaga farmasi yang memenuhi kriteria penelitian dijadikan responden, kemudian data dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil: Persepsi tenaga farmasi terhadap electronic prescribing berada pada kategori sangat baik dengan nilai 88,38%, sedangkan tingkat kepuasan berada pada kategori sangat puas dengan nilai 82,68%. Analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi yang kuat dan positif antara persepsi dan tingkat kepuasan tenaga farmasi terhadap electronic prescribing di RS Imanuel Bandar Lampung (p=0,000). Simpulan: Semakin baik persepsi tenaga farmasi terhadap sistem electronic prescribing, semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan electronic prescribing di RS Imanuel Bandar Lampung telah diterima dengan sangat baik oleh tenaga farmasi dan berpotensi mendukung peningkatan mutu pelayanan kefarmasian.
Potensi Interaksi Obat Antihipertensi Pada Pasien Geriatri Di Uptd Puskesmas Fajar Mulya Kabupaten Pringsewu Bevvy Mutia Sari; Martianus Perangin Angin; Artha Meithia
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1446

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada kelompok geriatri. Adanya penurunan fungsi organ dan penyakit penyerta menyebabkan pasien geriatri sering menerima terapi polifarmasi sehingga berisiko mengalami interaksi obat. Tujuan: Mengetahui potensi interaksi obat antihipertensi terhadap obat lain pada pasien geriatri di UPTD Puskesmas Fajar Mulya Kabupaten Pringsewu. Metode: Penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif dan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan resep pasien geriatri hipertensi dengan penyakit penyerta periode Juli–Desember 2025. Sampel berjumlah 124 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar pasien berusia 60–65 tahun (41,94%), berjenis kelamin perempuan (70%), overweight (39,52%), dan mengalami hipertensi derajat 2 (64%). Penyakit penyerta terbanyak adalah myalgia (24,19%). Terapi antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipine (76%). Ditemukan 55 kasus potensi interaksi obat, terdiri atas interaksi farmakokinetik (29%) dan farmakodinamik (71%). Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi kategori moderate mendominasi (75%), diikuti minor (16%) dan mayor (9%). Simpulan: Potensi interaksi obat antihipertensi pada pasien geriatri didominasi oleh interaksi farmakodinamik dengan tingkat keparahan moderate, sehingga diperlukan pemantauan terapi obat secara berkala untuk meningkatkan keamanan pengobatan.
The Efektivitas Kompres Hangat dan Tepid Water Sponge pada Anak dengan Dengue Hemorrhagic Fever: Studi Kasus Fardani Nur Annisa; Irdawati Irdawati
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1450

Abstract

Pendahuluan: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang banyak menyerang anak dan ditandai dengan demam tinggi. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan teknik tepid sponge sering digunakan, namun bukti perbandingan efektivitas keduanya masih terbatas. Tujuan: Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas kompres hangat konvensional dan teknik tepid sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada anak dengan DHF. Metode: Desain studi kasus deskriptif komparatif pada dua pasien anak dengan DHF yang di ruang rawat inap RS Indriati Solo Baru. Masing-masing pasien diberikan intervensi berbeda selama tiga hari. Pengukuran suhu tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan termometer digital, serta respon subjektif dan objektif dicatat melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan suhu tubuh antar intervensi. Hasil: Kedua intervensi terbukti efektif menurunkan suhu tubuh. Pada pasien dengan kompres hangat, suhu menurun dari 38,9°C menjadi 37,2°C dengan rata-rata penurunan 0,87°C. Pada pasien dengan tepid sponge, suhu menurun dari 39,7°C menjadi 37,4°C dengan rata-rata penurunan 1,20°C. Respon klinis menunjukkan perbaikan kondisi, termasuk penurunan nadi dan peningkatan aktivitas. Simpulan: Teknik tepid sponge lebih efektif dalam menurunkan suhu tubuh dibandingkan kompres hangat, meskipun kompres hangat lebih nyaman bagi pasien anak.
Formulasi Gel Ekstrak Binahong (Anredera cordifolia) Dan Minyak Atsiri (Citrus hystrix) Untuk Penyembuhan Luka Hiperglikemia Yaya Sulthon Aziz; Erna Agung Rakhmawati; Chairunnisa Ayu Saputri; Mareta Lucky Wijayanti; Farhan Huda Lilmuttaqin
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1454

Abstract

Latar Belakang: Ekstrak daun binahong  kaya akan flavonoid yang memiliki aktivitas antiinflamasi, sementara minyak atsiri kulit buah jeruk purut mengandung limonen sebagai antioksidan. Kombinasi keduanya dalam gel diharapkan secara sinergis meningkatkan penyembuhan luka pada kondisi hiperglikemia. Tujuan: memformulasi gel kombinasi, mengevaluasi sifat fisik, dan menguji aktivitasnya pada tikus putih hiperglikemia. Metode: Penelitian eksperimental dengan purposive sampling. Lima formulasi gel dibuat dengan variasi konsentrasi total 0% (basis), 5% (2,5:2,5), dan 10% (7,5:2,5; 2,5:7,5; 5:5). Evaluasi sifat fisik meliputi organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan stabilitas. Uji aktivitas menggunakan 24 tikus jantan yang diinduksi aloksan 150 mg/kgBB dan dibuat luka bedah. Hewan dibagi enam kelompok: kontrol positif Bioplacenton, kontrol negatif basis, serta empat kelompok perlakuan dengan variasi konsentrasi. Pengamatan penyusutan panjang luka dilakukan selama 5 hari. Hasil: seluruh formulasi memenuhi standar mutu sifat fisik yang ditetapkan. Uji aktivitas menunjukkan bahwa kelima formula efektif mempercepat penyembuhan luka dengan hasil yang signifikan secara statistik (p=0,002). Uji post hoc mengungkapkan bahwa formula F4 dengan konsentrasi 5:5% memberikan pengaruh paling signifikan dibandingkan formula lainnya. Kesimpulan: sediaan gel kombinasi ekstrak binahong dan minyak atsiri jeruk purut berhasil diformulasi dengan sifat fisik baik dan terbukti efektif sebagai terapi topikal untuk penyembuhan luka pada tikus hiperglikemia.
Hubungan Lama Pemasangan Kateter Urin Dengan Kejadian Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien Pascaoperasi Ari Sandy Pratama; Rian Tasalim
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1466

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi nosokomial yang paling sering terjadi pada pasien pascaoperasi yang menggunakan kateter urin menetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemasangan kateter urin dengan kejadian ISK pada pasien pascaoperasi di RSUD Puruk Cahu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 30 pasien pascaoperasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, telaah rekam medis, dan pemeriksaan laboratorium urin, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 19 pasien dengan lama pemasangan kateter ≤3 Hari, sebanyak 2 orang (10,5%) mengalami ISK, sedangkan dari 11 pasien dengan lama pemasangan kateter >3 hari, sebanyak 7 orang (63,6%) mengalami ISK. Analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara lama pemasangan kateter urin dengan kejadian ISK (p = 0,008). Pasien dengan lama pemasangan kateter lebih dari tiga hari memiliki peluang mengalami ISK sebesar 14,88 kali dibandingkan dengan pasien dengan lama pemasangan kateter tiga hari atau kurang (OR = 14,88; IK95%: 2,20–100,20). Pelepasan kateter sedini mungkin serta penerapan protokol pencegahan infeksi secara konsisten direkomendasikan untuk menurunkan kejadian ISK pada pasien pascaoperasi.
Hubungan Dukungan Suami dengan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Anjir Pasar Frani Mariana; Putri Yuliantie; Hayatun Nufus
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1468

Abstract

Angka kematian ibu hamil di Indonesia masih menjadi penyumbang terbesar, salah satu penyebabnya adalah terlambatnya deteksi kegawatdaruratan kehamilan. Hal ini sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan kontrol rutin selama kehamilan dan salah satunya melalui keikutsertaan kelas ibu hamil. Dukungan  dari  suami  berperan  sangat  besar dalam  memberikan motivasi ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil dan menentukan  status  kesehatan ibu.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Anjir Pasar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 44 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak teratur dalam mengikuti kelas ibu hamil, yaitu sebanyak 25 orang (56,8%), sedangkan yang tidak teratur sebanyak 19 orang (43,2%) dan dukungan suami yang tinggi sebanyak 27 orang (61,4%), sedangkan suami kurang mendukung sebanyak 17 orang (38,6%). Hasil statistik menunjukkan nilai p value = 0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan dukungan suami  dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Anjir Pasar. Dukungan suami yang dapat diberikan pada ibu hamil bisa dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, penilaian dan informasional.
Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Teripang (Holothuroidea) Dengan Metode Test Toleransi Glukosa Peroral Ahlan Sangkal; Suharyanto Tri Utama; Ria Rezki Botutihe
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1476

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Penggunaan obat antidiabetes sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi berbahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes ekstrak etanol teripang (Holothuroidea) menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Peroral (TTGO). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan mencit putih jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (glibenkamid), dan kelompok perlakuan ekstrak etanol teripang. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada menit ke 0, 30, 60, 90, dan 120 setelah pemberian glukosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok ekstrak etanol teripang mengalami penurunan kadar glukosa darah dari 187,33 mg/dL pada menit ke-30 menjadi 87,67 mg/dL pada menit ke-120. Hasil tersebut lebih baik dibandingkan kontrol negatif yang memiliki kadar glukosa darah 126,67 mg/dL pada menit ke-120 dan mendekati efektivitas kontrol positif dengan kadar glukosa darah 79,67 mg/dL. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol teripang (Holothuroidea) memiliki aktivitas antihiperglikemik dan berpotensi dikembangkan sebagai agen antidiabetes alami.
Efek Pemberian Suspensi Ekstrak Kulit Pisang Goroho (Musa acuminata) Sebagai Antihiperglikemia Ahlan Sangkal; Nadia Ayuwanda Syahputri Akune; Salwa Asiking
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1477

Abstract

Hiperglikemia merupakan kondisi peningkatan kadar glukosa darah yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kronis. Kulit pisang goroho (Musa acuminata) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antihiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas suspensi ekstrak kulit pisang goroho dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan 9 ekor mencit putih jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kontrol negatif (NaCMC 1%), kontrol positif (glibenklamid 0,65 mg/kgBB), dan kelompok perlakuan yang diberi suspensi ekstrak kulit pisang goroho dosis 400 mg/kgBB. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada T0, T30, T60, T90, dan T120 menggunakan glukometer. Data dianalisis berdasarkan selisih rata-rata penurunan kadar glukosa darah antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok mengalami peningkatan kadar glukosa pada T30, kemudian menurun hingga T120. Kelompok ekstrak kulit pisang goroho menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang lebih baik dibandingkan kontrol negatif dan pada beberapa interval waktu hampir setara dengan kontrol positif. Disimpulkan bahwa suspensi ekstrak kulit pisang goroho memiliki aktivitas antihiperglikemia dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan alam untuk membantu pengendalian kadar glukosa darah.