cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
sikesnas@udb.ac.id
Editorial Address
JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional
ISSN : -     EISSN : 2964674X     DOI : https://doi.org/10.47701/sikenas.vi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) adalah prosiding ilmiah di Bidang Kesehatan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa surakarta. Prosiding ini digunakan sebagai media bagi para akademisi dan peneliti untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan mempublikasikan karya ilmiahnya serta menjadi sumber referensi bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan bidang kesehatan. Prosiding ini terbit satu kali dalam setahun, memuat artikel hasil penelitian, review article/ literature review, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "2025: SIKesNas 2025" : 41 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI DI SDIT JUMAPOLO Sari, Desy Ratna Puspita; Mursudarinah, Mursudarinah; Indarwati, Indarwati
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/810p2k98

Abstract

Latar Belakang : Rata-rata usia menarche remaja putri di Jawa Tengah telah memasukki usia dibawah usia 12 tahun, dengan rata-rata usia menarche 13 tahun (38,6%) dengan kejadian awal pada usia kurang dari 9 tahun. Sedangkan Siswi di SDIT Jumapolo berusia 10-12 tahun, informasi yang tidak jelas menyebabkan pengetahuan siswi kurang dan tingkat kecemasan siswi meningkat menghadapi menarche. Tujuan : Menganalisa hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche pada siswi di SDIT Jumapolo. Metode Penelitian : Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel yaitu menggunakan metode purposive sampling dengan sampling jenuh, jumlah sampel penelitian 57 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa statistik menggunakan kendall’s Tau dengan taraf signifikasi (?=0,05). Hasil : pengetahuan siswi SDIT Jumapolo tentang menarche mayoritas responden memiliki pengetahuan tentang menarche dalam kategori cukup sebanyak 43 responden (75,4%). Tingkat kecemasan menghadapi menarche, mayoritas dalam kategori tidak cemas menghadapi menarche sebanyak 28 responden (66,7%). Analisa Bivariate ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche, dibuktikan dari hasil uji kendall’s Tau yang diperoleh nilai koefisien korelasi ? sebesar -0,274 dan menunjukkan nilai p=0,031 , dan signifikan pada nilai ?=0,05. Kesimpulan : Ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche pada siswi di SDIT Jumapolo.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS DI KOTA SURAKARTA Listyorini, Puguh Ika; Yudistiro, Indra; Saryadi, Saryadi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/svb0tc55

Abstract

Permasalahan dalam sistem kesehatan terjadi tidak hanya di negara berkembang, tetapi juga di negara maju. Beberapa di antaranya meliputi pemanfaatan pelayanan kesehatan yang belum optimal, regulasi yang rumit, distribusi sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang tidak merata, serta keterbatasan fasilitas kesehatan. Padahal, pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam membangun sistem kesehatan yang baik dan berkelanjutan. Di Indonesia, berbagai persoalan pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan, salah satunya ditunjukkan oleh angka harapan hidup yang masih berada di bawah standar nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control study dan pendekatan observasional cross sectional. Sampel penelitian diambil secara accidental sampling dari 165 pasien yang tersebar di 17 Puskesmas di wilayah Kota Surakarta. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan dan motivasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, kompetensi SDM, kebijakan, serta kualitas pelayanan memiliki nilai p-value sebesar 0,001, yang berarti signifikan karena lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan dan motivasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, kompetensi SDM, dan kebijakan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di tingkat primer.
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEMONIA ANAK DI RUMAH SAKIT X SURAKARTA Rohmana, Vivin Marwiyati; Rahmadona, Salsa Permata; Saputra, Rizka Wahyu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wdevvk70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di Rumah Sakit X Surakarta berdasarkan pedoman terapi yang berlaku. Penelitian observasional dengan pendekatan retrospektif ini menganalisis 88 rekam medis pasien anak yang didiagnosis pneumonia pada periode 2023–2024, dipilih melalui purposive sampling. Data diolah menggunakan Microsoft Excel 2020 dan dianalisis secara deskriptif untuk menilai karakteristik pasien (jenis kelamin, usia) serta rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan parameter tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat rute pemberian, mengacu pada pedoman World Health Organization (WHO) 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah laki-laki (55,7%) dan berusia 1–5 tahun (59%). Rasionalitas penggunaan antibiotik mencapai tepat indikasi 100%, tepat obat 88,5%, tepat dosis 49,5%, dan tepat rute pemberian 100%. Secara keseluruhan, 87,5% penggunaan antibiotik dinilai rasional. Penelitian ini menunjukkan tingkat kepatuhan di beberapa aspek yang tinggi terhadap pedoman terapi, meskipun masih terdapat ketidaktepatan yang perlu diperbaiki untuk mengoptimalkan pengobatan dan mencegah resistensi antibiotik
PRENATAL YOGA UNTUK MENGURANGI KELUHAN KETIDAKNYAMANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Yuliana, Ana; Farida, Siti; Nugroho, Verdyana Galuh
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/fjc68g82

Abstract

Selama kehamilan ibu seringkali mengalami ketidaknyamanan dalam proses kehamilannya. Ketidaknyamanan ibu hamil bisa mempengaruhi perubahan fisik dan psikologis ibu. Perubahan fisik dan psikologis ini membuat ibu merasa nyeri punggung belakang, cepat lelah, sulit tidur, sesak napas, bahkan kram pada tangan dan kaki. Salah satu bentuk olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi keluhan adalah prenatal yoga. Prenatal yoga diharapkan dapat mengurangi keluhan ketidaknyamanan pada ibu hamil dan dapat membantu ibu hamil merasa nyaman selama masa kehamilan atau hingga proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III. Peneliti melakukan intervensi prenatal yoga dengan metode one grup pre-post-test design dengan sampel yang digunakan ada 25 ibu hamil trimester III di Desa Krangkeng Kecamatan Sukoharjo. Data diperoleh dari kuesioner ketidaknyamanan yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah pemberian Prenatal Yoga selama 4 minggu berturut-turut dengan jadwal 1 kali setiap minggunya. Hasil penelitian menunjukkan ketidaknyamanan trimester III terbanyak saat pre-test yaitu nyeri punggung 14 (65%), dan saat post test turun menjadi 2 (8%). Dari hasil uji Paired T-Test terdapat pengaruh Prenatal Yoga terhadap penurunan keluhan ketidaknyamanan ibu hamil trimester III dengan (p value = 0,001) < (? = 0,05).
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANTIKOAGULAN PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN ATRIAL FIBRILASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) Dr. MOEWARDI Khusain, Muhammad Fuad Zidane; Luthfiyanti, Niken; Wardani, Tatiana Siska
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/nqca8689

Abstract

Stroke iskemik merupakan jenis stroke yang paling banyak terjadi dan seringkali disertai dengan komplikasi atrial fibrilasi, yang meningkatkan risiko stroke berulang. Penggunaan terapi antikoagulan menjadi tatalaksana penting, namun perlu dipertimbangkan tidak hanya dari segi efektivitas klinis tetapi juga efektivitas biayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya terapi antikoagulan serta menilai cost-effectiveness berdasarkan perhitungan ACER. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan retrospektif dan metode analisis kuantitatif. Data diperoleh dari rekam medis pasien dan data pembayaran pasien selama dirawat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dalam periode 2025. Analisis data mencakup efektivitas terapi berdasarkan kejadian stroke berulang dengan parameter INR (International Normalized Ratio) dimana dikatakan bebas stroke berulang mendapat angka 2-3, serta analisis biaya medis langsung dari persepektif rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warfarin merupakan antikoagulan yang paling sering digunakan (77,8%) dengan efektivitas 35%, lebih tinggi dari heparin (18%). Namun hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p= 0,112 (>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara efektivitas kedua terapi. Dari sisi biaya, warfari memiliki total biaya lebih rendah dibandingkan dengan heparin. Analisis ACER menunjukkan bahwa warfarin lebih cost-effective. Uji sensitivitas juga mendukung stabilitas hasil tersebut.
ANALISIS KELENGKAPAN KODE DIAGNOSIS CARCINOMA MAMMAE PASIEN RAWAT INAP Rahayuningsih, Lilik Anggar Sri; Utami, Yeni Tri; Rahmawati, Eni Nur; Sari, Sella Yulia
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wjvhw226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dan keakuratan kode diagnosis kanker payudara (carcinoma mammae) pasien rawat inap di Rumah Sakit, berdasarkan International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems edisi ke-10 (ICD-10) dan International Classification of Diseases for Oncology (ICD-O). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif terhadap 109 dokumen rekam medis menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kelengkapan informasi medis topografi mencapai 100%, sedangkan kode morfologi hanya 72%. Namun, tingkat keakuratan menunjukkan 64% kode topografi akurat dan 0% kode morfologi yang akurat. Ketidaklengkapan dan ketidakakuratan disebabkan oleh keterbatasan data pemeriksaan penunjang, kebijakan internal rumah sakit, serta kurangnya pelatihan petugas koding. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pengkodean perlu ditingkatkan melalui pembaruan standar operasional, pelatihan petugas, serta integrasi data penunjang untuk meningkatkan mutu pengelolaan data diagnosis pasien kanker payudara
TINJAUAN STRES KERJA, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PETUGAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ISLAM YARSIS SURAKARTA TAHUN 2024 Cahyaningrum, Nopita; Saryadi, Saryadi; Tilottama, Zahra Zakya
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/df3raz74

Abstract

Pelayanan rekam medis yang efektif sangat dipengaruhi oleh kondisi kerja petugas, termasuk tingkat stres dan motivasi. Rumah Sakit Islam Yarsis Surakarta telah mengadopsi sistem rekam medis elektronik, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan ruang dan beban kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres kerja, motivasi kerja, dan kinerja petugas rekam medis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh petugas rekam medis berjumlah 15 orang. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden mengalami stres kerja tingkat sedang, motivasi kerja tinggi, dan kinerja tinggi. Meskipun berada dalam tekanan kerja sedang, mayoritas petugas mampu menunjukkan kinerja baik, yang ditunjang oleh motivasi kerja yang cukup tinggi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen stres kerja dan penguatan motivasi merupakan langkah penting untuk mempertahankan serta meningkatkan kinerja petugas rekam medis di rumah sakit. Disarankan kepada manajemen agar melakukan evaluasi beban kerja dan menyediakan lingkungan kerja yang lebih mendukung.
PROSPEKTIF KOHORT SINGKAT STUDI PHAROS-HF TERHADAP INTERAKSI OBAT MAYOR PASIEN HEART FAILURE Apriliawan, Hidayah; Harsono, Samuel Budi; Biyansari, Falenissa Inca
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/nwba8448

Abstract

Heart Failure seringkali harus mengonsumsi banyak obat sekaligus. Kombinasi obat bisa menimbulkan efek interaksi hingga memperburuk kondisi pasien. Interaksi obat berisiko tinggi gagal jantung terjadi karena banyaknya regimen terapi. Penelitian bertujuan melihat demografi, tatalaksana mengikuti apakah ada dampak interaksi PK-PD resiko tinggi dengan outcome klinis dan kejadian readmisi pasca rawat inap 0-90 hari. Metode penelitian menggunakan analisis observasi kohort singkat dengan studi Pharos-HF. Pharos-HF adalah registri prospektif yang dirancang untuk mempelajari demografi, tatalaksana, dan luaran outcome klinis pasien gagal jantung RS Akademik kota Surakarta. Interaksi obat di identifikasi menggunakan database (Medscape, Drug.com, Lexidrug). Hasil populasi 89 pasien, masuk dalam kriteria inklusi interaksi 54 pasien. Interaksi obat Mayor dengan 2 outcome klinis (kreatinin, kalium) terhadap readmisi 30-60-90 hari mempunyai pengaruh yang signifikan P<0,05. Terjadinya Interaksi Obat PK-PD mayor dan outcome klinis (tekanan darah, ejeksi fraksi) terhadap kejadian readmisi 30-60-90 hari tidak memiliki pengaruh yang signifikan P>0,05 dengan nilai P lebih dari 0,05. Selain itu Interaksi farmakokinetika-farmakodinamika (PK-PD) obat mayor mempunyai peluang lebih besar terhadap kejadian Readmisi (Rehospitalisasi pada 0 – 90 hari pasca rawat inap) dengan nilai OR > 1 serta RR > 1.
FORMULASI DAN EVALUASI MUTU FISIK SABUN ANTIBAKTERI ECO ENZIM TERHADAP Staphylococcus aureus ATCC 25923 Cahyani, Natalia
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/a5d4s438

Abstract

Eco enzim adalah cairan yang dihasilkan dari proses fermentasi sisa sayuran dan buah-buahan dengan subtract gula merah atau molase selama minimal tiga bulan, cairan eco enzim ini diduga memiliki sifat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasi cairan eco enzim dalam sedian sabun mandi cair dan melihat stabilitas fisiknya, sabun mandi cair eco enzim dibuat menjadi empat formula yaitu F0 (mengandung eco enzim 0%), F1 (mengandung eco enzim 15%), F2 (mengandung eco enzim 10%), dan F3 (mengandung eco enzim 5 %). Uji stabilitas mutu fisik sabun mandi cair meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, uji daya busa, uji viskositas, dan uji hedonik. Uji aktivitas antibakteri sabun Antiseptik eco enzim dengan metode disc diffusion terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, hasil uji anti backteri F0,F+,F1, F2, F3, berturut- turut adalah 0,2mm ;6,5mm; 14,81mm ;16,90 mm; 20,65mm, dari ketiga formulasi sabun cair eco enzim memiliki sifat anti bakteri yang kuat. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa semua formula yang dibuat homogen dan tidak memisah setelah enam minggu penyimpanan. Sabun mandi cair eco enzim stabil secara fisik selama penyimpanan enam minggu dan memenuhi syarat sediaan sabun antibakteri cair
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERNAL DENGAN EFEKTIVITAS KINERJA PETUGAS ADMINISTRASI RUMAH SAKIT Sari, Devi Pramita; Fanny, Nabilatul; Khasanah, Nur
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/n75arp64

Abstract

Komunikasi internal petugas administrasi rumah sakit merupakan kemampuan petugas administrasi rumah sakit dalam menjalin pertukaran informasi secara efektif di lingkungan kerja, terutama dalam menunjang operasional dan pengelolaan administrasi rumah sakit. Komunikasi internal yang baik diyakini mampu mempengaruhi efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit. Berdasarkan survei pendahuluan, terdapat 2 petugas administrasi rumah sakit yang memiliki komunikasi internal baik dan efektivitas kinerja yang efektiv. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi internal dengan efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel diambil secara total sampling, yaitu seluruh petugas administrasi di Rumah Sakit Islam Tunas Harapan Salatiga yang berjumlah 7 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komunikasi internal dan efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit (p = 0,03 < 0,05), sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, disimpulkan bahwa komunikasi internal berhubungan secara signifikan dengan efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit. Saran dari penelitian ini adalah agar rumah sakit memperkuat komunikasi internal di antara petugas administrasi untuk mendukung efektivitas kinerja mereka.