cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2021)" : 15 Documents clear
Diversifikasi Produk Olahan Rumput Laut serta Kemasannya di Kawasan Dolly dan Jarak Kota Surabaya Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.904 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.12

Abstract

Usaha terus menerus untuk merubah citra kawasan Dolly dan Jarak sebagai ekslokalisasi yang dulunya sangat terkenal dan terbesar se-Asia Tenggara di Kelurahan Putat Jaya,Kecamatan Sawahan,Kota Surabaya, harus benar-benar ditekuni dan ditelateni supaya Sentra UKM serta Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan menuju alih citra kawasanWisata Edukasi berbasis industri kreatif; bisa terwujud dengan sempurna dan memuaskan. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk kali ini, pengabdi berupaya untukmelakukan diversifikasi produk olahan rumput laut yang praktis, sehat dan higienis. Pemberdayaan terhadap warga juga terus-menerus dilakukan dengan harapan bisa lebih maju dan tak kembali lagi kepada bisnis haram.
Kajian Pengelolaan Kawasan Mangrove Pesisir Selatan Kabupaten Bangkalan Berdasarkan UU No 1 Tahun 2014 Daniel Mohammad Rosyid; Sujantoko Sujantoko; Haryo Dwito Armono; Eko Budi Djatmiko; Wisnu Wardhana; Rudi Walujo Prastianto; Yeyes Mulyadi; Nani Kurniati; Maulinna Kusumo Wardhani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.925 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.26

Abstract

Implementasi UU No 1 tahun 2014 dan UU No 23 tahun 2014 terlihat dalam pengelolaan kawasan hutan mangrove berada di bawah kewenangan Provinsi Jawa Timur. Namun demikian, masyarakat pesisir selatan Kabupaten Bangkalan dapat memanfaatkan sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Penerapan Perpres No 80 tahun 2019 dapat menjadi pendorong terbangunnya kawasan wisata di pesisir Kecamatan Modung melalui pemanfaatan sumberdaya alamnya. Pesisir Selatan Kabupaten Bangkalan berupaya membangun desa pesisir dengan zona-zona wisata. Perencanaan pengelolaan kawasan mangrove di pesisir selatan Kabupaten Bangkalan dalam revisi RTRW tahun 2020 ini diharapkan dapat dilakukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah propinsi sebagai bentuk implementasi UU No 1 tahun 2014 dan UU No 23 tahun 2014 dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Produksi Batik Motif Kelautan di Kampung Jetis Sidoarjo Sujantoko Sujantoko; Mahmud Mustain; Haryo Dwito Armono; Wahyudi; Murdjito; Sholihin; Muhammad Zikra; Nani Kurniati
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3098.129 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.27

Abstract

Motif Batik merupakan hasil dari cipta, rasa dan karsa manusia yang diekspresikannya melalui kegiatan membatik. Setiap motif yang dibuat pada kain Batik memiliki nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Guna menumbuh-kembangkan motif Batik di Kampung Jetis Sidoarjo sebagai pusat kegiatan Batik tulis di Jawa Timur, perlu dijaga kelestariannya dengan cara menumbuhkan minat dan gairah pada generasi muda. Salah satu upaya adalah melalui pengenalan variasi Batik motif kelautan, mulai proses desain dan produksi Batik tersebut. Harapannya agar pengrajin dan masyarakat tetap menjadikan Batik sebagai produk unggulan dan warisan budaya Nusantara.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang dan Limbah Sisa Pengolahan Ikan di Kecamatan Bulak Kota Surabaya Nova Maulidina Ashuri; Awik Puji Dyah Nurhayati; IDAA Warmadewanthi; Dian Saptarini; Ary Bachtiar Krishna Putra; Arseto Yekti Bagastyo; Welly Herumurti; Annisya Fitri Rachmada
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.207 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.28

Abstract

Kecamatan Bulak merupakan perkampungan nelayan di Surabaya yang padat penduduk dengan kondisi sanitasinya kurang begitu baik. Sejak tahun 2017, ITS bekerjasama dengan National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) membantu penyediaan sanitasi. Permasalahan yang terjadi di Bulak saat ini adalah penumpukan kulit kerang dan limbah pengasapan ikan yang belum dikelola. Kerang memiliki kandungan fosfat dan mineral yang bermanfaat untuk nutrisi, demikian juga pada limbah pengasapan ikan, sehingga dari limbah tersebut masih dapat dimanfaatkan menjadi produk pakan/pellet ikan yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan bernilai ekonomi. Pada tahun 2018 nelayan telah memiliki peralatan mesin pencacah kerang tetapi mesin tersebut sudah lama rusak dan tidak dipergunakan sehingga kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah memperbaiki mesin pembuat pellet dan melakukan pelatihan cara pembuatan pellet skala rumah tangga. Tahapan pertama dilakukan perbaikan mata potong mesin dan saringan, selanjutnya dilakukan dilakukan uji coba untuk pembuatan pelet ikan. Pelet yang telah dibuat dilakukan uji ukuran tepung ikan, karakteristik fisik, organoletptik, daya apung dan proksimat. Hasil uji proksimat pada tepung ikan didapatkan kadar air 5,72; abu 33,15; lemak 18,11; protein 33,26 dan karbohidrat 9,76%, sedangkan pada pellet menujukkan hasil uji fisik berwarna coklat dengan tekstur agak kasar dan beraroma. Hasil uji proksimat pada pellet menunjukkan kadar air 8,78; abu 23,48; lemak 11,02; protein 27,26 dan karbohidrat 29.46%. Warna pelet coklat muda, tekstur agak kasar, aroma khas dedak dan daya apung selama 50 detik. Hasil pelatihan pada masyarakat juga mendapatkan respon yang bagus bahkan bersemangat untuk membuat home industry produk pellet
Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Edukasi Konservasi Keanekaragaman Hayati Sejak Usia Dini Nova Maulidina Ashuri; Noor Nailis Sa’adah; Edwin Setiawan; Dini Ermavitalini; Triono Bagus Saputro; Awik Puji Dyah Nurhayati
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.146 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.29

Abstract

Program Pendidikan Konservasi Keanekaragaman Hayati sejak Usia Dini bertujuan untuk membangun karakter peduli lingkungan, menambah pengetahuan, minat, kepedulian dan kepedulian dalam melestarikan, melindungi dan memanfaatkan keanekaragaman hayati di sekitar lingkungannya yang dimulai sejak usia dini. Program pendidikan dilaksanakan dengan penyuluhan, simulasi iptek, dan advokasi (pendampingan). Program tersebut telah dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Siti Masithoh dan di tempat pendidikan Al Qur’an yaitu Al Abror melalui pembuatan "Kebun Kehati" serta pelaksanaan seminar parenting dengan tema "Membangun Karakter Peduli Anak. Lingkungan Melalui Program Pelestarian Keanekaragaman Hayati Sejak Dini di Desa Boro, Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur "yang dihadiri oleh siswa dan orang tua / wali siswa, perwakilan guru dari Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di desa serta para pengawas dan Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Pendidikan pelestarian keanekaragaman hayati ini juga dapat menambah pengetahuan dan inovasi generasi penerus untuk dapat memanfaatkan, mengelola, melindungi dan melestarikan sumber daya alam sekitar.Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran setiap individu terhadap kondisi lingkungannya.Selain itu, keberhasilan program ini juga membutuhkan kendali dari masyarakat dan partisipasi negara.
Sosialisasi dan Pembagian Masker pada Masyarakat Nelayan Pesisir untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Sufian Imam Wahidi; Triwilaswandio Wuruk Pribadi; Heri Supomo; Sri Rejeki Wahyu Pribadi; Mohammad Sholikhan Arif; Danu Utama
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.1 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.30

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. COVID19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terjangkit COVID-19 batuk atau mengeluarkan napas, percikan-percikan ini kemudian jatuh ke benda-benda dan permukaanpermukaan di sekitar. Bagi orang yang menyentuh benda atau permukaan tersebut lalu menyentuh mata, hidung atau mulutnya, dapat terjangkit COVID-19. Oleh karena itu dilakukanlah sosialisasi dan penyuluhan masyarakat nelayan pesisir dalam menghadapi dan mencegah penyebaran COVID-19 di daerah pesisir nelayan serta pembagian masker kepada masyarakat nelayan pesisir. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit yang disebakan oleh COVID 19, kondisi penyebaran COVID-19 di Indonesia, serta prosedur dan protokol kesehatan dalam rangka menerapkan social distancing. Kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kel. Mangunharjo Kec. Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Karena Pelabuhan ini dikelilingi oleh banyak pasar dan pelabuhan ini juga berisikan galangan–galangan kapal serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kegiatan berjalan dengan lancar diimbangi dengan tingkat antusias masyarakat yang tinggi. Tingkat keberhasilan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilihat dari meningkatnya kepedulian masyarakat nelayan pesisir akan pentingnya protokol kesehatan. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya jumlah masyarakat nelayan yang menggunakan masker saat melakukan aktifitas.
Penerapan Teknologi Vacuum Seal untuk Meningkatkan Daya Tahan Produk Olahan Ikan di Sentra Ikan Bulak Aida Annisa Amin Daman; Wiwiek Hendrowati; Ari Kurniawan Saputra; Latifah Nurahmi
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6953.39 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.31

Abstract

Pemasaran produk erat kaitannya dengan cara pengemasan yang baik dan menarik. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengemasan makanan yaitu pemilihan bahan pengemasan yang harus sesuai dengan jenis makanan itu sendiri. Permasalahan cara pengemasan ini dialami oleh pedagang ikan asap dan ikan segar di Sentra Ikan Bulak (SIB), Surabaya. Pembeli ikan di SIB terbatas hanya pada masyarakat sekitar Surabaya, sedangkan pembeli dari luar kota kurang berminat karena pengemasan ikan rawan bocor dan bau jika dibawa dalam perjalanan panjang. Sehingga teknologi pengemasan yang lebih modern dengan vacuum sealsangat diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Publikasi ini melaporkan kegiatan pengabdian yang memberikan penyuluhan serta menerapkan teknologi vacuum seal kepada SIB sehingga produk olahan ikan dapat bertahan lebih lama dan penjualan ikan di SIB dapat meningkat.
Aneka Olahan Bandeng dan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Keputih Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.029 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.39

Abstract

Tambak yang ada di Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Wilayah Surabaya Timur mencapai luas 1,278 ha. Kelurahan Keputih merupakan salah satu tempat dari 7 kelurahan yang masuk dalam kawasan konservasi. Area ini merupakan daerah tambak yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produk bandeng organik. Hasil tambak Kelurahan Keputih tersebut sangat besar manfaatnya bagi masyarakat sekitar sebagai lahan penghasilan dan sekaligus sumber gizi yang sangat baik. Selama ini, sebagian besar petambak langsung menjual hasil tangkapannya ke pasar dan pengepul di sekitarnya. Melalui kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini, dilakukan upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan tambak selain bandeng presto maupun bandeng asap. Teknologi pengolahan yang dimaksud adalah pengolahan bandeng yang ditingkatkan kualitas simpannya serta pengolahannya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini dilakukan pelatihan aneka olahan bandeng, juga ditularkan ilmu tentang manfaat bandeng, kandungan gizi serta cara pengolahan bandeng yang sehat dan higienis. Pengabdi berusaha berkontribusi melalui sektor usaha Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Aneka Olahan Bandeng: Upaya Peningkatan Daya Saing Lokal Melalui Penguatan UMKM Di Kelurahan Keputih.
Pelatihan Dasar Programmable Logic Controller (PLC) Berbasis Daring Menggunakan PLC Fiddle Untuk Guru SMK di Surabaya Adi Kurniawan; Juniarko Prananda; Eddy Setyo Koenhardono; Sardono Sarwito; Indra Ranu Kusuma; Agoes Ahmad Masroeri
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.23 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.61

Abstract

Perkembangan pendidikan tingkat menengah di Indonesia saat ini sedang difokuskan untuk meningkatkan kuantitas maupun kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mampu memenuhi kebutuhan industri. Salah satu teknologi yang saat ini banyak digunakan di industri darat maupun di bidang maritim adalah teknologi otomatis berbasis Programmable Logic Controller (PLC). PLC merupakan salah satu mode kontrol otomatis yang memerlukan logika desain untuk menjalankan aturan dan langkah-langkah kontrolnya, sehingga diperlukan pengetahuan dan kemampuan untuk mendesain PLC. Namun demikian, dengan situasi pandemi Covid-19 menjadikan pembelajaran PLC menjadi lebih sulit dilakukan. Untuk mempelajari cara memprogram PLC, siswa maupun guru harus memasangkan piranti lunak yang membutuhkan kapasitas besar dan membebani komputer. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan mempelajari pemrograman PLC melalui media daring, yaitu melalui PLC Fiddle. Media PLC Fiddle sendiri tergolong baru dan belum banyak diketahui oleh pengajar di Indonesia. Dengan dilakukan pelatihan dasar PLC melalui media daring kepada guru-guru SMK di Surabaya, diharapkan guru-guru SMK dapat tetap mengajarkan kemampuan untuk mendesain PLC kepada siswa sesuai kebutuhan industri walaupun dunia masih dilanda pandemic Covid-19. Selanjutnya, diharapkan bahwa para guru tersebut dapat mengaplikasikan ilmu dalam mendesain PLC dalam proses belajar mengajar, sehingga lulusan para lulusan SMK dapat memiliki kemampuan untuk mendesain PLC dengan baik.
Mitigasi Bencana bagi Masyarakat Penyandang Disabilitas Arina Hayati; Kirami Bararatin; Fardilla Rizqiyah; Ima Defiana; Collinthia Erwindi
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1720.311 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.62

Abstract

Saat ini, tingkat kerentanan terhadap bencana di Indonesia meningkat seiring dengan isu pemanasan global dan permasalahan lingkungan. Isu ini juga menjadi sorotan tujuan SDG terutama pasal 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) dan pasal 13 tentang penangan perubahan iklim (climate action). Meskipun pemerintah telah mengeluarkan beberapa peraturan baik tentang mitigasi dan tanggap bencana, namun masyarakat kurang mendapatkan informasi yang cukup dan berkelanjutan, sehingga, tingkat kerentanan masyarakat tinggi khususnya penyadang disabilitas, lansia dan anak-anak. Kegiatan pengabdian ini berupa workshop yang diikuti oleh 5 peserta disabilitas dan 28 mahasiswa Arsitektur ITS serta 7 anggota pengabdi. Workshop ini tidak hanya sebagai wadah untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan kewaspadaan terhadap bencana (alam/non-alam), tetapi juga menjadi wadah aktivitas dan diskusi bersama dan memberikan kesempatan mahasiswa Arsitektur ITS untuk berkegiatan KKN. Pengabdian ini merupakan kerjasama antara pengabdi dari Departemen Arsitektur FT-SPK, PIK (Pusat Informasi & Konsultasi Perempuan Penyandang Disabilitas) Sidoarjo dan Paguyupan Sehati Sukoharjo yang dilakukan dengan menggunakan strategi partisipasi dan kolaborasi. Hasil pengabdian berupa kegiatan workshop yang dilaksanakan dalam waktu 1(satu) hari dan hasil diskusi workshop dijadikan beberapa artikel ilmiah oleh mahasiswa dan tim pengabdian.

Page 1 of 2 | Total Record : 15