cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 559 Documents
Sosialisasi dan Pembagian Masker pada Masyarakat Nelayan Pesisir untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Sufian Imam Wahidi; Triwilaswandio Wuruk Pribadi; Heri Supomo; Sri Rejeki Wahyu Pribadi; Mohammad Sholikhan Arif; Danu Utama
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.1 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.30

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. COVID19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terjangkit COVID-19 batuk atau mengeluarkan napas, percikan-percikan ini kemudian jatuh ke benda-benda dan permukaanpermukaan di sekitar. Bagi orang yang menyentuh benda atau permukaan tersebut lalu menyentuh mata, hidung atau mulutnya, dapat terjangkit COVID-19. Oleh karena itu dilakukanlah sosialisasi dan penyuluhan masyarakat nelayan pesisir dalam menghadapi dan mencegah penyebaran COVID-19 di daerah pesisir nelayan serta pembagian masker kepada masyarakat nelayan pesisir. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit yang disebakan oleh COVID 19, kondisi penyebaran COVID-19 di Indonesia, serta prosedur dan protokol kesehatan dalam rangka menerapkan social distancing. Kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kel. Mangunharjo Kec. Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Karena Pelabuhan ini dikelilingi oleh banyak pasar dan pelabuhan ini juga berisikan galangan–galangan kapal serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kegiatan berjalan dengan lancar diimbangi dengan tingkat antusias masyarakat yang tinggi. Tingkat keberhasilan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilihat dari meningkatnya kepedulian masyarakat nelayan pesisir akan pentingnya protokol kesehatan. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya jumlah masyarakat nelayan yang menggunakan masker saat melakukan aktifitas.
Penerapan Teknologi Vacuum Seal untuk Meningkatkan Daya Tahan Produk Olahan Ikan di Sentra Ikan Bulak Aida Annisa Amin Daman; Wiwiek Hendrowati; Ari Kurniawan Saputra; Latifah Nurahmi
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6953.39 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.31

Abstract

Pemasaran produk erat kaitannya dengan cara pengemasan yang baik dan menarik. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengemasan makanan yaitu pemilihan bahan pengemasan yang harus sesuai dengan jenis makanan itu sendiri. Permasalahan cara pengemasan ini dialami oleh pedagang ikan asap dan ikan segar di Sentra Ikan Bulak (SIB), Surabaya. Pembeli ikan di SIB terbatas hanya pada masyarakat sekitar Surabaya, sedangkan pembeli dari luar kota kurang berminat karena pengemasan ikan rawan bocor dan bau jika dibawa dalam perjalanan panjang. Sehingga teknologi pengemasan yang lebih modern dengan vacuum sealsangat diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Publikasi ini melaporkan kegiatan pengabdian yang memberikan penyuluhan serta menerapkan teknologi vacuum seal kepada SIB sehingga produk olahan ikan dapat bertahan lebih lama dan penjualan ikan di SIB dapat meningkat.
Pengendalian Kualitas Statistika Dasar Bagi Staf Quality Assurance PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Muhammad Mashuri; Agus Suharsono; Wibawati Wibawati; Muhammad Ahsan; Hidayatul Khusna; Diaz Fitra Aksioma; Novri Suhermi
Sewagati Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.379 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i2.34

Abstract

Kualitas menjadi bahan pertimbangan utama dalam memilih atau menggunakan suatu produk. Pengendalian kualitas statistik telah diaplikasikan secara luas dalam bidang industri maupun jasa. Dalam bidang industri, tujuh alat statistika memiliki peranan yang penting. Salah satu alat statistik yang banyak digunakan dalam bidang industri adalah peta kendali. Penggunaan peta kendali cukup efektif untuk memonitor apakah suatu proses produksi terkendali secara statistik atau tidak. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang pembuatan semen. Tingginya permintaan semen membuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selalu berupaya untuk menjaga kualitas sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Kualitas semen yang baik akan menambah nilai kepercayaan dari masyarakat kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Monitoring kualitas yang dilakukan oleh devisi Quality Assurance (QA) merupakan salah satu bagian penting di PT Semen Indonesia. Oleh kerena itu diperlukan pelatihan bagi staff bagian QA sehingga mampu melakukan monitoring kualitas dengan metode yang tepat. Empat materi yang disampaikan pada pelatihan yaitu peran statistika untuk quality improvement, tujuh alat statistika, peta kendali variabel, dan peta kendali atribut. Pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan kompetensi bagi peserta dibuktikan dengan diperolehnya rata-rata nilai post-test yang lebih tinggi daripada rata-rata nilai pre-test.
Aneka Olahan Bandeng dan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Keputih Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.029 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.39

Abstract

Tambak yang ada di Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Wilayah Surabaya Timur mencapai luas 1,278 ha. Kelurahan Keputih merupakan salah satu tempat dari 7 kelurahan yang masuk dalam kawasan konservasi. Area ini merupakan daerah tambak yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produk bandeng organik. Hasil tambak Kelurahan Keputih tersebut sangat besar manfaatnya bagi masyarakat sekitar sebagai lahan penghasilan dan sekaligus sumber gizi yang sangat baik. Selama ini, sebagian besar petambak langsung menjual hasil tangkapannya ke pasar dan pengepul di sekitarnya. Melalui kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini, dilakukan upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan tambak selain bandeng presto maupun bandeng asap. Teknologi pengolahan yang dimaksud adalah pengolahan bandeng yang ditingkatkan kualitas simpannya serta pengolahannya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini dilakukan pelatihan aneka olahan bandeng, juga ditularkan ilmu tentang manfaat bandeng, kandungan gizi serta cara pengolahan bandeng yang sehat dan higienis. Pengabdi berusaha berkontribusi melalui sektor usaha Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Aneka Olahan Bandeng: Upaya Peningkatan Daya Saing Lokal Melalui Penguatan UMKM Di Kelurahan Keputih.
Pelatihan Dasar Programmable Logic Controller (PLC) Berbasis Daring Menggunakan PLC Fiddle Untuk Guru SMK di Surabaya Adi Kurniawan; Juniarko Prananda; Eddy Setyo Koenhardono; Sardono Sarwito; Indra Ranu Kusuma; Agoes Ahmad Masroeri
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.23 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.61

Abstract

Perkembangan pendidikan tingkat menengah di Indonesia saat ini sedang difokuskan untuk meningkatkan kuantitas maupun kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mampu memenuhi kebutuhan industri. Salah satu teknologi yang saat ini banyak digunakan di industri darat maupun di bidang maritim adalah teknologi otomatis berbasis Programmable Logic Controller (PLC). PLC merupakan salah satu mode kontrol otomatis yang memerlukan logika desain untuk menjalankan aturan dan langkah-langkah kontrolnya, sehingga diperlukan pengetahuan dan kemampuan untuk mendesain PLC. Namun demikian, dengan situasi pandemi Covid-19 menjadikan pembelajaran PLC menjadi lebih sulit dilakukan. Untuk mempelajari cara memprogram PLC, siswa maupun guru harus memasangkan piranti lunak yang membutuhkan kapasitas besar dan membebani komputer. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan mempelajari pemrograman PLC melalui media daring, yaitu melalui PLC Fiddle. Media PLC Fiddle sendiri tergolong baru dan belum banyak diketahui oleh pengajar di Indonesia. Dengan dilakukan pelatihan dasar PLC melalui media daring kepada guru-guru SMK di Surabaya, diharapkan guru-guru SMK dapat tetap mengajarkan kemampuan untuk mendesain PLC kepada siswa sesuai kebutuhan industri walaupun dunia masih dilanda pandemic Covid-19. Selanjutnya, diharapkan bahwa para guru tersebut dapat mengaplikasikan ilmu dalam mendesain PLC dalam proses belajar mengajar, sehingga lulusan para lulusan SMK dapat memiliki kemampuan untuk mendesain PLC dengan baik.
Mitigasi Bencana bagi Masyarakat Penyandang Disabilitas Arina Hayati; Kirami Bararatin; Fardilla Rizqiyah; Ima Defiana; Collinthia Erwindi
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1720.311 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.62

Abstract

Saat ini, tingkat kerentanan terhadap bencana di Indonesia meningkat seiring dengan isu pemanasan global dan permasalahan lingkungan. Isu ini juga menjadi sorotan tujuan SDG terutama pasal 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) dan pasal 13 tentang penangan perubahan iklim (climate action). Meskipun pemerintah telah mengeluarkan beberapa peraturan baik tentang mitigasi dan tanggap bencana, namun masyarakat kurang mendapatkan informasi yang cukup dan berkelanjutan, sehingga, tingkat kerentanan masyarakat tinggi khususnya penyadang disabilitas, lansia dan anak-anak. Kegiatan pengabdian ini berupa workshop yang diikuti oleh 5 peserta disabilitas dan 28 mahasiswa Arsitektur ITS serta 7 anggota pengabdi. Workshop ini tidak hanya sebagai wadah untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan kewaspadaan terhadap bencana (alam/non-alam), tetapi juga menjadi wadah aktivitas dan diskusi bersama dan memberikan kesempatan mahasiswa Arsitektur ITS untuk berkegiatan KKN. Pengabdian ini merupakan kerjasama antara pengabdi dari Departemen Arsitektur FT-SPK, PIK (Pusat Informasi & Konsultasi Perempuan Penyandang Disabilitas) Sidoarjo dan Paguyupan Sehati Sukoharjo yang dilakukan dengan menggunakan strategi partisipasi dan kolaborasi. Hasil pengabdian berupa kegiatan workshop yang dilaksanakan dalam waktu 1(satu) hari dan hasil diskusi workshop dijadikan beberapa artikel ilmiah oleh mahasiswa dan tim pengabdian.
Rancang Bangun Aksesoris Gagang Pintu Berbasis Teknologi 3Dprint sebagai Upaya Meminimalkan Penularan COVID19 di Gedung Akademik Okta Putra Setio Ardianto; Thomas Ari Kristianto; Anggra Ayu Rucitra; Caesario Ari Budianto; Satria Mahardhika
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.233 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.72

Abstract

Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomer tiga adalah mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Pandemi COVID19 adalah tantangan berat pada pemenuhan tujuan tersebut. Dari data penangangan pandemi, sampai awal tahun 2021 belum ditemukannya strategi yang efisien untuk penyelesaian pandemi sehingga membuat kolaborasi berbagai disiplin ilmu dan teknologi oleh masyarakat dunia untuk melawan COVID 19 menjadi mendesak dan penting untuk dilakukan. Salah satu cara penyebaran virus yang umum adalah virus terbawa droplet dari penderita yang menempel pada benda keseharian di tempat umum seperti gagang pintu dan tersentuh oleh orang yang sehat dan penularan terjadi ketika tangan yang terkontaminasi memegang bagian wajah. Pada tulisan ini dibahas salah satu upaya penanggulangan penyebaran pandemi dengan pengembangan desain baru aksesoris gagang pintu sebagai kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat digunakan pengguna dengan prinsip contactless di gedung akademik sehingga penggunaan pintu dapat dengan lengan tanpa harus dipegang dengan tangan. Metode yang digunakan adalah dengan prinsip design thinking yang mengembangkan desain baru dari ide hingga pengujian purwarupa menggunakan printer 3D. Dari serangkaian kegiatan pengembangan desain didapat tipikal desain baru aksesoris gagang pintu yang dapat diterapkan pada area lorong, akses ruang dan toilet yang telah melampaui proses pengujian purwarupa.
Pemberdayaan Petani Ikan untuk Menunjang Agro Maritim di Tulungagung Muhammad Badrus Zaman; Nurhadi Siswantoro Siswantoro; Trika Pitana; Dwi Priyanta; Hari Prastowo
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5069.972 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.76

Abstract

Kabupaten Tulungagung memiliki potensi budidaya perikanan air tawar, baik konsumsi maupun hias. Selain itu lokasi daerah pengembangan sektor perikanan berada di desa-desa yang memiliki panorama alam persawahan dan di lembah gunung menjadi nilai tambah untuk pengembangan sektor pariwisata lokal. Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu telah dibangun wisata pemancingan dan pengembangan usaha budidaya perikanan air tawar. Potensi yang dimiliki perlu didukung oleh teknologi desain kolam yang efisien dan strategi pemasaran yang bagus. Dalam makalah ini disajikan penerapan teknologi sistem desain perpipaan dan aerasi untuk kolam ikan serta teknologi digital marketing. Penerapan teknologi desain sistem perpipaan dan aerasi yang baru dapat menunjang produktifitas hasil perikanan. Sistem aerasi dengan perpipaan biaya pemuatan dan operasional lebih murah dibandingkan dengan harga kincir air. Spesifikasi pompa yang dibutuhkan adalah pompa air dengan power 800Watt, debit 350 liter per menit, dan head 400 meter. Sedangkan pemanfaatan teknologi digital marketing bermanfaat untuk menunjang pemasaran produk perikanan dan sektor wisata agro maritim di Kabupaten Tulungagung yang memiliki potensi untuk dikembangkan sektor wisata lokal. Konsep wisata pemancingan dengan menikmati pemandangan lembah Gunung Budeg dan hamparan persawahan.
Produksi Serat Kasar dari Limbah Daun Nanas Melalui Ekstraksi Mekanik di Desa Satak Kabupaten Kediri Soeprijanto Soeprijanto; Niniek Fajar Puspita; Eva Oktavia Ningrum; Afan Hamzah; Achmad Dwitama Karisma; Saidah Altway; Daril Ridho Zuchrillah
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5357.513 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.80

Abstract

Desa Satak Kabupaten Kediri secara geografis terletak tidak jauh dari kawasan gunung Kelud. Karena letak desa Satak secara geografis berada disekitar kaki gunung kelud, maka daerah ini memiliki tanah pertanian yang potensial dan subur untuk pengembangan industri argo seperti tanaman pohon sengon, tanaman sayuran, buahbuahan seperti tanaman nanas. Tanaman nanas yang tumbuh di daerah kaki gunung kelud merupakan tanaman potensial bagi petani dari beberapa desa, karena tanaman nanas tersebut tumbuh dan berkembang tersebar luas di daerah kabupaten Kediri sampai perbatasan dengan kabupaten Kediri. Berdasarkan informasi dari petani setempat rata-rata 1 ha lahan ditanami pohon nanas antara 50 ribu sampai 70 ribu pohon dengan rata-rata jumlah daun setiap pohon antara 29-32 helai. Ketika masa panen tiba daun nanas sebagai limbah oleh petani hanya dibiarkan saja menumpuk disekitar lahan tanpa diolah, sehingga menjadi masalah bagi petani. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka limbah daun nanas dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi sehingga diharapkan menjadi mata pencaharian alternatif bagi masyarakat. Target pengolahan limbah daun nanas pasca panen adalah produk serat serat kasar sebagai bahan baku produksi tekstil dan material komposit melalui proses ekstraksi mekanik.
Diversifikasi Produk Herbal Serbuk Instan Jahe Merah dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu Awik Puji Dyah Nurhayati; Alfani Raziful Dwi Ersandy; Noor Nailis Sa'adah; Edwin Setiawan; Nova Maulidina Ashuri; Adik Mayang Indiani; Agus Wahyudi; Ratna Rintaningrum; Ni Wayan
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.034 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.88

Abstract

Desa Oro-oro Ombo memiliki letak yang strategis di dekat Kota Batu dengan kondisi iklim yang sangat mendukung untuk pertanian tanaman dan produk herbal. Pada tahun 2003 WHO merekomendasikan pemanfaatan obat tradisional dan herbal untuk kesehatan, baik untuk pencegahan maupun pengobatan, terutama penyakit kronis, degeneratif, dan kanker. Namun bertolak belakang dengan pernyataan tersebut, konsumsi obat herbal di kalangan generasi muda menunjukkan penurunan. Penyebabnya terutama karena rasanya yang pahit dan tidak praktis. Maka dari itu perlu adanya diversifikasi produk herbal untuk menarik minat generasi muda terhadap obat herbal. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah mendiversifikasi produk minuman herbal dari jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum), kapulaga (Amomum compactum), dan secang (Caesalpinia sappan L.) serta mengolahnya menjadi produk berbentuk serbuk sehingga lebih praktis. Pembuatan serbuk instan dilakukan dengan memvariasikan perbandingan jahe merah, kapulaga, dan secang (J1; J2; J3; dan J4). Proses pembuatan terdiri dari tiga tahap utama, yaitu penghalusan, pencampuran, dan pemanasan. Hasil uji organoleptik terhadap rasa, aroma dan warna menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada parameter rasa dan warna sedangkan aroma tidak berbeda secara signifikan pada semua sampel. Berdasarkan uji indeks efektivitas perlakuan terbaik adalah J1 dengan komposisi 300 g jahe merah, 8 biji kapulaga, dan 20 serut kayu secang.

Page 2 of 56 | Total Record : 559