cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281246673311
Journal Mail Official
jppm.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147947     EISSN : 26147939     DOI : https://doi.org/10.29303/jppm
Core Subject : Education,
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2020): November" : 17 Documents clear
PELATIHAN TEKNOLOGI PENINGKATAN KETAHANAN BAHAN BAKU TERHADAP ORGANISME PERUSAK PADA PRODUK KERAJINAN DI DESA KARANG SIDEMEN, NUSA TENGGARA BARAT Andi Tri Lestari; Febriana Tri Wulandari; Endah Wahyuningsih
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.596 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2203

Abstract

Produk kerajinan Kelompok Wanita Tani (KWT) Karang Sidemen berbahan dasar bambu. Bahan baku berupa bambu sering kurang optimal karena kerentanannya terhadap organisme perusak terutama jamur pelapuk, rayap kayu kering dan kumbang bubuk kayu kering. Kerusakan pada bambu dapat terjadi pada bahan baku, barang kerajinan yang sudah jadi, bahkan yang sudah sampai di tangan konsumen. Oleh karena itu maka perlu dilakukan upaya pencegahan. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui teknologi peningkatan ketahanan bahan baku terhadap organisme perusak. Selain dapat meningkatkan ketahanan bambu terhadap organisme perusak kegiatan ini juga dapat menambah nilai jual produk kerajinan sehingga diperlukan optimalisasi kualitas dan nilai produk kerajinan tersebut melalui pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas dan kualitas produksi sehingga para pengrajin dapat berkembang baik secara kualitas maupun nilai ekonomi produk kerajinannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota KWT Karang Sidemen sangat kooperatif dalam pelaksanaan pelatihan ini dan mampu melaksanakan kegiatan pengawetan bambu dengan baik. Anggota KWT Karang Sidemen menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengabdian dari Jurusan Kehutanan Universitas Mataram dan berharap ada kegiatan tindak lanjut terkait pengawetan bahan baku bambu untuk produk kerajinan yang akan bersentuhan langsung dengan makanan.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI QUIZIZZ BAGI GURU SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Dessy Dwitalia Sari; Tika Puspita Widya Rini
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.077 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2204

Abstract

Kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan untuk menambah keterampilan dan kompetensi guru sekolah dasar dalam rangka memberikan pengalaman pembelajaran daring yang menarik dan menyenangkan. Bimbingan teknis dilakukan dengan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Quizizz sebagai salah satu alternatif pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Bimbingan teknis dilakukan dengan mengajarkan kepada guru-guru sekolah dasar SDN Sungai Miai 7 Banjarmasin tentang aplikasi Quizizz. Pelatihan dimulai  dengan langkah-langkah kegiatan seperti pembuatan akun Quizizz, cara menambahkan soal, berbagi soal dengan siswa dan menyimpan penilaian siswa. Pelaksanaan bimbingan teknis dilakukan menggunakan zoom dengan jumlah peserta 17 guru dan dilakukan selama 1 hari. Setelah kegiatan bimbingan, para guru diberikan kesempatan untuk membuat soal-soal dalam Quizizz sesuai materi mereka masing-maisng dan dibagi dalam forum bimbingan teknis. Di akhir proses pelatihan, para guru mengisi kuesioner untuk mengukur keberhasilan pelatihan. Hasil rata-rata nilai pretest sebesar 60,58 dan hasil posttest sebesar 70 yang menunjukkan peningkatan pemahaman para guru tentang penggunaan Aplikasi Quizizz sebagai variasi pembelajaran daring dimasa pandemi.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IT BAGI GURU SDN LESENG Eryuni Ramdhayani; Indah Dwi Lestari; Erma Suryani; Rini Qurratul Aini; Hermansyah Hermansyah
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.266 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2205

Abstract

Media pembelajaran berbasis IT menjadi sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran di masa pandemik ini. Untuk lebih efektifnya proses pembelajaran, maka guru juga harus meningkatkan kompetensi dalam menggunakan dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis IT. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Leseng dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis IT melalui pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini diadakan di SDN Leseng Moyo Hulu Sumbawa dengan jumlah peserta sebanyak 8 orang guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme guru yang sangat tinggi untuk meningkatkan kompetensinya masing-masing. Guru yang semulanya sangat awam dengan media pembelajaran berbasis IT menjadi lebih mengetahui jenis-jenisnya dan lebih memahami dalam pemanfaatannya.
PENYULUHAN PEMELIHARAAN IKAN CUPANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) PADA IBU-IBU PKK PERUMAHAN PERMATA JOMBOR SUKOHARJO Sri Hasono; Nur Rokhimah Hanik; Tri Wiharti; Siti Akbari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.326 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2206

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman dan ketrampilan ibu-ibu warga perumahan Permata Jombor setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan tentang cara pemeliharaan ikan Cupang. Pelatihan dilaksanakan sebanyak 2 kali. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab, serta bimbingan praktek cara pemeliharaan ikan Cupang. Target dari penyuluhan dan pelatihan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman tentang; penyakit DBD, manfaat ikan Cupang, lingkungan hidup ikan Cupang, dan cara pemeliharaan ikan Cupang. sebesar 30 dan rata-rata pemahamannya > 70 serta nilai ketrampilan dalam memelihara ikan Cupang > 70. Pelaksanaan PPM hanya dapat dilaksanakan dua kali yaitu hari minggu 5 Juli 2020 dan observasi lapangan hari Sabtu 15 Agustus 2020, dari hasil Pelatihan pemeliharaan ikan Cupang  pada ibu-ibu anggota PKK perumahan Permata Jombor RT 05 RW VII Jombor Sukoharjo, dapat disimpulkan bahwa: 1. Pemahaman ibu-ibu PKK perumahan Permata Jombor RT 05 RW VII Jombor Sukoharjo dikatakan baik (nilai rata-rata 93,2 dan peningkatan nilainya 64,6%) karena telah memenuhi indikator kinerja Pelatihan, 2. Nilai ketrampilan perawatan ikan Cupang juga dikatakan baik (nilai rata-rata 89,9) 3. Ikan Cupang peliharaan ibu-ibu peserta semuanya sehat, meskipun ada 3 toples kondisi agak kotor dan air dalam toples untuk memelihara ikan agak kotor.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DI BIDANG TIK BAGI GURU SD NEGERI LESENG MOYO HULU Syafruddin Syafruddin; Musahrain Musahrain; Wiwi Noviati; Ade Safitri; Riadi Suhendra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.529 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2207

Abstract

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan sangatlah penting apalagi pandemi Covid 19 saat ini, karena  guru dihadapkan dengan pembelajaran daring yang memaksa guru untuk menguasai teknologi. Saat ini kemajuan ilmu dan teknologi sangat berjalan sangat pesat, oleh karena itu, setiap guru dapat mengambil manfaat sangat besar dari kemajuan TIK tersebut. Dengan demikian, peningkatan TIK bagi para pendidik merupakan salah satu aspek mendasar dalam menyiapkan guru yang mampu menguasai TIK untuk meningkatkan proses pendidikan di sekolah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan pendampingan dalam bidang TIK bagi guru SD Negeri Leseng Moyo Hulu. Metode dalam penelitian ini dibagi dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 6 November 2020 dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mendapatkan respon positif dari guru di SD Negeri Leseng hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan semua guru dan antusiasme guru yang luar biasa dalam mengikuti kegiatan dan juga peningkatan kompetensi guru dalam menguasai TIK khususnya software aplikasi seperti Microsof office word, Exel dan Powepoint.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN ALAT PEMBAKAR SAMPAH TANPA ASAP (APSTA) DI DUSUN PRAJAK Dwi Mardhia; Nanang Tawaf
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.641 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2210

Abstract

Dusun Prajak berada di gugusan Teluk saleh yang dijuluki sebagai akuarium dunia. Kondisi perairan pesisir Prajak terlihat sangat kumuh karena banyak sampah yang menumpuk di sekitar pesisir maupun di laut. Sebagai ujung tombak kampanye kebersihan di Prajak, pokdarwis Bunga Karang melakukan upaya penanganan sampah dengan cara dikumpul dan dibakar. Penanganan seperti ini justru menimbulkan masalah yang jauh lebih buruk yaitu pencemaran udara, gangguan kesehatan manusia dan organisme serta ketidaknyamanan bagi wisatawan. Penggunaan alat pembakar sampah tanpa asap (APSTA) adalah solusi tepat karena dengan alat tersebut tidak ada asap yang mencemari lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi Pokdarwis Bunga karang dalam mengolah sampah menggunakan APSTA. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan transfer teknologi pengolahan sampah berupa APSTA. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya teknologi APSTA, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pokdarwis Bunga Karang dalam menerapkan APSTA dan tertanganinya sampah di pesisir Prajak dengan kapasitas alat sebesar 250 kg/m3.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH UNTUK GURU DI SDN 1 DAN 5 PEMENANG LOMBOK UTARA Awal Nur Kholifatur Rosyidah; Ida Ermiana; Arif Widodo; Linda Feni Haryati; Setiani Novitasari; Ashar Pajarungi Anar
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.318 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2213

Abstract

Menyusun karya tulis ilmiah merupakan salah satu tuntutan profesi bagi seorang guru. Permasalahannya adalah tidak semua guru memiliki kemampuan dalam menyusun karya tulis ilmiah dengan baik, salah satunya yang berbentuk artikel ilmiah. Berdasarkan studi pendahaluan di SDN 1 dan 5 Pemenang Barat, dapat diketahui bahwa sebagian besar guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun artikel ilmiah. Berawal dari permasalahan tersebut perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam penulisan artikel bagi para guru. Program pelatihan dan pendampingan didesain dalam bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian tersebut dilakukan oleh tim dosen PGSD FKIP Universitas Mataram. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan metode blended, yaitu melalui tatap muka dan melalui daring. Tahapan pertama merupakan pelatihan yang mencakup teori dan praktik sedangkan tahap kedua adalah bimbingan dalam melakukan publikasi artikel pada jurnal ilmiah. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dapat menambah wawasan dan keterampilan guru dalam menulis karya tulis ilmiah. Selain itu guru dapat melakukan publikasi artikel pada jurnal ilmiah secara mandiri sebagai salah satu tuntutan profesi sebagai seorang guru.
PENYULUHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI MEDIA LUAR RUANG KEPADA GURU SE-KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Suyanu Suyanu; Burhanuddin Burhanuddin; Saharudin Saharudin; Rahmad Hidayat
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.427 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2216

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan karena kurangnya kemampuan para penutur jati bahasa Indonesia dalam menggunakan bahasanya dengan baik dan benar. Kurangnya kemampuan ini tidak hanya terjadi pada kalangan penutur awam, siswa, atau mahasiswa, tetapi juga pada kalangan pendidik. Kenyataan semacam ini juga terjadi di lingkungan instansi pemerintahan yang seharusnya menjadi pilar utama dalam memberi contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kenyataan tersebut dapat terlihat dari bahasa-bahasa di berbagai ruang media. Para penutur jati tersebut biasanya menganggap apa yang mereka lakukan sudah benar, padahal yang terjadi adalah sebaliknya. Biasanya, mereka berdasar pada standar keumuman dan standar perasaan. Hal ini harus dihindari karena penggunaan bahasa Indonesia memiliki standar yang jelas dan harus dipatuhi demi keseragaman penulisan. Berdasar pada masalah tersebut, kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan untuk mengatasi persoalan penggunaan bahasa di media luar ruang. Guru merupakan objek sasaran yang tepat mengingat mereka adalah subjek yang menjadi contoh dan teladan bagi  siswa  dan  masyarakat.  Kegiatan  ini  dilaksanakan  dalam  bentuk pemberian materi, diskusi, praktik, dan penerapan langsung di lapangan sebagai bukti nyata pengutamaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pada akhirnya, melalui kegiatan pengabdian  ini,  para  objek  sasaran  dapat  meningkatkan  kemampuan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada media luar ruang.
“SHARING DATA” SELAMATKAN PENYU DI KAWASAN EKOSISTEM ESENSIAL (KEE) KORIDOR PENYU DESA KURANJI DALANG KABUPATEN LOMBOK BARAT Maiser Syaputra; Andi Chairil Ichsan; Hairil Anwar; Kornelia Webliana; Diah Permatasari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.766 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2222

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini adalah: (1). Memberikan alternatif baru dalam mengelola lingkungan hidup dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat Desa Kuranji Dalang secara aktif berkontribusi dalam upaya pelestarian penyu. (2). Meningkatkan pengetahuan, peran serta, kesadaran dan kemandirian masyarakat Desa Kuranji Dalang akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup khususnya penyu (3). Memberikan penyuluhan mengenai metode Sharing data dalam mendukung upaya pelestarian penyu. Metode pengabdian terdiri dari tiga tahap yaitu pra kegiatan (persiapan, konsolidasi tim, observasi lapangan), tahap perancangan aplikasi, tahap penyuluhan, tahap praktik dan penyusunan laporan. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan ini adalah (1). Peserta mendapatkan alternatif baru dalam mengelola lingkungan hidup dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat Desa Kuranji Dalang secara aktif berkontribusi dalam upaya pelestarian penyu. (2). Pengetahuan, peran serta, kesadaran dan kemandirian masyarakat Desa Kuranji Dalang akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup khususnya penyu meningkat (3). Penyuluhan mengenai metode Sharing data dalam mendukung upaya pelestarian penyu berjalan dengan baik sesuai tujuan yang ditetapkan.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS LEBAH MADU TRIGONA SP DENGAN KAYU DADAP (ERYTHRINA VAREIGATA L) SEBAGAI BAHAN BAKU STUP LEBAH, DI DESA PENDUA, KEC. KAYANGAN, KAB. LOMBOK UTARA, NTB Endah Wahyuningsih; Febriana Tri Wulandari; Andi Tri Lestari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.493 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2223

Abstract

Pengembangan budidaya lebah madu trigona sudah banyak dilakukan masyarakat. Akan tetapi pengembangannya masih terdapat sedikit kendala dan permasalahan, salah satunya adalah ketrampilan dan teknologi yang terbatas, serta peralatan budidaya yang belum standar sehingga mempengaruhi hasil produksi madunya. Salah satu komponen peralatan budidaya madu adalah kotak lebah (stup). Bahan baku pembuatan kotak lebah atau stup memberikan pengaruh terhadap produksi madu baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Jenis kayu sebagai bahan baku stup berpengaruh terhadap produksi madu yang dihasilkan lebah madu trigona. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah upaya meningkatkan produktivitas lebah madu Trigona sp dengan menggunakan bahan kayu dadap (Erythrina Vareigata L) di kelompok tani lebah madu pendua, Desa Pendua, Kec. Kayangan, Kab. Lombok utara. Metode yang dilakukan yaitu metode partisipasif dengan memberikan penyuluhan tentang pembuatan stup dengan bahan baku kayu dadap, serta peran partisipasi kelompok tani lebah madu Pendua. Hasil pengabdian adalah terdapat peningkatan produksi madu yang dihasilkan dengan menggunakan bahan baku stup kayu dadap dan cara pemindahan koloni lebah trigona. Trigona mulai memproduksi kantong madu diperlukan waktu 1,5 bulan, sehingga diperkirakan setelah 3 bulan bisa dipanen, dimana sebelumnya masa panen memerlukan waktu 4 bulan. Rekomendasi yang diberikan yaitu selain menggunakan kayu dadap sebagai bahan baku stup, perlu ditunjang pula dengan diversifikasi sumber pakan lebah juga, sehingga akan lebih meningkatkan produksi madunya.

Page 1 of 2 | Total Record : 17