cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281246673311
Journal Mail Official
jppm.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147947     EISSN : 26147939     DOI : https://doi.org/10.29303/jppm
Core Subject : Education,
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2026): Februari" : 42 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas V Sekolah Dasar Menggunakan Model Discovery Inquiri Learning (DIL) Prihamdani, Depi; Latifatusa’diah, Tia; Anggraeni, Sri Wulan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10199

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Dasar (SD) sering menghadapi tantangan signifikan berupa metode pengajaran yang monoton, menyebabkan siswa cenderung menghafal tanpa memahami konsep, sehingga hasil belajar dan motivasi mereka rendah. Kondisi serupa terjadi pada siswa kelas V SDN Tambaksari 1 Kabupaten Karawang, di mana kemampuan minat dan kompetensi siswa masih rendah, dengan banyak siswa mengalami kesulitan memahami pengucapan dan penulisan bahasa Inggris. Artikel ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa melalui penerapan model Discovery Inquiry Learning (DIL). Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan model DIL dan menganalisis dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar dan motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan selama empat minggu dan melibatkan 25 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (pre-test dan post-test), observasi, dan wawancara. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan secara kuantitatif, di mana rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 65 menjadi 85. Secara kualitatif, observasi menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, penerapan model DIL terbukti efektif meningkatkan hasil belajar dan membangun motivasi internal siswa, serta berhasil mengubah suasana kelas dari pasif menjadi dinamis dan berpusat pada siswa.
Optimalisasi Penetasan Telur Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) dengan Flotein (Flow Through Egg Incubator) pada Kelompok Pembenihan di Kecamatan Badas Aisyah, Diana; Supriyadi, Supriyadi; Ramadhani, Ayu Winna; Wardhani, Mentari Puspa; Ar-rosyid, Muhammad Ilham; Malau, Yoan Naomi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10214

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penetasan telur ikan nila (Oreochromis niloticus) melalui penerapan teknologi flow through egg incubator pada kelompok pembenihan di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan tahapan observasi lokasi, perencanaan bersama mitra, FGD, sosialisasi dan pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan inkubator sederhana mampu menekan tingkat mortalitas benih hingga 80% dibandingkan dengan metode alami menggunakan induk betina sebagai mouthbreeder. Inkubator dengan sistem flow through terbukti menjaga kualitas air lebih stabil, khususnya kandungan oksigen terlarut (DO), yang berperan paling besar terhadap keberhasilan penetasan. Selain meningkatkan daya tetas dan kelulushidupan larva, teknologi ini juga memberikan efisiensi waktu, memungkinkan induk betina segera dipijahkan kembali sehingga produktivitas benih meningkat secara berkelanjutan. Transfer teknologi ini dapat dioperasikan dengan mudah oleh pembudidaya karena berbahan lokal, praktis, dan ekonomis. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan solusi nyata terhadap rendahnya tingkat penetasan telur ikan nila di tingkat pembenihan rakyat, serta meningkatkan kapasitas mitra dalam penerapan teknologi budidaya sederhana yang modern dan berkelanjutan.
Implementasi Rumah Laktasi untuk Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Nifas di BPM Wilayah Kerja Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor Damanik, Lisa Putri Utami; Simanullang, Ester; Ginting, Siska Suci Triana; Panjaitan, Christine Dwi Octhaviani; Tafonao, Meniat Jaya
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10247

Abstract

Pengabdian Masyarakat Rumah Laktasi memberikan dukungan sosial yang kuat bagi ibu nifas, memungkinkan mereka untuk menyusui dengan nyaman dan efektif, yang berdampak pada peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak.  Nira, atau air sadapan dari pohon aren/kelapa, dikenal memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan energi ibu serta merangsang produksi ASI. Selain itu, nira merupakan minuman tradisional yang mudah diperoleh di masyarakat pedesaan dan relatif murah. Melihat potensi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pembagian nira bagi ibu menyusui menjadi salah satu langkah nyata untuk memberikan dukungan gizi, meningkatkan produksi ASI, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif. Dengan adanya kegiatan ini, para ibu nifas maupun ibu menyusui dapat lebih termotivasi dalam memberikan ASI eksklusif, sehingga angka keberhasilan pemberian ASI meningkat dan turut mendukung pencapaian derajat kesehatan ibu dan anak Hal ini akan berkontribusi pada penurunan angka stunting dan meningkatkan status gizi bayi. Metode yang dilakukan adalah muali dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, Antusiasme peserta sangat baik, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam diskusi dan pengisian informed consent untuk mengikuti program Rumah Laktasi. Adanya peningkatan pemahaman tentang kualitas ASI, cara pumping sesuai SOP, serta pencegahan masalah laktas. Monitoring dilakukan melalui kuesioner dari ibu nifas dan bidan mitra. Hasil evaluasi menunjukkan 90% responden merasa terbantu dengan adanya Rumah Laktasi, baik dari segi kenyamanan menyusui maupun peningkatan produksi ASI. Rata-rata peningkatan nilai pengetahuan peserta mencapai kategori baik Ibu nifas melaporkan peningkatan produksi ASI dan lebih percaya diri menyusui.
Peningkatan Kompetensi Petani dalam Mengelola Lahan Kering melalui Penilaian Unsur Hara dengan PUTK di Lombok Tengah Lusiana Dewi, Intan; Mulyati, Mulyati; Wulan, Sri Tejo; Dewi, Rika Andriati Sukma; Selvia, Siska Ita; Halisah, Nur
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10251

Abstract

Lombok Tengah, khususnya Kecamatan Praya Barat Daya, menghadapi tantangan serius dalam sektor pertanian pada lahan kering, rendahnya kesuburan tanah, serta keterbatasan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan kering melalui penerapan teknologi pertanian presisi menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK). Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif bersama 25 petani dari Kelompok Tani Perdana Jaya di Desa Montong Ajan. Rangkaian kegiatan meliputi identifikasi permasalahan lahan, penyuluhan, pelatihan penggunaan PUTK, serta diskusi rekomendasi pemupukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar lahan memiliki pH masam, kadar C-organik rendah, serta kandungan fosfor dan kalium pada tingkat sedang. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep kesuburan tanah dan penerapan teknologi PUTK. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menganalisis kondisi tanah serta menyusun strategi pemupukan yang efisien dan berkelanjutan. Diperlukan kegiatan lanjutan berupa pelatihan intensif penggunaan bahan organik dan pemantauan berkala terhadap kondisi tanah guna meningkatkan produktivitas pertanian di lahan kering.  
Penguatan Tata Kelola Data Pendidikan melalui Education Management Information System (EMIS) di MTsN 1 Tulungagung Ramadhani, Rivana Novi; Junaris, Imam
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10348

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola data pendidikan berbasis Education Management Information System (EMIS) di MTsN 1 Tulungagung, mengingat masih adanya kendala seperti keterlambatan input data, kesalahan pengisian identitas, serta kesulitan validasi dan sinkronisasi ke pusat. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan koordinasi dengan pihak madrasah untuk memetakan kebutuhan dan permasalahan utama, tahap pelaksanaan berfokus pada sosialisasi peran strategis EMIS, praktik langsung input data riil, serta pendampingan teknis validasi dan sinkronisasi, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui diskusi terbuka dan kuesioner sederhana untuk menilai pemahaman, keterampilan, serta kepercayaan diri peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan operator dan staf tata usaha dalam mengelola EMIS. Peserta merasa terbantu terutama pada proses validasi NISN dan data Dukcapil yang sebelumnya sering menimbulkan kendala, sementara peran staf tata usaha terbukti penting dalam menyiapkan dokumen resmi sebagai acuan input data sehingga kolaborasi antara operator dan staf TU mempercepat proses validasi serta meminimalisasi kesalahan. Evaluasi juga mengungkap perlunya pendampingan berkelanjutan dan koordinasi lintas lembaga, khususnya dengan Dukcapil, agar sinkronisasi data berjalan lebih lancar. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga membangun kesadaran peserta tentang pentingnya budaya data dalam mendukung tata kelola pendidikan. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya pelatihan berkala, penguatan kapasitas staf tata usaha, serta tindak lanjut pendampingan agar kualitas data pendidikan di madrasah semakin valid dan akuntabel.
Penggunaan Aplikasi TTE Kemenag dalam Penguatan Tata Kelola Administrasi yang Transparan dan Akuntabel Siswahyuningsih, Zahrotunnisa; Imam Junaris
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10371

Abstract

Penguatan tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel menjadi kebutuhan utama dalam lembaga pendidikan Islam, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Artikel ini mengkaji peran aplikasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) Kemenag sebagai solusi digital dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi administrasi melalui transparansi dan akuntabilitas yang terintegrasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengimplementasikan dan mensosialisasikan penggunaan aplikasi TTE Kemenag kepada staf pengelola administrasi di madrasah agar proses pengelolaan dokumen menjadi lebih cepat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengabdian dilaksanakan di MTsN 1 Tulungagung yang merupakan lembaga pendidikan Islam dibawah naungan Kemenag. Metode pengabdian yang digunakan adalah magang (internship) praktik bersifat partisipatif dan kontekstual, memungkinkan peserta magang dalam hal ini mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan penerapan teknologi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengguna dalam menggunakan TTE Kemenag, mempercepat proses tanda tangan dokumen resmi, serta menurunkan risiko manipulasi administrasi. Kesimpulannya, aplikasi TTE Kemenag efektif dalam memperkuat tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel pada madrasah, dengan implikasi positif terhadap pengelolaan layanan administrasi yang modern dan terpercaya di lingkungan Kemenag. Pengembangan penggunaan aplikasi serupa direkomendasikan untuk memperluas transformasi digital di sektor pendidikan Islam.
Penguatan Peran Guru dalam Ekosistem Smart Classroom di SMP Negeri 4 Jember Wijayanti, Fitri; Miqawati, Alfi Hidayatu; Ismailia, Titik; Darmawan, Muhammad Aliefian; Holyo, Mohamad Rafael Bintang; Aprilliana, Amanda Diva Aprilliana
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10375

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran guru dalam mengembangkan ekosistem Smart Classroom melalui peningkatan literasi digital kritis dan pemanfaatan teknologi pembelajaran di SMP Negeri 4 Jember. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: (1) pelatihan intensif yang memadukan teori, praktik, dan refleksi tentang literasi digital, etika pemanfaatan teknologi, serta penggunaan berbagai platform digital seperti Hyperwrite, Jenni AI, Wordwall, Piktochart, Canva; (2) pendampingan implementatif dalam penyusunan skenario pembelajaran berbasis proyek sekaligus evaluasi efektivitas penerapan teknologi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman guru dari 62% menjadi 85% atau setara dengan kenaikan 23 poin persentase. Selain meningkatkan keterampilan pedagogis, kegiatan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri guru sebagai fasilitator pembelajaran abad ke-21 serta memperkuat kolaborasi antara guru dan siswa dalam ekosistem Smart Classroom. Program ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan institusional agar transformasi pembelajaran berbasis teknologi dapat berjalan lebih konsisten dan menyeluruh di sekolah menengah pertama.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme berbasis STEM Project sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Indriyanti, Nor; Kasmiati; Jumriani; Qudratuddarsi, Hilman; Intan, Nur; Hebriawan, Aco
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10403

Abstract

yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, serta sosial-ekonomi masyarakat. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menghasilkan gas metana, menimbulkan bau, serta menjadi sumber penyakit. Salah satu solusi inovatif untuk mengurangi timbulan sampah organik adalah melalui pemanfaatan eco-enzyme, yakni cairan hasil fermentasi limbah sayuran dan buah dengan tambahan gula dan air, yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami maupun pupuk organik ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme kepada siswa SMPN 7 Majene dengan pendekatan STEM Project-Based Learning. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan dan persiapan, tahap pelaksanaan melalui ceramah interaktif dan praktik langsung, serta tahap evaluasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta sikap peduli lingkungan pada siswa. Evaluasi juga mengungkap antusiasme yang tinggi dari peserta, meskipun terdapat keterbatasan pada durasi fermentasi yang belum mencapai tahap akhir. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan direkomendasikan untuk dilanjutkan sebagai program berkelanjutan di sekolah.
Penguatan Motivasi Siswa Belajar Kosakata Bahasa Inggris melalui Pelatihan Berbantuan Wordwall Umar; Qudratuddarsi, Hilman; Indriyanti, Nor; Jumriani; Mappata, Rahmah D.; Intan, Nur
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10404

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan kompetensi dasar yang penting bagi generasi muda di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Namun, siswa di daerah masih menghadapi kendala rendahnya motivasi dan keterbatasan kosakata akibat metode pembelajaran yang monoton dan minim interaksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan kosakata siswa melalui pelatihan berbantuan Wordwall dan Generative AI. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan dan persiapan berupa survei kebutuhan, koordinasi teknis, dan penyusunan materi pelatihan berbasis kosakata tematik; (2) pelaksanaan pelatihan interaktif melalui berbagai permainan edukatif Wordwall seperti Match Up, Anagram, Find the Match, dan Quiz Show; serta (3) evaluasi dan refleksi melalui posttest dan kuesioner motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman yang sangat baik pada nilai post-test dan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif berpartisipasi, serta menunjukkan pemahaman kosakata yang lebih baik melalui pendekatan learning by doing dan gamification. Dengan demikian, penggunaan media interaktif berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi kosakata siswa, serta dapat dijadikan model pembelajaran alternatif pada sekolah menengah untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar.
Pelatihan Penyusunan Program Penguatan Numerasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini Pada Guru RA Tazakka Kota Malang Selviana, Vuvut; Bakhrudin; Widjajanti , Kristina; Fauzi , Ilham Saiful; Haris, Zainal Abdul; Palupi, Ratnaning
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10406

Abstract

Numerasi merupakan keterampilan dasar yang penting dikembangkan sejak usia dini karena menjadi fondasi bagi kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan kesiapan anak memahami konsep matematika yang lebih kompleks. Namun, guru RA Tazakka Kota Malang menghadapi berbagai kendala dalam menyusun dan mengimplementasikan program pembelajaran numerasi, seperti keterbatasan pemahaman konsep, kreativitas, media pembelajaran, serta ketidaksesuaian dengan kurikulum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru RA melalui pelatihan penyusunan program penguatan numerasi yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan tahap perkembangan anak. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, pelatihan konseptual dan praktik pembuatan alat peraga, simulasi penyusunan program, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru pada seluruh indikator, dengan persentase peningkatan antara 26,7% hingga 50%, terutama pada kemampuan menilai perkembangan numerasi anak dan pemanfaatan media interaktif. Seluruh peserta juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan ini dan merasakan manfaat nyata dalam merancang pembelajaran numerasi. Program pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi guru RA Tazakka dan dapat direplikasi di lembaga PAUD lain untuk mendukung penguatan numerasi sejak dini.