cover
Contact Name
Rofiqoh Firdausi
Contact Email
rofiqoh.firdausi@uniramalang.ac.id
Phone
+62341-399099
Journal Mail Official
ebtida@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Keislaman, Universitas Islam Raden Rahmat, Malang. Jl. Raya Mojosari No. 02, Kepanjen - Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
EBTIDA' : Jurnal Pendidikan Dasar Islam
ISSN : 27988309     EISSN : 27987531     DOI : https://doi.org/10.33379/ebtida.v1i1
Core Subject : Education, Social,
EBTIDA: Journal of Islamic Basic Education is an open peer-reviewed journal published by the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program (PGMI) Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University (UNIRA) Malang. This journal contains scientific manuscripts on Islamic Basic Education studies, both literature studies and field studies published in Indonesian with two abstracts: Indonesian and English. This journal is published twice a year, Juny and December. We invite researchers, lecturers, students, teachers, professionals, and anyone else to share their knowledge in the form of theoretical and empirical research papers on Islamic Basic Education.
Articles 104 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V MI Anjar Wati; Fitri Hilmiyati; Oman Farhurrohman
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9653

Abstract

Abstract Critical thinking skills are essential competencies in 21st-century learning, particularly in science education. However, preliminary observations indicate that students’ critical thinking skills are still low due to teacher-centered learning, resulting in suboptimal achievement of critical thinking indicators. This study aims to determine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model on students’ critical thinking skills in the topic of food chains. This research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent pretest-posttest control group design. The sample consisted of 50 students, including 25 students in the experimental class and 25 students in the control class. The instrument used was an essay test based on Facione’s critical thinking indicators. Data were analyzed using paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that the average posttest score of the experimental class (67.80) was higher than the control class (39.70). The independent sample t-test showed a significance value of 0.000 < 0.05, and the effect size was 2.54 (very large category). It can be concluded that the Problem-Based Learning (PBL) model has a significant effect and is more effective than Inquiry-Based Learning (IBL) in improving students’ critical thinking skills. Keywords: Problem-Based Learning, Critical Thinking Skills, Science Learning, Elementary Education Abstrak Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi abad ke-21 yang penting dikembangkan dalam pembelajaran IPAS. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan siswa masih rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru sehingga capaian indikator keterampilan berpikir kritis belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi rantai makanan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang terdiri atas 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes uraian berbasis indikator keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 67,80 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 39,70. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 serta diperoleh nilai effect size sebesar 2,54 dengan kategori sangat besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem-Based Learning (PBL) berpengaruh signifikan dan lebih efektif dibandingkan model Inquiry-Based Learning (IBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Kata kunci: Problem-Based Learning, keterampilan berpikir kritis, IPAS, pendidikan dasar.
PENGEMBANGAN POP UP BOOK BERBASIS GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SEKOLAH DASAR Nikmatul Wahida; Ery Rahmawati; M. Khusni Mubarok
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9738

Abstract

Landasan penelitian ini berasal dari analisis kebutuhan peserta didik, yang mengidentifikasi masalah terkait dengan kurangnya ketersediaan alat peraga pengajaran selama proses pembelajaran dan terbatasnya variasi media pembelajaran yang saat ini digunakan. Tantangan ini terlihat jelas dalam rendahnya capaian hasil belajar peserta didik kurang mampu dalam pembelajaran matematika, khususnya mengenai materi segitiga dan jajar genjang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengtehui kelayakan media pop up book berbasis games dan untuk mengetahui peningkatan capaian hasil belajar peserta didik yang dihasilkan dari pengembangan media. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan memanfaatkan proses pengembangan berdasarkan model ADDIE. Metode pengumpulan data meliputi angket untuk validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba kelompok kecil, dan uji tes hasil belajar melalui pretest dan posttest. Temuan media ini menunjukkan bahwa media pop up book berbasis games mendapat peringkat "sangat valid" dari ahli media, dengan skor 88%, dan dari ahli materi, dengan skor 92%. Selain itu, hasil rata-rata dari uji coba kelompok kecil mencapai persentase 85%, yang juga diklasifikasikan sebagai "sangat valid". Peningkatan capaian hasil belajarpeserta didik dibuktikan dengan skor rata-rata pretest sebesar 62,76 dan skor rata-rata posttest sebesar 95,00. Perhitungan tes N-Gain menghasilkan skor 85, yang dikategorikan sebagai "tinggi". Hal ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar sekitar 51,36% dari nilai awal. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran pop up book berbasis games secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVA di SD Negeri Kludan dalam mata pelajaran matematika, khususnya pada materi segitiga dan jajar genjang.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR Alysyah Putri Ramadhani; Ery Rahmawati; M. Khusni Mubarok
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9741

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penyampaian materi ajar yang masih menggunakan LKS sehingga kurang menarik minat baca dan keaktifan peserta didik, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar IPAS materi perubahan bumi akibat bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan buku ajar berbasis Augmented Reality dan mengetahui hasil belajar peserta didik setelah penggunaan buku ajar berbasis Augmented Reality. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Validasi dilakukan oleh dua ahli validator, yakni satu dosen sebagai ahli media dan satu wali kelas sebagai ahli materi. Teknik pengumpulan data meliputi lembar angket validasi dan lembar tes hasil belajar (pretest & posttest). Teknik pengumpulan data meliputi angket validasi dan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan media sebesar 96% dan materi sebesar 90%, keduanya dalam kategori sangat layak. Uji kelompok kecil memperoleh persentase 91% dengan kategori sangat layak. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest 70,09 dan posttest 90,91 dengan kenaikan 29,7%. Nilai NGain sebesar 0,72 termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, buku ajar berbasis Augmented Reality dinyatakan sangat layak dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V.
ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN MODEL CTL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BAGIAN TUMBUHAN DI SEKOLAH DASAR Alvin Alex Sander; Syofnidah Ifrianti; Yudesta Erfayliana
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9754

Abstract

Abstract This study is a Systematic Literature Review (SLR) aimed at analyzing the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in improving elementary school students’ conceptual understanding of plant parts. Science instruction in elementary schools is often still theoretical and fails to connect the material to everyday life, resulting in low conceptual understanding among students. The CTL model was chosen because it is considered capable of bridging academic knowledge with students’ real-world contexts. The study employed a SLR approach following the PRISMA guidelines. Using the Publish or Perish (PoP) application on the Google Scholar and Crossref databases, the researcher successfully identified 999 articles. After undergoing a screening process, duplicate elimination, and evaluation based on inclusion and exclusion criteria, 15 SINTA-accredited scientific articles published between 2021 and 2025 were selected for further analysis. The synthesis results indicate that the consistent application of the CTL model effectively enhances students’ conceptual understanding of the structure and function of plant parts (roots, stems, leaves, flowers, fruits, and seeds). Students are more active and find the material easier to understand because learning is directly linked to everyday experiences. Key components of CTL, such as constructivism, inquiry, questioning, modeling, and authentic assessment, serve as supporting factors for success. This study concludes that CTL is an effective learning model for plant parts material in elementary schools, although there are still some implementation challenges, such as limited resources and teacher training.
PENGGUNAAN MEDIA EDUKASI GAME PUZZLE DIGITAL BERBASIS BOOKWIDGETS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS III SD Rahmalisa; Nurlaila; Rahima Nurviani
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9756

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada materi simbol sila-sila Pancasila akibat penggunaan metode pembelajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media edukasi game puzzle digital berbasis BookWidgets serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Four-D (4D) yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respon, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh kategori sangat valid dengan rata-rata 91,65%, sangat praktis dengan rata-rata 92,85%, serta efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,63 (kategori sedang). Dengan demikian, media yang digunakan layak sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif dan bermakna.
TANTANGAN MANAJEMEN KELAS GURU SEKOLAH DASAR DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIK LITERATUR REVIEW ERA GENERASI ALPHA : - jamilatun nafiah; Titiek Rohanah Hidayati; Erma Fatmawati
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9767

Abstract

Classroom management is a crucial activity for teachers to ensure optimal learning. As we enter the digital era, with Generation Alpha students dominating primary education, classroom management faces various challenges that teachers need to address. This study aims to describe and analyse the challenges of classroom management for teachers in the Generation Alpha era. The research method employed a literature review using the PRISMA protocol through the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. The databases consulted were ResearchGate, Sinta, and Google Scholar, with inclusion and exclusion criteria covering publications from 2022 to 2025. The PRISMA selection results identified 45 articles, of which 5 passed the screening and eligibility stages. Findings from these 5 articles indicate that classroom management challenges in primary schools during the Generation Alpha era align with the five domains outlined by Evertson & Weinstein: the physical environment, rules and procedures, student behaviour, instructional management, and teacher-student relationships. These challenges include limited facilities, low teacher pedagogical competence, diverse student characteristics, parental intervention, and curriculum adaptation. Addressing these issues requires comprehensive synergy between teachers, families, and schools. Further research is recommended to conduct empirical studies and explore technology-based strategies using a mixed-methods approach for more comprehensive results. Keywords: The Challenges of Classroom Management, Generation Alpha
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PADA OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BERSUSUN KELAS II DI SDN 4 AMPENAN Iswatiningrum; Halda Zikrina; Hayatun Thoyyibah; Ulfa Mukarana; Nurfitrah; Djuita Hidayati
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa kelas II pada materi penjumlahan dan pengurangan bersusun di SDN 4 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas II. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyusun angka sesuai nilai tempat, melakukan proses menyimpan pada penjumlahan, serta melakukan proses meminjam pada pengurangan. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam memahami maksud soal. Faktor penyebab kesulitan belajar meliputi faktor internal seperti rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar, serta faktor eksternal seperti kurangnya variasi metode pembelajaran dan minimnya dukungan keluarga. Upaya yang dilakukan guru meliputi pemberian latihan tambahan, bimbingan individual, serta pengulangan materi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa disebabkan oleh rendahnya pemahaman konsep, kekeliruan dalam menyimpan dan meminjam, serta kurangnya kemampua dalam memahami soal.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PERMAINAN BINGO TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA SEKOLAH DASAR Putri Cahyaning Negari; Hamidaturrohmah
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9786

Abstract

The research is grounded in the issue of unsatisfactory learning outcomes among fourth-grade students at SD Negeri 1 Bringin on the topic of understanding the surrounding environment, as indicated by the average score below the Minimum Learning Achievement Criteria (KKTP). The research was conducted to evaluate how effective the Problem Based Learning model, combined with a Bingo game, is in enhancing students’ learning outcomes. It applied a quantitative approach, utilizing a pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest design. The participants consisted of 27 fourth-grade students. The data were obtained using pretest and posttest instruments, then analyzed by applying the Shapiro–Wilk test for normality and a paired sample t-test, supported by the Jamovi software. The study demonstrated that the mean score rose from 58.9 during the pretest to 76.1 in the posttest phase. The analysis resulted in t (26) = -5.76 with p < .001, confirming a meaningful difference between the two score distributions. The obtained Cohen’s d value of -1.11 reflects a substantial effect size. This evidence indicates that the use of Problem-Based Learning combined with a Bingo game is effective in improving students’ learning outcomes in Pancasila Education.
PENGGUNAAN LAGU ANAK ISLAMI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MI: PENDAHULUAN Ratih Puspita Sari; Annisa Nur Fadillah; Elda Fitria; Mabruri
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9789

Abstract

Abstract This study was motivated by the low learning outcomes of students in Aqidah Akhlak subjects at the Madrasah Ibtidaiyah (MI) level, particularly in understanding and memorizing the attributes of Allah. This issue is caused by the use of less varied teaching methods, resulting in low student engagement and motivation during the learning process. Therefore, an innovative learning approach is needed to improve students’ participation and learning outcomes.This study aims to improve students’ learning outcomes through the use of Islamic children's songs as a learning medium in Aqidah Akhlak subjects. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects of this study were third-grade students of Madrasah Ibtidaiyah. Data were collected through observation, tests, and documentation.The results indicate that the use of Islamic children's songs as a learning medium can improve students’ participation and learning outcomes. This is evidenced by the increase in average scores and the percentage of learning mastery from the first cycle to the second cycle. In addition, students showed higher enthusiasm, active participation, and better understanding of the material through singing activities.In conclusion, the use of Islamic children's songs is effective in improving students’ learning outcomes in Aqidah Akhlak subjects. This medium can serve as an innovative and engaging learning strategy in Madrasah Ibtidaiyah. Keywords: Islamic children’s songs, learning outcomes, Aqidah Akhlak, classroom action researc Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI), khususnya dalam memahami dan menghafal materi sifat wajib Allah Swt. Permasalahan tersebut disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif sehingga siswa kurang aktif dan kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan lagu anak islami sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Akidah Akhlak. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lagu anak islami sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Selain itu, siswa terlihat lebih antusias, aktif, dan mudah memahami materi melalui kegiatan bernyanyi.Dengan demikian, penggunaan lagu anak islami efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Media ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di Madrasah Ibtidaiyah. Kata kunci: Lagu anak islami,hasil belajar,akidah akhlak,PTK
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL PADA MATERI EKOSISTEM KELAS III SD Siti Mamlu’atur Rofi’ah; Sri Cacik; Sumadi Sumadi
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9831

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan menilai tingkat kelayakan media berbasis Wordwall materi ekosistem bagi siswa sekolah dasar. Hasil penilaian dilakukan oleh validator yang terdiri atas ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa media yang dikembangkan termasuk dalam kriteria valid hingga sangat valid. Dalam aspek media diperoleh persentase 86,67% dengan kriteria sangat valid, sedangkan pada aspek materi diperoleh persentase 90% dengan kriteria sangat valid, dan pada aspek bahasa diperoleh persentase 68% dengan kriteri valid. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media berbasis Wordwall yang dikembangkan memenuhi kriteria layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar di sekolah dasar, dengan catatan dilakukan revisi sesuai dengan masukan validator. Kata kunci: Media Pembelajaran, Wordwall, Kelayakan, Sekolah Dasar

Page 10 of 11 | Total Record : 104