cover
Contact Name
MUHAMMAD IQBAL AL GHOZALI
Contact Email
tugasku44@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
inisiatifnahnu@gmail.com
Editorial Address
Blok Selasa RT/RW 01/03 N0. 73 Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29871301     DOI : 10.61227
Inisiatif journal is a journal that was established at the end of 2022. This journal was first published in 2022 for volume 1 number 1 in June 2022. The publishing institution for this journal is the Pusmedia Group Indonesia based in Majalengka Regency.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
Sosialisasi Literasi Anti Korupsi Terhadap Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 32 Pekanbaru Shentya Putri Serayu; Winda Nur Safitri Ritonga; Annastasya Amalia Putri; Hania Safitri Ramadhani; Puji Rahayu; M.Fathir; Adinda Mila Sari; Masayu Anas Tasya
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.223

Abstract

This service aims to create individuals who are not only educated about corruption but are also committed to fighting this practice for the sake of future generations of young people. This devition uses the method of implementing outreach and cultivating anti-corruption literacy in the environment of SMP Negeri 32 Pekanbaru. There are three stages of activity planning carried out, namely the first stage of preparation, which includes licensing, coordination and outreach with SMP Negeri 32 Pekanbaru. Second stage, implementation includes socialization and counseling. The third stage is evaluation and preparation of activity reports. The results of anti-corruption literacy socialization and counseling were carried out by conducting discussions and interviews regarding the understanding and application of Pancasila values ​​and how the concept of corruption in the context of Pancasila showed a positive impact on students' understanding of corruption with Pancasila values ​​so as to form an anti-corruption attitude and create an environment corruption-free school.
Enhancing Entrepreneurial Skills Through Geographic Information Systems (GIS) in Technology Education: A Study of Nigerian Secondary Schools Nwoye, Theresa Nwakaego
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.229

Abstract

 Lack of integration of geographic information systems (GIS) in technology education in Nigerian secondary schools, resulting in gaps in students’ practical skills development for entrepreneurship. This is compounded by inadequate curriculum support for technology-based entrepreneurship education, leaving students unprepared for real-world business challenges. The objective of the study was to investigated the integration of Geographic Information Systems (GIS) in technology education to enhance entrepreneurial skills among secondary school students in Anambra State, Nigeria. The study utilized a descriptive research design targeting 141 technology education teachers across secondary schools. A multistage sampling technique ensured diverse participation. Data were collected via a validated structured questionnaire assessing GIS awareness and challenges. Data were analyzed using SPSS. Findings revealed that teachers generally lacked awareness and training in GIS applications, which limited effective integration into the curriculum. The study identified challenges such as limited access to GIS software, inadequate institutional support, high costs of GIS tools, and resistance to new technologies. Despite these challenges, the potential of GIS to foster critical thinking, collaboration, and data-driven decision-making was recognized. The study concluded that enhancing GIS integration in technology education could significantly improve entrepreneurial skills among students, recommending targeted training for teachers and improved resource allocation to facilitate GIS adoption
Sosialisasi dan Edukasi Pernikahan Dini untuk Remaja di Desa Patalan, Wonomerto, Probolinggo Musthofa, Achmad; Hidayat, Rahmat; Rofiq , A. Ainur; Agustin, Maulid; Hasanah, Uswatun
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.249

Abstract

Pemikiran orang tua dari anak-anak yang melakukan pernikahan dini ialah dari pemikiran orang tua bahwa pendidikan hanya sebatas supaya anaknya bisa membaca dan menulis. Laporan dari Pengadilan Agama (PA) Kraksaan selama tahun 2022 mencatat bahwa terdapat 1.152 kasus permohonan dispensasi nikah. Permohonan dispensasi nikah ini diajukan karena usia calon pengantin, baik laki-laki maupun perempuan, di bawah 19 tahun. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberi pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Setelah melihat lingkup masalah di Desa Patalan, banyak melakukan pernikahan dini dalam proses menuntun ilmu dibangku sekolah. Metode yang di gunakan atau di terapkan adalah metode Participatory Action Reearch (PAR). Metode pengumpulan data dalam PkM ini mencakup pencarian data utama melalui kegiatan pembinaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari Kegiatan PkM ini menunjukan bahwa pernikahan dini sering dianggap sebagai solusi untuk kehamilan di luar nikah. Namun, pernikahan ini membawa berbagai dampak negatif, termasuk risiko biologis seperti komplikasi kehamilan dan persalinan, serta risiko psikologis seperti kekerasan dalam rumah tangga dan masalah kesehatan mental. Secara sosial, pernikahan dini menyebabkan putusnya pendidikan, memperburuk ketidaksetaraan gender, meningkatkan kemiskinan, dan mengurangi produktivitas masyarakat. Implikasi dari hasil kegiatan PkM ini Mahasiswa KKN berhasil menjalankan peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat tentang pencegahan pernikahan dini melalui sosialisasi komprehensif yang mencakup aspek hukum, sosial, dan kesehatan, yang disampaikan oleh empat pemateri berbeda dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta evaluasi berhadiah untuk memastikan pemahaman peserta.
Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Pelajar Sekolah Menengah Atas Tri Bhakti Pekanbaru Amikha Eriska Putri; Chindy Aulia Putri; Diah Ayu Pratiwi; Eka Aprillia Rahmi; Jihan Rahmayanti; Nadya Hafizah; Siti Kholizah; Ilham Hudi
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.253

Abstract

Indonesia   merupakan  salah  satu  negara  terkorup  di  Asia  Tenggara  saat  ini.  Tindak  pidana  korupsi tidak  hanya  dilakukan  oleh  pejabat  pusat,  tapi  ke  tingkat  paling  rendah  seperti  desa/kelurahan  juga sudah  marak  kasus  korupsi.  Pendidikan  anti  korupsi  harus  dilakukan  sejak  dini,  yakni  pada  usia sekolah  sebagai  Upaya  preventif  dalam  penanggulangan  kasus  korupsi.  Sosialisasi  ini bertujuan  untuk  mensosialisasikan  integritas  anti  korupsi  kepada  pelajar  SMA Tri Bhakti Pekanbaru. Metode  dalam  kegiatan  pengabdian  melalui  tahapan:  berkoordinasi  dengan  pihak  sekolah,  kemudian melakukan  kegiatan  sosialisasi  Pendidikan  anti  korupsi  kepada  pelajar  SMA Tri Bhakti Pekanbaru.  Hasil  dari  sosialisasi ini  menunjukkan  bahwa  kegiatan  sosialisasi  dan  edukasi anti  korupsi  ini  cukup  efektif  dalam  meningkatkan  pemahaman  siswa  terhadap  bahaya  korupsi  dan pentingnya penanaman sikap anti korupsi pada diri pelajar. Implikasi yang dapat diambil adalah kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai korupsi dan dampak negatifnya. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa dalam menjelaskan definisi korupsi, memberikan contoh-contoh konkret perilaku korupsi di lingkungan sekolah, dan memahami tujuan dari sosialisasi antikorupsi
Sosialisasi Literasi Pendidikan Anti Korupsi di SMAN 2 Siak Hulu Ramadhan, Alif; Pahdulrahman, Iqbal; S, Fauziah Rahma Indah; F, Nasyatul Aulia; Darma, Hilwa Dwi; Nur'Idayu, Nur'Idayu; H, Nazsa Anugerah W.; Nurhasanah, Yahdini; Plani, Helsi Tiara; Salsabilla, Echa; Salsanabila, Salsanabila
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.271

Abstract

Artikel ini membahas tentang literasi anti korupsi melalui penyelenggaraan sosialisasi mahasiswa farmasi UMRI dengan mendatangi lapangan langsung ke SMAN 2 SIAK HULU.. Pengabdian  ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas sosialisasi literasi anti-korupsi dalam meningkatkan pemahaman dan sikap antikorupsi di kalangan masyarakat, khususnya pelajar SMA. Metode pengabdian yang digunakan adalah kajian literatur diambil dari 15 jurnal ilmiah dari tahun 2019-2024 dan studi lapangan melalui sosialisasi serta wawancara. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program sosialisasi yang berbasis pada pendidikan formal, kampanye publik, dan media sosial mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif korupsi serta memperkuat nilai-nilai integritas. Studi ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam menyusun strategi literasi antikorupsi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya anti-korupsi di Indonesia. Kegiatan sosialisasi anti-korupsi yang dilakukan oleh mahasiswa Farmasi UMRI di SMAN 2 Siak Hulu memiliki implikasi yang signifikan dalam membentuk kesadaran dan pemahaman siswa tentang bahaya korupsi sejak dini.
Peningkatan Rasa Gotong Royong Peserta Didik Melalui Pelaksanaan P5 dengan Membudidayakan Tanaman Obat Keluarga di SDK Mabhambawa Bhena, Maria Melania Oktaviana; Nuwa, Aprilia Ayuni Io; Awe, Ermelinda Yosefa
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.293

Abstract

Nilai gotong royong sebagai bagian dari karakter bangsa Indonesia semakin penting untuk ditanamkan pada generasi muda di tengah pengaruh globalisasi dan individualisme. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa gotong royong peserta didik melalui pelaksanaan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan membudidayakan tanaman obat keluarga (TOGA) di SDK Mabahmbawa. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di di SDK Mabhambawa¸kecamatan keo tengah¸ Kabupaten Nagekeo. Kegiatan ini menggunakan metode pengabdian masyarakat dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pendidik, peserta didik, dan masyarakat sekitar. . Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan rasa gotong royong yang signifikan pada peserta didik, terlihat dari tingginya partisipasi dalam pembagian tugas, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama selama kegiatan budidaya TOGA. Sebanyak 85% peserta didik menunjukkan peningkatan kemampuan bekerja sama, sementara 90% lainnya melaporkan pengalaman positif dalam menjalankan tugas kelompok. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat. Dengan demikian, pelaksanaan P5 berbasis budidaya TOGA tidak hanya berhasil meningkatkan rasa gotong royong, tetapi juga memberikan manfaat edukasi dan kesehatan bagi komunitas sekolah dan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter bagi institusi pendidikan lain. Program penguatan profil pelajar pancasila (P5) berbasis budaya tanaman obat keluarga (TOGA) di SDK Mabhambawa memiliki implikasi penting, dimana program ini menghasilkan perubahan positif dalam sikap peserta didik, terutama dalam berbagi tugas dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
Program Magang Sebagai Upaya Peningkatan Soft Skill Mahasiswa Akuntansi Syariah Dalam Menghadapi Dunia Kerja Laila Makhmudah; Saski Desi Astuti; Ilham Tegar Wahyu Nugroho; Siti Nurngaini
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v4i1.365

Abstract

This internship program aims to improve the soft skills of Sharia Accounting students in facing the world of work through practical experience at BMT ANDA Semarang. The internship activity is carried out for three months, including the stages of preparation, implementation, and reporting. During the internship, students are involved in various activities such as preparing Ramadan toolkits, packing parcels for employees and orphans, visiting the cash office, and archiving data. As a result, students not only gain technical skills such as administration and data analysis, but also develop soft skills such as accuracy, responsibility, and social concern. This program shows that internships are an effective method to prepare students to face the challenges of the world of work while strengthening sharia values in economic practices.
Pelatihan Pendampingan Konsep Pembelajaran Green Economy Guru Untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar Setiawan, Bramianto; Mukhlis, Septian; Ruwaida, Gina Asri; Salsabila, Deby Anatasya; Cahyo, Ikhsan Fauzi; MS, Zulela
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v4i1.372

Abstract

The issue of environmental sustainability is increasingly receiving global attention, including in basic education. Schools as educational institutions have an important role in instilling environmental awareness in the younger generation, one of which is through the integration of the green economy concept in learning. The green economy focuses on sustainable economic growth by paying attention to environmental, social, and economic aspects. However, research shows that elementary school teachers' understanding of this concept is still limited, which has an impact on the lack of optimal internalization of sustainability values in learning. Therefore, training and mentoring for teachers is essential to improve their understanding and skills in integrating the green economy in learning. This service program aims to provide participatory-based training to elementary school teachers in South Tangerang City, with a focus on developing character-based and sustainability teaching tools. This community service activity is carried out through a participatory training and mentoring approach. The design refers to a community-based education model that emphasizes active cooperation between the implementation team and the participants, namely elementary school teachers. The results of the activity showed a significant increase in teachers' understanding and skills in integrating the concept of green economy in learning, through project-based learning techniques that are relevant to the environmental context. The program has also succeeded in fostering awareness of the importance of continuing education and contributing to the character development of students who care about global environmental issues.
Pendampingan Peningkatan Kualitas Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Mahasiswa KKN ke-82 UIN Raden Fatah Palembang Firmansyah; Erisa Ardika Prasada; Nyayu Soraya; Rohmadi; Middya Boty
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v4i1.399

Abstract

This community service activity aims to increase the understanding and capacity of students participating in the 82nd Field Study and Community Service (KKN) of UIN Raden Fatah Palembang, as service partners, in preparing and implementing quality community service programs. The method of implementing activities uses a service-learning approach, which is service-based learning that integrates direct experience in the community with academic reflection. Activities are carried out through workshops, interactive discussions, and assistance by Service Team. The results of the activities showed an increase in students' understanding of the basic principles of service and the preparation of work programs for KKN activities. The results of the activities and field findings indicate that students are better prepared and able to design KKN work programs in accordance with the needs of the local community. The implications of this activity strengthen the integration between the academic learning process and students' social responsibility in the context of the tri dharma of higher education. It is recommended that the service-learning approach continue to be developed and integrated systematically in the implementation of KKN to encourage the quality of service that is sustainable and has a real impact.
Pelatihan Pengenalan Artificial Intelligence (AI) pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Kompetensi Guru pada Transformasi Digital di DKI Jakarta Septian Mukhlis; Bramianto Setiawan; Gina Asri Ruwaida; Zulela MS; Elvina Nur Febriyani; Marissa Eva Listiani
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v4i1.444

Abstract

Digital transformation in the world of education requires teachers to have competencies that are relevant to technological developments, including an understanding of Artificial Intelligence (AI). This study aims to describe the implementation of AI introduction training in the context of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) as an effort to improve teacher competency in DKI Jakarta. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation of the implementation of the training. The results of the study indicate that AI introduction training associated with Pancasila values in P5 is able to build teacher awareness of the importance of implementing technology in the learning process. In addition, this training makes a real contribution to improving teachers' digital competencies, especially in terms of critical, collaborative, and innovative thinking. With this training, teachers are better prepared to integrate AI technology into the independent curriculum, creating an adaptive and transformative learning environment. The implications of this activity encourage the need for sustainable technology-based training programs for teachers to answer the challenges of 21st century education.