cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
ISSN : 97862338     EISSN : 97862338     DOI : https://doi.org/10.26858/semnaslp2munm
Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama mengeksplor potensi ekonomi kreatif yan gsejak lama ada dan sedang tumbuh di masyarakat. Berdasar pada latarbelakang itulah seminar nasional dengan Tema “Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia” penting untuk dilakukan. Seminar ini diharapkan akan member motivasi dan inspirasi, terutama kepada pengabdi untuk melahirkan berbagai karya, produk dan konsep aplikatif, terutama terkait dengan produk berbasis akselerasi percepatan pembangunan nasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,120 Documents
Survei status gizi atlet pencak silat Kota Makassar Silatul Rahmi
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.735 KB)

Abstract

Nutritional status is important because it is one of the risk factors for the occurrence of pain and death. Good nutritional status in a martial arts athlete will contribute to his health and also to his ability in the recovery process. All nutrients needed by the body are contained in the food we eat everyday. Foods that meet the nutritional needs that are recommended by the MOH are 4 (four) healthy 5 (five) perfect, but the amount is of course adjusted to the needs of the individual concerned. For martial arts athletes who want to achieve their best performance through food and food patterns, both by reducing and increasing body weight according to the class of the match. A martial arts athlete tries to maximize his performance, and he is aware that any disruption to the body's system will prevent him. Athletes in general as human individuals need energy and motivation to need activities that have been done for physical training, therefore it is important for them to have attitudes and actions to maintain health conditions through consumption of food. In the environment of athletes sometimes for nutritional intake is not considered, they are only recommended for training so that the athlete's nutritional intake is not controlled. This is also related to knowledge, especially knowledge of nutrition, so that the way they fulfill their nutrition is different, meaning that they only eat and do not know whether the food or drink he consumes is not suitable for them.The purpose of this study was to determine the nutritional status of Makassar martial arts athletes. There is one variabel used in this study, namely nutritional status. The research design used in this study is descriptive. The population in this study was all of the urban makassat pencak silat athletes with a total of 20. The sampling technique used in this study was Non Random Sampling with the Quota Sapling technique, namely by assigning a number of sample quotum members or rations. From the results of the determination of the sample taken were 20 Pencak Silat Athletes in Makassar. The data analysis technique used is Percentage Descriptive statistics. The results obtained were 70% of Makassar city martial arts athletes with good nutritional status. Athletes must fill their bodies with carefully selected fuels, just like race cars with special fuels, apply the same logic to the engine, the athlete's body that functions properly is important for achieving optimal performance.
Aplikasi Asap Cair Tempurung Kelapa sebagai Pengawet Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) Hasri Hasri; Sudding Sudding; Ahmad Fudail
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.528 KB)

Abstract

Pengolahan ikan berprotein tinggi sebaiknya dilakukan dengan cara tepat. Diketahui bahwa protein dan air yang cukup tinggi menyebabkan ikan mudah membusuk. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menghambat proses pembusukan dengan cara pengawetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asap cair tempurung kelapa terhadap daya tahan dan perubahan protein ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta). Sampel ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) diperoleh dari pelelangan ikan di Kota Makassar. Proses pengawetan berlangsung beberapa tahap yaitu preparasi, perendaman selama 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit dan analisis mutu ikan seperti kadar air, kadar protein dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman selama 30 menit, kadar air sebesar 60%, kadar protein sebesar 21 %, uji organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) yang memenuhi SNI, 2009.
Pengembangan Modul Mikrokontroller Platform Arduino pada Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Udin Sidik Sidin
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.536 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Mikrokontroler Platform Arduino yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Mata Kuliah Mikrokontroler di Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dan mengetahui kelayakannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) versi Borg and Gall yang telah disederhanakan melalui empat tahapan: 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan; 3) uji lapangan; dan 4) diseminasi. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket skala Likert model empat pilihan. Modul Mikrokontroler Platform Arduino divalidasi oleh dua ahli materi dan dua ahli media selanjutnya diujicobakan kepada sembilan mahasiswa. Penelitian ini menghasilkan produk berupa Modul Mikrokontroler Platform Arduino sebagai bahan ajar Mata Kuliah Mikrokontroler di Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran ini mendapat rerata skor setelah divalidasi oleh ahli materi sebesar 3,58 termasuk dalam kategori “sangat layak”, oleh ahli media mendapatkan rerata skor sebesar 3,43 termasuk dalam kategori “sangat layak”, dan dari uji lapangan mendapat rerata skor sebesar 3,74 termasuk dalam kategori “sangat layak”. Berdasarkan dari hasil validasi ahli dan uji lapangan tersebut maka modul pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajaran Mata Kuliah Mikrokontroler.   Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Mikrokontroler, Arduino
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Cerita Fantasi Bermuatan Nilai Pendidikan Karakter Sakaria Sakaria; Asia M
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.064 KB)

Abstract

Abstrak. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Cerita Fantasi Bermuatan Nilai Pendidikan Karakter di Kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan wujud bahan ajar menulis teks cerita fantasi bermuatan nilai pendidikan karakter di kelas VII Sekolah Menengah Pertama, dan (2) mendeskripsikan kelayakan bahan ajar menulis teks cerita fantasi bermuatan nilai pendidikan karakter di kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini, adalah penelitian Research and Development (R&D. Penelitian Research and Development (R&D Subjek uji coba pada penelitian ini, adalah ahli materi dan desain bahan ajar. Bahan ajar menulis teks cerita fantasi bermuatan nilai pendidikan karakter dinyatakan layak, jika rata-rata skor total hasil validasi ahli materi dan desain bahan ajar berada pada kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: bahan ajar menulis teks cerita fantasi bermuatan nilai pendidikan karakter yang dikembangkan telah layak digunakan sebagai bahan ajar pendamping  dalam pembelajaran menulis teks cerita fantasi di Kelas VII Sekolah Menengah Pertama.Kata Kunci: Bahan Ajar, Teks Cerita Fantasi, Pendidikan Karakter 
Pembelajaran Seni Tari Sebagai Pendidikan Karakter Syakhruni Syakhruni
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.393 KB)

Abstract

Character education has the same essence and meaning as moral education and moral education, supporting the formation of the child's personality, so that children can develop better, citizens, and good citizens. The values of character education can be instilled through many subjects by integrating character values into learning material, and art lessons are no exception. Dance in the world of education, especially junior high schools, has a positive influence. This type of research is a type of research and development (Research and Development). The products produced from this research consist of Syllabus and Teaching Implementation Plan and guidelines that apply to dance teachers or textbooks for learning dance as character education. Analysis of the data obtained in this study were grouped into 3 namely validity, practicality and effectiveness analysis.
IMPLEMENTASI SINTAKS MELS DALAM PERKULIAHAN BIOLOGI DASAR (Implementation of MELS Syntax in Basic Biology Lectures) Abd Muis; Arsad Bahri; Muhammad Junda
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.528 KB)

Abstract

Model pembelajaran yang mengedepankan penalaran dan melatih orde berpikir tingkat tinggi sangat penting peranannya dalam mencapai tujuan dan mewujudkan fungsi pendidikan tinggi. Model Experiential Learning dengan Teknik Scaffolding (MELS) merupakan model pembelajaran yang dikembangkan di lingkup perguruan tinggi (Universitas Negeri Makassar) sejak tahun 2015, menggunakan model pengembangan Plomp dan Nieveen, 2007. Sintaks MELS terdiri atas enam fase; yaitu (1) Motivation and Orientation, (2) Concrite Experience, (3) Reflective Observation, (4) Abstract Conceptualization, (5) Active Experimentation, dan (6) Networking. Ujicoba MELS dalam perkuliahan mata kuliah Biologi Dasar bagi mahasiswa tingkat awal program studi pendidikan biologi di di Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar dilakukan dalam dua tahap. Perkuliahan dilaksanakan dengan durasi 200 menit. Fase Motivation and Orientation menjadi bagian dari kegiatan awal yang dilaksanakan selama 15 menit. Fase Concrite Experience merupakan awal dari kegiatan inti, rata-rata dilaksanakan selama 26,7 menit. Fase Reflective Observation, rata-rata dilaksanakan selama 30,3 menit. Fase Abstract Conceptualization, rata-rata dilaksanakan selama 22 menit. Fase Active Experimentation, rata-rata dilaksanakan selama 50 menit. Fase Networking dilaksanakan pada akhir kegiatan inti dengan durasi rata-rata 40 menit dan berlanjut sampai pada kegiatan penutup yang dilaksanakan rata-rata 16 menit. Seluruh fase dari sintaks MELS menggunakan empat rangkaian kegiatan yang tercantum dalam lembar kerja mahasiswa. Kata Kunci: Experiential Learning, Biologi Dasar, Sintaks MELS.
Contemporary Agreement Law Discusing Electronic Agreements In Electronic Media Transactions On The Aspect Of Their Legitimacy Nurharsya Khaer Hanafie; Herman Herman; Andika W Gani; Firmansyah Firmansyah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.686 KB)

Abstract

Abstract. This study analyzes the validity of the electronic agreement. The purpose of this study specifically will dissect and analyze aspects of the agreement in the Civil Code and explore the legality of electronic agreements in the practice of electronic media transactions. The research method used is normative juridical research, because in parsing and discussing the use of applicable regulatory instruments along with library materials as primary sources in research, the research approach is by taking a statutory approach, by looking at the phenomenon of technological developments, it is also necessary to look at the regulatory instruments by analyzing regulations related to contract law according to positive law as the foundation in conducting electronic agreement practices. This research is a descriptive research, which aims to explain how legal certainty is to the practice of electronic agreements used by technology users in conducting virtual contractual transactions. Based on the results of the study, it can be concluded that the electronic agreement already has adequate legal instruments. 19 of 2016 concerning information and electronic transactions. Therefore, the legal structure used to make electronic agreements can be applied in Indonesia, although in the author's opinion, there are still some regulatory improvements in the midst of the development of virtual transactions in order to provide legal certainty to the public. Keywords: Electronic Agreement, Legal Agreement, Electronic Media Transactions.
Distorsi Pendidikan Karakter Siswa Dalam Pendidikan Jarak Jauh Pada Era Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Majene, Indonesia Mithhar Mithhar; Andi Agustang
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.931 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara mendalam tentang Pelaksanaan dan Distorsi pendidikan karakter siswa dalam Pendidikan Jarak Jauh pada era Pandemi Covid-19 di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi barat, Indonesia. Data dikumpulkan melalui responden sebanyak 4.380 orang. Responden dipilih secara sengaja pada orang tua siswa atau yang mewakili, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Majene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 291 sekolah yang tersebar pada 8 (delapan) Kecamatan dengan jumlah 44.949 peserta didik yang aktif melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (e-learning). Aplikasi yang sering digunakan selama pembelajaran jarak jauh adalah WhatsApp, Ruang Guru, Zoom Meeting, dan Google Calssroom, dan aplikasi-aplikasi lain. Distorsi karakter religius yang mengkuatirkan adalah pada aspek kepedualian pada sesama yang dapat menimbulkan intoleransi, individualistik, dan kurangnya penghargaan kepada orang lain. Distorsi pada karakter nasionalisme muncul karena selama pembelajaran jarak jauh para siswa hampir tidak pernah lagi menghadiri kegiatan bersifat kenegaraan. Distorsi karakter kemandirian siswa ditandai dengan berkembangnya sikap yang mengantungkan diri pada orang tua atau pendampingnya selama melakukan pembelajaran daring. Distorsi pada karakter gotong royong dipicu oleh kurangnya interaksi antar siswa mengakibakan kurangnnya saling pemahaman, tidak saling menghargai, siswa menjadi sangat tertutup dengan teman sebaya. Individualis yang muncul dalam diri siswa mengibatkan kurangnya tolong-menolong antar siswa, kurangnya solidaritas, rendahnya rasa empati yang mengakibatkan sikap kerelawanan menjadi rendah. Distorsi karakter Integritas siswa yaitu kecenderungan siswa untuk tidak jujur pada saat mengikuti tes/ujian.  Bentuk kecurangan siswa yaitu dengan memanfaatkan mesin aplikasi pencari  untuk menemukan jawaban, serta menggunakan chating di media sosial  antar teman. Kata Kunci: Distortion, Character Education, Distance Education, E-Learning
Model Pembelajaran High/Scope dalam Menumbuh Kembangkan Kemampuan Anak Usia Dini Nurhaedah Nurhaedah; Azizah Amal
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.799 KB)

Abstract

Usia dini merupakan usia yang paling tepat dalam memberikan stimulasi dari setiap periode pertumbuhan dan perkembangan manusia. Menurut kajian neurologi, pada usia dini, perkembangan otak anak mencapai 80%. Oleh karena itu, pendidik dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menerapkan suatu model pembelajaran dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembelajaran pada anak usia dini misalnya: pembelajaran berbasis aktifitas, kontekstual, sesuai dengan kebutuhan anak, terpadu, dll. dan tentunya dapat mengembangkan seluruh aspek-aspek perkembangan seperti: nilai agama moral, kognitif, psikomotorik, bahasa, social emosional dan seni. High/scope merupakan suatu model dengan mengembangkan kemampuan anak menggunakan berbagai macam kegiatan seni dan gerak, kemampuan terhadap objek berdasarkan konsep pendidikan, kemampuan berbicara, dramatisasi, kemampuan bekerjasama dengan orang lain, membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukan sesuatu; dan merencanakan penggunaan waktu dan energy, dan mengembangkan kemampuan perolehan pemikiran baru dalam jangkauan yang luas dan natural berdasarkan situasi dengan menggunakan berbagai macam material. Model ini merupakan salah satu dari sekian banyak model pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam mengembangkan berbagai potensi dan kemampuan anak di sekolah, sehingga anak didik dapat tumbuh dan berkembangan sesuai dengan tahap-tahap perkembanganya dan siap untuk memasuki tahap berikutnya. Kata kunci: High/Scope, Anak Usia Dini
Perbandingan Antara Economic Value Added (EVA) dengan Return On Assets (ROA) dalam Penilaian Kinerja Keuangan pada PTP Nusantara XIV Gula Takalar Andi Mustika Amin; Amiruddin Tawe; Anwar Ramli
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.614 KB)

Abstract

Abstrak. Masa Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi, menganalisis perbandingan Antara Economic Value Added (EVA) dengan Return On Assets (ROA) dalam Penilaian Kinerja Keuangan pada PTP Nusantara XIV Gula Takalar. Laporan keuangan yang dibandingkan sangat membantu dalam pengambilan keputusan bagi para investor atau calon investor dalam  menanamkan modalnya. Teknik Pengumpulan Data melalui Dokumentasi, yaitu pengumpulan data berupa laporan keuangan untuk lima tahun terakhir yakni tahun 2017-2021 yang bersumber dari PTP Nusantara XIV Gula Takalar. Teknik Analisis Data dengan menggunakan analisis Economic Value Added (EVA) dan Return ON Assets (ROA). Berdasarkan  hasil analisis yang diperoleh Economic Value Added (EVA) yang negatif artinya nilai EVA < 0 artinya tidak terjadi proses nilai tambah pada PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero). Pada saat itu perusahaan tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam memenuhi kewajibannya, sehingga perusahaan tidak mampu menciptakan nilai (value destruction) atau nilai tambah ekonomis karena laba yang dihasilkan tidak mencukupi untuk penyandang dana terutama pemegang saham. Sedangkan analisis yang diperoleh Return On Assets (ROA) pada tahun 2017 PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) mengalami kondisi tidak baik sedangkan pada tahun 2018 sampai tahun 2021 kondisi PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) mengalami kondisi yang baik. PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) terus meningkatkan pendapatan, memperhatikan pengelolaan aktiva dan menekan biaya-biaya. Kata Kunci: Laporan  keuangan, Economic Value Added (EVA) dan Return On  Assets (ROA), Kinerja Keuangan.

Page 43 of 112 | Total Record : 1120


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1 Prosiding Edisi 7 Prosiding Edisi 6 Prosiding Edisi 5 Prosiding Edisi 4 Prosiding Edisi 3 Prosiding Edisi 2 Prosiding Edisi 1 2017 More Issue