cover
Contact Name
Rofinus Neto Wuli
Contact Email
ejournal.stiperfb@gmail.com
Phone
+6281290969131
Journal Mail Official
ejournal.pertanianunggul@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Kampus A Jln. Kapten Piere Tendean – Tanalodu - Bajawa - Flores - NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Unggul
ISSN : 29857074     EISSN : 29857066     DOI : -
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam JURNAL PERTANIAN UNGGUL ini adalah sebagai berikut: Pendidikan Umum, Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Menengah dan Atas, Metode Pendidikan dan Pengajaran, Teknologi Pendidikan dan Pengajaran, Aplikasi Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan Luar Biasa, Pengembangan Kurikulum Pendidikan, Evaluasi Pendidikan, Kurikulum Merdeka Belajar, Sosial Budaya dan Humaniora, Pendidikan Pertanian, Pendidikan Peternakan, Manajemen SDM
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
POTENSI TUMBUHAN YANG BERKHASIAT OBAT HERBA DI AREA KAMPUS SEKOLAH TINGGI PERTANIAN FLORES BAJAWA Umbu N. Limbu; Antonia P. Bao; Paulus Yanuarius Azi
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tanaman obat merupakan jenis tumbuhan yang dapat memberikan manfaat medis bagi manusia, jenis tanaman ini banyak ditemukan di lingkungan sekitar maupun di hutan. Pengobatan tradisional terhadap penyakit menggunakan ramuan-ramuan dengan bahan dasar dari tumbuh-tumbuhan dan segala sesuatu di alam dan tumbuhan adalah gudang bahan kimia yang meimiliki sejuta manfaat termasuk untuk obat berbagai penyakit. Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) adalah lembaga pendidikan tinggi yang didirikan oleh kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ngada bersama Gereja Katolik Keuskupan Agung Ende dan diselenggarakan oleh Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ngada (YASUKDA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang berkhasiat obat herba dan memberitahukan khasiat tumbuhan yang berkhasiat obat herba di area Kampus Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif melalui metode jelajah dan pengambilan spesies dengan melakukan observasi di area Kampus Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa yang berkhasiat obat yang ditemukan, herba tersebut diambil gambarnya sebagai bahan dokumentasi, selanjutnya dilakukan pengambilan spesies dengan morfologi yang utuh untuk dilakukan identifikasi dan pembuatan herbarium. Hasil penelitian yang telah di peroleh 20 jenis tumbuhan herba yang telah diidentifikasi, terdiri dari 14 suku yang berpotensi sebagai tumbuhan yang berkhasiat obat. Bagian tumbuhan herba yang paling banyak digunakan adalah daun
PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI BOWULI SUBUR MAKMUR TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN PADI KUSUMA 06 DAN INPARI 30 Jenny Ronawati Bay; Maria Serviana Due; Wilhelmina Loda; Polikarpus Oba
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Padi (Oryza sativa L) merupakan tanaman pangan yang sangat penting setelah gandum dan jagung karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia terutama Asia sampai saat ini. Oleh karena itu, produksi padi harus terus ditingkatkan.Jika hal ini dibiarkan berlanjut maka produksi padi tidak akan bisa memenuhi kebutuhan penduduk, sehingga produksi padi perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi padi ialah dengan menambahkan nutrisi yang terdapat pada pupuk organik. Bowuli Subur Makmur merupakan produk pupuk cair organik (POC) yang didistribusikan oleh Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sejak awal tahun 2023.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian nutrisi Bowuli Subur Makmur terhadap laju pertumbuhan Padi Kusuma 06 dan Inpari 30.Penelitian ini dilakukan di Desa Pape, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada pada bulan Januari-Mei 2023. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer, data sekunder, observasi, tinjauajn pustaka, dan juga terlibat dalam keagiatan mulai dari persipan bibit sampai panen. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Pemberian pupuk organik cair (Nutrisi) mempengarhi pertumbuhan tanaman padi varietas Inpari 30 dan Kusuma 06 terutama pada tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah daun. Tanaman padi Varietas Inpari 30 lebih tinggi dibandingan dengan varietas Kusuma 06. Jumlah anakan varietas Inpari 30 lebih banyak dibandingkan dengan varietas Kusuma 06.Jumlah daun varietas Kusuma 06 lebih banyak dibandingkan dengan varietas Inpari 30.
PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI BOWULI SUBUR MAKMUR TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN PADI KUSUMA 06 DAN INPARI 30 Bay, Jenny Ronawati; Due, Maria Serviana; Oba, Polikarpus
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Padi (Oryza sativa L) merupakan tanaman pangan yang sangat penting setelah gandum dan jagung karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia terutama Asia sampai saat ini. Oleh karena itu, produksi padi harus terus ditingkatkan.Jika hal ini dibiarkan berlanjut maka produksi padi tidak akan bisa memenuhi kebutuhan penduduk, sehingga produksi padi perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi padi ialah dengan menambahkan nutrisi yang terdapat pada pupuk organik. Bowuli Subur Makmur merupakan produk pupuk cair organik (POC) yang didistribusikan oleh Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sejak awal tahun 2023.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian nutrisi Bowuli Subur Makmur terhadap laju pertumbuhan Padi Kusuma 06 dan Inpari 30.Penelitian ini dilakukan di Desa Pape, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada pada bulan Januari-Mei 2023. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer, data sekunder, observasi, tinjauajn pustaka, dan juga terlibat dalam keagiatan mulai dari persipan bibit sampai panen. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Pemberian pupuk organik cair (Nutrisi) mempengarhi pertumbuhan tanaman padi varietas Inpari 30 dan Kusuma 06 terutama pada tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah daun. Tanaman padi Varietas Inpari 30 lebih tinggi dibandingan dengan varietas Kusuma 06. Jumlah anakan varietas Inpari 30 lebih banyak dibandingkan dengan varietas Kusuma 06.Jumlah daun varietas Kusuma 06 lebih banyak dibandingkan dengan varietas Inpari 30.
Analisis Profil Tanah Di Sekitar Lahan Singkong, Gedung Laboratorium Terpadu Tidar Anindira Sabila
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract A soil profile is a cross section of the soil body that shows the composition of the soil horizon starting from the top layer of soil to the bottom layer of the parent rock. Analyze the soil profile by emphasizing each soil layer which is differentiated through the color and texture of the soil by direct observation in the field. The results of the observations follow the soil profile blank guidelines starting from looking for data on general conditions of the place or land, identifying physical properties, and carrying out soil chemical properties tests to find out and determine the type of soil of a place based on the soil characteristics data obtained. Soil profiles provide benefits for the agricultural sector because they can help in choosing the right cultivation plants, managing soil fertility and soil quality, as well as utilizing good water/irrigation management for plant cultivation. Keywords – Soil Profile, Inceptisol Soil, Soil Physical Properties, and Soil Chemical Properties. Abstrak. Profil tanah merupakan suatu irisan melintang pada tubuh tanah yang menunjukkan susunan horison tanah dimulai dari permukaan tanah lapisan atas sampai lapisan bawah batuan induk. Menganalisis profil tanah dengan mempertegas setiap lapisan tanah yang dibedakan melalui warna dan tekstur tanah dengan pengamatan langsung di lapangan. Hasil pengamatan mengikuti pedoman blangko profil tanah dimulai dari mencari data kondisi umum tempat atau lahan, identifikasi sifat fisika, dan melakukan uji sifat kimia tanah untuk mengetahui dan menetukan jenis tanah suatu tempat berdasarkan data karakteristik tanah yang didapatkan. Profil tanah memberikan manfaat bagi bidang pertanian karena mampu membantu dalam memilih tanaman budidaya yang tepat, melakukan pengelolaan kesuburan tanah dan kualitas tanah, serta memanfaatkan pengelolaan air/irigasi yang baik untuk budidaya tanaman.   Kata Kunci – Profil Tanah, Tanah Inceptisol , Sifat Fisika Tanah, dan Sifat Kimia Tanah.
EFEKTIVITAS Beauveria bassiana SEBAGAI AGEN HAYATI DALAM PENGENDALIAN HAMA KEPIK PENGHISAP BUAH KAKAO Helopeltis spp. DI DESA ROWA KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Ladha Owa, Venantius; Coo Lea, Victoria; Neto Wuli, Rofinus
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi berbagai konsentrasi Beauveria bassiana terhadap jumlah kerusakan buah kakao akibat serangan hama Helopeltis spp. dan untuk mengetahui konsentrasi Beauveria bassiana yang paling tepat dalam pengendalian hama Helopeltis spp. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rowa Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo pada bulan November 2023 sampai Februari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok 1 (satu) faktorial 6 (enam) perlakuan dan 4 (empat) ulangan. Adapun konsentrasi Beauveria bassiana yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: P0 (Kontrol/Tanpa perlakuan), P1(Beauvaria bassiana 5 gram/liter air), P2 (Beauvaria bassiana 10gram/liter air) P3 (Beauvaria bassiana 15 gram/liter air), P4 (Beauvaria bassiana 20 gram/liter air), P5 (Beauvaria bassiana 25 gram/liter air). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan Beauveria bassiana pada tanaman kakao berpengaruh nyata terhadap serangan hama Helopeltis spp. pada perlakuan minggu pertama sampai minggu keempat. Perlakuan Beauveria bassiana pada tanaman kakao efektif mengendalikan hama Helopeltis spp. yaitu pada konsentrasi 25 gram yang dilarutkan dalam satu liter air yaitu konsentrasi Beauveria bassiana paling baik dengan jumlah cucukan paling sedikit.
PENGARUH PEMBERIAN POC BIOBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT DI DESA RATOGESA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Nay, Katharina Paloma; Taus, Igniosa; Neto Wuli, Rofinus
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Amerika Selatan, Meksiko dan Peru, merupakan tanaman semusim (berumur pendek) sekali berproduksi kemudian akan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair biobost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan dan setiap ulangan terdapat 6 tanaman dan 4 tanaman sampel sehingga total keseluruhan tanaman adalah 120 tanaman. Adapun konsentrasi POC Biobost yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: B0 (kontrol), B1 6 ml / liter air, B2 20 ml / liter air, B3 25 ml / liter air, B4 65 ml / liter air. Parameter yang di amati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan berat basah buah. Data yang diperoleh dianalis menggunakan sidik ragam Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik cair Biobost memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Pada pertumbuhan tanaman tomat perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B2 dengan dosis pupuk 20 ml / liter air.
IDENTIFIKASI JENIS HAMA PADA TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L) VARIETAS INPARI 40 DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Neto Wuli, Rofinus; Puspita, Victoria Ayu; Noa, Margareta
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sub sektor pertanian yang menjadi andalan bagi sumber pendapatan masyarakat adalah sub sektor tanaman pangan terutama padi (Oriza Sativa L). Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan sumber daya pertanian melimpah tidak diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia untuk mencapi ketahanan pangan. Upaya mencapai ketahanan pangan terhalang dengan keberadaan hama yang menyerang tanaman padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies hama yang menyerang pertanaman padi sawah yang menjadi informasi dalam menentukan dan mempertimbangkan manajemen pengendalian hama yang tepat yang menitikberatkan pada usaha-usaha pengendalian hama dengan konsep pengendalian hama terpadu (PHT). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi dimana peneliti turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi jenis hama yang menyerang pertanaman padi sawah. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa hama yang menyerang tanaman padi yang dilakukan di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, hama-hama yang mengganggu pertanaman padi sawah di antaranya adalah: Hama putih palsu (Canphalocrosis medinalis), Ulat daun (Diaphania indicas S), Ulat tanduk hijau (Melanitis leda), Belalang (Oxya chinensis), Walang sangit (Leptocorisa Acuta) dan Penggerek batang (Scirpophaga Innotata). Adapun teknik pengendalian hama yang dapat diterapkan adalah secara fisik, secara mekanis, secara biologi, secara kultur teknis dan menggunakan pestisida (kimiawi).
RESPON TANAMAN PADI VARIETAS INPARI 40 TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BOWULI SUBUR MAKMUR DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Nicolaus Noywuli; Jenny Ronawati Bay; Emirensiana Dhey
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan penting yang menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia karena mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Padi inpari 40 merupakan varietas padi unggul baru yang tahan terhadap rendaman air. Apabila terjadi banjir dan terendam air varietas ini mampuh menyimpan cadangan energi selama terendam kemudian tumbuh kembali setelah air surut dan tidak mati. Pupuk organik cair Bowuli Subur Makmur adalah jenis pupuk berbentuk cair yang mudah larut pada tanah dan membawa unsur-unsur penting untuk kesuburan tanah. Pupuk Organik Cair Bowuli Subur Makmur dapat memberikan hara pada tanah yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, karena bentuknya yang cair, jika terjadi kelebihan kapasitas pupuk pada tanah maka dengan sendirinya tanaman akan mudah mengatur pemupukan agar lebih merata , sehingga tidak akan terjadi pemupukan konsentrasi pupuk di satu tempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman padi terhadap pemberian pupuk organik cair di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada dan Mengetahui hasil produktivitas tanaman padi terhadap pemberian pupuk organik cair Bowuli Subur Makmur di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Metode penelitian ini menggunaka metode observasi. Metode observasi adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematis gejala-gejala yang diselidiki. Dalam metode observasi ini, peneliti terlibat langsung dalam mengumpulkan data dengan melakukan pengamataan terhadap objek yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemberian Pupuk Organik Cair Bowuli Subur Makmur dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Hal ini disebabkan oleh kandungan nutrisi yang dapat di serap dan di manfaatkan dengan baik oleh tanaman. Hasil akhir produksi terdapat 3 setengah karung ban biru, dari hasil pemberian pupuk organik cair Bowuli Subur Makmur di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Hasil gabah isi tertinggi mencapai 1.144, 1,282, dan 1.263, dan hasil gabah hampa tertinggi mencapai 1.120 dan 1.090
ANALISIS DAMPAK PERONTOKAN PADI TERHADAP KEHILANGAN HASIL PADA VARIETAS KUSUMA 06 DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Neto Wuli, Rofinus; G.Ria, Klaudius; Umbu Kaleka, Marten; Umbu Limbu, Nataniel
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Padi merupakan komoditas tanaman pangan penghasil beras yang memegang peranan penting dalam kehidupan ekonomi indonesia. Beras sebagai makanan pokok yang sangat sulit digantikan oleh bahan pokok lainya, diantaranya jagung, umbi- umbian, dan sumber karbohidrat lainya. Dalam rangka meningkatkan produktivitas padi, maka perlu diperhatikan upaya-upaya yang mendukung hal tersebut, salah satunya adalah teknik budidaya tanaman padi. Pada dasarnya tahap perontokan perlu dilakukan untuk menghindari penurunan kualitas. Jangan menunda perontokan padi setelah dipanen, karena perontokan lebih dari satu malam akan mengakibatkan gabah akan berwarna hitam. Prinsip dasar proses perontokan padi adalah pemisahan atau pelepasan butir gabah dari tangkai malai, dan proses ini dapat dilakukan dengan cara manual (cara gebot) dan secara mekanis (power thresesr). Mesin Perontok Padi (power threser) adalah sebuah mesin yang digunakan untuk merontokkan padi. Mesin ini digunakan untuk membantu pekerjaan petani dalam merontokkan padi untuk memperoleh gabah, dulu petani merontokkan padi dengan cara yang konvensional atau sederhana, yaitu dengan menggeblokkan padi kegeblokkan padi yang berasal dari papan kayu dan bambu yang disusun seperti segitiga sembarang. Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan di Desa Pape, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN BAMBU (BAMBUSOIDEAE) DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Donatus Paru Wea; Igniosa Taus; Victoria Ayu Puspita
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan usaha kerajinan bambu melibatkan berbagai strategi dan langkah untuk memaksimalkanpotensiproduk bambudanmeningkatkankeberhasilan usaha.utamanya atausuatu usaha yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh secara dominan terhadap pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa dan merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif,Jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara, mengambil gambar, mengidentifikasi, membuat perbandingan dan menentukan sesuatu untuk menghadapi suatu masalah serta untuk menetapkan rencana atau keputusan pada waktu yang akan datang data diolah menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Faktor yang mempengaruhi usaha kerajianan bambu di kecamatan Golewaadalah antra lain,faktor internal dan faktor eksternal diamana faktor internal meliputi kekuatan ( strenght) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi ketersedian bahan baku yang melimpah dan lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weaknes) dengan skor paling tinggi yaitu 0,31 meliputi keterbatasan tenaga kerja. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi peluang (opportunities) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi lokasi usaha merupakan tempat kunjungan wisata, ancaman (threats) dengan skor tertinggi 0,46 meliputi akses jalan menuju bahan baku belum maksimal sehingga strategi yang sesuai adalah strategi intensif dan Strategi integrasi. Strategi intensif memerlukan bermacam usaha yang intens untuk meningkatkan posisi persaingan dengan produk yang sudah ada berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi Integrasi menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih terhadap distributor,pemasok atau para pesaingnya.Strategi Integrasi meliputi integrasi kedepan,integrasi kebelakang dan integrasi horizontal. klasifikasi dari strategi strategi intensif dan integrasi Pengembangan usaha kerajinan bambu melibatkan berbagai strategi dan langkah untuk memaksimalkanpotensiproduk bambudanmeningkatkankeberhasilan usaha.utamanya atausuatu usaha yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh secara dominan terhadap pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa dan merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif,Jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara, mengambil gambar, mengidentifikasi, membuat perbandingan dan menentukan sesuatu untuk menghadapi suatu masalah serta untuk menetapkan rencana atau keputusan pada waktu yang akan datang data diolah menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Faktor yang mempengaruhi usaha kerajianan bambu di kecamatan Golewaadalah antra lain,faktor internal dan faktor eksternal diamana faktor internal meliputi kekuatan ( strenght) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi ketersedian bahan baku yang melimpah dan lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weaknes) dengan skor paling tinggi yaitu 0,31 meliputi keterbatasan tenaga kerja. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi peluang (opportunities) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi lokasi usaha merupakan tempat kunjungan wisata, ancaman (threats) dengan skor tertinggi 0,46 meliputi akses jalan menuju bahan baku belum maksimal sehingga strategi yang sesuai adalah strategi intensif dan Strategi integrasi. Strategi intensif memerlukan bermacam usaha yang intens untuk meningkatkan posisi persaingan dengan produk yang sudah ada berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi Integrasi menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih terhadap distributor,pemasok atau para pesaingnya.Strategi Integrasi meliputi integrasi kedepan,integrasi kebelakang dan integrasi horizontal. klasifikasi dari strategi strategi intensif dan integrasi