cover
Contact Name
Michael Inuhan
Contact Email
jmesora@gmail.com
Phone
+6285244724397
Journal Mail Official
jmesora@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Matematika Program Studi Di Luar Kampus Utama, Universitas Pattimura - Kabupaten Maluku Barat Daya Jl. Kampung Babar, Kota Tiakur, MBD Provinsi Maluku - Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Sora Journal of Mathematics Education
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 27461599     EISSN : 27461602     DOI : https://doi.org/10.30598/sora.3.2.2022
Core Subject : Education,
Sora Journal of Mathematics Education is provided for writers, teachers, students, professors, and researchers, who will publish their research reports or their literature review articles (only for invited contributors) about mathematics education and its instructional. Start from October 2020, this journal publishes two times a year, in May and October. Besides regular writers, for each volume, the contents will be contributed by invited contributors who experts in mathematics education either from Indonesia or abroad
Articles 57 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERBASIS ETNOMATEMATIKA PULAU-PULAU KECIL PERBATASAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Taihuttu, Sisilia Marcelina; Madubun, Fenty Madelin; Lekitoo, John Nandito; Joltuwu, Inry; Tutupahar, Asnat
Sora Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2024): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.5.2.119-125

Abstract

Pendidikan matematika di daerah terpencil dan 3T, seperti Kabupaten Maluku Barat Daya, menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP PGRI Klis, yang dibagi menjadi kelas eksperimen (VIIA) menggunakan RME berbasis etnomatematika dan kelas kontrol (VIIB) menggunakan metode konvensional. Hasil pretest menunjukkan rata-rata kemampuan pemecahan masalah sebesar 46,43 untuk kelas kontrol dan 47,62 untuk kelas eksperimen, dengan uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (p > 0,05). Setelah perlakuan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai 80,65 dibandingkan 59,37 pada kelas kontrol (p < 0,05). Analisis kategori menunjukkan 3 siswa pada kelas eksperimen memperoleh nilai kategori "sangat baik," sedangkan tidak ada siswa pada kategori tersebut di kelas kontrol. Hasil uji effect size sebesar 0,75 menunjukkan pengaruh moderat. Penelitian ini menunjukkan bahwa RME berbasis etnomatematika, yang mengintegrasikan budaya lokal seperti lutur batu dan kain tenun, efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan pembelajaran matematika kontekstual di wilayah 3T, khususnya daerah perbatasan seperti Kabupaten Maluku Barat Daya.
Aplikasi Pemrograman Linier Integer Menggunakan Metode Cutting Plane dan Branch And Bound Pada Optimalisasi Keuntungan Produksi Usaha Rumahan Kabupaten Kutai Kartanegara (Studi Kasus: Tempe Ravirava) Fatmawati, Fatmawati; Syaripuddin, Syaripuddin; Asmaidi, Asmaidi
Sora Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2025): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.6.1.19-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi tempe usaha rumahan Tempe Ravirava menggunakan simpleks direvisi dengan metode cutting plane dan branch and bound sebagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan linier dalam bentuk bilangan bulat (integer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode tersebut mampu meningkatkan jumlah produksi dan keuntungan. Dari analisis menggunakan metode cutting plane, diperoleh jumlah produksi tempe yang optimal sebanyak 1305 bungkus per sekali produksi dengan keuntungan maksimum yang diperoleh yaitu sebesar Rp1.649.481,00. Sementara itu, melalui metode branch and bound jumlah produksi tempe meningkat sebanyak 1312 bungkus dengan keuntungan sebesar Rp1.663.812,00. Dengan demikian penerapan metode branch and bound lebih efektif dalam meningkatkan keuntungan usaha dengan peningkatan keuntungan sebesar 12,63% dari produksi sebelumnya.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learing Berbantuan Media Pembelajaran Classpoint Pada Pembelajaran Matematika di Universitas Lelemuku Saumlaki Halirat, Karten
Sora Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2025): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.6.1.43-53

Abstract

Pembelajaran matematika mestinya mampu membentuk pola pikir agar mahasiswa dapat memahami suatu permasalahan guna mengumpulkan informasi serta menjabarkannya untuk menemukan solusi terhadap masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan model pembelajaran problem based learning berbantuan media classpoint dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Unit yang dianalisis yaitu mahasiswa semester VI yang mengambil mata kuliah metode diskrit pada program studi pendidikan matematika dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Setelah data dikumpulkan, selanjutnya dianalisis dengan cara direduksi, disajikan, diverifikasi untuk dibuatkan suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang dapat dilihat dari kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika yang diberikan pada saat diskusi kelompok, kuis maupun tes akhir pada materi fungsi pembangkit untuk menyelesaikan masalah permutasi dan kombinasi. Kesimpulan dari peneliitan ini adalah pembelajaran matematika yang dilaksanakan dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan media classpoint dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa semester VI program studi pendidikan matematika yang terlihat dari 20 orang peseta tes, 16 orang memperoleh nilai kategori sedang, sedangkan 4 orang memperoleh nilai kategori tinggi.
Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Terhadap Materi Pola Bilangan Madubun, Fenty Madelin; Rupilele, Karolina
Sora Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2025): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.6.1.27-34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Ambon pada materi pola bilangan, dengan jenis penelitian mixed method. Sumber data yang digunakan siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Ambon dan guru mata pelajaran matematika. Pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purpose sampling dan diperoleh 3 siswa yang masing-masing berada pada kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa soal tes dan pedoman wawancara mendalam. Soal tes berbentuk esai dengan materi pola bilangan. Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek ST (berkemampuan tinggi) memenuhi semua indikator kemampuan literasi matematis, subjek SS (berkemampuan sedang) memenuhi 2 indikator kemampuan literasi matematis dan subjek SR (berkemampuan rendah) hanya memenuhi 1 indikator kemampuan literasi matematis.
Hambatan Literasi Matematika di Sekolah Dasar Wilayah Terluar Indonesia: Eksplorasi Pengalaman Belajar Siswa di Wilayah 3T Labuem, Susana; Kaliky, Sitti Hajar
Sora Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2025): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.6.1.9-18

Abstract

Literasi matematika merupakan kompetensi penting dalam kehidupan abad ke-21, namun pencapaiannyamasih menjadi tantangan besar bagi siswa di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) Indonesia. Hambatan dalam penguasaan literasi matematika tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan geografis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman belajar siswa sekolah dasar di wilayah terluar Indonesia dalam menghadapi hambatan literasi matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi kelas, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta analisis dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama hambatan: keterputusan makna antara matematika dan kehidupan nyata siswa, keterbatasan strategi pembelajaran kontekstual oleh guru, dan pengaruh lingkungan sosial-budaya yang tidak mendukung perkembangan literasi matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa tantangan literasi matematika di wilayah 3T tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan kurikulum nasional yang seragam. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya rekontekstualisasi pembelajaran matematika berbasis lokal, pelatihan guru dalam pedagogi kontekstual, serta peningkatan peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung budaya literasi matematika.
Perbedaan Kemampuan Literasi Matematika Siswa Pada Materi Tabung Melalui Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education Berbantuan Geogebra Classroom dan Problem Based Learning Taihuttu, Sisilia Marcelina
Sora Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2025): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.6.1.1-8

Abstract

Isu nasional Indonesia dalam bidang pendidikan matematika adalah masih rendahnya kemampuan literasi matematika siswa. Berbagai upaya dilakukan dalam meningkatkan kemampuan tersebut salah satunya mengintegrasikan berbagai model pembelajaran dengan media pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi matematika siswa menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terintegrasi GeoGebra Classroom (GC) dengan model pembelajaran problem based learning (PBL). Siswa kelas IX SMP Negeri 9 Ambon adalah populasi dan siswa kelas dan adalah sampel dalam penelitian ini yang berjumlah masing-masing 29 siswa. Adapun hasil penelitian memperlihatkan ada perbedaan kemampuan literasi matematika siswa yang diajarkan dengan kedua model (nilai sig. 2-tailed < 0.05), dimana siswa yang diterapkan model pembelejaran RME terintegrasi GC memiliki kemampuan literasi matematika yang lebih tinggi dari siswa di kelas PBL.
Kemampuan Literasi Matematis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Sermatang, Gloria; Laamena, Christina M; Ratumanan, Tanwey Gerson
Sora Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2025): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.6.1.35-42

Abstract

Kemampuan literasi matematika adalah kemampuan seseorang untuk merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai situasi, termasuk kemampuan mengambil keputusan yang tepat dengan memanfaatkan konsep, prosedur, dan fakta matematika untuk menjelaskan dan menggambarkan masalah sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan literasi matematika siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif, dimana analisis data kuantitatif dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat literasi siswa, sedangkan analisis kualitatif bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa dalam literasi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis 26 siswa adalah 2 siswa (7,69%) berada pada kategori tinggi, 10 siswa (38,46%) kategori sedang dan kategori rendah sebanyak 14 (53.84%) siswa. Artinya, kemampuan literasi matematika siswa SMP kelas VIII tergolong sangat rendah. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa, kelemahan siswa terletak pada kemampuan matematisasi, representasi, kemampuan penalaran dan argumentasi serta kemampuan menggunakan bahasa dan operasi simbolis, formal dan teknis. Kemampuan ini dimiliki siswa namun sangat lemah.