cover
Contact Name
-
Contact Email
jpsi@usk.ac.id
Phone
+628121815214
Journal Mail Official
jpsi@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tgk. Chik Pante Kulu Nomor 5 Gedung C Lantai 1 Kantor Pengelola Jurnal Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Darussalam – Banda Aceh 23111, Indonesia Email: jpsi@usk.ac.id.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education)
ISSN : 23384379     EISSN : 2615840X     DOI : https://doi.org/10.24815/
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) offers an interdisciplinary forum for the publication of original peer-reviewed, contributed and invited research articles of the highest quality that address different topics of science education with implications for improving and enhancing science education practices and theories. The topics involves biology, chemistry, physics, as well as some applications pedagogy and teacher development. The journal provides an invigorating and informative variety of research papers that expand and deepen our theoretical understanding. It also provides practice and policy based implications in the relevant contexts of science education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 578 Documents
Motion Graphic: Design for Biology Learning Coordination System to Improve High Order Thinking Skills (HOTS) Zulfarina Zulfarina*; Molandia Widi Agustin; Nursal Nursal; Yustina Yustina
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 10, No 1 (2022): JANUARY 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.393 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v10i1.23340

Abstract

In order to improve the quality of the learning process and improve high order thinking skills (HOTS), education is required to continue to develop. One of the tools for the learning process and a solution for education is by using the media. Adobe After Effects-based motion graphics media can be used by teachers in the learning process. This study aims to develop and produce Motion Graphic media based on Adobe After Effects in an effort to improve High order thinking skills (HOTS) during the pandemic. The research consists of 3 stages, namely analysis, design and development. Methode of research is Research and Development (RD), using the ADDIE Model. The analysis phase is carried out by observation and interviews using a google form questionnaire and the design and development phase is carried out by utilizing various software. The results of the analysis phase of the study showed that 64.3% of students thought that the material for the coordination system was difficult to understand. The design stage begins with making a storyboard in accordance with the curriculum of 2013 and indicators of student achievement in the coordination system material, followed by making Motion Graphic Video using Adobe Effects software in accordance with the storyboard that has been made. The media generated from this research can be developed and tested further.
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI INSTRUMEN TES UNTUK MENGUKUR PENGETAHUAN PROSEDURAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI DI SMA NEGERI 10 BANDA ACEH Junike Junike; Yusrizal Yusrizal; Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.613 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan instrumen pengukuran dimensi pengetahuan prosedural dalam materi listrik dinamis. Penerapan instrumen yang telah dikembangkan menggunakan metode pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen melalui pendekatan inkuiri dan Pengembangan (RD). Sampel yang digunakan sebagai uji coba instrumen adalah siswa kelas III-2. Hasil pengembangan instrumen pengukuran dimensi pengetahuan prosedural didapat reliabilitasnya dengan kategori “baik” dengan indeknya 0.75. Sedangkan hasil yang didapatkan dari kelas yang diberikan perlakuan berpengaruh lebih besar terhadap pengetahuan prosedural peserta didik dengan nilai signifikan 0,05 dan Fhitung (1,91) Ftabel (1,98). Hal ini terbukti dari nilai uji-t untuk kelas eksperimen (10,827) dari pada kelas kontrol (4,670) meskipun kedua berpengaruh signifikan.
Identifikasi Tingkat Pemahaman Konsep Siswa Menggunakan Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice pada Materi Hidrokarbon Susti Vellayati; Cut Nurmaliah; Sulastri Sulastri; Yusrizal Yusrizal; Nurdin Saidi
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.06 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v8i1.15715

Abstract

Pemahaman konsep adalah kemampuan seseorang dalam mengartikan, menjelaskan atau mengaplikasikan suatu hal berdasarkan pengetahuan yang telah dipelajari. Tes diagnostik adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa. Tes yang digunakan pada penelitian ini adalah tes diagnostik three-tier multiple choice dan dikombinasikan dengan media CBT MOODLE. Pada penelitian ini telah dilakukan kajian untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep siswa pada materi hidrokarbon dengan menggunakan tes diagnostik three-tier multiple choice berbasis CBT MOODLE. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 89 orang siswa kelas XI-MIPA SMAN 8 Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan berupa 16 butir soal tes diagnostik three-tier multiple choice. Analisis data untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa menggunakan metode certainty of respons index (CRI).  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata siswa yang paham konsep terhadap materi hidrokarbon adalah 30,1% dan dikategorikan bahwa tingkat pemahaman konsep siswa gagal. Rata-rata siswa yang tidak paham konsep terhadap materi hidrokarbon sebesar 47,3%, siswa yang miskonsepsi sebesar 16% dan error sebesar 6,6%. Secara keseluruhan dapat dinyatakan bahwa siswa belum memahami materi hidrokarbon dengan benar sebesar 69,9%.
STRATEGI PEMBELAJARAN REMEDIAL UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR DAN SIKAP SISWA SMA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Sirry Alvina; Adlim Adlim; Abdul Gani
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.879 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketuntasan belajar, sikap serta tanggapan siswa terhadap strategi pembelajaran remedial. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen kausal komparatif melalui desain control group pretest posttest yang dilaksanakan pada kelas XI IPA di SMA Laboratorium Unsyiah tahun ajaran 2013/2014. Kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing berjumlah 26 dan 27 siswa. Analisis data pretest dan posttest, skala sikap, dan angket dilakukan untuk mengetahui ketuntasan belajar, sikap dan tanggapan siswa terhadap strategi pembelajaran remedial. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data homogen tetapi tidak berdistribusi normal. Uji beda rata-rata terhadap N-gain ketuntasan belajar antara kedua kelompok menggunakan uji Mann-Whitney melalui software SPSS versi 17. Uji tersebut memberikan nilai Asymp. sig (2-tailed) sebesar 0,0320,05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai rata-rata N-gain ketuntasan belajar untuk kelompok eksperimen dan kontrol sebesar 52,17% (kategori sedang) dan 28,60% (kategori rendah). Secara deskriptif kelompok eksperimen menunjukkan sikap yang lebih baik dari pada kelompok kontrol, namun secara statistik tidak signifikan. Siswa juga memberikan tanggapan yang positif terhadap strategi pembelajaran remedial. Simpulan penelitian ini adalah strategi pembelajaran remedial dengan perlakuaan khusus berupa pendekatan matematis dan individual dapat meningkatkan ketuntasan belajar dan sikap siswa.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI ZAT KIMIA DALAM MAKANAN PADA SISWA KELAS VIII MTsN MEUREUDU Safrina Safrina; Saminan Saminan; Muhammad Hasan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.119 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh penerapan model PBL terhadap ketrampilan proses sains (KPS) dan pemahaman konsep zat kimia dalam makanan pada siswa kelas VIII MTsN Meureudu, 2) mengetahui kemampuan representasi (enaktif, ikonik, dan simbolik) setelah penerapan model PBL pada materi zat kimia dalam makanan pada siswa kelas VIII MTsN Meureudu. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian adalah 19 siswa kelas VIII MTsN Meureudu tahun pelajaran 2013/2014. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengetahui pengaruh penerapan model PBL dan lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian yaitu penerapan model PBL mempengaruhi KPS dan pemahaman konsep zat kimia dalam makanan siswa kelas VIII MTsN Meureudu. Pengaruh terlihat dari hasil uji hipotesis, diperoleh nilai signifikan lebih kecil dari α (0,05). Selain itu, kemampuan representasi siswa kelas VIII MTsN Meureudu setelah penerapan model PBL pada materi zat kimia dalam makanan menjadi lebih baik. Kemampuan representasi siswa pada enaktif adalah 74%, ikonik 63%, dan simbolik 68%.
PELATIHAN TAKSONOMI NUMERIK SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU BIOLOGI Amalianneisha Rafadewi Andhanatami Putri; Topik Hidayat; Widi Purwianingsih
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 7, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.505 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v7i2.14332

Abstract

TPACK is the ability to integrate knowledges of content, pedagogical, and technology that must be possessed by teachers in facing the era of education in the 21st century. To improve TPACK can be done with training strategies, in this study numerical taxonomy training is a training program for biology teachers about TPACK and CoRes, and content which is related to concepts, technology, and learning strategies for classification of living things that discuss about numerical taxonomy, as a strategy to improve TPACK biology teachers in classifying living things learning. The method used was pre-experimental one group pre-post test design. The data about teachers’ TPACK was gained from CoReS and lesson plans prepared by teachers, and teachers’ prespective on TPACK was gained from responses toward questionnaires. The result showed after training,  analysis of CoRes reveals that 80% of Biology teachers’ is on the Growing TPACK, and 20% is on the Pre TPACK category. The average percentage of N-gain TPACK ability of teachers is 60% in the medium category, the result of significant test (t test) indicates t score t table (16.88 2.13), it showed a significant difference in the TPACK ability of biology teachers before and after numerical taxonomy training. Teachers’ prespective on TPACK in classification of living things learning have a positive changes, teachers starts to be able to determine the technology, strategy, and understanding the content of living things learning especially the numerical taxonomy. It can be concluded that numerical taxonomy training can improve TPACK’s ability.
Teacher’s Perceptions of Electronic Multi Representation STEM based Worksheet to Improve Student’s Metacognitive Ability Atika Putri; Dewi Lengkana*; Tri Jalmo
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 10, No 3 (2022): JULY 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.493 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v10i3.25052

Abstract

Science teachers often conduct a teacher-centered learning process without analyzing the essential needs of each student. Yet, it may not support student to enhance their cognition ability in 21th century era. This study aimed to describe teachers' perception toward usage of electronic multi representation-STEM based worksheet. The study was conducted in February 2021, involving 245 student and 15 science teachers of junior high school. The research used a mixed method with Sequential Explanatory Design. Data were taken using Questionnaire, interview, and to analyze current student worksheet. Data were analyzed descriptively. The data analysis techniques are data collection, data reduction, data display, and verification. The result shows that student have a positive perception toward usage of the electronic multi representation-STEM based worksheet. Almost all the teachers did not use the STEM approach to teach science. The current worksheets has not completely train students' metacognitive abilities and the students` metacognition was in low category, teacher has not use proper learning strategies, method, and  visualize concepts in multi representation. It can be concluded that a STEM-based multi-representation worksheet is needed to improve students` metacognitive abilities of junior high school
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP (CEP) TERHADAP SIKAP SISWA PADA PELAJARAN KIMIA DAN MINAT BERWIRAUSAHA Rahmawanna Rahmawanna; Adlim Adlim; Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.387 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap siswa terhadap pelajaran kimia dan minat berwirausaha siswa, serta untuk menilai kualitas dari kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan CEP. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre-experimental design  melalui one group pretest-posttest design, yang dilaksanakan pada kelas XI IPA salah satu SMA Negeri di Banda Aceh tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah  26 siswa. Analisis data angket sebelum dan sesudah pembelajaran dengan pendekatan CEP dilakukan untuk mengetahui sikap siswa terhadap pelajaran kimia dan minat berwirausaha siswa. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Uji hipotesis dilakukan dengan uji Wilcoxon melalui Software SPSS versi 19 dengan taraf signifikansi a = 0,05. Hasil uji hipotesis sikap siswa terhadap pelajaran kimia  memberikan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan sikap siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil uji hipotesis minat wirausaha siswa memberikan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya terdapat perbedaaan yang signifikan minat wirausaha siswa sebelum dan sedudah pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran dengan pendekatan CEP dapat meningkatkan sikap positif siswa tehadap pelajaran kimia dan meningkatkan minat wirausaha siswa.
Peningkatan Kemandirian dan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Implementasi E-Modul Interaktif IPA Terpadu Tipe Connected Pada Materi Energi SMP/MTs Roza Linda*; Zulfarina Zulfarina; Mas’ud Mas’ud; Teja Pratama Putra
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 2 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.787 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i2.19012

Abstract

Learning process during Covid-19 pandemic should have been anticipated because the 21st century and IR 4.0 era obligated teachers to facilitate student-centered learning and used of IT-based teaching materials, according students' needs and characteristics. Although, often found unqualify teaching materials. So, learning outcomes' target and students self' learning aspect will be obstructed. The research aimed to improve students self' learning and learning outcomes by implementing e-module. The research was final step of previous research (R D) which has produced a valid e-module. The research was the quantitative descriptive method. The research type used was quasi experimental with one group pretest-posttest design. The sample technique used was purposive sampling with 30 students of SMPN 2 Kandis as sample. The data collection technique was used questionnaires of students self' learning and tests of learning outcomes as instruments. Data was analyzed by descriptive statistics (percentage) for questionnaires, and paired sample t-test and N-Gain for tests. The results showed that students self' learning increase after using e-module from 64.69% to 81.04% (medium-high category). Also with students learning outcomes, obtained t0 = 7.55 ≥ ttab = 1.69 (dk = 29, α = 0.05) which means there was an increase. Based N-Gain = 0.76, the increasing in medium category. Thus, the implementation of integrated sains e-module with connected type on energy subject can be an alternative to improve students self' learning and learning outcomes
Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Home Experiment Maya Agustina; Adlim ,; Yusrizal ,
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 1, No 1 (2013): OKTOBER 2013
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.25 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains dan motivasi belajarsiswa dengan penerapan home experiment. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen kausalkomparatif dengan Randomized Subject, Pretest, Posttest Control Group Design.