cover
Contact Name
Nurita Apridiana Lestari
Contact Email
nuritalestari@unesa.ac.id
Phone
+62895429851500
Journal Mail Official
jipp.mep@gmail.com
Editorial Address
PT Mitra Edukasi dan Publikasi Griya Taman Asri AB/26 Tawangsari, Taman, Sidoarjo 61257, Indonesia
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 29623464     EISSN : 29626579     DOI : https://doi.org/10.58706/jipp
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) menerima artikel hasil penelitian di bidang Pendidikan dan Pembelajaran. Adapun ruang lingkup dari jurnal ini meliputi: 1. Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran 2. Asesmen dan Evaluasi 3. Media Pembelajaran 4. Konsep dan Miskonsepsi 5. Filosofi Pendidikan 6. Kurikulum 7. Psikologi Pendidikan 8. Penelitian Tindakan Kelas 9. Teknologi Pendidikan 10. Manajemen Pendidikan 11. Pengembangan Kurikulum 12. Pengembangan Pendidikan 13. Penelitian Pengembangan
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026" : 13 Documents clear
Efektivitas Implementasi Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Layanan di Taman Kanak-Kanak Pragista, Farah Nazhwa; Megantara, Adinda Thalia; Audhita, Lira; Hasanah, Nurani Widyanti; Salsabila, Hanum Chailan; Aulia, Salsabilla Rizqi; Sjamsir, Hasbi; Putri, Ayu Aprilia Pangestu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p114-122

Abstract

Manajemen memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan PAUD karena berfungsi menciptakan sistem pendidikan yang efektif, efisien, dan berkualitas. Kurangnya strategi manajemen yang terencana dapat menurunkan kualitas layanan pendidikan, sehingga diperlukan rancangan manajemen yang terstruktur agar pembelajaran dan perkembangan anak usia dini berjalan sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara rinci bagaimana manajemen pendidikan diimplementasi pada salah satu TK di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Proses analisis menggunakan analisis tematik untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen penyelenggaraan di TK sudah terlaksana dengan sangat baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh arahan pemerintah. Seluruh aspek manajemen, seperti manajemen kurikulum yang menggunakan kurikulum merdeka, pendaftaran peserta didik yang memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, guru dan tenaga kependidikan dilakukan sesuai kebutuhan, sarana dan prasarana lengkap, pembiayaan, evaluasi dan monitoring, serta hubungan dengan orang tua dan masyarakat telah dilaksanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen yang terstruktur dan profesional merupakan faktor utama dalam peningkatan mutu layanan PAUD. Strategi manajemen yang diterapkan terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas. Hasil penelitian ini juga memberikan dampak positif sebagai rujukan bagi lembaga PAUD lain dalam mengembangkan sistem manajemen yang efisien, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan anak.
Academic Buoyancy Mahasiswa: Peran Pendekatan Cognitive Behavior Modification dan Teknik Self Instruction Training Wardani, Wardani; Lisdiana, Anita
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v8n1.p123-135

Abstract

Permasalahan academic buoyancy atau kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik sehari-hari menjadi tantangan yang semakin nyata di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji efektivitas pendekatan cognitive behavior modification (CBM) yang dipadukan dengan teknik self-instruction training dalam mengembangkan academic buoyancy mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mix methods dengan strategi embedded concurrent, yaitu pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan dalam satu tahap. Populasi penelitian terdiri dari 1.615 mahasiswa, dan sampel diambil sebanyak 321 responden menggunakan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5% dan teknik proportional random sampling. Subjek berasal dari Jurusan Pendidikan IPS Universitas Lampung (274 mahasiswa) dan Program Studi Pendidikan IPS IAIN Metro (47 mahasiswa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik self-instruction training dalam pendekatan CBM secara konsisten mampu meningkatkan aspek kognitif dan afektif dalam academic buoyancy mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa intervensi psikopedagogis berbasis CBM efektif dalam membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik secara adaptif. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi institusi pendidikan tinggi untuk mengintegrasikan program penguatan academic buoyancy dalam layanan bimbingan dan pengembangan karakter mahasiswa.
Kurikulum Merdeka Implementation Strategy in Improving the Quality of Learning for Gen Z in Senior High School Adelia, Revina; Suyatno, Suyatno; Hasanah, Enung
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p136-145

Abstract

 Improving the quality of learning is a major challenge in Indonesian education, particularly in the era of digital transformation and the dynamic characteristics of Generation Z. The Kurikulum Merdeka is a response to the demands for more flexible, adaptive, and student-centered learning. This study research purposes to explore the implementation strategies of the Kurikulum Merdeka   in improving the quality of learning for Generation Z at SMA Muhammadiyah Toboali. This study uses a qualitative approach with a case study design, through data collection techniques such as interviews, observations, and documentation involving the principal, teachers, and students. The findings show that the implementation of the Kurikulum Merdeka at SMA Muhammadiyah Toboali is carried out systematically, collaboratively, and contextually to the needs of students. The principal plays an active role in socializing the curriculum, conducting teacher training, developing a KOSP relevant to school conditions, and conducting digital-based evaluations. Meanwhile, teachers implement differentiated learning, utilize digital technology, and create an interactive and humanistic learning atmosphere. Students experience benefits in the form of increased learning motivation, flexibility in the learning process, and a more personalized assessment experience. In conclusion, the implementation of the Kurikulum Merdeka at Muhammadiyah High School in Toboali demonstrates that a synergistic strategy combining school leadership, teacher learning innovation, and an understanding of Generation Z characteristics can bring about real transformation in the educational process. With an adaptive and contextual approach, the Kurikulum Merdeka not only addresses the challenges of the 21st century but also strengthens the quality of meaningful, relevant, and impactful learning for students. With an adaptive and contextual approach, the Kurikulum Merdeka not only responds to the challenges of the 21st century but also enhances the quality of meaningful, relevant, and impactful learning for students.
Enhancing Cognitive, Performance Skills, and Affective Competencies through Case-Based Learning among Midwifery Students: A Scoping Review Nova, Jelsita; Susanti, Ari Indra
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p162-175

Abstract

Midwifery students are expected to develop good clinical competencies to ensure the delivery of safe, effective, and holistic maternal care. However, conventional learning methods often fall short in cultivating critical thinking, clinical reasoning, and decision-making skills. Case-Based Learning (CBL) has emerged as a student-centered pedagogical strategy that bridges the gap between theory and clinical practice. This study aims to map the forms of CBL implementation in midwifery education, particularly in enhancing students’ competencies in cognitive, performance skills, motivational, and collaborative domains, while also highlighting contextual limitations in its application. This scoping review adopted the PRISMA-ScR framework and conducted searches across PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Eligible articles were published between 2020 and 2025, written in English, and presented original full-text research. Out of 655 initially retrieved records, 12 studies met the inclusion criteria after title, abstract, and full-text screening. Findings show that CBL positively contributes to the development of midwifery students’ cognitive competencies, including critical thinking, knowledge retention, and clinical reasoning, as reported in the majority of studies. Improvements in performance skills, such as decision-making and practical readiness, were also noted, particularly when CBL was supported with technology like video-based scenarios and virtual reality. Additionally, CBL fostered student engagement, motivation, and collaboration, although one study reported limited enthusiasm due to contextual factors such as passive delivery. In conclusion, CBL is an effective pedagogical approach for developing cognitive, performance skills, and affective competencies in midwifery students. To optimize its impact, educators should integrate CBL with interactive digital tools such as simulation and virtual reality. These innovations enhance engagement and provide immersive learning experiences that align with the demands of reflective, hands-on maternal care. The findings of this review have important implications for midwifery education, particularly in supporting the adoption of more student-centered and clinically oriented teaching strategies to strengthen students’ competence and readiness for professional practice. Further research is needed to standardize CBL implementation and explore its long-term outcomes across diverse learning environments.
Instrumen Penilaian Keterampilan Proses Sains dan Creative Problem Solving Berbasis Model Rasch pada Materi Teori Kinetik Gas Yanti, Mira Fitri; Rosidin, Undang; Distrik, I Wayan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p252-266

Abstract

Keterampilan abad ke-21 saat ini menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan di tingkat global. Sehingga, penilaian keterampilan proses sains (KPS) dan creative problem solving (CPS) penting dilakukan untuk mengidentifikasi kemampuan peserta didik dalam berpikir ilmiah serta memecahkan masalah secara kreatif dalam pembelajaran fisika. Namun, keterbatasan instrumen yang dikembangkan oleh guru menyebabkan kedua keterampilan tersebut belum terukur secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian KPS dan CPS yang valid dan reliabel. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implementation, dan evaluation. Instrumen yang dikembangkan berupa tes berbentuk soal pilihan ganda untuk mengukur KPS dan CPS. Uji validitas dilakukan oleh tiga orang ahli pada bidangnya berdasarkan aspek materi, konstruk, dan bahasa, sedangkan uji empiris melibatkan 66 peserta didik dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Winstep dengan pendekatan model Rasch. Hasil validasi ahli menunjukkan rata-rata sebesar 88,66% untuk KPS dan 86,66% untuk CPS dengan kategori sangat tinggi. Hasil uji coba menghasilkan 15 butir soal valid untuk KPS dan 14 butir soal valid untuk CPS, dengan reliabilitas sangat baik yang ditunjukkan oleh nilai Cronbach's alpha pada instrumen KPS sebesar 0,95, sedangkan pada CPS sebesar 0,96. Dengan demikian, kesimpulan pada penelitian ini ialah instrumen yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan secara teoritis dan empiris, sehingga dapat digunakan sebagai alat penilaian untuk mengukur kemampuan KPS dan CPS peserta didik secara akurat.
Pemanfaatan Jejak Sejarah Pabrik Gula Tasikmadu sebagai Sumber Belajar Sejarah Indonesia Berbasis Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning Rismawan, Ditya; Prasetiya, Angga; Sinaga, Roger Frans
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p146-161

Abstract

Warisan masa lampau memiliki nilai historis penting sebagai upaya pelestarian dan pembentukan jati diri bangsa. Cagar budaya sebagai warisan sejarah berperan besar bagi masyarakat meskipun dibedakan dalam dimensi waktu masa lalu dan masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan situs cagar budaya Pabrik Gula Tasikmadu sebagai sumber belajar sejarah Indonesia di SMA. Secara khusus penelitian ini membahas sejarah singkat perkembangan Pabrik Gula Tasikmadu, pendekatan dan model pembelajaran CTL, dan Pemanfaatan situs Pabrik Gula Tasikmadu sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan teknik analisis yang digunakan yaitu analisis konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs cagar budaya Pabrik Gula Tasikmadu memiliki potensi besar sebagai sumber belajar sejarah di SMA khususnya di wilayah Jawa Tengah sesuai dengan Capaian Pembelajaran fase F kelas XI Kurikulum Merdeka. Integrasi materi sejarah Pabrik Gula Tasikmadu melalui model pembelajaran CTL dapat menciptakan proses belajar yang kontekstual, menarik, dan bermakna berbasis peninggalan sejarah yang nyata.Penelitian ini memberikan dampak teoritis yaitu memperkaya kajian pemanfaatan situs cagar budaya sebagai sumber belajar dengan pendekatan CTL, dan dampak praktis, yaitu menjadi rujukan dalam mengembangkan strategi pembelajaran kontekstual yang inovatif dan bermakna untuk implementasi kurikulum merdeka.
Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dalam Pendidikan Indonesia: Tinjauan Sistematis Teori dan Praktik Ratri, Safitri Yosita; Wagiran, Wagiran; Riyadi, Andrian; Firdaus, Fery Muhamad; Delosa, Jovelyn
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p176-191

Abstract

Transformasi pendidikan Indonesia menuntut pergeseran dari pembelajaran hafalan menuju Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang bermakna dan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis penerapan pembelajaran mendalam di Indonesia, mencakup landasan teoretis, paradigma pembelajaran, strategi inovatif, implementasi lokal (kesiapan guru, infrastruktur, kurikulum), relevansi dengan Outcome-Based Education (OBE), asesmen autentik, serta pilar meaningful, mindful, dan joyful. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis berbasis PRISMA terhadap 45 artikel yang dianalisis secara tematik dan menghasilkan tujuh tema utama. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kerangka global seperti DELC dan 6Cs berkembang, implementasi di Indonesia masih menghadapi tantangan pada konsistensi kebijakan, kesiapan pedagogis guru, dan penguatan asesmen autentik. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan pembelajaran mendalam di Indonesia memerlukan sinergi kebijakan, peningkatan kapasitas guru, dan sistem asesmen kontekstual berkelanjutan. Dampak penelitian ini memberi kontribusi konseptual dan praktis sebagai dasar pengembangan kebijakan, penyempurnaan Naskah Akademik, serta perancangan pembelajaran dan asesmen yang lebih kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan.
Evaluasi Perbandingan Tingkat Kesiapan Kerja Lulusan SMK 3 Tahun dan 4 Tahun Jurusan Konstruksi Gedung, Sanitasi, dan Perawatan di Surabaya, Indonesia Pratama, Sheila Ayu; Arthaningtyas , Desy Ratna
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p205-215

Abstract

SMK 3 tahun dan SMK 4 tahun memiliki perbedaan durasi pembelajaran yang berimplikasi terhadap kesiapan kerja dan daya serap lulusan di dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kesiapan kerja serta daya serap lulusan SMK 3 tahun dan SMK 4 tahun pada Jurusan Konstruksi Gedung, Sanitasi dan Perawatan di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Responden berjumlah 100 lulusan, terdiri atas 50 lulusan SMK 3 tahun dan 50 lulusan SMK 4 tahun. Instrumen berupa kuesioner 20 butir dengan skala ordinal tiga poin (ya=3, kadang-kadang=2, tidak=1). Analisis dilakukan menggunakan software Jamovi untuk memperoleh nilai rata-rata, simpangan baku, dan perbandingan antarkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesiapan kerja lulusan SMK 4 tahun lebih tinggi pada seluruh aspek, khususnya tanggung jawab kerja (2,90 ± 0,28) dibandingkan SMK 3 tahun (2,63 ± 0,39), serta motivasi pengembangan diri (2,63 ± 0,37 vs 2,30 ± 0,46). Data tracer study menunjukkan bahwa 92% lulusan SMK 4 tahun bekerja sesuai bidang keahlian, sedangkan SMK 3 tahun sebesar 70%. Temuan ini memberikan bukti empiris awal yang menunjukkan kecenderungan lebih baik terhadap peningkatan kesiapan kerja dan relevansi bidang kerja lulusan. Secara kebijakan, hasil ini mendukung penguatan model SMK 4 tahun pada bidang konstruksi serta perlunya optimalisasi kemitraan industri dan literasi digital dalam kurikulum kejuruan.
Spiritual Meaning-Making and Collegial Solidarity in Sustaining Teacher Resilience Pasaribu, Udur Maulina Manjur; Erny, Erny
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p216-227

Abstract

Teacher well-being has gained attention in educational research because increasing professional demands and institutional pressures have amplified teachers’ experience of work-related stress. This study sought to explore the perceptions of elementary school teachers about occupational stressors, how they experience and manage occupational stressors, and the extent to which these coping mechanisms contribute to their professional resilience. Data were obtained through a qualitative interpretive case study design through semi-structured interviews, classroom observations, and document review of eleven teachers with differing years of experience. Data were analyzed with the aid of Miles and Huberman’s interactive model, including the stages of reduction of data, display, and verification through triangulation and member checking. The results showed that teachers’ stress is largely due to administrative overload, lack of resources, and performance pressure. Yet, rather than causing burnout, many teachers found resilience in stress as they engaged in spiritual reflection, collegial collaboration and supportive infrastructure. These coping strategies were effective in maintaining emotional stability, professional ethics, and commitment/motivation toward teaching. The study illustrates how faith-based and community-oriented coping is an important culture-embedded coping tool that may aid in teacher wellness and support in challenging environments. The research thus sheds light on how teachers turn stress into professional growth. The results emphasize the significance of supportive school climates and holistic well-being programs, drawing on psychological, spiritual and social domains, for enhancing teacher strength of resilience and performance.
Internalization of Islamic Spiritual Values in the Culture of an Excellent School at Senior High School Samsudin, Arif; Chamami, M Rikza; Fihris, Fihris; Rohman, Rohman
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p267-280

Abstract

Schools often emphasize academic achievement, modern facilities, and global achievements, but often spirituality is not a major concern even though academic intelligence without spiritual guidance has the potential to produce morally fragile graduates. This study aims to analyze the internalization of Islamic spiritual values in the culture of an excellent school at SMA Negeri 3 Semarang, as well as to examine the impact of the Specta Religios and Specta Charity programs on student character development. This research uses a qualitative approach with a descriptive type, through observation, interviews, and documentation techniques of students, PAI teachers, and Rohis extracurricular advisors. The results show that Specta Religi program, which includes reciting the Qur'an, performing the dhuha prayer, and giving religious lectures, has succeeded in fostering religious habits, discipline, and a sense of responsibility among students. Meanwhile, the Specta Charity program, which involves distributing food, social service, and caring activities, has fostered solidarity, empathy, and social responsibility. These two programs complement each other in instilling Islamic values because they emphasize a balance between vertical religiosity towards Allah and horizontal care for others. Thus, the internalization of Islamic spiritual values at SMA Negeri 3 Semarang has proven effective in forming a holistic, excellent school culture, producing students who are both high-achieving and noble in character.

Page 1 of 2 | Total Record : 13