cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 626 Documents
Implementasi Kebijakan Kriminal Dalam Penanggulangan Penipuan Melalui Aplikasi Whatsapp Josi Saputra; Rini Fathonah; Firganefi; Muhammad Farid; Dita Trijayanti
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8855

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong meningkatnya penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi yang juga dimanfaatkan sebagai sarana melakukan tindak pidana penipuan melalui modus penyalahgunaan identitas palsu. Modus tersebut dilakukan dengan membuat akun menggunakan identitas orang lain, mengaku sebagai kerabat, pejabat, atau pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum. Kondisi ini menimbulkan tantangan bagi aparat penegak hukum dalam mengungkap pelaku yang memanfaatkan anonimitas dan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kriminal dalam penanggulangan tindak pidana penipuan melalui aplikasi WhatsApp dengan modus penyalahgunaan identitas palsu di Polres Tanggamus serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kriminal dilakukan melalui upaya penal berupa penyelidikan, penyidikan, penerapan ketentuan pidana, serta kerja sama dengan instansi terkait dalam penelusuran bukti digital. Selain itu, diterapkan pula upaya non-penal melalui edukasi kepada masyarakat, sosialisasi literasi digital, dan pencegahan kejahatan siber. Pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kemampuan digital forensik, sulitnya pelacakan identitas pelaku, rendahnya kesadaran masyarakat, serta kompleksitas pembuktian dalam tindak pidana berbasis elektronik.
Transformasi dari Korwil Menjadi Cabang pada Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia di Banten Tahun 1980-2000 Virli Aurelya Putri Apandi; Eko Ribawati; Rikza Fauzan
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Banten dari status Koordinator Wilayah (Korwil) menjadi Cabang pada periode 1980-2000. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penelitian mengenai sejarah organisasi pers di tingkat daerah, khususnya terkait perubahan struktur kelembagaan PWI yang berimplikasi terhadap profesionalisme wartawan dan perkembangan pers lokal. Penelitian ini menggunakan metode historis menurut Helius Syamsudin terdiri atas empat tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian terdiri atas sumber primer berupa arsip surat kabar sezaman, dokumen organisasi PWI, serta wawancara dengan pelaku dan saksi sejarah, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PWI Banten berkembang sebagai Koordinator Wilayah sejak awal 1980-an di bawah struktur PWI Jawa Barat dengan kewenangan yang masih terbatas dan bersifat koordinatif. Transformasi dari Korwil menjadi Cabang dipengaruhi oleh perubahan politik nasional pasca-Reformasi 1998, meningkatnya tuntutan profesionalisme wartawan, serta lahirnya Provinsi Banten pada tahun 2000. Perubahan status tersebut mendorong peningkatan kemandirian organisasi, penguatan struktur kelembagaan, perluasan program pembinaan wartawan, serta penguatan penerapan Kode Etik Jurnalistik. Setelah menjadi Cabang, PWI Banten menunjukkan perkembangan yang lebih dinamis dalam mendukung profesionalisme wartawan dan penguatan pers lokal di tengah era kebebasan pers pasca-Reformasi.
Sociological Jurisprudence dan Regulasi Fintech: Menguji Relevansi Teori Roscoe Pound di Era Disrupsi Teknologi Finansial Abdul Kadir; Mira Nila Kusuma Dewi; Thamara Ellya Sulistyani; Nurtaslim; Arvandi; Ishak
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8857

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) telah mengubah penyelenggaraan jasa keuangan sekaligus memunculkan tantangan hukum yang memerlukan pengaturan adaptif terhadap dinamika masyarakat digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep sociological jurisprudence Roscoe Pound dalam regulasi fintech di Indonesia serta mengkaji pemenuhan fungsi hukum sebagai law as a tool of social engineering. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan, buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan beserta regulasi turunannya mencerminkan upaya negara menyesuaikan hukum dengan perkembangan teknologi finansial. Namun, regulasi tersebut belum sepenuhnya memenuhi fungsi hukum sebagai sarana rekayasa sosial karena masih terdapat kesenjjangan antara perkembangan inovasi digital dan kemampuan regulasi dalam mengantisipasi risiko hukum. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berbasis aktivitas guna menjamin kepastian hukum, perlindungan konsumen, serta stabilitas sistem keuangan.
Pengaruh Model Inquiry Learning Berbasis Canva Interaktif Terhadap Kemampuan Berpikir Historis Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Cabangbungin Dian Ayu Sejati; Yuni Maryuni; Tb Umar Syarif Hadi Wibowo
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inquiry Learning berbasis media canva interaktif terhadap kemampuan berpikir historis siswa kelas XI pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Cabangbungin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Pengambilan data dilakukan melalui teknik purposive sampel dengan kelas XI.E sebanyak 31 siswa sebagai kelas eksperimen dengan model pembalajran Inquiry Learning berbasis Canva interaktif dan kelas XI.F sebanyak 30 siswa sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran Discovery Learning dengan media PPT. Kemampuan berpikir historis merujuk pada enam indikator menurut Seixas, yaitu historical significance, evidence, continuity and change, cause and consequence, historical perspectives dan the ethical dimension. Pada tahap pra eksperimen menunjukkan bahwa kemampuan berpikir historis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masih belum terpenuhi, berdasarkan hal tersebut digunakanlah model pembelajaran Inquiry Learning berbasis Canva interaktif untuk pembelajaran di kelas. Adapun hasil penelitian sebagai berikut; terdapat pengaruh dari model pembelajaran Inquiry Learning berbasis Canva interaktif terhadap kemampuan berpikir historis siswa, hasil pengujian hipotesis melaui uji-t dua pihak terdapat peningkatan kemampuan berpikir historis siswa dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,0004 < 0,05 maka maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terjadi peningkatan terhadap kemampuan berpikir historis siswa pada mata pelajaran sejarah tingkat lanjut pada kelas XI.E di SMA Negeri 1 Cabangbungin. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan peningkat kemampuan berpikir historis pada kelas eksperimen sebesar 76,65% (kategori efektif), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 61,58% (kategori cukup efektif). Dengan demikian, model Inquiry Learning berbasis media interaktif Canva efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir historis siswa dalam pembelajaran sejarah.
Perkembangan Sistem Pendidikan Yayasan Dwituna Rawinala Dalam Membekali Life Skill Disabilitas Ganda 1983–1990 Kennedy Hasiholan Sianturi; Yuni Maryuni; Rikza Fauzan
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sistem pendidikan Yayasan Dwituna Rawinala dalam membekali life skill penyandang disabilitas ganda pada tahun 1983–1990. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sistem pendidikan bagi penyandang disabilitas ganda di Indonesia pada masa Orde Baru sehingga Yayasan Dwituna Rawinala berperan sebagai lembaga pelopor dalam pengembangan pendidikan khusus. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui arsip, dokumen, surat kabar, wawancara, serta berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal perkembangannya Yayasan Dwituna Rawinala mengalami keterbatasan kurikulum, tenaga pendidik, dan sarana pembelajaran. Untuk mengatasi kondisi tersebut, yayasan mengadaptasi berbagai kurikulum hingga berhasil mengembangkan kurikulum berbasis life skill yang berfokus pada kemampuan merawat diri, komunikasi, orientasi mobilitas, dan kemandirian peserta didik. Sistem pendidikan tersebut menjadi dasar pengembangan pendidikan bagi penyandang disabilitas ganda sekaligus memberikan kontribusi terhadap perkembangan pendidikan khusus di Indonesia.
Aspek Hukum Lintas Negara terhadap Kejahatan Keuangan Digital: Studi Kasus Penanggulangan Skema Ponzi Modern Suto Mediantoro; Yuki Marzuki; Safira Malia Khasanah; Hartanto
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8868

Abstract

Perkembangan teknologi blockchain telah mengubah lanskap perdagangan internasional melalui adopsi aset kripto secara masif. Namun, karakteristiknya yang bersifat anonim dan tanpa batas (borderless) kerap dieksploitasi untuk kejahatan finansial siber, salah satunya adalah skema Ponzi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modus operandi penipuan berbasis Web3 pada kasus HyperFund/HyperVerse serta mengidentifikasi hambatan yurisdiksi dalam penegakan hukum lintas negara (cross-border enforcement). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HyperFund berhasil mengeksploitasi pasar global melalui manipulasi narasi investasi fiktif seperti Decentralized Finance (DeFi) dan program staking, di mana keuntungan investor lama murni berasal dari perputaran dana anggota baru. Ketika skema ini runtuh, penegakan hukum domestik menghadapi tembok besar berupa keterbatasan yurisdiksi teritorial, taktik pengkaburan aset melalui bursa non-KYC, serta rumitnya birokrasi asset recovery internasional. Meskipun tindakan ekstrateritorial dari otoritas seperti SEC dan DOJ Amerika Serikat efektif menekan aktor utama, penelitian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan kejahatan kripto global memerlukan standardisasi regulasi multilateral yang mengikat di bawah pengawasan institusi internasional seperti FATF.
Propaganda Radikal sebagai Instrumen Political Warfare di Era Digital dan Tantangan Keamanan Nasional Indonesia Hizkia Dicken Dirgantara; Agus H Sulistiyono Reksoprodjo; Bambang Utomo; Ahmad G. Dohamid
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8875

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan propaganda radikal sebagai alat dalam peperangan politik di era globalisasi digital dan dampaknya terhadap keamanan nasional Indonesia. Sejak insiden Bom Bali 2002, pemerintah Indonesia semakin serius menghadapi ancaman terorisme yang berbasis pada paham radikal. Kelompok teroris memanfaatkan teknologi untuk propaganda dan perekrutan, yang mengancam eksistensi Pancasila sebagai ideologi negara serta pemerintahan yang memimpin berjalannya negara Indonesia. Penyebaran paham radikalisme berbasis kekerasan tidak hanya membahayakan kehidupan masyarakat, tetapi juga legitimasasi politik pemerintah Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa kelompok radikal berusaha merusak integritas Pancasila dengan mempergunakan isu sosial dan ekonomi untuk mendapatkan dukungan, yang berpotensi merubah status quo di Indonesia.
Strategi Adaptif-Kolaboratif Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan dalam Mencegah Kejahatan Lintas Batas di Perbatasan Republik Indonesia–Malaysia, Kalimantan Barat Rizal Fadly; Haryo Mustoko; Jimmy Veni Tokio Tiwow
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8876

Abstract

Kawasan perbatasan Republik Indonesia–Malaysia di Kalimantan Barat merupakan koridor strategis sekaligus rawan yang dimanfaatkan untuk penyelundupan narkotika, barang ilegal, perdagangan orang, perlintasan nonprosedural, serta pemanfaatan jalur tikus oleh jaringan kriminal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi operasional Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas), mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan merumuskan strategi yang diterapkan guna mencegah kejahatan lintas batas. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur Satgas Pamtas, pemerintah daerah, Polri, Bea Cukai, PLBN, dan masyarakat perbatasan di Entikong dan Jagoi Babang, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan Satgas Pamtas memiliki kesiapan operasional dan hubungan sosial yang baik, tetapi masih terkendala keterbatasan personel, teknologi pengawasan, pos, dan logistik di tengah medan sulit serta jaringan transnasional yang semakin adaptif. Strategi yang diterapkan memadukan patroli berlapis, operasi gabungan, deteksi dini berbasis intelijen, pembinaan teritorial, pelibatan masyarakat, dan teknologi seperti drone, CCTV, serta komunikasi terpadu. Penelitian menyimpulkan model pengamanan yang adaptif, kolaboratif, berbasis teknologi, dan berorientasi masyarakat, dengan Satgas Pamtas sebagai instrumen pertahanan sekaligus aktor stabilisasi sosial, ketahanan wilayah, dan collaborative border governance.
Analisis Dampak Fluktuasi Harga Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Sayuran Dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Bukit Kecamatan Pelawan Muhammad Pupu Ramadhan; Kemas Imron Rosadi; Maulana Hamzah
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak fluktuasi harga sayuran terhadap pendapatan petani sayuran di Desa Bukit Kecamatan Pelawan serta menganalisis upaya petani dalam memenuhi kesejahteraan keluarga di tengah fluktuasi harga sayuran berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Desa Bukit Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 13 informan yang terdiri atas petani, pedagang, dan pembeli sayuran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi, ketekunan pengamatan, dan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi harga sayuran memberikan dampak yang berbeda terhadap setiap pelaku dalam rantai pasokan. Bagi petani primer, fluktuasi harga menyebabkan pendapatan yang tidak stabil dan sering kali tidak sebanding dengan biaya produksi. Sementara itu, petani yang juga berperan sebagai pedagang memiliki alternatif sumber pendapatan sehingga dampaknya relatif lebih kecil, sedangkan pembeli mengalami peningkatan pengeluaran yang menyebabkan perubahan pola konsumsi. Dalam menghadapi kondisi tersebut, petani melakukan berbagai upaya, seperti diversifikasi tanaman, pengelolaan keuangan, penyesuaian harga jual, pengelolaan stok, dan pemilihan saluran pemasaran. Upaya-upaya tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi Islam yang mengedepankan nilai ikhtiar, tawakal, qana'ah, kejujuran, serta menghindari praktik riba, sehingga tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan, tetapi juga pada tercapainya kesejahteraan yang menyeluruh (falah).
Eksplorasi Model Genics Terhadap Metakognitif dan Kompetensi Komunikasi Interpersonal Murid pada Pembelajaran Biologi: Studi Mixed Methods Embedded Design Renisa Abdullah; Jodion Siburian; Raissa Mataniari
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8878

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran GENICS dibandingkan Problem Based Learning (PBL) terhadap metakognitif dan kompetensi komunikasi interpersonal murid, serta mendeskripsikan perilaku dan faktor-faktor yang memengaruhi kedua kemampuan tersebut. Penelitian menggunakan desain Mixed Methods Embedded Design dengan pendekatan kuasi eksperimen sebagai metode utama dan studi kasus sebagai metode pendukung. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji ANCOVA dan MANCOVA, sedangkan data kualitatif hasil observasi dianalisis menggunakan NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GENICS tidak berpengaruh signifikan terhadap metakognitif maupun kompetensi komunikasi interpersonal dibandingkan PBL. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kedua model sama-sama memfasilitasi berkembangnya metakognitif dan kompetensi komunikasi interpersonal melalui aktivitas diskusi, kerja sama, presentasi, dan refleksi. Perkembangan kedua kemampuan tersebut dipengaruhi oleh faktor pendukung, seperti sintaks pembelajaran dan diskusi kelompok, serta faktor penghambat berupa keterbatasan waktu, partisipasi murid yang belum merata, ketidakhadiran murid, dan kondisi pembelajaran. Dengan demikian, model GENICS berpotensi menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung pengembangan metakognitif dan kompetensi komunikasi interpersonal murid.