cover
Contact Name
Rivaldo Kurniawan Iryanto
Contact Email
rivaldokurniawan54@gmail.com
Phone
+628975368282
Journal Mail Official
journalpustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nilam IV, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50276
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29872731     DOI : https://doi.org/10.59945/jpnm.v1i2.26
JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin is an open access journal, and a peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Humanities and social sciences, Contemporary political science, Education science, Religion and philosophy, engineering science, Business and economy, cooperative, technology, HR Development, Design and media arts
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 613 Documents
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Sedimen di Teluk Buyat Glorya Rondonuwu; Sri Seprianto Maddusa; Jootje Umboh
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.990

Abstract

Teluk Buyat merupakan wilayah perairan pesisir yang berpotensi mengalami pencemaran logam berat akibat aktivitas pertambangan emas dan masukan dari daratan melalui aliran sungai. Salah satu logam berat yang berbahaya bagi lingkungan perairan dan organisme akuatik adalah timbal (Pb), yang cenderung terakumulasi pada sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat timbal (Pb) pada sedimen di perairan Teluk Buyat serta membandingkannya dengan baku mutu yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei deskriptif dengan metode survei lapangan dan analisis laboratorium. Pengambilan sampel sedimen dilakukan pada 16 titik menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis kadar Pb dilakukan menggunakan metode Inductively Coupled Plasma–Mass Spectrometry (ICP-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa logam berat Pb terdeteksi pada seluruh sampel sedimen dengan kisaran konsentrasi 2,6145–30,2800 µg/g. Jika dibandingkan dengan nilai Effects Range Low (ERL) berdasarkan NOAA Sediment Quality Guidelines, seluruh kadar Pb pada sedimen masih berada di bawah nilai ambang batas. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pencemaran Pb pada sedimen Teluk Buyat tergolong rendah, namun keberadaan Pb pada seluruh titik menunjukkan adanya masukan logam berat ke lingkungan perairan. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan kualitas lingkungan secara berkelanjutan untuk mencegah peningkatan pencemaran di masa mendatang.
Analisis Kandungan Kadmium (Cd) pada Sedimen di Teluk Totok Glorya C. Mongkau; Sri Seprianto Maddusa; Jane M.F Tahulending
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.991

Abstract

Pencemaran logam berat di wilayah perairan pesisir merupakan permasalahan lingkungan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap ekosistem dan kesehatan manusia. Kadmium (Cd) merupakan salah satu logam berat yang bersifat toksik, tidak memiliki fungsi biologis, serta mudah terakumulasi dalam sedimen dan organisme perairan. Teluk Totok, yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara, merupakan kawasan pesisir yang dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber hasil laut dan berada di sekitar aktivitas penambangan emas sehingga berpotensi mengalami pencemaran logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan kadmium (Cd) pada sedimen di Teluk Totok. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei lapangan dan analisis laboratorium. Sampel sedimen diambil pada 16 titik menggunakan metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan metode Inductively Coupled Plasma (ICP) di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kadmium (Cd) pada seluruh sampel sedimen berada di bawah batas deteksi alat, yaitu <0,00003 mg/kg, dan masih berada jauh di bawah baku mutu NOAA Sediment Quality Guidelines. Hal ini menunjukkan bahwa sedimen di Teluk Totok masih berada dalam kondisi aman terhadap pencemaran kadmium.
Filsafat Ilmu Sebagai Kerangka untuk Memahami Bimbingan Konseling Multikultural: Literatur Review Rubianto, Rasya Sadina Nurani; Prasetya, Ahmad Fajar
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.995

Abstract

Bimbingan dan Konseling multikultural merupakan pendekatan yang berkembang seiring meningkatnya kompleksitas keberagaman budaya, nilai, dan konteks sosial dalam masyarakat global. Namun, kajian mengenai pendekatan ini masih cenderung menitikberatkan aspek praktis, sementara landasan filosofisnya belum dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah Bimbingan dan Konseling multikultural melalui perspektif filsafat ilmu, khususnya dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis, sebagai kerangka konseptual pengembangan keilmuan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dan terbit antara tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi filsafat ilmu memperkuat pemahaman tentang hakikat konseli sebagai manusia berbudaya, proses konstruksi pengetahuan konseling yang dialogis dan reflektif, serta nilai etika dan tujuan moral layanan konseling. Kajian ini menegaskan bahwa filsafat ilmu berperan penting dalam membangun praktik Bimbingan dan Konseling multikultural yang humanis, etis, dan adaptif terhadap tantangan sosial serta perkembangan teknologi.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Pelaku Usaha Mikro di Kota Mataram Salmaa Putri Amalia; Mansur Afifi; Taufiq Chaidir
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, jam kerja, lama usaha, tingkat pendidikan, lokasi usaha, dan penggunaan teknologi terhadap tingkat pendapatan pelaku usaha mikro sektor kuliner di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 99 pelaku usaha mikro kuliner yang berlokasi di Pantai Ampenan, Taman Sangkareang, dan Loang Baloq, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan modal usaha, jam kerja, lama usaha, tingkat pendidikan, lokasi usaha, dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan usaha mikro. Secara parsial, modal usaha, jam kerja, lama usaha, tingkat pendidikan, dan lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pelaku usaha mikro. Namun, penggunaan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pendapatan usaha mikro masih sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor konvensional, sementara pemanfaatan teknologi belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dalam pengelolaan modal dan pemanfaatan teknologi secara efektif guna meningkatkan pendapatan usaha.
Hubungan Antara Fear of Missing Out dengan Tingkat Insecure pada Remaja di SMAN 1 Kerek Wulandari; Suhartono
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1007

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan remaja, khususnya dalam aspek psikologis dan sosial. Salah satu fenomena yang banyak muncul adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan takut tertinggal dari pengalaman sosial yang dianggap bermakna, yang berpotensi memicu perasaan insecure. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Fear of Missing Out dan tingkat insecure pada remaja di SMAN 1 Kerek. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 215 siswa yang aktif menggunakan media sosial, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Fear of Missing Out Scale dan Self-Consciousness Scale yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat Fear of Missing Out dan insecure pada kategori sedang. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Fear of Missing Out dan tingkat insecure dengan nilai koefisien korelasi r = 0,764. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat Fear of Missing Out yang dialami remaja, semakin tinggi pula perasaan insecure yang dirasakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi literasi digital dan penguatan konsep diri sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental remaja di era digital.
Evaluasi Keberadaan dan Aktivitas Pertambangan Pasir di Sungai Kumele Desa Gunung Sejuk Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan L.M Faisz Fajar Hidayat; Aminuddin Mane Kandari; Alfirman
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi, pemanfaatan, serta pemeliharaan dan pengelolaan kegiatan pertambangan pasir di Sungai Kumele, Desa Gunung Sejuk, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Tingginya aktivitas penambangan pasir oleh masyarakat memberikan kontribusi ekonomi lokal, namun berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan sungai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis potensi pasir dilakukan menggunakan citra penginderaan jauh dan sistem informasi geografis, sedangkan aspek pemanfaatan serta pengelolaan dianalisis berdasarkan data lapangan dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas potensi pasir mengalami penurunan dari 109,93 ha pada tahun 2009 menjadi 81,38 ha pada tahun 2025 akibat aktivitas penambangan yang berlangsung secara terus-menerus. Pemanfaatan pasir didominasi untuk kebutuhan konstruksi lokal dengan sistem penambangan tradisional dan pemasaran langsung kepada konsumen. Upaya pemeliharaan dan pengelolaan telah dilakukan secara terbatas melalui pendekatan struktural dan non-struktural, namun belum terintegrasi secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan penambangan pasir yang lebih terencana dan berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan sungai.
Penggunaan Metode Digitasi On Screen untuk Pemantauan Kualitas Tutupan Lahan Kota Palu Tahun 2025 Budi Andresi; Rifai; Dita Septyana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1009

Abstract

Perubahan tutupan lahan di wilayah perkotaan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas lingkungan dan keberlanjutan pembangunan. Kota Palu, sebagai pusat perkotaan di Provinsi Sulawesi Tengah, mengalami dinamika pemanfaatan lahan yang signifikan akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas tutupan lahan di Kota Palu hingga tahun 2025 serta menganalisis implikasinya terhadap perencanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan. Metode penelitian meliputi analisis citra satelit 2025 melalui digitasi on-screen menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan perhitungan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2025. Hasil analisis menunjukkan total luas tutupan lahan sebesar 203,531 ha, dengan dominasi ruang terbuka hijau berupa taman lingkungan (93,759 ha), median jalan (51,097 ha), dan sempadan badan air (48,646 ha). Kategori area dengan Nilai Konservasi Tinggi (HCV) masih terbatas, hanya 1,876 ha. Perhitungan IKTL menghasilkan nilai 67,62, termasuk dalam kategori “Sedang,” menandakan tekanan aktivitas manusia terhadap kawasan bernilai ekologis. Permukiman menjadi penggunaan lahan yang paling banyak beririsan dengan kawasan bernilai lingkungan tinggi. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan pengelolaan ruang, pemerataan RTH dan HCV, serta pengendalian alih fungsi lahan untuk mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menyediakan dasar berbasis data untuk pengambilan keputusan dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan di Kota Palu.
Strategi Guru dalam Menciptakan Ekosistem Pembelajaran yang Menyenangkan (Study Kasus di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar II) Nurhasanah, Anah; Jaya, Asep; Rosliani, Lia; Apin; Susilawati, Susi; Prihatini, Firda; Abdurrahman, H. Nana Herdiana; Yanuarsari, Revita
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1010

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan, atau ekosistem pembelajaran yang menyenangkan, sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah dasar. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk lebih terlibat, termotivasi, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan guru untuk membuat ekosistem pembelajaran yang menyenangkan di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar 2 Observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan banyak strategi, seperti pembelajaran interaktif, pembelajaran berbasis permainan, penggunaan media dan teknologi yang sederhana, manajemen kelas yang baik, dan hubungan emosional yang baik antara guru dan siswa. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme siswa, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas dan partisipasi aktif guru adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan di sekolah dasar.
Teori Exchange (Hubungan Guru dan Murid dalam Pendidikan Agama) Alfin Camelia; Mohammad Rofiq; Maftuh
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1012

Abstract

Artikel ini mengkaji relevansi dan keterbatasan Teori Pertukaran Sosial (Social Exchange Theory) dalam memahami hubungan antara guru dan peserta didik dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Teori Pertukaran Sosial memandang interaksi sosial sebagai suatu proses pertukaran yang didasarkan pada perhitungan antara ganjaran (reward) dan biaya (cost), yang dapat digunakan untuk menganalisis motivasi, partisipasi, dan kepatuhan dalam konteks pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yang bersumber dari buku, artikel jurnal, serta berbagai referensi ilmiah yang relevan dengan Teori Pertukaran Sosial dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan guru dan peserta didik dalam PAI mencerminkan unsur-unsur pertukaran sosial, di mana guru memberikan pengetahuan, bimbingan, dan keteladanan, sedangkan peserta didik memberikan perhatian, kepatuhan, serta partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Ganjaran seperti nilai, pujian, dan pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan, serta biaya berupa kedisiplinan, usaha belajar, dan pengendalian diri, memengaruhi motivasi awal peserta didik dalam mempelajari PAI. Namun demikian, penelitian ini juga mengungkap bahwa Teori Pertukaran Sosial memiliki keterbatasan dalam konteks pendidikan Islam, karena teori ini menekankan perhitungan rasional dan kepentingan pribadi. Pendidikan Islam lebih mengutamakan keikhlasan, pembentukan akhlak, serta pengabdian kepada Allah SWT sebagai tujuan utama. Oleh karena itu, Teori Pertukaran Sosial dapat berfungsi sebagai kerangka analisis pendukung, tetapi tidak dapat dijadikan sebagai landasan utama dalam memahami tujuan dan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.
Modernisasi Islam Dalam Fiqih Alfin Camelia; Muhammad Muizzuddin; Muchammad Toha
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1013

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep modernisasi fikih sebagai upaya untuk mempertahankan relevansi hukum Islam dalam merespons perkembangan sosial, teknologi, dan ekonomi kontemporer. Fikih, sebagai produk ijtihad manusia yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, memiliki karakter yang dinamis dan adaptif sehingga memungkinkan terjadinya pembaruan hukum tanpa mengubah prinsip-prinsip fundamental ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis literatur hukum Islam klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan ijtihad, maqāṣid al-sharī‘ah, dan maṣlaḥah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi fikih bertumpu pada penguatan pendekatan metodologis seperti ijtihad kolektif, penalaran yang berorientasi pada maqāṣid, serta penafsiran kontekstual terhadap teks-teks keagamaan. Pendekatan-pendekatan tersebut memungkinkan hukum Islam menjawab persoalan-persoalan modern, termasuk digitalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan perubahan sosial, dengan tetap menjaga nilai keadilan dan kemaslahatan umum. Dengan demikian, modernisasi fikih bukanlah penyimpangan dari prinsip-prinsip Islam, melainkan suatu kontekstualisasi yang diperlukan agar hukum Islam tetap fungsional, responsif, dan aplikatif dalam masyarakat modern. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus hukum Islam kontemporer dengan menegaskan pentingnya fikih yang adaptif dan berorientasi pada kemaslahatan di era modern.