cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 856 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Penyajian Data Melalui Problem Based Learning Dengan Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Siswa Kelas III Rofi Rihhadatul Aisya; Yogi Prihandoko; Sunarno Sunarno
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.900

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi penyajian data menuntut siswa untuk mampu memahami informasi, mengolah data, serta menarik kesimpulan berdasarkan data yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan kombinasi pendekatan Saintifik dan TPACK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 Pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat hingga mencapai 100% dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa meningkat hingga 95% dengan kriteria sangat aktif, hasil belajar ranah kognitif mencapai 95%, dan hasil belajar ranah psikomotorik mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan kombinasi pendekatan Saintifik dan TPACK dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar matematika materi penyajian data pada siswa kelas III SDN 3 Loktabat Utara.
Pengembangan Media Smart Box Pada Materi Ekologi Di Sekolah Menengah Pertama Wanda Pramita Lestari
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.917

Abstract

This study aimed to determine the feasibility of Smart Box media for teaching ecology at the junior high school level. The research was motivated by students' difficulties in understanding abstract ecological concepts, highlighting the need for innovative and interactive learning media. This study employed a research and development (R&D) approach adapted from the ADDIE model. The participants were 29 seventh-grade students at SMPN 1 Pontianak. The Smart Box media was validated by two media experts, while the learning material was evaluated by three subject-matter experts. Data were collected through media validation sheets, material validation sheets, and student response questionnaires to assess the feasibility and effectiveness of the developed media. The validation results indicated that the Smart Box met the criteria for feasibility in terms of both media design and content quality. Student responses also demonstrated that the media was engaging, increased learning interest, and facilitated a better understanding of ecological concepts through visualization and interactive learning activities. Overall, the findings suggest that the Smart Box is a feasible and effective learning medium for ecology instruction and can serve as an alternative teaching aid to support science learning in junior high schools.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Kelas V Pada Muatan Matematika Danang Kuncoro Jati; Tika Puspita Widya Rini
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.921

Abstract

Berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang wajib dikembangkan pada era pendidikan abad dua puluh satu. Kemampuan tersebut kenyataannya belum berkembang secara optimal pada tingkat sekolah dasar khususnya pada mata pelajaran matematika. Tujuan utama penelitian ini mencakup: (1) Mendeskripsikan aktivitas guru beserta murid selama proses pembelajaran berlangsung; serta (2) Menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar melalui penerapan model Problem Based Learning. Pendekatan kualitatif melalui desain Penelitian Tindakan Kelas diaplikasikan sebagai metode utama kajian. Subjek penelitian melibatkan 26 enam murid kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi serta tes yang kemudian dikaji menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan lapangan mengonfirmasi adanya peningkatan pada seluruh aspek pengamatan dengan rincian: (1) Kinerja guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik; (2) Keterlibatan murid berkembang dari sebagian besar aktif menjadi hampir seluruhnya aktif; (3) Keterampilan berpikir kritis melonjak dari kategori sebagian besar terampil menjadi sangat terampil; serta (4) Capaian hasil belajar bertransformasi dari kondisi belum tuntas menjadi tuntas secara klasikal. Kesimpulan akhir menegaskan bahwa penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif mendongkrak kualitas aktivitas guru, keterlibatan murid, keterampilan berpikir kritis, hingga hasil belajar matematika secara menyeluruh
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Kelas 4 SDN Antasan Besar 7 Menggunakan Model Problem Based Learning Syufi Raudah; Tika Puspita Widya Rini
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.928

Abstract

Permasalahan yang utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis murid pada muatan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang diakibatkan oleh proses pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis murid kelas 4 secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) desain Kemmis & McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin dengan subjek penelitian 22 murid kelas IV. Sumber data diperoleh dari hasil observasi menggunakan instrumen lembar pengamatan keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan persentase ketuntasan klasikal secara kuantitatif dengan indikator keberhasilan klasikal  76%. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis murid dari pertemuan ke pertemuan. Ketuntasan klasikal keterampilan berpikir kritis pada Pertemuan 1 mencapai 50%, meningkat menjadi 82% pada Pertemuan 2, dan mencapai 86% (Hampir Seluruh Murid Kritis) pada Pertemuan 3. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada muatan IPAS di kelas IV SDN Antasan Besar 7.
Meningkatkan Berpikir Kritis, Kerja Sama Dan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Sinar Di SDN Kelayan Selatan 9 Eka Diah Nur Apriliani; Yogi Prihandoko
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.933

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan pemecahan masalah di kalangan siswa kelas IV Pendidikan Pancasila di SDN Kelayan Selatan 9. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran SINAR, kombinasi Pembelajaran Berbasis Masalah, Turnamen Permainan Tim, dan Diskusi Kelompok. Penelitian Tindakan Kelas (KAR) ini melibatkan 17 siswa kelas empat selama empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang konsisten dari pertemuan pertama hingga keempat: aktivitas guru meningkat dari skor 26 (Baik) menjadi 40 (Sangat Baik); aktivitas siswa meningkat dari 12% menjadi 82%; kemampuan berpikir kritis dari 12% menjadi 82%; kemampuan kerja sama dari 18% menjadi 88%; dan kemampuan pemecahan masalah dari 12% menjadi 82%. Hasil belajar pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotor juga mencapai 82% penguasaan klasik. Kesimpulannya, model SINAR efektif dalam meningkatkan aktivitas kelas dan keterampilan abad ke-21 siswa dalam Pendidikan Pancasila.
Konstruksi Hubungan Parasosial Antara SEVENTEEN Dan CARAT Melalui Interaksi Komunikasi Digital Pada Platform Weverse Naila Rif’atul Jazilah; Lukas Yulianto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.939

Abstract

Perkembangan komunikasi digital telah mengubah pola hubungan antara figur publik dan penggemar, khususnya dalam budaya fandom K-Pop. Platform digital seperti Weverse memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih dekat dan personal antara idol dengan penggemar, sehingga berpotensi membentuk hubungan parasosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hubungan parasosial antara SEVENTEEN dan CARAT melalui interaksi komunikasi digital pada platform Weverse. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang merupakan penggemar SEVENTEEN (CARAT) aktif menggunakan Weverse, serta didukung observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan parasosial antara SEVENTEEN dan CARAT terbentuk melalui tiga aspek utama, yaitu keterbukaan komunikasi anggota SEVENTEEN, intensitas interaksi digital dan komunikasi dua arah melalui fitur Weverse. Interaksi yang berlangsung secara konsisten melalui unggahan personal, balasan komentar dan siaran langsung membuat penggemar merasa lebih mengenal serta memiliki kedekatan emosional dengan anggota SEVENTEEN. Dengan demikian, Weverse berperan sebagai ruang komunikasi digital yang mengonstruksi hubungan parasosial melalui pengalaman interaksi yang dimaknai secara personal oleh penggemar.
Diskursus Pelecehan Seksual Di Pondok Pesantren Dalam Film Wahyu: Analisis Wacana Kritis Aulia Shifa Azzahra; Windri Saifudin
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.941

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana wacana pelecehan seksual di pondok pesantren dikonstruksi dalam film Wahyu. Film menjadi salah satu media yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan aktif dalam mengonstruksi wacana sosial melalui pilihan narasi, dialog, dan visual yang ditampilkan. Film Wahyu menarik untuk dikaji karena mengangkat isu pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan pondok pesantren, sebuah latar yang selama ini identik dengan citra religius dan otoritas moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wacana pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren dikonstruksi dalam film Wahyu berdasarkan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan metode kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, dengan menganalisis tiga dimensi wacana Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana pelecehan seksual di Pondok Pesantren menunjukkan bahwa Pondok Pesantren sebagai institusi dengan otoritas moral yang kuat sekaligus sebagai ruang yang menciptakan celah bagi terjadinya dan tersembunyinya pelecehan seksual.
Implementasi Model Cerdas Dalam Meningkatkan Berpikir Kritis, Motivasi Dan Karakter Wasaka Pada Muatan IPAS Di Siswa Sekolah Dasar Muzalifah Muzalifah; Muhsinah Annisa
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.947

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, serta karakter WASAKA (kerja keras) murid pada muatan IPAS di kelas V SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat satu arah, kurangnya keterlibatan aktif murid, serta minimnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif. Dampaknya, murid belum mampu berpikir kritis dalam memahami materi, kurang termotivasi dalam belajar, serta belum menunjukkan karakter kerja keras secara optimal, sehingga hasil belajar masih rendah. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran CERDAS yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Index Card Match (ICM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, karakter WASAKA, serta hasil belajar murid. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin berjumlah 21 siswa dengan 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui hasil belajar siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini dihitung menggunakan analisis deskriptif dan analisis kecenderungan seluruh faktor penelitian (cross analysis). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai skor 32 dengan kriteria “sangat baik”, aktivitas siswa mencapai 91% dengan kriteria “sangat aktif”, keterampilan berpikir kritis mencapai 86% dengan kriteria “sangat terampil”, kemampuan motivasi mencapai 95% dengan kriteria “sangat aktif”, dan karakter wasaka mencapai 90% dengan kriteria “sangat membudaya”. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CERDAS dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, motivasi, dan karakter wasaka siswa kelas VA di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menerapkan model pembelajaran utnuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan hasil belajar.
Inovasi Media Chemuno Card Games berbasis Augmented Reality (AR) untuk Materi Kimia Sistem Periodik Unsur (SPU) Edla Arifah Syukri; Ira Mahartika
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.961

Abstract

This research aimed at knowing validity and practicality levels of Chemuno Card Games with Augmented Reality (AR) technology on Periodic System of the Elements lesson.  It was Research and Development with 4-D (Define, Design, Development, Disseminate) model limited to Design step.  This research was administered at Agriculture Integrated State Vocational High School Riau Province.  The subjects of this research were experts of learning media, learning material, and practicality test.  The research finding was Chemuno Card Games with Augmented Reality (AR) technology on Periodic System of the Elements lesson.  The appropriateness of Chemuno Card Games with Augmented Reality (AR) technology was based on a) validation by media experts, its percentage was 83.6% with very valid category, b) validation by material experts, its percentage was 97% with very valid category, c) practicality by teachers, its percentage was 80% with practical category, and d) practicality by students, its percentage was 85.4% with very practical category.
Analisis Produktivitas Alat Berat Menggunakan Metode Cycle Time Pada Proyek Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon Lucas Bitalessy; Fauzan A. Sangadji; Christy G. Buyang
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.988

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi, penggunaan alat berat seperti excavator dan diesel hammer sangat penting untuk mempercepat pekerjaan galian dan pemancangan pondasi. Namun, produktivitas alat berat sering dipengaruhi oleh kondisi alat, kondisi lapangan, serta waktu siklus kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas excavator dan diesel hammer pada proyek pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon dengan menggunakan metode cycle time. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara, serta pengumpulan data proyek. Data yang digunakan meliputi waktu siklus alat, volume pekerjaan, dan kapasitas alat. Perhitungan produktivitas dilakukan berdasarkan rumus yang mengacu pada Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas excavator CAT 320D₂ pada proyek tersebut sebesar 21,64 m³/jam, sedangkan produktivitas diesel hammer sebesar 5,11 m/jam. Selain itu berdasarkan hasil analisis jam kerja yang dibutuhkan excavator memerlukan waktu sekitar 0,693–1,617 jam per hari untuk menyelesaikan pekerjaan galian berdasarkan volume hasil observasi. Sementara itu diesel hammer membutuhkan waktu sekitar 0,1902 jam untuk menyelesaikan pekerjaan pemancangan sebanyak 54 tiang. Dengan ini pemanfaatan alat dan perawatan alat sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan konstruksi.