cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 856 Documents
Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha Dalam Membuktikan Persekongkolan Tender Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah: Studi Putusan Nomor 07/KPPU-L/2025 Syahnas Navisa; Rahmi Zebaedah; Meita Fadhilah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.990

Abstract

Persekongkolan tender dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan bentuk pelanggaran hukum persaingan usaha yang merugikan keuangan negara, sebagaimana terjadi pada Perkara Nomor 07/KPPU-L/2025 mengenai tender pemeliharaan mesin induk MTU di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang melibatkan PT Dieselindo Utama Nusa dan PT Rolls Royce Solution Indonesia. Artikel ini bertujuan mengkaji peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam membuktikan adanya persekongkolan tender tersebut. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif bersifat deskriptif analitis, melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus terhadap putusan KPPU tersebut, didukung data wawancara pada Kantor Wilayah III KPPU. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran KPPU tercermin dari kedudukannya sebagai lembaga quasi-judicial yang menjalankan fungsi investigatif dan ajudikatif secara terpisah namun terpadu, mulai dari penyusunan laporan dugaan pelanggaran hingga penilaian rangkaian bukti langsung dan tidak langsung berupa dokumen penawaran, surat dukungan teknis eksklusif, dan pola kemenangan berulang pada dua paket tender. Konstruksi pembuktian tersebut berhasil menunjukkan terpenuhinya unsur-unsur Pasal 22 UU No. 5/1999 dan dikuatkan pada tingkat keberatan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Artikel ini menyimpulkan bahwa metode pembuktian berbasis bukti tidak langsung (circumstantial evidence) menjadi kunci keberhasilan KPPU mengungkap persekongkolan vertikal yang tersembunyi di balik hubungan otorisasi teknis eksklusif.
Transformasi Pelayanan Digital E-SID Dalam Konteks Budaya Pelayanan Publik Di KSOP Utama Tanjung Perak Brigitta Mayawati; Sri Umiyati; Tresna Kusumawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pelayanan digital Electronic-Seafarer Identity Document (E-SID) dalam konteks budaya pelayanan publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas Utama Tanjung Perak. Digitalisasi layanan maritim sering dipandang sebatas modernisasi teknologi, padahal esensinya menuntut perubahan budaya birokrasi secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi , lalu dianalisis menggunakan sintesis teori Budaya Organisasi Edgar Schein (Artifacts, Espoused Values, Basic Assumptions) dan dimensi Kualitas Pelayanan Parasuraman (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama (Artefak/Tangibles), infrastruktur biometrik standar ILO 185 berhasil meningkatkan bukti fisik dan citra birokrasi modern, namun keandalannya sangat bergantung pada stabilitas server pusat. Kedua (Nilai yang Dianut/Assurance & Reliability), penerapan SOP keamanan siber menumbuhkan jaminan keamanan (Assurance) yang tinggi bagi pelaut, meskipun konsistensi waktu layanan (Reliability) sering terhambat oleh fluktuasi jaringan sentralistik. Ketiga (Asumsi Dasar/Empathy & Responsiveness), terjadi pergeseran mentalitas aparatur dari paradigma "penguasa loket" menjadi fasilitator solutif. Kesenjangan literasi digital pelaut senior justru memicu peningkatan dimensi empati dan daya tanggap petugas. Kesimpulannya, transformasi E-SID membuktikan bahwa teknologi hanyalah alat; kualitas pelayanan publik digital yang paripurna tetap bergantung pada humanisme aparatur (brainware) dalam menjembatani keterbatasan sistem dan literasi masyarakat.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Representasi Matematis, dan Kerja Sama Menggunakan Model Pembelajaran PROSES di Sekolah Dasar Amira Puput Rahmadani; Fathul Jannah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1012

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran PROSES yang merupakan kombinasi dari model pembelajaran Problem Based Learing. Snowball Throwing, dan Numbered Heads Together dalam meningkatkan aktivitas guru dan murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan representasi matematis, dan keterampilan kerja sama murid. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang melibatkan 19 murid kelas IV SDN Kuin Cerucuk 1 Banjarmasin selama empat pertemuan. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Penerapan model PROSES menunjukkan peningkatan yang konsisten pada seluruh indikator yang diteliti. Aktivitas murid meningkat dari 32% menjadi 95%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 32% menjadi 90%, keterampilan representasi matematis meningkat dari 37% menjadi 90%, dan kerja sama meningkat dari 26% menjadi 95% pada akhir tindakan. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik murid. Temuan penelitian mengindikasikan model pembelajaran PROSES mampu menciptakan pembelajaran yang mendorong berpikir kritis murid, mengembangkan ide-ide matematis, dan bekerja sama dalam kelompok secara optimal, khususnya pada muatan Matematika.
Analisis Produktivitas Pekerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Hebel Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Buce Samuel Talakua; Fauzan A Sangadji; Felix Taihuttu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1014

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi, khususnya pada pekerjaan pemasangan dinding bata ringan (hebel) yang memiliki volume pekerjaan besar dan berdampak langsung terhadap waktu serta biaya proyek. Rendahnya tingkat produktivitas tenaga kerja dapat menyebabkan keterlambatan pekerjaan dan meningkatnya biaya pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan metode pengukuran yang tepat untuk mengetahui tingkat pemanfaatan waktu kerja tenaga kerja secara objektif di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas pekerja pada pekerjaan pemasangan dinding hebel di Proyek Pembangunan Gedung FKIP Universitas Pattimura menggunakan metode work sampling dengan indikator Labor Utilization Rate (LUR). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama 18 hari kerja dengan total 882 waktu pengamatan terhadap satu tim kerja yang terdiri dari tukang1 dan tukang 2. Aktivitas pekerja diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu kegiatan produktif (effective work), kegiatan pendukung (contributory work), dan kegiatan tidak produktif (ineffective work). Data hasil pengamatan dianalisis untuk mengetahui proporsi waktu kerja setiap kategori serta menghitung nilai LUR sebagai ukuran efektivitas pemanfaatan waktu kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi waktu kerja produktif sebesar 30,39% untuk tukang 1 dan 36,39% untuk tukang 2. Aktivitas pendukung tercatat sebesar 39,57% pada tukang 1 dan 28,57% pada Tukang 2, sedangkan aktivitas tidak produktif masih relatif tinggi, yaitu 30,05% pada tukang 1 dan 35,03% pada tukang 2. Nilai LUR yang diperoleh sebesar 40,28% untuk tukang 1 , 43,54% untuk tukang 2. Yang menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu kerja belum optimal karena berada di bawah 50%. Selama periode penelitian, total hasil pekerjaan mencapai 301,75 m² dengan rata-rata 16,76 m² per hari. Hasil uji keseragaman dan kecukupan data menunjukkan bahwa data yang diperoleh seragam dan mencukupi, sehingga hasil penelitian dinyatakan valid.
Pengaruh Penerapan Standar Operasional Prosedur (Sop) Terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Persuratan Bagi Mahasiswa Di Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar Nisa Adya Wijayani; Siti Habibah; Sumarlin Mus
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), gambaran kualitas pelayanan administrasi persuratan bagi mahasiswa, serta mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap kualitas pelayanan administrasi persuratan bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar yang pernah menerima layanan administrasi persuratan. Sampel penelitian berjumlah 377 mahasiswa yang ditetapkan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) berada pada kategori tinggi dan kualitas pelayanan administrasi persuratan yang dirasakan mahasiswa juga berada pada kategori tinggi. Hasil analisis inferensial menggunakan regresi linear menunjukkan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan administrasi persuratan bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), maka semakin baik pula kualitas pelayanan administrasi persuratan yang diberikan kepada mahasiswa.
Penerapan Model Computer Mediated Communication Dalam Komunikasi Digital Internal: Studi Pada Staf Operasional PT PELNI (Persero) Cabang Semarang Dia Fesilia Rosaria Indah; Heri Pamungkas
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi digital internal staf operasional PT PELNI (Persero) Cabang Semarang dalam mendukung pelayanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan empat informan, terdiri bagian staff operasional bagian loket dan Departure Controlling System (DCS). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital internal berperan penting dalam mendukung efektivitas pelayanan digital melalui pemanfaatan berbagai media komunikasi, seperti Grup WhatsApp, Handy Talkie (HT), PELNI Passenger Service System (PPSS), PELNI Mobile dan Vending Machine yang saling terintegrasi. Sistem tersebut mempermudah koordinasi antarstaf, mempercepat penyampaian informasi, memudahkan akses data pelayanan, serta mendukung penyelesaian kendala operasional secara cepat. Meskipun masih ditemukan hambatan berupa gangguan sistem, jaringan internet yang tidak stabil dan kesalahan data penumpang, perusahaan telah menerapkan mekanisme penanganan melalui koordinasi dengan Tim IT, pelaporan kepada kantor pusat, serta penyediaan alternatif layanan digital. Dengan demikian, komunikasi digital internal menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran dan efektivitas pelayanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile di PT PELNI (Persero) Cabang Semarang.
Implementasi Siklus (DMAIC) Dengan Integrasi Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengurangi Reject Kerupuk Di PT DSC Aris Munawar; Sita Kurniaty Ratoko; Abimanyu Abimanyu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1069

Abstract

Industri makanan merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap produk makanan ringan, perusahaan dituntut untuk menjaga kualitas produk agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. PT DSC sebagai perusahaan yang bergerak dalam produksi bubur instan menghadapi permasalahan tingginya tingkat reject pada proses penggorengan (frying) kerupuk yang berdampak pada efisiensi produksi, peningkatan biaya operasional, serta kepuasan konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penyebab terjadinya reject dan mengevaluasi efektivitas implementasi perbaikan yang dilakukan pada proses frying. Metode penelitian yang digunakan adalah DMAIC dan FMEA, dengan pendekatan analisis data produksi sebelum dan sesudah implementasi perbaikan. Data awal yang digunakan berasal dari hasil produksi selama periode Mei–Oktober 2025 dan periode Desember 2025–Mei 2026 sebagai kondisi setelah perbaikan. Tahapan penelitian meliputi identifikasi permasalahan, analisis penyebab reject, penentuan tindakan perbaikan, implementasi perbaikan, serta evaluasi hasil yang diperoleh. Perbaikan yang dilakukan meliputi peningkatan kondisi dan performa mesin frying dengan pendampingan tim teknik yang berpengalaman, pemberian pelatihan kepada operator mesin penggorengan, penetapan standar kualitas bahan baku kepada pemasok, serta penyusunan dan monitoring panduan standar produk untuk membantu operator membedakan produk yang sesuai dengan standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perbaikan memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan tingkat reject pada proses frying. Sebelum perbaikan, total reject yang terjadi selama periode Mei–Oktober 2025 mencapai 21.753 kg dengan persentase reject sebesar 3,60%. Setelah implementasi perbaikan pada periode Desember 2025–Mei 2026, total reject berhasil diturunkan menjadi 9.538 kg dengan persentase reject sebesar 1,53%. Berdasarkan hasil menunjukkan penurunan jumlah reject sebesar 12.215 kg atau sekitar 2,07% dibandingkan kondisi sebelumnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi perbaikan pada aspek mesin, sumber daya manusia, bahan baku, dan standarisasi proses mampu meningkatkan kualitas produk serta menurunkan tingkat reject produksi.
Bilingualism-Based Langugae Teaching In EFL Classroom Yunisah Azzahra; Sukardi Weda; La Sunra
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1084

Abstract

This research aimed at investigating (1) the teacher’s perception on the use of Bilingualism in the classroom, (2) the way the teacher implements bilingualism in the classroom, (3) the students’ responses to the implementation of bilingualism in the classroom. This research was conducted under the qualitative case study design. The subject of this research involved an EFL teacher in Telkom Elementary School Makassar and the 28 students in grade 5B using purposive sampling. The data were gathered from classroom observations and interview. The findings showed that the teacher had a positive and comprehensive perception toward the use of bilingualism in English language teaching. The implementation of bilingualism-based language teaching was reflected through classroom practices by the teacher that involved separation of languages (by topic, by time, by place, by medium of activities, by function) and concurrent uses of languages (by translating, by previewing and reviewing, by translanguaging). In addition, the findings also showed that students responded positively toward the use of bilingualism in the classroom because it helped them understand lesson easier, increased their confidence, and encouraged greater engagement in learning English. However, bilingualism needed to use carefully to maintain the adequate exposure of the target language. Hence, it is obvious that bilingual practices can serve as crucial elements in teaching English when implemented appropriately based on students’ needs and classroom situation. Teacher should use bilingualism thoughtfully to enhance teaching effectiveness.  
Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Menggambar Melalui Media Kolase Di Kelas IV Sekolah Dasar Vita Widiyastuti; Wiwy Triyanty Pulukadang; Mimy Astuty Pulukadang; Pupung Puspa Ardini; Vicka Muniati Arifin
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1086

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menggambar murid kelas IV SDN 85 Sipatana Kota Gorontalo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media kolase dapat meningkatkan kemampuan menggambar murid. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menggambar murid melalui penerapan media kolase. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 murid kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kolase mampu meningkatkan kemampuan menggambar murid. Pada siklus I, sebanyak 7 dari 13 murid mencapai ketuntasan belajar dengan persentase sebesar 60%, sedangkan 6 murid (40%) belum mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, jumlah murid yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 10 orang atau sebesar 80%, sementara 3 murid (20%) belum mencapai ketuntasan. Peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II menunjukkan bahwa media kolase efektif dalam meningkatkan kemampuan menggambar murid kelas IV SDN 85 Sipatana Kota Gorontalo. Dengan demikian, media kolase dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran seni rupa untuk meningkatkan kemampuan menggambar di sekolah dasar.
Analisis Deviasi Jadwal Produksi Menggunakan Critical Path Method (CPM), Line Balancing Dan Schedule Performance Index (SPI) Pada Proses Produksi PT Adil Makmur Fajar Rakay Edhiargo Toyosito; Nabila Alifia; Angga Widyas Swara
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1087

Abstract

Penjadwalan produksi merupakan aspek penting dalam menjamin kelancaran proses produksi agar target perusahaan dapat tercapai sesuai rencana. PT Adil Makmur Fajar masih menghadapi permasalahan berupa deviasi jadwal produksi yang ditandai dengan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun, serta pencapaian target produksi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deviasi jadwal produksi menggunakan metode Critical Path Method (CPM), Line Balancing, Schedule Performance Index (SPI), dan Fishbone Diagram. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer berupa observasi dan wawancara serta data sekunder berupa jadwal produksi, laporan aktual produksi, data downtime mesin, dan data defect periode Januari–Mei 2026. Hasil analisis CPM menunjukkan bahwa seluruh aktivitas produksi pada proses packing berada pada jalur kritis sehingga setiap aktivitas harus diselesaikan sesuai urutan untuk menghindari keterlambatan. Hasil Line Balancing menunjukkan masih terdapat ketidakseimbangan beban kerja yang menyebabkan bottleneck dan idle time pada beberapa stasiun kerja. Perhitungan SPI menghasilkan nilai kurang dari satu pada sebagian besar periode pengamatan, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan produksi belum sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Analisis Fishbone Diagram mengidentifikasi bahwa deviasi jadwal dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, metode, material, lingkungan, dan pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan melakukan preventive maintenance secara berkala, meningkatkan kompetensi operator melalui pelatihan, melakukan pemerataan beban kerja, serta menerapkan pemantauan kinerja jadwal menggunakan SPI secara rutin. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketepatan jadwal produksi, mengurangi keterlambatan, dan meningkatkan efisiensi proses produksi.