cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
pematarbiyah@uinsu.ac.id
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
pematarbiyah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Kampus UIN Sumatera Utara Medan Kantor Jurnal PEMA Tarbiyah Jl. Williem Iskandar Pasar V, Medan Estate North Sumatera, Indonesia 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pema Tarbiyah
ISSN : -     EISSN : 29619289     DOI : 10.30829
Core Subject : Education,
JOURNAL PEMA TARBIYAH is a peer-reviewed journal about education, especially community service, sharing knowledge and information about research reports on all aspects of education and community service. JURNAL PEMA TARBIYAH specifies on Education Publications published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about education, islamic education, to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and instructional media.
Articles 76 Documents
ANALISIS FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT DALAM PEMBELAJARAN TAHSIN AL-QUR’AN DIKALANGAN IBU-IBU PERWIRITAN Halimatun Sakdiah; Muhammad Irwan Padli Nasution
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran tahsin Al-Qur’an di kalangan ibu-ibu perwiritan di Desa Padang Cermin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung utama meliputi semangat belajar yang tinggi, ustazah yang sabar dan ahli dalam tahsin, serta metode talqin yang sesuai untuk peserta dewasa dan lansia. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemui antara lain usia yang tidak muda lagi dan daya ingat yang menurun. Meski demikian, pengulangan materi dan pendekatan yang sabar dari ustazah mampu meminimalkan hambatan tersebut sehingga pembelajaran tetap efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tahsin Al-Qur’an tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis peserta, tetapi juga motivasi internal dan strategi pengajaran yang adaptif.
VISITING LECTURER (MATA KULIAH EDUPRENEURSHIP) UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA FITK UIN SUMATERA UTARA Nanda Novita; Yunita Syafitri Rambe; Saufa Yardha Moerni; Yuan Anisa; Fadilla Azmi; Maqhfirah Maqhfirah
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4811

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, sehingga kemampuan menciptakan solusi berbasis digital menjadi keterampilan penting bagi calon pendidik dan wirausahawan pendidikan (edupreneur). Untuk mendukung hal tersebut, Program Visiting Lecturer pada mata kuliah Edupreneurship dilaksanakan melalui skema PMM FITK UINSU dengan melibatkan 25 mahasiswa Pendidikan Matematika. Kegiatan ini melakukan pengembangan platform pembelajaran daring, aplikasi edukatif, dan sistem manajemen pembelajaran. Mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai proses membangun usaha pendidikan berbasis teknologi, tantangan implementasi, serta strategi menciptakan solusi berkelanjutan. Melalui diskusi interaktif dan studi kasus, peserta juga mendapat nilai tambah yang tidak diperoleh dari pembelajaran teori semata. Isu-isu seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan akses teknologi, dan penyelarasan inovasi dengan kurikulum turut dibahas, disertai dengan berbagai solusi praktis. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kreativitas, dan menumbuhkan semangat inovasi dalam mengembangkan proyek kewirausahaan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan era digital.
AKTIVASI LITERASI MELALUI KOLABORASI GURU DAN MAHASISWA KKN UINSU: UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SDN 045957 DESA SUKA Faris Fadillah; Asri Akmaliyah Syahfitri; Ulysa Humayrah; Syarifah Widya Ulfa
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4781

Abstract

Literasi merupakan keterampilan dasar yang sangat menentukan kualitas pendidikan. Namun, hasil PISA 2018 menunjukkan kemampuan membaca siswa Indonesia masih rendah, dan di SDN 045957 Desa Suka ditemukan banyak siswa, bahkan hingga kelas VI, belum lancar membaca. Kondisi ini menegaskan perlunya penelitian strategi pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program les membaca yang melibatkan guru dan mahasiswa KKN mampu meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa. Metode Eja, strategi membaca terbimbing, serta media edukatif terbukti efektif membantu siswa dari aspek teknis maupun psikologis. Penelitian ini penting dilakukan karena memberikan solusi praktis dalam mengatasi rendahnya literasi sekaligus menumbuhkan budaya membaca sejak dini.
PEMANFAATAN JAMBUR UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN SOSIAL DAN KEKELUARGAAN DI DESA BATU KARANG KECAMATAN PAYUNG KABUPATEN KARO Wahyu Andreansyah Siregar; Yenti Arsini; Farhan Abbas; Dira Kaniya; Noer Natasya
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan jambur sebagai sarana pendukung kegiatan sosial dan kekeluargaan masyarakat di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jambur memiliki peran sentral sebagai ruang publik tradisional yang digunakan dalam berbagai aktivitas, mulai dari musyawarah desa, pertemuan warga, kegiatan keagamaan, hingga upacara adat seperti pernikahan dan kematian. Selain itu, jambur juga memiliki nilai simbolis sebagai representasi kebersamaan, solidaritas, dan identitas budaya masyarakat Karo. Keberadaan jambur terbukti memperkuat ikatan sosial serta menjaga nilai- nilai budaya lokal di tengah tantangan modernisasi.
PENGUATAN NILAI MODERASI BERAGAMA OLEH MAHASISWA KKN UIN SU 2025 DI SMP NEGERI 1 AIR PUTIH Achiriah Achiriah; Muhammad Rizqi Al-Ali; Syawaluddin Al Azhar; Yulia Gita; Muthya Khairunnisa Koto; Kinanti Iraza
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4784

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan yang semakin plural adalah memperkuat prinsip moderasi beragama. Kebutuhan untuk menanamkan rasa toleransi, harga diri, dan persaudaraan di kalangan siswa sejak dini adalah pendorong penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan program sosialisasi moderasi beragama yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) pada tahun 2025 di UPT SMP Negeri 1 Air Putih. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi lapangan untuk melihat bagaimana program dijalankan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan sekitar 300 siswa sangat interaktif dengan diskusi, tanya jawab, dan contoh nyata. Ini memberi siswa pemahaman yang lebih baik tentang moderasi beragama sebagai cara hidup yang menyeimbangkan nilai keberagamaan dan kebangsaan. Kegiatan ini juga berjalan lancar dan efektif karena mendapat dukungan penuh dari sekolah dan diawasi oleh dosen pembimbing lapangan. Penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi moderasi beragama mampu meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya hidup rukun dalam keberagaman dan mendorong mereka untuk menjadi agen perdamaian di masyarakat dan di sekolah.
PENINGKATAN LITERASI QUR’ANI PADA ANAK-ANAK MUSLIM DI LINGKUNGAN MINORITAS MELALUI SOSIALISASI DAN KEGIATAN MASJID: STUDI KASUS DI DESA SURBAKTI KAB. KARO Putri Nabila; Lathifah Azzahra; Maudyla Ali Saragih; Badrun Nafiza; Imam Fahmansyah Nainggolan; Hasraful Fadila Tinendung; Andi Akbar Suparto
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program literasi Qur'ani dalam meningkatkan pemahaman keagamaan anak-anak di lingkungan sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian terdiri dari guru, siswa, serta pihak sekolah yang terlibat dalam program literasi Qur'ani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius anak, meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat beribadah sejak dini. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya konsistensi dalam pelaksanaan. Oleh karena itu, dukungan penuh dari semua pihak, termasuk orang tua dan pemerintah, sangat dibutuhkan agar program ini berjalan optimal.
PELATIHAN GURU BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN 4.0 DI MIS AL KHAIRAT DELI TUA Gemala Widiyarti; Muhammad Daliani; Hotma Tiolina; Meylisa Br Sitepu; Lisa Anggraini
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4814

Abstract

Era Pendidikan 4.0 menuntut transformasi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar. Guru sebagai ujung tombak pendidikan dituntut untuk memiliki kompetensi literasi digital yang memadai agar mampu menjawab tantangan zaman dan memenuhi kebutuhan peserta didik abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan guru berbasis literasi digital di MIS Al Khairat Deli Tua sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan Pendidikan 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi digital, keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran, serta meningkatnya motivasi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Pelatihan ini juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, pelatihan literasi digital terbukti efektif dalam mendukung kesiapan guru menghadapi transformasi pendidikan di era digital.
Kegiatan Edukasi Manajemen Waktu Sejak Dini Melalui Pelatihan Jadwal Harian Bagi Siswa Jenjang SD di Perumahan Simowau Indah Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur Akmal Husein Adiatma
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v5i1.5358

Abstract

Kesadaran akan pentingnya manajemen waktu kini menjadi perhatian serius di dunia pendidikan dasar, khususnya di wilayah Sidoarjo, di mana tingginya intensitas kegiatan akademik dan non-akademik menuntut siswa untuk lebih terorganisir. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransformasi perilaku siswa agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada instruksi orang tua, melainkan mampu secara mandiri menyusun skala prioritas antara tugas akademik dan aktivitas pribadi. Pelaksanaan kegiatan PKM ini menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) dengan mengajak siswa SD belajar mengatur waktu melalui cara yang seru dan mudah dipahami menggunakan media visual kreatif. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan praktis siswa dalam mengelola waktu harian secara mandiri, di mana siswa berhasil menyusun jadwal harian yang menarik serta mampu mengidentifikasi prioritas tugas mereka.
PENGEMBANGAN PERAN MASJID MELALUI PENDAMPINGAN KEGIATAN KEISLAMAN: STUDI KUALITATIF PROGRAM MENGAJI SORE, PENYULUHAN TINTA SPIDOL BERBASIS DAUN MANGGA, DAN LOMBA MUHARRAM DI DESA SUKASARI KECAMATAN PEGAJAHAN, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Ihsan Satrya Azhar; Muhammad Rapono; Andreo Diwa Arsenta; Sufiani Sufiani; Malika Amilia Rahman; Nayla Fairuz
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v5i1.5544

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan peran masjid melalui pendampingan kegiatan keislaman dalam meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat Desa Sukasari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan menghidupkan masjid dengan kegiatan positif islami yang relevan. Keabsahan data diperkuat melalui metode berlama-lama, panjang-panjang, kasus negatif, triangulasi, sumber dan teknik temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi fungsi masjid berhasil diwujudkan melalui integrasi pendidikan, sains, dan syiar Islam. Program Asar mengaji efektif meningkatkan motivasi belajar anak melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Pelatihan pembuatan tinta organik berbahan limbah daun mangga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan potensi lokal berbasis nilai tauhid. Sementara itu, kegiatan lomba gebyar Muharram memperkuat interaksi sosial, menumbuhkan kepercayaan diri, serta daya saing anak. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan partisipasi awal masyarakat serta keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan, secara umum, pendampingan kegiatan keislaman ini mempertegas peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat yang berkelanjutan.
DISKREPANSI KOMPETENSI TAHFIDZ DAN TAHSIN: ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT DAN PELUANG STRATEGIS MITIGASI PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM NONFORMAL (Studi Kasus: Rumah Tahfidz Al-Hidayah, Musi Rawas, Sumatera Selatan) Maya Levianasari; Nabila Iswandari; Muhammad Idris
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v5i1.5479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola distribusi kemampuan hafalan dan kualitas bacaan santri, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat penyelarasan antara target tahfidz dan standarisasi tahsin, serta merumuskan peluang strategis mitigasi diskrepansi kompetensi di Rumah Tahfidz Al-Hidayah, Desa Marga Puspita, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Triangulasi sumber dan teknik digunakan untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya diskrepansi antara capaian hafalan dan kualitas bacaan santri, di mana sebagian santri yang mencapai target hafalan tinggi belum diimbangi penguasaan tajwid dan makhraj huruf yang optimal. Empat faktor utama penghambat yang teridentifikasi adalah: (1) kuatnya standar formalistik dan tekanan sosial-eksternal dari wali santri yang mengutamakan kuantitas juz hafalan; (2) keterbatasan sumber daya instruksional dan dinamika rasio pengajar; (3) fragmentasi kurikulum berupa pemisahan agenda tahfidz dan tahsin; serta (4) minimnya instrumen evaluasi mutu yang terstruktur. Sebagai respons, penelitian ini merumuskan empat peluang strategis, yakni restrukturisasi alokasi waktu, pengembangan instrumen evaluasi integratif, penguatan kapasitas pengampu, dan edukasi wali santri. Temuan ini mengonfirmasi urgensi pendekatan terintegrasi dalam manajemen mutu pendidikan Islam nonformal.