cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Pentingnya Kewirausahaan Hijau : Edukasi Penggunaan Pupuk Organik Cair Kulit Nanas Dan Air Kelapa Cahyati, Suci; Siagian, Hendra Sakti Putra; Ginting, Lisnawati; Shabirah, Hanifa
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.33379

Abstract

Abstract:  This community service program aims to educate the residents of Bintang Meriah Village about the importance of green entrepreneurship through the use of organic waste as liquid organic fertilizer. The main focus is the use of locally available and abundant pineapple peels and coconut water. The method used is a participatory approach through outreach, hands-on training, and pre- and post-activity evaluations. The results of the community service program show a significant increase in community knowledge and skills in processing organic waste into economically valuable and environmentally friendly products. The resulting liquid organic fertilizer has been proven to improve soil quality and plant growth. This program also opens up new entrepreneurial opportunities for residents, particularly in the sustainable agriculture sector. This activity proves that environmental education packaged as a green entrepreneurship can encourage economic independence while preserving the environment.Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Bintang Meriah mengenai pentingnya kewirausahaan hijau melalui pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk organik cair. Fokus utama adalah pemanfaatan kulit nanas dan air kelapa yang tersedia secara lokal dan melimpah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Pupuk organik cair yang dihasilkan terbukti dapat meningkatkan kualitas tanah serta pertumbuhan tanaman. Program ini juga membuka peluang kewirausahaan baru bagi warga, khususnya dalam sektor pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan yang dikemas dalam kewirausahaan hijau mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan.
Efektivitas Kesenian Tambua Dalam Meningkatkan Minat Dan Motivasi Belajar Seni Pemuda/I Nagari Kampung Tangah Aisah, Syarifah; Hunaifa, Raisa; Ilhami, Yazid; Randa, Muhammad; Erfit, Muhammad Hasnul Arifin; Haq, Syaiful
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.31568

Abstract

Abstract:  This activity aims to increase enthusiasm, understanding of art concepts, motivation, and self-confidence of young men and women through the integration of traditional Tambua arts. The method used is a participatory approach with, observation, training, and direct practice with young men and women of Nagari Kampung Tangah. The results showed that 92.31% of students felt more enthusiastic and confident after participating in the activity, 84.62% understood the concept of art better and were motivated to practice, and 76.92% stated that they wanted to continue learning local arts and culture. These findings indicate that traditional art media is effective in increasing learning engagement and preserving local culture.Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme, pemahaman konsep seni, motivasi, dan kepercayaan diri pemuda-pemudi melalui integrasi kesenian tradisional Tambua. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pengamatan, pelatihan, dan praktik langsung dengan pemuda-pemudi Nagari Kampung Tangah. Hasil menunjukkan bahwa 92,31% siswa merasa lebih antusias dan percaya diri setelah mengikuti kegiatan, 84,62% memahami konsep seni dengan lebih baik dan termotivasi untuk berlatih, serta 76,92% menyatakan ingin terus belajar seni budaya lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa media seni tradisional efektif dalam meningkatkan keterlibatan belajar dan pelestarian budaya lokal.
Pemberdayaan Kelompok Perempuan Penenun dalam Pengembangan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya Riwu, Yonas Ferdinand; Bunga, Markus; Aman, Dominikus K. T; Sinlae, Yoan Tania; Djo, Rini Aryani
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.33098

Abstract

Abstract:  Sabu weaving has its own attraction and has become an economic source for the Sabu community, especially women weavers. This service aims to empower women weavers so that they are able to adapt to the changing times, increase income and understanding in digital-based marketing, and maintain the preservation of Sabu weaving culture. The direct education and public assistance method involves involving the "Winirai" Weaver Women's Group which totals 16 people. The result of this service activity is the improvement of skills, the use of technology and marketing strategies through social media with the storytelling method with the strengthening of the narrative about the culture of Sabu Raijua weaving. In addition, this PKM realizes the preservation of the culture and heritage of Sabu weaving in increasing awareness of cultural values and weaving traditions among the younger generation.Abstrak: Tenun Sabu memiliki daya tarik tersendiri dan telah menjadi sumber ekonomi masyarakat Sabu terutama perempuan penenun. Pengabdian ini bertujuan unuk pemberdayaan perempuan penenun sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan jaman, meningkatkan pendapatan dan pemahaman dalam pemasaran berbasis digital, dan mempertahankan pelestarian budaya tenun Sabu. Metode edukasi langsung dan public assistance dengan melibatkan melibatkan Kelompok Perempuan Penenun “Winirai” yang berjumlah 16 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu adanya peningkatan keterampilan, pemanfaatan teknologi dan strategi pemasaran melalui media social dengan metode storytelling dengan penguatan narasi menganai budaya dari tenunan Sabu Raijua. Selain itu PKM ini, mewujudkan pelestarian budaya dan warisan tenun Sabu dalam meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai budaya dan tradisi tenun di kalangan generasi muda.
Peningkatan Karakter Islami Anak Melalui Buku Digital Pintar Izharsyah, Jehan Ridho; Mahardika, Ananda; Syafruddin, Syafruddin; Az-zahra, Ayasha Sofya
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.33165

Abstract

Abstract: The kids come from low-income families and have less education overall. Additionally, some students have physical restrictions that make it challenging for class supervisors and teachers to adjust to their personalities. The purpose of this service is to support and strengthen instructors' teaching strategies and children's Islamic character.The approach uses the smart digital book "Get to Know Me Then Your Character is Formed" to help 20 pupils in the class learn the Hijaiyah letters, engage in worship, and share anecdotes about the Prophet Muhammad SAW. Buzz groups and conventional techniques are employed as pretest and posttest measuring tools. The results showed that after participating in the activities, the children's comprehension significantly improved. The pretest and posttest categories, along with the mapping results, made this conclusion evident. The conventional approach (X) had a pretest score of 140.5 and a posttest score of 152.5. Conversely, the Buzz Group approach (Y) scored 125.75 on the pretest and 153.5 on the posttest. Thus, it can be concluded that students and teachers, particularly those who are engaged in learning through imagery and visuals, gave the exercises a lot of thought.Abstrak: TK Islam Nirmala memiliki permasalahan dalam pengembangan dan pemahaman karakter islami diantaranya kemampuan kognitif dan adaptif terhadap teman dan guru. Beberapa siswa memiliki latarbelakang kehidupan hingga pendidikan kolektif ekonomi keluarga yang cukup rendah. Apalagi beberapa siswa juga memiliki keterbatasan fisik sehingga beberapa guru dan pamong kelas sedikit mengalami kesulitan dalam adaptasi karakter.Tujuan pengabdian ini untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan karakter islami anak dan metode pembelajaran guru. Metode yang dilakukan dengan pendampingan dan sosialisasi pemahaman huruf hijaiyah, praktik ibadah dan story talling kisah nabi Muhammad SAW Melalui buku digital pintar “Kenali Aku Maka Terbentuklah Karakter Kamu” dengan alat ukur pretest dan postest menggunakan teknik konvensional dan Buzz Group pada 20 siswa/siswi di kelas. Hasil yang didapatkan bahwasannya pemahaman anak setelah mengikuti kegiatan mengalami beberapa peningkatan. Hal ini dilihat dari hasil mapping dan kategori pretest dan postest. Pada metode Konvensional (X) skor pretest mendapatkan skor 140,5 dan postest mendapatkan 152,5. Sedangkan metode Buzz Group (Y) pada prestest mendapatkan skor 125,75 sedangkan postest 153,5. Maka dapat dikatakan bahwa kegiatan yang dilakukan mendapatkan perhatian khusus dari para siswa dan tenaga pendidik terutama minat belajar dengan visualisasi dan gambar.
Membangun Kampung Kelor : Strategi Peningkatan Ketahanan, Keberlanjutan dan Kearifan Komunitas Rural Sungai Nibung Terhadap Perubahan Iklim Susanti, Rina; Kadarisman, Yoskar; Asriwandari, Hesti; Hidir, Achmad; Widodo, Teguh
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.31633

Abstract

Abstract:  This community service program aims to empower the community through the development of moringa villages as a strategy for increasing resilience, sustainability and wisdom of rural communities towards climate change in Mekar Jaya Hamlet, Sungai Nibung Village. The stages of community service are carried out using the PRA method, including establishing partners, socialization, training in moringa leaf nurseries and processing, and the development of moringa villages. Results of PKM activities in the Mekar Jaya Hamlet community, it was shown that the level of knowledge of participants regarding climate change and the benefits of moringa plants varies greatly. Based on pre-test data, it was shown that 23.53% of participants had a low level of knowledge, while only 5.88% of participants had a high level of knowledge. However, after the provision of socialization materials, there was a significant increase. Based on post-test data, participants with a high level of knowledge jumped to 82.35% and there was no low level of knowledge. This increase shows that the effectiveness of the socialization program in increasing public awareness and understanding of environmental issues and the potential benefits of moringa plants.Abstrak: Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pembangunan kampung kelor sebagai strategi peningkatan, ketahanan, keberlanjutan dan kearifan komunitas rural terhadap perubahan iklim di Dusun Mekar Jaya, Desa Sungai Nibung memiliki. Tahapan pengabdian dilakukan dengan metode PRA yang diantaranya, menjalin mitra, sosialisasi, pelatihan pembibitan dan pengolahan daun kelor serta pembangunan kampung kelor. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta terkait perubahan iklim dan manfaat tanaman kelor sangat beragam. Berdasarkan data pre-test menunjukkan bahwa 23,53% peserta memiliki tingkat pengetahuan yang tergolong rendah, sementara hanya 5,88% peserta memiliki tingkat pengetahuan tinggi. Namun, setelah pemberian materi sosialisasi terjadi peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data post-test peserta dengan tingkat pengetahuan tinggi melonjak menjadi 82,35% dan tidak terdapat tingkat pengetahuan rendah. Peningkatan ini adalah menunjukkan bahwa efektivitas program sosialisasi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap isu lingkungan dan potensi manfaat tanaman kelor.
Penyuluhan Pemanfaatan Tiktok Sebagai Media Digital Bagi Penyuluh Pertanian Umut, Rosula Moresta; Purnomo, Dwi; Gunawan, Gunawan
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.33184

Abstract

Abstract:  This extension activity aims to determine the increase in knowledge, skill  level and attitude level of agricultural extension workers in utilizing the Tiktok platform as a digital extension media. The material presented includes: the concept of digital transformation in agricultural extension, introduction to the Tiktok platform, and educational content production techniques. The counseling was carried out three times using extension media in the form of PPT and extension methods of group discussions, anjangsana and method demonstrations. Evaluation of counseling is done through pre and post tests and observation of target skills. The evaluation results showed a significant increase in the knowledge aspect, from 58% in the pre test to 87% in the post test. In the attitude aspect, getting a result of 74% is included in the high category and at the appreciation level, which shows the awareness of the target of counseling on the potential of Tiktok as an extension media. Meanwhile, for the skill aspect, the results showed a percentage of 78% in the skillful category.Abstrak: Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan, tingkat  keterampilan dan tingkat sikap penyuluh pertanian dalam memanfaatkan platform Tiktok sebagai media penyuluhan digital. Materi yang disampaikan meliputi: konsep transformasi digital dalam penyuluhan pertanian, pengenalan platform Tiktok, serta teknik produksi konten edukatif. Penyuluhan dilakukan sebanyak tiga kali dengan menggunakan media penyuluhan berupa power point serta metode penyuluhan anjangsana, diskusi kelompok dan demonstrasi cara. Evaluasi penyuluhan dilakukan melalui pretest dan posttest serta observasi keterampilan sasaran. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada aspek pengetahuan, yaitu dari 58% yang merupakan hasil pretest menjadi 87% pada posttest. Pada aspek keterampilan, hasil menunjukkan persentase sebesar 78% dalam kategori terampil. Sementara, untuk aspek sikap, mendapatkan hasil sebesar 74% termasuk ke dalam kategori tinggi dan pada tingkat menghargai, yang menunjukkan adanya kesadaran sasaran penyuluhan terhadap potensi Tiktok sebagai media penyuluhan.
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa SD Negeri 1 Perbutulan Dengan Bantuan Media Tali (Target Literasi) Kurniawan, Bagus Robby; Hizriyani, Rina; Fauziah, Nita; Anisa, Ayu Fadhilah Nur Rafi; Herdiana, Berta; Salsabilla, Celthin Dwi; Fitria, Cerly
Abdimas Mandalika Vol 4, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i4.31357

Abstract

Abstract:  This activity aims to increase the reading interest of students in phase B (grades 3 and 4) with the help of TALI (Target Literacy) media. TALI (Target Literacy) media is used to focus on students in that class who are generally not yet proficient in reading skills. The implementation of this activity begins with observation activities carried out by class teachers to find data on students who are not yet proficient in reading skills. Then continued with the preparation of teaching media. Continued with the implementation of activities. And closed with a reflection on the implementation of activities. In this community service, it resulted in an increase in enthusiasm and interest of students in reading activities as evidenced by the implementation of interview activities with each student who joined this activity.Abstrak: Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan minat baca peserta didik yang terdapat pada fase B (kelas 3 dan kelas 4) dengan bantuan media TALI (Target Literasi). Media TALI (Target Literasi) digunakan untuk memfokuskan kepada peserta didik pada kelas tersebut yang umumnya belum mahir dalam keterampilan membaca. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan kegiatan observasi yang dilakukan kepada guru kelas untuk menemukan data peserta didik yang belum mahir dalam keterampilan membaca. Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan media ajar. Dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan. Dan ditutup dengan adanya refleksi pelaksanaan kegiatan. Dalam pengabdian ini dihasilkan bahwa adanya peningkatan antusias dan minat peserta didik terhadap kegiatan membaca yang dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan wawancara pada masing-masing peserta didik yang tergabung dalam kegiatan ini.          
Pendampingan Optimalisasi Promosi Objek Wisata River Tubing Kokok Babak di Desa Persiapan Benue Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Islahudin, Islahudin; Utami, Linda Sekar; Hamzah, Hamzah; Sabaryati, Johri; Ramdhan, M. Firman; Rupiarti, Riski Mini; Putri, Suci Pebriyanti; Aryansyah, Aryansyah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.32264

Abstract

Abstract:  This community service activity involved a partner, namely the Preparatory Village of Benue. The objectives of this program were: 1) to conduct a socialization session about the Community Service Program (KKN) carried out by Universitas Muhammadiyah Mataram, with the aim of placing students in the Preparatory Village of Benue in the future; and 2) to assist in creating unique and attractive promotional videos and infographics related to the River Tubing tourist attraction at Kokok Babak, which could be distributed primarily through social media. The method used in this community service consisted of three stages: 1) preparation stage, 2) implementation stage, 3) implementation stage (note: this is repeated in the source), and 3) monitoring and evaluation. Based on the results of the socialization and implementation, it can be concluded that: 1) 90% of the staff in the Preparatory Village of Benue have understood the KKN program organized by Universitas Muhammadiyah Mataram, which opens the opportunity for future student placements; and 2) 90% of the river tubing tourist site has been recorded, and the promotional videos have been created in an engaging and creative manner and successfully disseminated through Facebook and YouTube.Abstrak: Kegiatan pengabdian ini memiliki mitra yaitu Desa Persiapan Benue. Tujuan pengabdian ini yaitu 1) memberikan sosialisasi terkait program KKN yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Mataram agar ke depan bisa menempatkan mahasiswa di Desa Persiapan Benu; 2) membantu membuatkan video promosi dan infografis yang unik dan menarik terkait objek wisata River Tuning Kokok Babak sehingga bisa disebar terutama melalui media sosial. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini terdiri dari 3 langkah yaitu 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap implementasi, dan 3) monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil sosialisasi dan implementasi pengabdian kepada masyarakat tersebut dapat disimpulkan yaitu 1) sebesar 90% staf di Desa Persiapan Benue sudah memahami terkait program KKN yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Mataram agar ke depan bisa menempatkan mahasiswa di Desa Persiapan Benue; 2) sebesar 90% lokasi wisata river tubing sudah direkam dan dibuatkan video promosinya secara menarik dan unik serta sudah disebar melalui facebook dan youtube.
Sosialisasi Anti Narkoba di Kalangan Pelajar: Mencegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini Sahiruddin, Sahiruddin; Haiqal, Andi Fikri; Abbas, Fhaisal Fernanda; Jannah, Nurmiftahul; Suharman, Muh Yahya; Syahra, Ulfa; Verawati, Verawati; Elmiati, Elmiati; Gunawan, Awal
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34920

Abstract

Abstract:  Drug abuse among adolescents is an increasingly worrying social problem, especially in the modern era characterized by rapid social and technological change. One important step is through outreach and counseling activities aimed at increasing adolescents' awareness and understanding of the dangers of drugs and how to prevent them. This anti-drug outreach activity was carried out at MA Yapit Taretta, Mampotu Village, Amali District, Bone Regency, using a participatory approach involving lectures and interactive question and answer sessions. This activity aims to provide information about the types of drugs, the impact of drug abuse on physical, psychological, social, and economic aspects, as well as preventive measures that can be taken. The methods used were lectures and interactive question-and-answer sessions. The results of this outreach program have had a more positive impact on students going forward.Abstrak: Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan masalah sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di era modernisasi yang ditandai dengan perubahan sosial dan teknologi yang pesat. Salah satu langkah penting adalah melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba serta cara pencegahannya. Kegiatan sosialisasi anti-narkoba ini dilaksanakan di MA Yapit Taretta, Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, dengan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan ceramah dan sesi tanya jawab interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba pada aspek fisik, psikis, sosial, dan ekonomi, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan berupa metode ceramah dan tanya jawab interaktif. Hasil dari pelaksanaan sosialisasi ini memberikan dampak yang lebih positif untuk siswa kedepanya.
Pelatihan Peningkatan Keamanan Data Bagi Guru di Kota Singkawang Kalimantan Barat Saherimiko, Saherimiko; Hanum, Aliyah Nur'aini; Varanida, Dea; Alunaza, Hardi
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34235

Abstract

Abstract:  Digital transformation in education requires teachers to not only master learning technologies but also have adequate data security literacy. However, in Singkawang City, teachers' understanding of digital security remains relatively low, particularly regarding basic concepts such as phishing, malware, data encryption, and online privacy protection practices. This community service activity aims to provide teachers with an understanding of digital ethics, digital culture, and data security as part of efforts to prevent the risk of data breaches and misuse of sensitive student data. The method used in this community service activity consists of four stages: preparation, implementation of training, evaluation, and reporting. After participating in the community service activity, which involved comprehensive and practical training emphasizing practical skills, participants gained a gained a better understanding of digital ethics, digital culture, and data security. This community service activity underscores that enhancing teachers' digital security literacy not only impacts student data protection but also supports the development of a safe, ethical, and responsible digital culture within the educational environment. Abstrak: Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk tidak hanya menguasai teknologi pembelajaran, tetapi juga memiliki literasi keamanan data yang memadai. Namun, di Kota Singkawang, tingkat pemahaman guru mengenai keamanan digital masih relatif rendah, khususnya terkait konsep dasar seperti phishing, malware, enkripsi data, hingga praktik perlindungan privasi daring. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai etika digital, budaya digital, dan keamanan data bagi guru sebagai upaya mencegah risiko kebocoran dan penyalahgunaan data sensitif siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dengan empat tahapan, yakni persiapan, proses pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pelaporan. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian berupa pelatihan komprehensif dan aplikatif yang menekankan keterampilan praktis, peserta menjadi lebih paham dan mengerti mengenai etika digital, budaya digital, dan keamanan data. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keamanan digital guru tidak hanya berdampak pada perlindungan data siswa, tetapi juga mendukung terbangunnya budaya digital yang aman, etis, dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan.

Page 8 of 10 | Total Record : 99