cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Edukasi dan Implementasi Biopori Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Aberta, Fina; Salsabila, Putri Selvia; Putri, Adelia Hidayani; Niker, Sutri; Saputra, Leksi; Meiriasari, Vhika
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34940

Abstract

Abstract: Many villages in Indonesia face significant challenges with household waste management. Rejodadi Village is located in Sembawa District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. In Rejodadi Village, households use a self-incineration method to dispose of waste. Because it is difficult to incinerate and ultimately accumulates and produces an unpleasant odor, household organic waste is a significant problem. This community service program aims to address this issue. To implement this program, we used a demonstration method, educating residents about the benefits of biopores and implementing them through hands-on practice, creating biopore infiltration holes (LBR) in Rejodadi Village as an environmentally friendly solution for organic waste management. This activity resulted in 36 biopore infiltration holes (LRB) planted in several residential areas. Since most residents of Rejodadi Village are farmers, the application of biopores also produces natural compost that can be used for agricultural land. It is hoped that this program will reduce the amount of waste burned, increase soil fertility, and support the development of a healthy and clean village environment. Abstrak: Banyak desa di Indonesia menghadapi masalah besar dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Desa Rejodadi berada di kecamatan Sembawa, kabupaten Banyuasin, provinsi Sumatera Selatan. Di desa rejodadi ini, metode pembakaran mandiri digunakan untuk membuang sampah di setiap rumah. Karena sulit untuk dibakar dan akhirnya menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap, sampah organik rumah tangga menjadi salah satu masalah. Dengan program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar masalah ini dapat diselesaikan. Untuk melaksanakan program ini kami menggunakan metode demonstrasi yang dimana kami memberikan edukasi kepada warga tentang manfaat biopori dan melakukan implementasi dengan praktik langsung pembuatan lobang resapan biopori (LBR) di desa rejodadi sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan ini terdapat 36 lobang resapa biopori (LRB) yang ditanam di beberapa titik permukiman warga. Karena kebanyakan orang di desa rejodadi adalah petani, penerapan biopori ini juga dapat menghasilkan kompos alami yang dapat digunakan untuk lahan pertanian. Diharapkan bahwa program ini akan mengurangi jumlah sampah yang dibakar, meningkatkan kesuburan tanah, dan mendukung pembangunan lingkungan desa yang sehat dan bersih.
Membangun Transparansi dan Efisiensi Keuangan Sekolah Melalui Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah dan Sistem Aset Terintegrasi Maryanti, Eny; Sari, Herlinda Maya Kumala; Dewi, Ade Annisa
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34371

Abstract

Abstract: The main problem faced by School X Surabaya is the lack of transparency and accountability in financial management and inaccuracies in recording school assets. This condition is caused by the absence of actual expenditure reports in the School Activity and Budget Plan (RKAS) and an asset management system that has not been standardized. The purpose of this Abdimas Program is to increase transparency, accountability, and efficiency of financial management and improve the asset recording system through the development of an integrated RKAS system and the implementation of an asset management system based on asset condition classification. The implementation method includes identification of funding sources, budget preparation and monitoring, asset inventory, training for financial staff, and periodic evaluation. The results showed significant improvements in the accuracy of financial reports, the efficient use of funds and the reliability of asset data. The active participation of the school community and parents also strengthened the sustainability of the program. With a more structured system, Sekolah X Surabaya is expected to become a model of good practice in financial and asset governance in primary education.Abstrak: Permasalahan utama yang dihadapi Sekolah X Surabaya adalah rendahnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta ketidakakuratan dalam pencatatan aset sekolah. Kondisi ini disebabkan oleh belum adanya laporan pengeluaran aktual dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta sistem manajemen aset yang belum terstandar. Tujuan dari Program Abdimas ini adalah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan serta memperbaiki sistem pencatatan aset melalui pengembangan sistem RKAS terintegrasi dan penerapan sistem manajemen aset berbasis klasifikasi kondisi aset. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi sumber pendanaan, penyusunan dan pemantauan anggaran, inventarisasi aset, pelatihan bagi staf keuangan, serta evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keakuratan laporan keuangan, efisiensi penggunaan dana, dan keandalan data aset. Partisipasi aktif komunitas sekolah dan orang tua turut memperkuat keberlanjutan program. Dengan sistem yang lebih terstruktur, Sekolah X Surabaya diharapkan menjadi model praktik baik dalam tata kelola keuangan dan aset di lingkungan pendidikan dasar.
Pendampingan Pengelolaan Data Sosial-Ekonomi Berbasis Partisipasi Masyarakat bersama Yayasan Sahabat Yatim Sulistijanti, Wellie; Nasikhin, Muh; Wijayaningrum, Taswati Nova; Jayus, Jayus; Cahyani, Desy Eki; Azizah, Dzahari Alikharimah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34775

Abstract

Abstract:  A participatory approach in socio-economic data management is crucial to ensure targeted and sustainable aid programs. This study aims to assist Yayasan Sahabat Yatim in managing socio-economic data of residents in Dusun Sidawung, Desa Kaligading, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, while enhancing community capacity in data collection and utilization. The method used was Participatory Action Research (PAR), involving residents in planning, action, and reflection stages. Data were collected through surveys of 50 households, in-depth interviews, and reflective discussions with residents and the foundation. Results indicate that most households have incomes below IDR 2,500,000 per month, with primary needs including business capital, healthcare access, and children’s education. The intervention successfully produced a more structured socio-economic database, increased community participation, and enabled the foundation to distribute aid more transparently and accountably. These findings confirm that a participatory approach effectively strengthens community empowerment and supports data-driven development.Abstrak: Pendekatan partisipatif dalam pengelolaan data sosial-ekonomi sangat penting untuk memastikan bahwa program bantuan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada Yayasan Sahabat Yatim dalam mengelola data sosial-ekonomi warga Dusun Sidawung, Desa Kaligading, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, serta meningkatkan kapasitas warga dalam proses pengumpulan dan pemanfaatan data. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 50 kepala keluarga, wawancara mendalam, dan diskusi reflektif bersama warga serta mitra yayasan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga memiliki pendapatan di bawah Rp 2.500.000 per bulan, dengan kebutuhan utama yang mencakup modal usaha, akses kesehatan, dan pendidikan anak. Pendampingan ini berhasil menghasilkan basis data sosial-ekonomi yang lebih terstruktur, meningkatkan keterlibatan warga, serta membantu yayasan dalam menyalurkan bantuan secara lebih transparan dan akuntabel. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendukung pembangunan berbasis data.
Pemanfaatan Sistem Infromasi Geografis Berbasis Internet Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Sejati, Sadewa Purba; Sekarsih, Fitria Nuraini; Nucifera, Fitria; Permatasari, Afrinia Lidistya
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34529

Abstract

Abstract:  Implementing distance learning as a new form of habit during the COVID-19 pandemic has raised several problems. The transition from conventional learning methods to distance learning has quickly resulted in learning media not being fully prepared. This problem can result in a lack of understanding of the subject matter of the learning material among students. The dynamics of learning issues during the pandemic allow the author to introduce internet-based GIS as a distance learning medium for students majoring in forestry at SMK Widya Nusantara Maros. The activity aims to introduce the geographic information system (internet-based GIS) as a learning medium for vocational high school students.  The method of the activity is training. The activity is divided into three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. ArcGIS Online was chosen as a distance learning medium. The activity results show that internet-based GIS can be used as an alternative to achieve learning outcomes in distance learning.Abstrak: Penerapan pembelajaran jarak jauh sebagai bentuk kebiasaan baru saat pandemi Covid-19 menimbulkan beberapa persoalan. Transisi metode pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran jarak jauh dalam waktu singkat mengakibatkan media pembelajaran belum sepenuhnya disiapkan dengan baik. Persoalan ini berpotensi mengakibatkan kurangnya pemahaman siswa terhadap pokok materi pembelajaran. Dinamika persoalan pembelajaran saat pandemi memberikan ruang bagi penulis untuk mengenalkan SIG berbasis internet sebagai media pembelajaran jarak jauh siswa jurusan kehutanan di SMK Widya Nusantara Maros. Tujuan kegiatan adalah mengenalkan sistem informasi geografis (SIG berbasis internet sebagai media pembelajaran bagi siswa-siswi sekolah menengah kejuruan.  Metode kegiatan adalah pelatihan. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Arc GIS online dipilih sebagai media pembelajaran jarak jauh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SIG berbasis internet mampu digunakan sebagai alternatif untuk mencapai capaian pembelajaran dalam pembelajaran jarak jauh.
Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Pengasuh Lansia Melalui Psikoedukasi Stres Aulia, Astrina; Fitri, Miftahurrahmi; Deltu, Sri Nova; Putri, Anita Rahmawati; Aisy, Misbah Rihadatul
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35297

Abstract

Abstract:  This community service program aimed to improve the psychological well-being of elderly caregivers through work stress psychoeducation and relaxation training at Aisyiyah Khusnul Khatimah Elderly Shelter in Padang. The methods included psychoeducation sessions with pre-test and post-test, leaflet distribution, relaxation practice (deep breathing, progressive muscle relaxation, mindfulness), and the establishment of a caregiver Standard Operating Procedure (SOP) that incorporates psychological well-being aspects. Evaluation was conducted using a knowledge questionnaire and the DASS-21 scale to assess depression, anxiety, and stress before and after the intervention. Results showed an increase in respondents’ knowledge about work stress from 62.5% (high category) to 87.5%. The DASS-21 results indicated significant improvement, with most respondents shifting to the normal category in depression (62.5%), anxiety (50%), and stress (75%) after relaxation practice. Overall, the program successfully enhanced caregivers’ soft skills in recognizing stress symptoms and coping strategies by approximately 70%. This community service was proven effective in strengthening caregivers’ capacity and is recommended to be replicated in similar caregiver communities.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pengasuh lansia melalui psikoedukasi stres kerja dan pelatihan teknik relaksasi di Rumah Singgah Lansia Aisyiyah Khusnul Khatimah, Padang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dengan pre-test dan post-test, pembagian leaflet, praktik teknik relaksasi (napas dalam, relaksasi otot progresif, mindfulness), serta pengesahan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan pengasuh yang memuat aspek kesejahteraan psikologis. Evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan dan DASS-21 untuk mengukur depresi, kecemasan, dan stres sebelum serta sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden mengenai stres kerja dari kategori tinggi 62,5% menjadi 87,5%. Pengukuran DASS-21 memperlihatkan perbaikan signifikan, dengan mayoritas responden bergeser ke kategori normal pada subskala depresi (62,5%), kecemasan (50%), dan stres (75%) setelah pelatihan relaksasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan soft skill pengasuh dalam mengidentifikasi gejala stres dan keterampilan teknik coping sebesar 70%. Program ini efektif dalam memperkuat kapasitas pengasuh lansia dan layak untuk direplikasi pada komunitas serupa
Peningkatan Branding UMKM Opak Jepit Melalui Pelatihan Food Photography Muqit, Abd.; Sulasari, Ayu; Unarto, Tirto; Maulidina, Ahsani; Rachmawati, Rina; Sinatrya, Jatrifia Ongga
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34583

Abstract

Abstract:  The owner of Opak Jepit Mekar Sari MSME has struggled for years to learn how to utilize the right digital strategies to enhance her business branding. The primary objective of this activity is to enhance the branding of partner MSMEs by leveraging information technology through effective marketing management, through training in food photography techniques. The method used in implementing this activity is training and mentoring, which is carried out through several stages: planning, preparation and coordination, training in the use of food photography techniques for product marketing, mentoring in designing packaging labels, mentoring the marketing system through the creation of an Instagram social media account, and joint evaluation. The results of this activity can be used as packaging labels or marketing materials on social media.Abstrak: Pemilik UMKM Opak Jepit Mekar Sari telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mempelajari cara memanfaatkan strategi digital yang tepat guna meningkatkan branding bisnisnya. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan branding UMKM mitra dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui manajemen pemasaran yang efektif melalui pelatihan teknik food photography. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan, yang dilakukan melalui beberapa tahapan: perencanaan, persiapan dan koordinasi, pelatihan pemanfaatan teknik fotografi makanan untuk pemasaran produk, pendampingan dalam mendesain label kemasan, pendampingan sistem pemasaran melalui pembuatan akun media sosial Instagram, dan evaluasi bersama. Hasil kegiatan ini dapat digunakan sebagai label kemasan maupun materi pemasaran di media sosial.
Peningkatan Kemampuan Belajar Matematika Siswa dalam Konteks Identifikasi Risiko dan Membuat Perhitungan Sederhana Untuk Pengurangan Dampak Bencana di daerah Pesisir Abdillah, Abdillah; Mulianta, Firdaus; Syahabudin, Neng Safitri; Yuliana, Yuliana; Pujiastut, Icha Resti; Ruwaidah, Ida; Octavia, Nela; Fitrianingsih, Fitrianingsih
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34816

Abstract

To enhance students’ learning abilities, particularly in mathematics, instruction needs to be integrated with contextual materials, such as the application of mathematics in risk identification and performing simple calculations to reduce disaster impacts. This program aims to improve students’ mathematical competencies within the context of risk identification and simple calculations for disaster impact reduction in coastal areas. The learning process was organized into three stages: preparation, implementation, and evaluation. The evaluation results revealed an average increase of 18.80% in students’ learning outcomes and a 14.33% increase in classical mastery learning. These findings demonstrate that a real-context-based learning approach is effective in enhancing students’ understanding of mathematical concepts, particularly in the context of risk identification and performing simple calculations for disaster impact reduction in coastal areas.Untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa, khususnya dalam bidang matematika, pembelajaran perlu diintegrasikan dengan materi kontekstual, seperti penerapan matematika dalam identifikasi risiko dan perhitungan sederhana untuk mengurangi dampak bencana. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi matematis siswa dalam konteks identifikasi risiko dan perhitungan sederhana guna mitigasi dampak bencana di wilayah pesisir. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 18,80% pada hasil belajar siswa dan peningkatan 14,33% pada ketuntasan belajar klasikal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis konteks nyata efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika, khususnya dalam konteks identifikasi risiko dan perhitungan sederhana untuk pengurangan dampak bencana di daerah pesisir.
Sosialisasi Perumahan dan Permukiman Di Pulau Lombok Dalam Perspektif Desa Kota Hirsan, Fariz Primadi; Susanti, Febrita; Widayanti, Baiq Harly; Sushanti, Ima Rahmawati; Yuniarman, Ardi
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.32076

Abstract

Abstract:  Lombok Island faces rapid development with intense rural-urban interaction, causing land-use shifts and housing challenges. Communities in transitional areas often lack understanding of regulations, decent housing standards, and sustainable environmental management. This community engagement initiative aimed to enhance stakeholders' and community understanding of housing and settlement regulations from a rural-urban perspective, increase awareness of sustainable planning, and foster active government-community participation. The method involved a technical guidance participatory meeting at the West Nusa Tenggara Province Housing and Settlement Agency on April 15, 2025. Stages included an initial survey, interactive visual materials, pre-test, lectures, discussions, and a post-test. Evaluation results showed a significant understanding increase from 73.45% to 87.04% regarding rural-urban housing typologies. Critical issues identified were unplanned land conversion, difficulty accessing information/permitting, infrastructure disparities, and evolving housing aspirations. These findings highlight the need for an integrated approach to Lombok's settlement developmentAbstrak: Pulau Lombok mengalami dinamika pembangunan pesat dengan interaksi "desa-kota" yang intens, memicu pergeseran fungsi lahan dan tantangan dalam pengembangan perumahan. Masyarakat di wilayah transisi seringkali kurang memahami regulasi, standar hunian layak, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan dan masyarakat tentang regulasi serta standar perumahan dan permukiman dalam perspektif desa-kota, meningkatkan kesadaran perencanaan permukiman berkelanjutan, dan mendorong partisipasi pemerintah serta masyarakat. Metode yang digunakan adalah bimbingan teknis melalui pertemuan partisipatif di Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB pada 15 April 2025. Tahapan mencakup survei awal, materi visual interaktif, pre-test, ceramah, diskusi, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 73,45% menjadi 87,04% terkait tipologi perumahan desa-kota. Isu kritis yang teridentifikasi meliputi konversi lahan tak terencana, kesulitan akses informasi/perizinan, kesenjangan infrastruktur, dan perubahan aspirasi hunian. Ini mengindikasikan perlunya pendekatan terintegrasi dalam pembangunan permukiman di Pulau Lombok.
Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Melalui Inovasi Ikan Bandeng Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Majid, Makhrajani; Anggraini, Ayu Andira; M.S, Sukmah; Tasrik, Andi Muhammad Farid Faqih; Alghifari, Muh; Marshanda, Andriani; nas, Herawati; Natsir, Achmad; Nasir, Akram; Adzans, Nur
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35309

Abstract

Abstract:  This community service program aimed to enhance the economic independence of coastal women through milkfish processing innovation to create value-added products. The program was conducted in Lampa Village, Duampanua District, Pinrang Regency, involving 20 women from local small business groups. The methods included socialization, technical training in milkfish floss production, workshops on branding and packaging design, digital marketing training using WhatsApp Business, and ongoing business mentoring. Evaluation was carried out through observation, interviews, and pre–post test questionnaires to measure skill improvement and economic impact. The results showed a significant increase in participants’ technical and managerial skills. Milkfish processing ability improved from 35% to 85%,  packaging skills increased from 25% to 75%, and digital marketing knowledge rose from 20% to 70%. Moreover, participants’ household income grew from 15% to 65%, indicating positive economic impact despite being in the early stage. The produced milkfish floss became more hygienic, durable, and attractively packaged, making it marketable. The program also encouraged the formation of a women’s business group actively developing local village-based products.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat inbertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan pesisir melalui inovasipengolahan ikan bandeng menjadi produk bernilai tambah. Program dilaksanakan di Desa Lampa, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang dengan melibatkan 20 perempuan anggota kelompok usaha lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis pembuatan abon ikan bandeng, workshop branding dan desain kemasan, pelatihan pemasaran digital menggunakan WhatsApp Business, serta pendampingan usaha. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket pre–post test untuk mengukur peningkatan keterampilan dan dampak ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis dan pemahaman manajerial peserta. Kemampuan pengolahan ikan bandeng meningkat dari 35% menjadi 85%, keterampilan pengemasan naik dari 25% menjadi 75%, dan pengetahuan pemasaran digital meningkat dari 20% menjadi 70%. Selain itu, pendapatan keluarga peserta naik dari 15% menjadi 65%, menandakan adanya dampak ekonomi positif meskipun masih tahap awal. Produk abon bandeng yang dihasilkan kini lebih higienis, tahan lama, dan dikemas menarik sehingga layak dipasarkan. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok usaha perempuan yang aktif mengembangkan produk lokal unggulan desa.
Pelatihan Penguatan Peran Ibu dalam Stimulasi Perkembangan Anak Mursita, Rohmah Ageng; Yuniarti, Puji; Asshidiqy, Ahmad Rifqy; Az-Zahra, Khaila Rizki; Puspita, Andhini Swarna Dyah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35239

Abstract

Abstract:  Mothers in Medalsari Village, Pangkalan Subdistrict, Karawang Regency, received training to enhance their roles in promoting the development of their children. This was carried out due to the fact that many mothers lacked sufficient knowledge about balanced nutrition, positive parenting, and early childhood development stimulation. Helping moms better understand and apply cognitive, motor, social, and emotional stimulation in their everyday caregiving was the program's main objective. Planning, executing, assessing, and creating future plans were all part of the participatory approach. A small display of mothers' work, theoretical sessions, and practical stimulation practice using both simple and digital media were all part of the three-day implementation. We assessed using discussion boards, watching practice, and pre- and post-tests. According to the training results, mothers' parenting styles shifted from traditional to evidence-based, and their knowledge increased by roughly 30%. To ensure the program's sustainability, a few mothers were also selected to serve as posyandu (integrated health post) cadres. After that, they were included in the monthly posyandu events. This training demonstrates how community-based initiatives can support mothers in their efforts to become better educators and achieve SDGs 4 (Quality Education) and 3 (Good Health and Well-Being).Abstrak: Para ibu di Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan peran mereka dalam mendorong perkembangan anak-anak mereka.  Hal ini dilakukan karena banyak ibu yang kurang memiliki pengetahuan yang memadai tentang gizi seimbang, pola asuh yang positif, dan stimulasi perkembangan anak usia dini.  Membantu para ibu lebih memahami dan menerapkan stimulasi kognitif, motorik, sosial, dan emosional dalam pengasuhan sehari-hari mereka adalah tujuan utama program ini.  Merencanakan, melaksanakan, menilai, dan membuat rencana masa depan semuanya merupakan bagian dari pendekatan partisipatif.  Pameran kecil karya ibu, sesi teori, dan praktik stimulasi praktis menggunakan media sederhana dan digital merupakan bagian dari pelaksanaan selama tiga hari.  Kami menilai menggunakan papan diskusi, latihan menonton, dan tes sebelum dan sesudah.  Menurut hasil pelatihan, gaya pengasuhan ibu berubah dari tradisional menjadi berbasis bukti, dan pengetahuan mereka meningkat sekitar 30%.  Untuk memastikan keberlanjutan program, beberapa ibu juga terpilih menjadi kader posyandu (pos kesehatan terpadu).  Setelah itu, mereka diikutsertakan dalam acara posyandu bulanan.  Pelatihan ini menunjukkan bagaimana inisiatif berbasis komunitas dapat mendukung para ibu dalam upaya mereka untuk menjadi pendidik yang lebih baik dan mencapai SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik).

Page 9 of 10 | Total Record : 99