cover
Contact Name
Fera Tri Susilawaty
Contact Email
feralawata@gmail.com
Phone
+6287843836544
Journal Mail Official
jurnal.komunikasiuho@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma, Anduonohu, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25279173     DOI : 10.52423
Scope of the Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi covers communication management, mass media (TV, Radio, Newspapers), public relations, marketing communications, political communication, organizational communication, cultural communication, online media and popular culture. Also focus on studies of information and libraries including information literacy, information technology, digital library, librarian profession development, information management.
Articles 202 Documents
RESEPSI AUDIENS DIGITAL TERHADAP LOGO HUT KE-80 RI: STUDI PADA GRUP FACEBOOK KKN Wa Ode Sitti Nurhaliza; Muhammad Reji AlFarisi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2080

Abstract

Logo HUT ke-80 Republik Indonesia memicu perdebatan di ruang digital, termasuk di grup Facebook Keluh Kesah Ngampus (KKN), yang menunjukkan bahwa simbol negara dimaknai secara beragam oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji resepsi anggota grup KKN terhadap logo tersebut serta faktor-faktor yang memengaruhi pemaknaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis resepsi berdasarkan teori Encoding–Decoding Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan tiga posisi resepsi, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi, dengan posisi oposisi sebagai yang paling dominan. Posisi dominan menerima logo sesuai makna pemerintah sebagai simbol kedaulatan dan persatuan, sedangkan posisi negosiasi mengapresiasi kualitas desain tetapi menganggap tampilannya terlalu modern. Posisi oposisi menolak logo melalui humor, meme, dan pemaknaan negatif. Perbedaan resepsi dipengaruhi oleh tingkat pemahaman visual, kondisi sosial-ekonomi anggota, serta interaksi dan budaya partisipatif dalam grup
STRATEGI PUBLISITAS DIGITAL DALAM MENJAGA AWARENESS PROGRAM INDONESIAN IDOL SEASON XIV DI ERA DIGITAL Fachrunisa Zahra; Rici Tri Harpin Pranata
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2084

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi publisitas digital dalam menjaga awareness program televisi di tengah persaingan media dan pergeseran konsumsi ke ruang digital. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang berfokus pada akun media sosial resmi, studi ini menyoroti pengelolaan komunitas digital seperti Facebook dan WhatsApp sebagai strategi publisitas berbasis komunitas dengan kebijakan zero paid cost. Penelitian bertujuan mendeskripsikan strategi publisitas digital tim publicity RCTI dalam menjaga awareness program Indonesian Idol Season XIV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala tim serta staf publicity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dijalankan melalui pemanfaatan kanal internal dan eksternal, pemilihan kanal sesuai karakter audiens, penguatan komunitas, serta pengelolaan hambatan secara adaptif. Publisitas digital tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga membangun kedekatan, keterlibatan, dan keberlanjutan perhatian audiens melalui komunitas yang aktif. Temuan ini menegaskan bahwa strategi publisitas digital berbasis komunitas berperan penting dalam menjaga relevansi dan awareness program di tengah perubahan perilaku konsumsi media.
REPRESENTASI NOSTALGIA DALAM BUDAYA DIGITAL: ANALISIS TREN KONTEN POLAROID BERBASIS GEMINI AI Leony Agustine; Destri Sari Gunarti
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2088

Abstract

Kemunculan tren visual Polaroid berbasis Gemini AI di platform media sosial TikTok menandai babak baru dalam praktik nostalgia digital, di mana teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk menciptakan momen yang secara faktual tidak pernah terjadi namun dirasakan bermakna secara emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konstruksi tren visual Polaroid berbasis Gemini AI menciptakan nostalgia semu di TikTok, khususnya pada konten yang menampilkan kebersamaan dengan orang terkasih yang telah meninggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan terhadap enam postingan TikTok, wawancara semi-terstruktur dengan dua konten kreator, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis mengacu pada teori Representasi Stuart Hall dengan model encoding-decoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nostalgia semu tercipta melalui proses konstruksi bertahap: dari kerinduan dan imajinasi pengguna yang diterjemahkan menjadi prompt, divisualisasikan oleh Gemini AI dalam estetika Polaroid vintage, lalu dibagikan di TikTok dan dimaknai secara kolektif oleh audiens. Meskipun momen yang ditampilkan tidak pernah terjadi secara nyata, representasi visual ini terbukti berfungsi sebagai medium terapeutik untuk mengekspresikan kerinduan dan kehilangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai alat kreatif, melainkan juga sebagai media komunikasi emosional yang melampaui batas realitas di ruang digital.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PROSES PRODUKSI INFORMASI PUBLIK PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BOGOR Ratu Prameswari Iltizam Ratu; Willy Bachtiar
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2091

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong instansi pemerintah memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam proses komunikasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses produksi informasi publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor serta kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan pada proses transkrip wawancara, penyusunan siaran pers, monitoring isu publik, pengelolaan media sosial, hingga evaluasi komunikasi publik. Pemanfaatan AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses produksi informasi, serta membantu pengolahan data dan publikasi konten digital. Namun, penggunaan AI belum dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia karena proses verifikasi, penentuan arah berita, dan pengambilan keputusan strategis tetap memerlukan penilaian manusia. Adapun kendala yang dihadapi meliputi tingkat akurasi AI yang belum sempurna, keterbatasan akses tools premium, serta kemampuan sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi AI. Dengan demikian, AI berperan sebagai alat pendukung dalam meningkatkan efektivitas komunikasi publik pemerintah di era digital.
SLEEP TOURISM AS A STRATEGIC MARKETING COMMUNICATION TOOL FOR ATTRACTING WELLNESS- ORIENTED TRAVELERS IN INDONESIA Rusli Akhmad Junaedi; Mushthofa Kamal; Firda Diartika; Hablana Rizka; Tri Rafika Diyah Indartin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i4.1619

Abstract

This study investigates travelers’ and hotel managers’ perceptions and experiences of sleep tourism in Indonesia as a strategic marketing tool for attracting health-oriented travelers. This research was inspired by the increasing public awareness of the importance of mental and physical health, especially after the pandemic, as demand for tourism programs that support sleep quality becomes more critical and Indonesia’s potential as a sleep tourism destination is integrated into the health tourism sector. This research used a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques were triangulated by collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used was thematic analysis. The results of this study indicate that sleep tourism has significant potential in Indonesia through an emphasis on developing health tourism programs integrated with sleep tourism experiences, supported by effective marketing through digital channels to increase tourist participation in the post-pandemic health tourism segment. Further research is recommended to evaluate the impact of sleep tourism programs on traveler experience and satisfaction in more depth by exploring cross-sector collaboration
MEKANISME DAN POLA KOMUNIKASI POLITIK TIM SUKSES PARTAI DAN RELAWAN DALAM KAMPANYE DANNY-FATMAWATI (PILKADA MAKASSAR 2020) Awang Dermawan; M. Iqbal Sultan; Muhammad Muhammad; Muhammad Wahyuddin Hardi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i1.1806

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi politik dalam Pilkada Makassar 2020 yang ditandai oleh keterlibatan simultan antara tim sukses partai koalisi dan jaringan relawan pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto–Fatmawati Rusdi. Fokus penelitian adalah menganalisis pola komunikasi formal dan informal yang dijalankan secara terpadu dalam upaya memenangkan dukungan publik di tingkat lokal. Kajian ini penting karena menyoroti strategi komunikasi politik yang mengombinasikan media digital, media massa, dan komunikasi berbasis komunitas, yang masih relatif jarang diteliti dalam konteks pilkada di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif dan fleksibel sesuai dengan kebutuhan penelitian. Lokasi penelitian adalah Kota Makassar sebagai salah satu daerah penyelenggara Pilkada serentak 2020. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola komunikasi politik terpadu, di mana tim partai koalisi mengelola komunikasi formal melalui media massa dan kampanye digital, sementara relawan menjalankan komunikasi informal melalui blusukan dan jaringan komunitas. Koordinasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat DPD hingga TPS dengan dukungan laporan lapangan dan analisis survei. Komunikasi formal berfungsi menjangkau khalayak luas, sedangkan komunikasi relawan memperkuat kedekatan emosional dan kepercayaan pemilih. Temuan ini memperkaya kajian komunikasi politik lokal serta menegaskan peran strategis relawan dalam kampanye politik di luar struktur formal partai.
PENGARUH DOOMSCROLLING DAN LITERASI MEDIA SOSIAL TERHADAP KELELAHAN DIGITAL GEN Z DI MEDAN: STUDI KUANTITATIF Ayeisha Ardelisma; Nurbani Nurbani; Feni Khairifa
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i1.1879

Abstract

Fenomena doomscrolling semakin marak di kalangan Gen Z dan berpotensi menimbulkan kelelahan digital, sementara literasi media sosial diyakini dapat menjadi faktor pelindung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh doomscrolling dan literasi media sosial terhadap kelelahan digital pada Gen Z di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa doomscrolling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan digital (p < 0,001; β = 0,252), sedangkan literasi media sosial berpengaruh negatif dan signifikan (p = 0,028; β = –0,156). Uji simultan mengonfirmasi bahwa kedua variabel bersama-sama berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 13,1% (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan doomscrolling cenderung memperparah kelelahan digital, sedangkan literasi media sosial yang baik dapat menurunkan risikonya. Dengan demikian, penguatan literasi media sosial menjadi strategi penting untuk meminimalisasi dampak negatif penggunaan media sosial pada Gen Z.
STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF PERUSAHAAN RETAIL DALAM MEMBENTUK PERILAKU KONSUMEN DI KOTA PANGKALPINANG Ririn Septia; Siti Nisaussangadah; Ariandi A. Zulkarnain; Resty Widyanty
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i4.1927

Abstract

Permasalahan lingkungan terutama berkaitan dengan sampah plastik dan limbah yang semakin mengalami penumpukkan akibat penggunaan plastik oleh konsumen yang semakin meningkat dan semakin mengkhawatirkan menjadi latar belakang dari penelitian ini.  Tujuan yang diharapakan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh perusahaan retail dalam kampanye hijau dalam membantu masyarakat untuk sadar akan lingkungan sekitar.  Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Informasi penelitian diperoleh dari orang-orang yang aktif berbelanja di retail dan orang-orang yang bekerja di manajemen retail. serta komunitas di sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode komunikasi persuasif retail dalam membantu meningkatkan kesadaran lingkungan pada konsumen salah satunya adalah dengan penggunaan label atau tanda ramah lingkungan pada kemasan atau tas belanja yang direkomendasikan.  Dengan komunikasi persuasif ini konsumen mulai terbiasa membawa tas belanja mereka sendiri, membeli barang yang lebih ramah lingkungan, dan mendukung pembatasan penggunaan kantong plastik.  Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan penelitian komunikasi lingkungan serta referensi untuk praktik dan penelitian komunikasi hijau di masa mendatang.
ANALISIS SEMIOTIK MASKOT SI KENMI PADA PILWALI KENDARI 2024 Muh. Nato Alhaq; Riston G Ahmad; Sriwidiah Rosalina Bst; La Ode Muh. Abdi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i4.1937

Abstract

Pemilihan Walikota Kendari 2024 menghadirkan maskot “Si KenMi” sebagai media komunikasi visual untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi simbolik maskot dan pengaruhnya terhadap keterlibatan publik. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan analisis semiotik visual (Peirce, Barthes, Eco, Kress & van Leeuwen) dan survei deskriptif terhadap 120 anggota KPPS menggunakan kuesioner Likert. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan survei, lalu dianalisis secara tematik dan deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa Si KenMi berhasil mengintegrasikan ikon budaya lokal (Tugu Religi dan motif Tolaki) dengan simbol elektoral (paku, tinta, ajakan memilih). Mayoritas responden menilai pesan maskot cukup jelas (57%) dan pengaruh emosional terhadap partisipasi tergolong tinggi (57,7% cukup terpengaruh; 29,5% sangat terpengaruh), meskipun keterpaparannya masih terbatas (65% responden pernah melihat maskot). Temuan ini menunjukkan bahwa maskot politik dapat berfungsi sebagai instrumen demokrasi visual dan simbol budaya lokal, namun efektivitasnya sangat bergantung pada strategi distribusi media dan keterlibatan publik yang lebih luas.
STUDI KONTEKSTUAL PEMANFAATAN AI PADA PEMBELAJARAN MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UHO: MANFAAT, GAP, DAN DINAMIKA LOKAL Lisa Arifuddin; Trisusilo Raharjo; Muhammad Ismail; Eka Kurnia Syawaliyah Subagio
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i1.1952

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah meningkat secara signifikan, namun penggunaan AI oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo (UHO) belum terukur secara jelas. Meskipun rata-rata IPK tiga tahun terakhir berada pada kategori sangat baik (3,44–3,47), pemanfaatan AI dalam pembelajaran masih belum optimal dan belum sejalan dengan kebutuhan penguatan kemampuan analitis dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 15 informan mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi penggunaan berbagai tools AI, seperti ChatGPT, Google Gemini, Canva, dan Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan terutama untuk mempercepat penyelesaian tugas, mencari literatur tambahan, serta memperbaiki struktur penulisan. Informan mengakui jika AI membantu menghemat waktu pengerjaan tugas, meningkatkan kualitas penyusunan teks karya ilmiah, melakukan parafrase, hingga menemukan literatur tambahan. Namun, mayoritas informan juga mengakui adanya penurunan kemampuan berpikir kritis dan meningkatnya ketergantungan pada AI. Temuan ini mengungkap adanya kesenjangan antara manfaat AI dalam efisiensi belajar dan lemahnya perkembangan kemampuan analitis mahasiswa. Gap lokal di UHO menunjukkan perlunya literasi AI yang lebih terarah, penguatan kebijakan akademik, serta peningkatan kemampuan evaluatif mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.