Proceeding Seminar Nasional IPA
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles
78 Documents
Search results for
, issue
"2023"
:
78 Documents
clear
BENTUK KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER AIR DI TAMAN LELE, KOTA SEMARANG
Mendrofa, Best Forever;
Choirunnisa;
Rahman, Salma Aulia;
Utami, Hasna Sekar;
Fariz, Trida Ridho;
Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kearifan lokal merupakan suatu ilmu pengetahuan dan strategi kehidupan serta berbagai pandangan hidup yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Wisata taman lele memiliki kearifan lokal dalam pengelolaan sumber mata air. Tujuan penelitian ini untuk menemukan bentuk kearifan lokal dalam upaya pengelolaan sumber mata air. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif, data primer dari hasil wawancara dan observasi serta data sekunder studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan mengenai pengelolaan sumber mata air yang dilakukan oleh pihak wisata taman lele. Berdoa bersama hari jumat kliwon setiap bulannya telah menjadi kebiasaan yang dilakukan sebagai ucapan syukur dengan harapan wisata taman lele akan lebih baik kedepannya. Larangan untuk tidak menebang pohon di sekitar sumber mata air (sendang) juga merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber mata air dan lingkungan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI SAINS MENERAPKAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 AMBARAWA
Setyowati, Brendyani Eka;
Indriyani, Serafica;
Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains pada peserta didik kelas VII dari nilai ulangan IPA pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Pada Pembelajaran IPA belum menggunakan LKPD yang berbasis CRT. Penelitian ini menitikberakan untuk meningkatkan keterampilan literasi sains melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada kelas VII di SMP N 2 Ambarawa. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (perencanaan), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Instrumen yang digunakan adalah soal-soal literasi sains dengan jenis soal esay. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis statistik deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII D sebanyak 36 anak. Pada siklus I keterampilan literasi sains peserta didik saat pretes yang tuntas dari nilai KKM ada 14% dan nilai postes sebesar 51%. Pada siklus II keterampilan literasi sains peserta didik dari mengerjakan pretes sebesar 37% dan yang tuntas postes ada 89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan keterampilan literasi sains pada peserta didik kelas VII di SMP N 2 Ambarawa.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN PBL DAN WINDOWS SHOPPING PADA MATERI BUMI DAN TATA SURYA KELAS VII
Auliya, Helmi;
Dewi, Novi Ratna;
Melati, Elia Ling Ling
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Bumi dan Tata Surya di kelas VII J semester genap Tahun Pelajaran 2022/2023 SMPN 2 Tengaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan model Problem Based Learning dan metode Window Shopping. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas observasi, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Data penelitian berupa ketuntasan hasil belajar diambil dari asesmen yang dilakukan diakhir siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siklus I sebesar 65,63 dan Siklus II sebesar 77,79. Ketuntasan belajar yang didapatkan adalah 34,37% pada siklus I, menjadi 81,25 % di siklus II. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan metode Window Shopping dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik materi Bumi dan Sistem Tata Surya di kelas VII J SMPN 2 Tengaran.
PENERAPAN ALUR MERDEKA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Wulandari, Aisyah Sri;
Rachayuni;
Widiyatmoko, Arif
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil kemampuan berpikir kreatif peserta didik di kelas VIII SMP negeri 21 Semarang. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan metode pembelajaran alur merdeka belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VIII SMP Negeri 21 Semarang. Strategi penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian peserta didik kelas VIII-B yang berjumlah 33 orang, dengan 16 peserta didik laki-laki dan 17 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa dengan menggunakan metode alur merdeka belajar dapat dilihat bahwa nilai kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VIII-B pada tindakan siklus II mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan nilai pada pra siklus, yakni sebesar 42% dengan kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran alur merdeka belajar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik di kelas VIII-B SMP Negeri 21 Semarang.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Dengan Problem Based Learning Materi Tata Surya SMP Negeri 27 Semarang
Wijiastuti, Tyas Nur;
Umamah, Roil;
Widiyatmoko, Arif
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik pada Materi Sistem Tata Surya di Kelas VII H Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 di SMP Negeri 27 Semarang. Penelitian ini dilaksanakan dengan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengaacu pada teori Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan pembelajaran di dalam kelas dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas observasi perencanaan, pelaksanaan, evalasi dan refleksi. Data penelitian yang didapatkan berupa ketuntasan dengan tes hasil kognitif dan lembar observasi di dalam kelas pada saat prosses pembelajaran di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi peserta didik kelas VII H SMP N 27 Semarang pada materi sistem tata surya dari hasil lembar observasi pada siklus I menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi sebesar 76% dengan kategori baik sedangkan siklus II meningkat sebesar 84% dengan kategori sangat baik sehingga besar peningkatan antara siklus I dan siklus II sebesar 8%. Dengan nilai N-gain dari pra siklus ke siklus I sebesar 0,26 tergolong peningkatan rendah, sedangkan hasil n-gain dari siklus I ke siklus II sebesar 0,529 tergolong peningkatan sedang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING MATERI STRUKTUR BUMI KELAS VII E SMP NEGERI 13 SEMARANG
Kurniasari, Desy;
Lestari, Sri;
Parmin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran problem based learning pada materi struktur bumi di kelas VII E SMP Negeri 13 Semarang. Jenis penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada kelas VII E SMP Negeri 13 Semarang tahun pelajaran 2022/2023. Alur penelitian yang digunakan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII E sejumlah 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis hasil tes peserta didik melalui uji N-Gain. Instrumen tes yang digunakan disesuaikan dengan indikator keterampilan berpikir kritis berupa lembar tes berbentuk soal uraian yang terdiri dari lembar pre-test dan post-test. Data penelitian diperoleh dari nilai pre test, siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pada siklus 1 didapatkan persentase rata-rata hasil ketuntasan peserta didik sebesar 73% dengan kategori cukup menjadi 82% pada siklus 2 dengan kategori baik. Sementara hasil perolehan data analisis N-Gain terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik diperoleh data peningkatan pada siklus 1 sebesar 0,34 dengan kriteria sedang dan siklus 2 sebesar 0,55 dengan kriteria sedang. Berdasarkan analisis tersebut dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik materi struktur bumi kelas VII E SMP Negeri 13 Semarang.
KOMPARASI MODEL PENSKORAN KLASIK PADA ESTIMASI OBSERVED SCORE SISWA
Amelia, Rizki Nor;
Nugraini, Anisa Ratna;
Kriswantoro;
Purnama, Dian Normalitasari
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah skoring masih menjadi isu yang relevan bagi pengukuran dan pengujian pendidikan karena perilaku guessing merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada skor yang dihasilkan, padahal idealnya skor tes haruslah sedekat mungkin dengan tingkat penguasaan testee yang sebenarnya. Untuk mengatasi hal tesebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasikan model penskoran klasik yang berbasis guessing (variasi 4 dan 5 pilihan jawaban) dengan model penskoran konvensional (number right scoring) terhadap estimasi observed score yang dihasilkan. Data yang digunakan adalah data simulasi yang dibangkitkan melalui software WinGen, dengan ukuran sampel 300 responden berdasarkan Item Response Theory 1-PL. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan model penskoran klasik yang berbeda ternyata tidak memberikan perbedaan yang signifikan dalam hal kesesuaian peringkat testee. Selain itu, karakteristik deskriptif dan karakteristik distribusi skornya juga tidak berbeda. Namun demikian, model penskoran berbasis guessing tetap dapat dipertimbangkan penggunaannya sebagai upaya pencegahan guessing mengingat tidak mungkinnya pembuat soal dalam membedakan jawaban benar berdasarkan penguasaan atau lucky guessing.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK DENGAN MODEL Problem Based Learning
Ulya, Izzatul;
Sukimin;
Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan motivasi peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi cahaya dan alat optik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B di SMP Negeri 41 Semarang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 33 siswa. Jenis penelitian ini adalah penilitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh dari nilai pra siklus, siklus 1, siklus 2, dan lembar angket motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan data analisis N-gain terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas VIII B diperoleh data peningkatan pada siklus 1 sebesar 0,42 dengan kategori sedang dan pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 0, 65 dengan kriteria sedang. Berdsarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning pada materi Cahaya dan Alat Optik dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII B di SMP Negeri 41 Semarang.
Pembelajaran Kooperatif-Jigsaw Berbantu Media Simulasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Peserta Didik VII-B SMP Negeri 3 Semarang
Safitri, Rizqi Kurnia;
Herdijanti;
Savitri, Erna Noor
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran kooperatif-jigsaw berbantu media simulasi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar peserta didik VII-B SMP Negeri 3 Semarang pada materi Bumi dan Tata Surya. Desain penelitian menggunakan model penelitian tindakan kelas menurut Kurt Lewin yang meliputi empat tahap kegiatan utama pada setiap siklus meliputi: Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (Reflection). Penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Semarang dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 32 peserta didik kelas VII-B tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji N-Gain pada hasil tes dengan instrument tes pilihan ganda beralasan dan hasil angket motivasi peserta didik. Kemampuan berpikir kritis peserta didik pada siklus I memiliki skor N-Gain sebesar 0,39 dengan kategori sedang dan meningkat kembali pada siklus II dengan skor N-Gain sebesar 0,45 dengan kategori sedang. Sementara untuk motivasi belajar peserta didik pada siklus I memiliki skor N-Gain sebesar 0,42 dengan kategori sedang dan meningkat kembali pada siklus II dengan skor N-Gain 0,49 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka penerapan pembelajaran Kooperatif-Jigsaw berbantu media simulasi mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar peserta didik.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIORAMA KELAS VII SMP NEGERI 19 SEMARANG
Ulfa, Saidatul;
Sulistyorini;
Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan berangkat dari hasil observasi dan wawancara terhadap rendahnya pemahaman konsep peserta didik di SMP Negeri 19 Semarang yang berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik dan guru berusaha untuk mengupayakan peningkatkan hasil belajar pemahaman konsep peserta didik di sekolah tersebut. Alternatif untuk mengatasi permasalahan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media diorama. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar pemahaman konsep pilihan ganda beralasan sebanyak 20 butir soal. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan langkah-langkah setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji ketuntasan klasikal, uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji N-gain. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa peserta didik belum mencapai ketuntasan klasikal 75% yaitu hanya diperoleh sebesar 73%. Pada siklus II meningkat menjadi 100% melampaui ketuntasan klasikal 75%. Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran model problem based learning berbantuan media diorama dengan nilai masing-masing signfikansi two tailed siklus I dan siklus II sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan data analisis N-Gain terhadap peningkatan hasil belajar pemahaman konsep diperoleh data peningkatan pada siklus I sebesar 0,41 dengan kriteria sedang, mengalami peningkatan signifikan pada siklus II sebesar 0,73 dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model problem-based learning berbantuan media diorama pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati di Indonesia efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar pemahaman konsep peserta didik kelas VII E SMP Negeri 19 Semarang.