cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,358 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Blooket terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV Di SDN Tajur 1 Rahmawati, Anggita; Rasmitadila; Rachma, Fikni Mutiara
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19083

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN Tajur 1 kelas IV masih menggunakan alat bantu proyektor dan slide presentasi. Media ini sering digunakan, tetapi tidak cukup untuk menarik perhatian siswa. Akibatnya, siswa tampak tidak terlibat aktif dalam pembelajaran, tidak antusias, dan tidak fokus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi interaktif, seperti Blooket, berdampak pada minat siswa dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif semu (quasi-eksperimenal desain) dengan desain nonequivalent control group design pada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan Blooket dan kelompok kontrol yang menggunakan media Bamboozle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Blooket secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen (59) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (54). Uji t-test menunjukkan nilai signifikansi 0.000, yang lebih rendah dari 0.05, yang menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak yang menunjukan bahwa Blooket lebih efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa dan memberikan alternatif media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.
Analisis Pelaksanaan Pelatihan di Kesatuan Brimob Polri dalam Meningkatkan Pengamanan Berintensitas Tinggi Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Saputra, Rahmat; Aminulloh, Muhammad
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.19088

Abstract

Tugas pokok, fungsi dan peran Korps Brimob Polri dalam upaya penanggulangan terhadap kriminalitas berintesitas tinggi seperti kejahatan insurjensi merupakan sebuah keharusan manakala satuan-satuan kepolisian lainnya tidak akan mampu melakukan tugas penegakan hukum, pemulihan keamanan dan pemeliharaan keamanan. Dengan adanya perkembangan gangguan keamanan berintensitas tinggi yang terjadi selama ini, menjadikan peran dan tugas Korps Brimob sangat dibutuhkan guna mendukung upaya penegakan hukum secara sinergis polisionil dengan internal Kepolisian dan TNI maupun stake holder dan share holder lainnya, menanggulangi gangguan keamanan berintensitas tinggi yang semakin menggejala berbentuk fenomena perkembangan aksi-aksi terorisme dan separatisme dalam rangka mewujudkan Kamtibmas yang kondusif. Tujuan yang ingin diperoleh adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang pelaksanaan pelatihan di Kesatuan Brimob Polri dalam meningkatkan pengamanan berintensitas tinggi dan hambatan yang dihadapi. Metode diperlukan guna mengumpulkan sejumlah bahan magang. Metode dalam penelitian ini yang digunakan adalah metode magang yuridis normatif yaitu hukum dikonsepsikan sebagai norma, kaidah, asas atau dogma-dogma. Hasil diketahui bahwa peranan Dan Edukasi Satuan Latihan Brimob Terhadap Kinerja Dan Tugas Kesatuan Korbrimob Polri dilakukan dengan cara optimalisasi pelaksanaan protap, optimalisasi kepemimpinan lapangan atau komando pengendalian, optimalisasi personel, optimalisasi materiil dan optimalisasi tentang keuangan atau anggaran, dapat membantu dalam meningkatkan kinerja brimob menjadi lebih optimal.
Strategi Meningkatkan Pemahaman Siswa SD terhadap Soal Cerita Matematika melalui Peningkatan Kemampuan Membaca Ramadhani, Anatasya Dhiva; Syahrani, Almira
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19096

Abstract

Pemecahan soal cerita dalam pembelajaran matematika kerap menjadi tantangan bagi siswa SD, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam keterampilan membaca. Kurangnya pemahaman terhadap teks soal menyebabkan siswa kesulitan dalam menemukan informasi penting, memahami maksud pertanyaan, serta memilih operasi matematika yang sesuai. Artikel ini membahas berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika melalui peningkatan kemampuan membaca. Beberapa pendekatan yang dianalisis meliputi penggunaan teknik membaca pemahaman seperti SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review), metode parafrase, serta visualisasi, yang bertujuan untuk membantu siswa dalam memahami isi soal dengan lebih baik. Selain itu, integrasi pembelajaran literasi membaca dengan matematika serta penerapan metode kontekstual yang mengaitkan soal dengan pengalaman sehari-hari juga dibahas sebagai solusi dalam meningkatkan pemahaman siswa. Diharapkan, dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, siswa dapat lebih mudah memahami soal cerita matematika, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mencapai hasil belajar yang lebih baik. Kata Kunci: Matematika SD, literasi membaca, strategi pembelajaran, pemahaman siswa
Literatur Review: Pemilihan Kemasan yang Tepat untuk Bakpia dalam Menjaga Kualitas dan Daya Tarik Produk Tradisional Sa’diah, Elin Halimatus; Septianingsih, Asiah; Mukhreza, Destila; Wulan, Nawang; Rosadi, Siti Ledidah Muharromah Putri; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19115

Abstract

Bakpia merupakan produk makanan tradisional dari Yogyakarta yang telah mengalami perkembangan pesat, dengan menawarkan berbagai varian rasa selain isian asli. Seiring dengan perkembangan zaman maka persaingan di pasar pun semakin ketat, pemilihan kemasan yang tepat sangat penting untuk melindungi produk dan meningkatkan daya tarik konsumen. Tujuan dari review ini adalah untuk menentukan jenis kemasan bakpia mana yang paling cocok untuk mempertahankan kualitas produk dan meningkatkan daya Tarik konsumen. Metode PRISMA dan pendekatan tinjauan literatur sistematik digunakan dalam review ini. Literatur review ini mencakup artikel yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2025. Hasil review menunjukkan bahwa tiga jenis kemasan yang paling efektif dalam menjaga kualitas bakpia adalah kemasan vakum, kemasan plastik transparan (mika), dan kemasan kotak kardus. Tiga jenis kemasan ini dapat melindungi produk dari kerusakan, mempertahankan rasa dan tekstur, serta berperan sebagai faktor penting dalam mendukung strategi pemasaran. Solusi kemasan inovatif yang mengurangi dampak lingkungan namun tetap menjaga kualitas produk akan menjadi fokus review lebih lanjut.
Penggunaan Kemasan Plastik dalam Menjaga Mutu dan Keamanan Kue Sagon Selama Penyimpanan Nurfadhilah, Kania; Setiawati, Mira Afrilia; Prasojo, Muhammad Ghazy Fauzan; Samsu, Qatrun Nada Aghia; Az-zahra, Raisha Putri; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.19119

Abstract

Kue sagon adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kelapa parut, tepung nasi dan gula yang direkatkan. Meskipun memiliki rasa yang unik, kue sagon cenderung kehilangan kualitas karena kandungan lemak tinggi dan tekstur kering. Pengemasan memainkan peran penting dalam menjaga kualitas dan keamanan produk selama penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas penggunaan kemasan plastik saat mempertahankan kualitas kue Sagon. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dari pendekatan PRISMA yang mengidentifikasi, disaring, dan dianalisis studi yang relevan pada pengemasan plastik. Hasilnya menunjukkan bahwa kemasan plastik seperti polipropilen dan polietilen sagon dari kelembaban dan oksigen memperluas daya tahan produk dan mempertahankan organoleptik. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang pengembangan strategi pengemasan makanan berminyak.
Literature Review dari Randomized Controlled Trials (RCTs): Efektivitas Pengemasan Vakum Plastik terhadap Umur Simpan dan Kualitas Kue Lapis Legit Tradisional Jaelani, Salsabila Azaria; Alfintawati, Aprillia; Hafiyya, Naila Fathi Isnazaki; Fahruddin, Muhammad Naufal; Kinanti, Putri; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19120

Abstract

Pengemasan merupakan salah satu faktor penting dalam mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan produk pangan, terutama pada produk semi basah seperti kue lapis legit tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas penggunaan pengemasan vakum plastik terhadap kualitas dan masa simpan kue lapis legit dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA. Data dikumpulkan dari beberapa jurnal nasional dan internasional yang relevan dalam 10 tahun terakhir. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan identifikasi, skrining, uji kelayakan, hingga inklusi dengan kriteria tertentu. Hasil studi menunjukkan bahwa pengemasan vakum plastik memiliki pengaruh signifikan dalam menjaga kelembapan, menekan pertumbuhan mikroba, dan memperlambat perubahan sensori seperti warna, aroma, serta tekstur pada produk pangan semi basah. Penggunaan kemasan vakum juga terbukti mampu menambah umur simpan hingga dua kali lipat dibandingkan kemasan biasa. Oleh karena itu, kemasan vakum plastik dinilai efektif dalam mempertahankan kualitas kue lapis legit tradisional. Studi ini juga merekomendasikan pengembangan kemasan berbahan biodegradable sebagai solusi berkelanjutan ke depannya.
Analisis Desain Kemasan pada Produk Pangan Tradisional Wajik Khafiza, Salma Rukhiatul; Aulia, Sandra Nurul; Rahmawati, Siti; Iman, Muhamad; Saputra, Wildan; Muharrama, Yurandani; Sunandi, Dedi; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19121

Abstract

Wajik merupakan salah satu produk pangan tradisional Indonesia yang masih menghadapi tantangan dalam hal pengemasan, terutama dari segi keamanan, daya simpan, dan daya tarik visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai inovasi kemasan wajik yang mampu mempertahankan kualitas produk sekaligus memperhatikan nilai budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic review dengan pendekatan PRISMA, yang mencakup empat tahap: identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Hasil studi menunjukkan bahwa edible film berbasis kitosan-PVA dan tapioka memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan kertas minyak dalam menjaga stabilitas kadar air dan mencegah kerusakan kimia seperti peningkatan asam lemak bebas. Sementara itu, kemasan daun pisang dinilai memiliki nilai simbolik dan autentik terhadap identitas budaya wajik, namun kurang optimal dari sisi ketahanan dan perlindungan mikrobiologis. Kombinasi kemasan modern dan tradisional menjadi solusi potensial dalam menjaga kualitas sekaligus warisan budaya produk. Penelitian ini menyadari keterbatasan berupa jumlah artikel yang spesifik membahas kemasan wajik dan belum melibatkan data persepsi konsumen secara langsung. Ke depan, studi lanjutan disarankan melibatkan uji sensorik dan analisis penerimaan pasar untuk mengukur efektivitas kemasan inovatif secara lebih komprehensif.
Penambahan Tepung Sorgum (Shorgum bicolor L.) dan Tepung Rosella (Hibiscus sabdariffa) terhadap Karakter Fisikokimia, Sensori, dan Daya Terima Mi Basah Arahmah, Siti Anissa; Kusumaningrum, Intan; Kurniawan, Muhamad Fakih
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19123

Abstract

Mi basah merupakan jenis mi yang mengalami proses perebusan setelah pemotongan dan sebelum dipasarkan. Tujuan dari penelitian ini yakni memanfaatkan tepung sorgum untuk dijadikan substitusi tepung terigu dan tepung rosella untuk inovasi warna terhadap produk mi basah. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor perlakuan yaitu rasio tepung terigu, tepung sorgum, dan tepung rosella (100:0:0), (50:40:10), (50:35:15), (50:30:20). Analisis data penelitian digunakan uji sidik ragam (Anova) pada p<0.05. Hasil penelitian sifat fisik meliputi indeks regangan mi, daya serap air, dan uji warna menghasilkan perbedaan yang nyata. Indeks regangan mi tertinggi serta daya serap air terendah didapatkan pada formula (50:40:10). Spesifikasi warna yang tepat pada produk mi basah matang dengan penambahan tepung sorgum dan tepung rosella berbasis android menghasilkan warna bole brown, flirt red, red oxide. Sifat kimia meliputi kadar air didapatkan adanya pengaruh nyata. Kadar air produk mi basah yang memenuhi syarat mutu SNI 2987-2015 yakni pada formula (50:40:10). Uji sensori pada perlakuan berpengaruh nyata terhadap aroma, rasa dan tekstur. Hasil uji sensori produk didapatkan parameter aroma kearah berbau langu; rasa kearah tidak asam; tekstur kearah kenyal. Hasil uji hedonik yang lebih disukai panelis yakni warna, rasa, dan keseluruhan. Hasil penelitian produk mi basah terpilih didapatkan perbandingan (50:40:10) yang memiliki kandungan gizi yaitu kadar abu sebesar 0,49% dan kadar protein 6,96%.
Meninjau Studi Tentang Kemasan Plastik Untuk Wingko dari Aspek Kualitas, Daya Simpan, dan Preferensi Konsumen Wahyuni, Aulia Dinda; Putri, Sahila Aulia; Meilani, Almanda; Alfarizi, Feby Arif; Arif, Zulfan Zaenal; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19124

Abstract

Wingko Babat merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang banyak digemari dan dijadikan oleh-oleh khas, terutama dari daerah Semarang dan Babat, Lamongan. Untuk menjaga kualitas dan memperpanjang daya simpan produk ini, penggunaan kemasan yang tepat menjadi aspek krusial. Artikel ini mengulas peran dan pengaruh penggunaan plastik sebagai bahan kemasan utama untuk produk Wingko, ditinjau dari segi kualitas fisik, daya simpan, dan preferensi konsumen. Plastik jenis polietilen (PE) dan polipropilen (PP) terbukti memiliki karakteristik fungsional yang mendukung ketahanan makanan, seperti ketahanan terhadap uap air, panas, minyak, serta kemampuan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dalam kekosongan kemasan. Namun demikian, kekhawatiran terhadap dampak lingkungan akibat sulitnya plastik terurai menjadi isu penting yang mendorong inovasi kemasan ramah lingkungan. Penggunaan bahan alternatif seperti kertas glasin, kemasan aktif, dan biodegradable menjadi solusi potensial yang tidak hanya menjaga kualitas makanan, tetapi juga menambah nilai jual produk. Kajian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara fungsionalitas kemasan dan keberlanjutan lingkungan merupakan faktor penting dalam pengembangan industri makanan tradisional seperti Wingko Babat.
Pengujian Kadar Kloramfenikol pada Sampel Udang Beku dengan Metode LC-MS/MS Pratiwi, Ratika; Puspasari, Erna
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19132

Abstract

Udang merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dalam perdagangan nasional maupun internasional. Peningkatan nilai ekspor udang membuat pembudidaya udang menerapkan sistem budidaya intensif. Budidaya intensif yang diterapkan dapat berakibat pada penurunan kualitas perairan, yang menyebabkan timbulnya penyakit pada udang yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, maupun parasit (Santi et al., 2017). Banyak pembudidaya mengantisipasi penurunan kualitas tersebut dengan penggunaan kloramfenikol (Juliana dan Yulian, 2020. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan sisa – sisa bahan kimia tertinggal dalam daging udang, yang berdampak pada masalah kesehatan bagi para konsumen apabila residu tersebut masuk ke dalam tubuh (Saputra dan Arfi, 2020). Residu ini dapat mengakibatkan anemia, gangguan lambung, usus, radang pada mulut, dan kerusakan sumsum tulang belakang (Alghifari et al., 2017). Pengujian residu kloramfenikol ini dilakukan dengan menggunakan alat instrument UHPLC 40D X3 + TQ MS 8045. Berdasarkan dari hasil pengujian kloramfenikol pada sampel udang beku, didapatkan hasil bahwa dari kedua sampel tidak terdeteksi mengandung residu kloramfenikol. Hasil tidak terdeteksi maksudnya adalah tidak ada respon atau kadar dibawah limit deteksi (LOD). Adapun limit deteksi pada alat LC-MS/MS ini adalah 0,1 mcg/L. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil negatif kadar kloramfenikol pada sampel udang beku yang telah diuji. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa sampel udang beku tidak mengandung kadar kloramfenikol dan aman dikonsumsi. Namun, perlu ada analisis lanjutan untuk parameter lain untuk mengetahui secara pasti kondisi sampel udang beku tersebut, sesuai dengan SNI 2705:2020 tentang udang beku.