cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 496 Documents
Hubungan Antartokoh Dalam Film Surga Yang Tak Dirindukan 3 Sari, Ruva Winda; Septyanti, Elvrin; Elmustian, Elmustian
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6314

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang berjudul Hubungan Antartokoh dalam Film Surga yang Tak Dirindukan 3. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk hubungan antartokoh dalam film Surga yag Tak Dirindukan 3. Manfaat penelitian ini adalah (1) secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengkajian sastra Indonesia, khususnya menambah pemahaman, pengetahuan tentang film, hubungan antartokoh, dan sosiologi sastra (2) secara praktis, penelitian ini diharapkan menjadi informasi kepada pembaca tentang hubungan antartokoh yang digunakan oleh pengarang dalam film Surga yang Tak Dirindukan 3. Data dalam penelitian ini berupa dialog yang berkaitan dengan hubungan antartokoh. Sedangkan sumber data merupakan tempat data yang diperoleh. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui pencarian menggunakan mesin pencarian Google, dengan sumber berasal dari situs web Dailymotion, dengan durasi film 01:58:24 detik. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, simak dan catat. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 40 data hubungan antartokoh dalam film Surga yang Tak Dirindukan 3. Ditemukan 14 data bentuk hubungan kekeluargaan, 11 bentuk hubungan cinta kasih, 11 bentuk hubungan pertemanan, 3 data bentuk hubungan kerja sama, dan 1 data bentuk hubungan pendidikan.
Kehidupan Sosial Setelah Perpindahan Kesultanan Deli Gaol, Anni L Lumban; Sihombing, Bonar; Rajagukguk, Cristy; Simanjuntak, Elsa Sophia; Rajagukguk, Katrin Suryani; Likitoyo, Pristi Suhendro
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6500

Abstract

Perpindahan pusat pemerintahan Kesultanan Deli dari Labuhan Deli ke Kota Medan pada masa Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alamsyah merupakan peristiwa strategis yang didorong oleh faktor geografis, ekonomi, dan politik, serta membawa dampak besar terhadap kehidupan sosial masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat setelah perpindahan kesultanan deli. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder terkait sejarah dan dinamika sosial Kesultanan Deli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpindahan ini mengubah masyarakat Deli dari yang semula tradisional, agraris, dan homogen menjadi masyarakat perkotaan yang heterogen, dinamis, dan terbuka terhadap perubahan, didukung oleh pembangunan infrastruktur, masuknya berbagai etnis, serta berkembangnya aktivitas ekonomi dan keagamaan; namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan dalam mempertahankan identitas budaya Melayu di tengah arus modernisasi dan kolonialisme, serta menandai pergeseran peran kesultanan pasca-Revolusi Sosial 1946. Kesimpulannya, perpindahan pusat pemerintahan ke Medan menjadi titik awal transformasi besar dalam kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan politik masyarakat Deli menuju masyarakat modern yang kompleks.
Bahasa Indonesia Sebagai Simbol Identitas Nasional Nurdiansyah, Nurdiansyah; Hasanah, Adzra Duriah; Salsabila, Arabel Fadhiyah; Vivi, Luluk Febrian Olga; Jannah, Miftahul; Na’imah, Nuri; Yani, Rahma; Putri, Viola Raissa
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mendeskripsikan peran Bahasa Indonesia sebagai simbol identitas nasional. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis), dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk identitas nasional bangsa Indonesia. Sebagai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia mampu menyatukan keberagaman etnis, budaya, dan daerah di Indonesia. Bahasa ini tidak hanya menjadi alat komunikasi formal, namun juga simbol dari jati diri dan eksistensi bangsa. Penguatan Bahasa Indonesia sebagai simbol identitas nasional dapat dilakukan melalui pendidikan, media massa, serta kebijakan negara yang mendukung penggunaan bahasa yang baik dan benar sesuai kaidah.
Peran Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia Putri, Shella Ananda; Ananda, Risky Dwi; Nasih, Munajatun; Nazwa, Dirham; Atikah, Puteri
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6451

Abstract

Keberagaman budaya, agama, dan suku di Indonesia sangat luar biasa. Dalam situasi seperti ini, sangat penting untuk mempertahankan sikap saling menghormati dan toleransi antarumat beragama. Konsep moderasi beragam juga penting. Tujuan moderasi ini adalah untuk mencegah sikap ekstrem, kekerasan, dan konflik atas nama agama. Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), memberikan kontribusi besar dalam mendukung nilai-nilai moderasi ini. Muhammadiyah fokus pada pendekatan pendidikan, sosial, dan dakwah kontemporer, sedangkan Nahdlatul Ulama menggunakan tradisi dan pendekatan budaya untuk menyampaikan nilai-nilai Islam yang damai dan toleran. Melalui berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan politik, keduanya juga aktif mencegah radikalisme dan menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. Artikel ini menjelaskan bagaimana Muhammadiyah dan NU benar-benar membantu memperkuat moderasi beragama untuk membuat masyarakat Indonesia rukun dan harmonis.
Analisis Pengelolaan Dana Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Menurut Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Studi Kasus di Desa Simanabun Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun) Saragih, Denni Iwan Permata; Muhtaj, Majda El
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6356

Abstract

Dalam pengelolaan Keuangan Desa harus berdasarkan asas-asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. Dalam anggaran dana yang didapatkan dari Pemerintah Pusat ini, pemerintah Desa wajib memperhatikan asas-asas tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan dana Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Simanabun di bidang pembangunan sarana prasarana lingkungan. Masalah yang terdapat dalam penelitian ini yaitu masyarakat mempunyai perspektif negatif mengenai pengelolaan Dana Desa dalam pelaksanaan pembangunan khususnya sarana prasarana lingkungan di Desa Simanabun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Metodologi pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu Kepala Desa, Sekertaris Desa, Kaur Keuangan,Kepala Dusun, dan masyarakat. Sedangkan sumber data skunder diperoleh dari dokumentasi yang didapat dari hasil penelitian. Teknik untuk menganalisis data yaitu dengan melalui tiga tahap yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data menggunakan triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian pengelolaan Dana Desa (DD) terhadap pelaksanaan pembangunan dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban sudah cukup baik, transparan, partisipatif, dan akuntabel. Bentuk transparansi dari pengelolaan Dana Desa di Desa Simanabun yaitu dengan adanya prasasti-prasasti dalam setiap pembangunan yang dibangun menggunakan Dana Desa. Kemudian bentuk partisipatif dari pengelolaan tersebut yaitu sebelum adanya Musyawarah Rencana Bangunan Desa (MusRenBangDes), yang dalam musyawarah tersebut menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai pembangunan Desa. Sedangkan bentuk dari akuntabilitas dari pengelolaan Dana Desa yaitu dengan adanya laporan mengenai pendapatan Desa, bentuk pembiayaan belanja Desa, serta dana yang sudah digunakan dalam pembangunan.
Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan pada Trans Metro Pekanbaru Sihotang, Lucky Manuel; Tua R F S, Harapan
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6306

Abstract

Pada saat ini Trans Metro Pekanbaru memiliki permasalahan keterbatasan jumlah unit bus, waktu tunggu yang tidak stabil serta halte yang tidak sesuai Standar Pelayanan Minimal angkutan massal berbasis jalan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis faktor penghambat dari pelaksanaan Kebijakan Standar Pelayanan Minimal pada Trans Metro Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan William N.Dunn yang menggunakan 6 indikator, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan pada Trans Metro Pekanbaru belum sepenuhnya memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh William N.Dunn. Aspek efektivitas, kecukupan, responsivitas, dan ketepatan masih perlu ditingkatkan, sementara efisiensi dan pemerataan telah tercapai melalui sistem subsidi yang optimal dan fasilitas inklusif bagi penyandang disabilitas. Anggaran dan pembekalan SDM yang terbatas menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan kebijakan Standar Pelayanan Minimal. Oleh karena itu diperlukan peningkatan sistem evaluasi dan pelatihan SDM, serta alokasi anggaran yang lebih besar dan pengawasan fasilitas yang lebih efektif untuk menciptakan sistem transportasi publik yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat Pekanbaru.
Evolusi Kurikulum Pesantren Musthafawiyah Mandailing Natal, 1915-2025 Bestli, Alpha; Rajaguk Guk, Dicky Alexander; Ramdani, Heri Agung; Damanik, Juan Andrian; Armadhany, Rofly; Sembiring, Quia Natasya br
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6473

Abstract

Pondok pesantren Musthafawiyah di Mandailing Natal merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Sumatera Utara yang telah mengalami perkembangan signifikan sejak abad ke-20 hingga kini. Penelitian ini bertujuan untuk: mengkaji transformasi kurikulum dan tradisi keilmuan yang diterapkan seiring perubahan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis dan analisis isi terhadap sumber-sumber primer dan sekunder terkait pesantren tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pesantren Musthafawiyah didirikan pada awal abad ke-20 oleh Syekh Musthafa Husein al-Mandaili dan telah berkembang dari lembaga tradisional menjadi pesantren modern dengan integrasi sistem pendidikan formal dan nonformal. (2) Kurikulum pesantren mengalami diversifikasi, dari fokus utama pada ilmu agama (tafsir, fiqh, tasawuf) hingga memasukkan ilmu umum, teknologi, dan keterampilan sebagai respons terhadap tuntutan era globalisasi.
Analisis Peran Negara Dalam Kasus Kekerasan pada Anak di Nias Selatan Purba, Elisabeth; Hutabarat, Monica; Sebayang, Rizkita; Damanik, Sheshilia; Ambarita, Yanti; Batu, Dewi Pika Lumban
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.5876

Abstract

Nias Selatan, sebagai bagian dari Kepulauan Nias, menghadapi krisis hak asasi anak yang kompleks, dengan berbagai permasalahan serius seperti terjadinya kekerasan yang mencakup eksploitasi pernikahan dini pada anak. Kendala utama dalam penanganan kasus-kasus ini adalah keterbatasan sumber daya manusia dan profesional di sektor-sektor terkait, yang menyebabkan kebijakan perlindungan anak yang telah disusun secara nasional seringkali tidak dapat diterapkan dengan efektif di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi pustaka, untuk mengeksplorasi bagaimana peran negara dalam mengatasi kekerasan terhadap anak di Nias Selatan, dengan menganalisis ketidakefektifan kebijakan yang ada. Melalui pendekatan ini, penelitian berupaya mengungkap realitas sosial yang kompleks dan menganalisis makna yang terkandung dalam kebijakan dan tindakan negara dalam perlindungan hak-hak anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan anak di Nias Selatan terhambat oleh faktor-faktor struktural yang mendalam, termasuk kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang berkembang di masyarakat setempat. Faktor-faktor ini tidak hanya mempengaruhi implementasi kebijakan, tetapi juga menciptakan tantangan besar dalam merancang program yang relevan dan efektif untuk melindungi anak-anak. Ketidakmampuan negara untuk mengatasi ketimpangan ini memperburuk situasi dan menempatkan hak-hak anak dalam posisi yang rentan.
Efektivitas Penegakan Hukum Lingkungan Dalam Menanggulangi Kerusakan Sungai Akibat Sampah Abdullah, Reza; Purba, Gilbert; Alegra, Vincent Mayer; Ismelina F R, Mella
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6418

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting, namun pencemaran sungai di Indonesia terus meningkat dan mengancam kelestarian lingkungan serta kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penegakan hukum administrasi lingkungan dalam menanggulangi kerusakan sungai akibat sampah, khususnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap berbagai sumber ilmiah terkait penerapan hukum administrasi lingkungan di Indonesia selama lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun regulasi sudah ada dan komprehensif, implementasi dan penegakan hukumnya masih menghadapi kendala serius seperti rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta keterbatasan sumber daya pengawasan. Penegakan hukum yang tidak konsisten dan kurang tegas menyebabkan pencemaran sungai terus berlanjut tanpa efek jera bagi pelaku. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan efektivitas penegakan hukum administrasi lingkungan yang didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan koordinasi lintas sektor untuk mewujudkan pengelolaan sungai yang lebih berkelanjutan dan bersih.
Analisis Sikap Peduli Remaja`Dalam Melestarikan Tradisi Kompangan di Kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung Santika, Nia; Dewi, Nurmalia; Hendra, Hendra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6326

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya terdapat kalangan remaja yang kurang peduli terhadap tradisi kompangan di Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui sikap peduli kalangan remaja terhadap tradisi kompangan di kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung kota Jambi. Cara mengambil data yaitu dari wawancara dan observasi, wawancara dilakukan kepada anggota komunitas kompangan serta masyarakat sekitar sedangkan observasi dilakukan dengan mengamati jumlah penonton tradisi kompangan. Analisis penelitian ini yaitu deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalangan remaja di kelurahan Handil Jaya masih kurang peduli terhadap tradisi kompangan yang dapat dilihat dari observasi yang dilakukan bahwa remaja masih sedikit yang menonton tradisi kompangan serta dari wawancara yang dilakukan masih kurangnya remaja yang ikut komunitas kompangan hanya sekedar tau saja tradisinya hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu musik modern serta teknologi yang semakin berkembang di zaman ini.