cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 644 Documents
Analisis Hermeneutika Hukum Poligami: Telaah Tafsir Ahkam dan Hikmah Sosio-Religius Perkawinan Rasulullah SAW Muhammad Taufiq Akbar; Musfizal Azmi; Mutya Putriana; Nurul Fadhilla; Revi Inanda Maulana; Suci Naila Ramadani; Virna Nuraini
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8730

Abstract

Praktik poligami sering kali memicu perdebatan hukum dan sosial akibat adanya diskoneksi antara teks normatif syariat dan realitas pragmatis di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian dan dasar hukum poligami dalam Islam melalui perspektif tafsir ahkam, serta membedah hikmah sosio-religius di balik perkawinan poligami yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data bersumber dari literatur fiqh klasik empat mazhab dan kitab-kitab tafsir utama, yang dianalisis secara konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam pada dasarnya menganut sistem monogami dengan memberikan kelonggaran poligami terbatas (ta'addud al-zaujat) maksimal empat istri, dengan syarat mutlak berupa kemampuan berlaku adil. Secara yuridis, Q.S. An-Nisa' ayat 3 menegaskan bahwa keadilan dalam nafkah dan pembagian waktu merupakan parameter utama keabsahan moral poligami. Sementara itu, analisis terhadap Q.S. Al-Ahzab ayat 50-53 mengungkap adanya kekhususan hukum (takhshish) bagi Rasulullah SAW. Hikmah praktik poligami Rasulullah SAW tidak didasarkan pada motivasi biologis, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat aliansi sosial-politik antar-suku, memberikan perlindungan bagi janda korban perang, serta memperluas transmisi ilmu keagamaan melalui Ummul Mukminin. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa kebolehan poligami harus diletakkan dalam kerangka perlindungan hak perempuan dan anak yatim, bukan pemuasan hasrat individualistis.
Perilaku Pemilih Mahasiswa Dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Jambi M Dava Rifky Al Faris; Wenny Desta Amelia; Muhammad Raihan Akbar; Diyono; Frirzhan Atharid
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8731

Abstract

Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Fakultas Hukum Universitas Jambi pada tahun 2025 menunjukkan adanya kompleksitas dalam pola perilaku politik mahasiswa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti agama, suku, kedekatan emosional, serta visi dan misi kandidat. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah pilihan politik mahasiswa lebih didasarkan pada faktor sosiologis, faktor psikologis, atau faktor rasional. Penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan pemahaman tersebut sekaligus memberikan gambaran empiris mengenai dinamika demokrasi di tingkat kampus yang selama ini kurang mendapat perhatian akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis pola perilaku pemilih mahasiswa dalam pemilihan Ketua BEM di Fakultas Hukum Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 50 mahasiswa, dipilih karena pendekatan ini memungkinkan pengukuran variabel perilaku politik secara terstruktur dan dapat digeneralisasikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan survei melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemilih mahasiswa dalam pemilihan Ketua BEM cenderung didominasi oleh pendekatan rasional, yang tercermin dari tingginya penilaian terhadap program kerja, kemampuan kandidat, serta orientasi terhadap perubahan. Sementara itu, faktor sosiologis seperti pengaruh teman dan kelompok memiliki pengaruh yang relatif rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi cenderung bersikap rasional dalam menentukan pilihan politik pada pemilihan BEM. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan cakupan responden yang lebih luas dan melibatkan perbandingan antar fakultas guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perilaku politik mahasiswa.
Analisis Adaptasi Star Radio dalam Podcast Streaming Platform Youtube Siska Wijaya; Michael Vitto Robyan; Regina Sharen; Andrian Setiawan; Maser Brave
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8733

Abstract

Hadirnya platform podcast streaming menciptakan tekanan adaptasi bagi industri radio konvensional, termasuk Star Radio 107,3 FM, yang beroperasi di frekuensi 107,3 MHz di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia mencatat penurunan rata-rata 23% jumlah pendengar siaran langsung pada stasiun radio lokal kawasan Jabodetabek dalam kurun 2019–2023, sementara konsumsi konten audio dan video on-demand nasional meningkat 41% pada periode yang sama. Star Radio 107,3 FM menghadapi tantangan serupa berupa pergeseran audiens dari siaran linear menuju konsumsi konten audio on-demand, yang mendorong kebutuhan strategis untuk bertransisi ke platform distribusi digital. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses konvergensi media yang dilakukan Star Radio 107,3 FM dalam mengadaptasi konten siarannya ke platform podcast streaming, serta mendeskripsikan tahapan difusi inovasi yang terjadi secara internal dalam pengadopsian teknologi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, dipilih karena fenomena konvergensi media pada satu institusi memerlukan pemahaman mendalam dan kontekstual. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan terhadap seluruh episode podcast yang dipublikasikan Star Radio 107,3 FM di kanal YouTube resmi selama Januari–Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepanjang periode observasi, Star Radio hanya mempublikasikan 15 episode yang terkonsentrasi pada 4 dari 12 bulan observasi, yaitu Januari (1 episode), Maret (5 episode), April (7 episode), dan November (2 episode), dengan jeda tanpa unggahan selama lebih dari enam bulan antara April dan November. Pola ini mengindikasikan bahwa proses konvergensi media Star Radio masih berada pada tahap awal dan belum mencapai konsistensi produksi yang berkelanjutan. Tahapan difusi inovasi Rogers teridentifikasi hingga tahap implementasi pada April 2024, namun tahap konfirmasi belum sepenuhnya tercapai akibat terhentinya unggahan secara berkepanjangan. Penelitian lanjutan disarankan untuk melengkapi data dengan wawancara internal Star Radio guna memahami penyebab jeda produksi serta memvalidasi tahapan difusi inovasi dari perspektif aktor organisasi.
Pengaruh Media Gambar Digital terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasif Siswa SMP Islam Nusantara Bojonggede Diki Wahyudi; Ade Siti Haryanti; Astuti Samosir
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8736

Abstract

Kemampuan menulis teks persuasif merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun argumen, dan menggunakan bahasa persuasif secara efektif. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik sehingga belum mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar digital terhadap kemampuan menulis teks persuasif siswa kelas VII SMP Islam Nusantara Bojonggede Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen murni (True Experimental Design) tipe Post-test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang terdiri atas 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes menulis teks persuasif yang dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menulis teks persuasif siswa pada kelas eksperimen sebesar 82,8, sedangkan kelas kontrol sebesar 70,6. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai thitung sebesar 6,57 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,01 pada taraf signifikansi 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, penggunaan media gambar digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis teks persuasif siswa kelas VII SMP Islam Nusantara Bojonggede Bogor. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa media gambar digital mampu meningkatkan kreativitas, membantu siswa mengembangkan ide, serta memperkuat kemampuan menyusun argumen dalam penulisan teks persuasif.
Optimalisasi Peran TNI Dalam Joint Operation Center pada Misi Perdamaian Dunia di United Nation Interm Force in Lebanon (UNIFIL) Tahun 2023-2024 Thopan Dollarisko; Yermia Hendarwoto; Sri Murtiana
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8737

Abstract

Konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Lebanon, memerlukan intervensi internasional untuk menjaga stabilitas keamanan regional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membentuk misi perdamaian UNIFIL melalui Joint Operation Center (JOC) sebagai pusat koordinasi dan kendali untuk mengintegrasikan operasi multinasional. Namun, JOC menghadapi tantangan signifikan berupa ketidakselarasan sistem komunikasi antar kontingen, perbedaan prosedur standar operasional dari berbagai negara, dan keterbatasan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas JOC dalam mengoordinasikan operasi dan pengambilan keputusan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja JOC, serta menganalisis optimalisasi peran TNI. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini melalui studi kasus, wawancara mendalam tiga narasumber JOC UNIFIL (Shift Director, J7 Exercises, dan J7 Training), observasi partisipatif, dan studi dokumentasi serta model Miles, Huberman Saldana sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi JOC memiliki prosedur koordinasi jelas (SITREP rutin, Situational Awareness Tool (SAT), dan battle rhythm terstandar). Koordinasi multinasional 40 negara menjadi tantangan utama, karena perbedaan interpretasi SOP dan hambatan bahasa, namun diatasi melalui proses Integration and Orientation, pelatihan berkelanjutan, dan penyediaan terminologi operasional. TNI menerapkan strategi optimalisasi berbasis ends-means-ways melalui pengembangan SDM, peningkatan teknologi, dan inovasi berkelanjutan. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan komitmen kepemimpinan dan disiplin tinggi prajurit, kelemahan pada penguasaan bahasa Inggris, peluang apresiasi PBB terhadap kontribusi TNI, dan ancaman kompleksitas keamanan siber. Kesimpulannya, TNI menunjukkan kontribusi signifikan dalam optimalisasi JOC melalui mekanisme koordinasi efektif, inovasi operasional berkelanjutan, dan komitmen stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah.
Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Perceraian dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam Nur Alfillail; Ramlah
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8738

Abstract

Pertumbuhan media sosial yang eksplosif telah secara drastis mengubah cara keluarga berkomunikasi dan terhubung satu sama lain. Meskipun media sosial menawarkan banyak keuntungan, seperti kemudahan komunikasi, ketersediaan informasi, dan bantuan dalam tugas sehari-hari, penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan perselisihan perkawinan dan keluarga yang tidak stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana penggunaan media sosial memengaruhi kasus perceraian dan bagaimana hal itu berkontribusi pada konflik perkawinan pada pasangan suami istri. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian hukum empiris secara kualitatif. Selain melakukan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait di Pengadilan Agama Bangko, data dikumpulkan melalui analisis dokumen catatan kasus perceraian, dokumen hukum terkait, dan literatur pendukung. Untuk menentukan hubungan antara penggunaan media sosial dan meningkatnya jumlah kasus perceraian, data dievaluasi secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa media sosial kini menjadi faktor penyebab pembubaran perkawinan, terutama dalam hal memungkinkan perselingkuhan, interaksi virtual yang berlebihan, kurangnya keterbukaan antara pasangan, dan meningkatnya ketidakpercayaan dan kecemburuan. Keadaan ini seringkali mengakibatkan perselisihan dan konfrontasi yang berkelanjutan yang akhirnya mengarah pada proses perceraian. Menurut laporan tersebut, Pengadilan Agama Bangko memproses 483 kasus perceraian pada tahun 2023 dibandingkan dengan 350 kasus pada tahun 2022. Media sosial merupakan elemen yang berkontribusi terhadap penurunan angka pernikahan dalam sebagian besar situasi ini, yang dikaitkan dengan pertengkaran dan perkelahian yang berkelanjutan. Kesimpulannya, meskipun media sosial sangat penting untuk kehidupan sosial dan komunikasi modern, penggunaannya yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada kedamaian pernikahan dan meningkatkan risiko perceraian. Oleh karena itu, untuk meningkatkan ketahanan keluarga dan menghindari perpecahan pernikahan, peningkatan literasi digital, penggunaan media sosial yang bermoral, dan komunikasi yang baik antara suami dan istri sangat penting.
Analisis Hukum Perlindungan Konsumen: Kasus Boeing 737 MAX Ichika Lauw; Jeydhen Kazuo; Chrissonia Margareta Mbayang
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8739

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum kasus 737 MAX dari perspektif hukum perlindungan konsumen Indonesia, dengan fokus pada tragedi Lion Air. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan mengkaji Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, regulasi penerbangan, serta konvensi internasional terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat pada sistem MCAS dan kurangnya transparansi Boeing merupakan cacat tersembunyi yang melanggar standar keselamatan dan hak atas informasi. Hal ini menimbulkan kerugian materiil dan immateriil bagi penumpang dan maskapai. Kesimpulannya, Boeing bertanggung jawab secara mutlak, dan pihak yang dirugikan memiliki dasar hukum yang kuat untuk menuntut ganti rugi. Kasus ini juga menegaskan pentingnya peningkatan pengawasan terhadap perusahaan multinasional dalam sektor penerbangan.
Pengaruh Evektivitas Fitur QRIS dan Kemudahan Top-Up E-Wallet Terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi SeaBank Natalia Dini Dwi Lestari; Atha Ulima Apriliani; Dwi A’izzatur Rizqiyah; Makmur Sujarwo
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8742

Abstract

Di tengah ketatnya persaingan layanan perbankan digital, industri dituntut untuk terus mengoptimalkan fitur guna mempertahankan loyalitas nasabah. SeaBank sebagai salah satu pemain utama perlu memastikan apakah fitur transaksi harian mereka benar-benar memenuhi ekspektasi, mengingat kepuasan pengguna tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor melainkan kombinasi berbagai kemudahan layanan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh efektivitas fitur QRIS dan kemudahan top-up e-wallet terhadap kepuasan pengguna aplikasi SeaBank. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pendekatan ini dipilih agar hubungan dan pengaruh antarvariabel yang diteliti dapat diukur dan diuji secara statistik untuk menghasilkan kesimpulan yang objektif. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 100 responden berdasarkan kriteria spesifik pengguna aktif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Secara parsial, kemudahan top-up e-wallet berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan (Beta = 0,582) dibandingkan efektivitas fitur QRIS (Beta = 0,262). Secara simultan (Uji F), kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,628 menunjukkan bahwa kedua fitur tersebut berkontribusi sebesar 62,8% terhadap kepuasan pengguna. Kesimpulannya, peningkatan efektivitas QRIS dan kemudahan pengisian saldo dompet digital merupakan strategi krusial untuk menjaga kepuasan nasabah. Untuk penelitian lanjutan, direkomendasikan untuk meneliti faktor-faktor lain di luar model ini yang memengaruhi sisa 37,2% kepuasan pengguna, seperti kualitas layanan aplikasi, kemanan sistem, kemudahan navigasi, promosi, ataupun kualitas customer service.
Evaluasi Manajemen Logistik Obat pada Praktik Mandiri Bidan: Studi di Klinik Rismala Siagian Kabupaten Asahan Afni Febrianti; Rapotan Hasibuan; Al Kafi Mumtazah; Rahmah Aprida; Alya Najwa; Risna Utami
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8743

Abstract

Manajemen logistik obat menjadi aspek penting dalam pelayanan kefarmasian karena berperan dalam menjamin ketersediaan obat yang sesuai jenis, jumlah, waktu, dan mutu guna menunjang pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen logistik obat di Klinik Rismala Siagian Kabupaten Asahan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif melalui teknik observasi serta wawancara mendalam terhadap Kepala Klinik dan Bidan yang dipilih secara purposive, kemudian data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, analisis tematik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, pelaporan, serta monitoring dan evaluasi telah diterapkan sesuai dengan kebutuhan pelayanan, termasuk penggunaan prinsip First Expired First Out (FEFO) dalam penyimpanan obat. Namun, penelitian menemukan bahwa pelaksanaan manajemen logistik masih menghadapi kendala berupa belum optimalnya penerapan standar operasional dan sistem pencatatan yang masih bersifat manual sehingga berpotensi menimbulkan inefisiensi serta kesalahan dalam pengelolaan persediaan obat. Klinik Rismala Siagian Kabupaten Asahan masih perlu melakukan penguatan standar operasional dan penerapan sistem informasi logistik berbasis digital guna meningkatkan efektivitas, ketepatan, dan keberlanjutan pengelolaan logistik obat di klinik.
Strategi Pembinaan Penerbang Helikopter di Skadron 21/Akasa Aqraya Yudha Puspenerban Guna Mendukung Operasi Pengamanan Daerah Rawan Papua Lutfi Dian Pambudi; Rudianto; Sutanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8744

Abstract

Wilayah Papua memiliki karakteristik geografis ekstrem, keterbatasan infrastruktur, serta dinamika ancaman keamanan yang tinggi, sehingga dibutuhkan operasi pengamanan cepat, adaptif, dan fleksibel, dengan dukungan mobilitas udara, melalui peran strategis penerbang helikopter TNI Angkatan Darat, khususnya di Skadron 21/Akasa Aqraya Yudha (AAY) Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad). Namun, kompleksitas medan operasi Papua menghadirkan tantangan tersendiri dalam pembinaan SDM penerbang, dari aspek teknis, taktis, psikologis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pembinaan penerbang helikopter di Skadron 21/AAY Puspenerbad guna mendukung efektivitas operasi pengamanan daerah rawan di Papua, meliputi perencanaan, implementasi, hambatan dan upaya penguatan pembinaan. Metode penelitian menggunakan kualitatif, desain studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi pembinaan penerbang helikopter di Skadron 21/AAY memiliki pondasi cukup kuat berdasarkan kompetensi dasar dan dukungan komando. Namun memiliki kelemahan pada aspek pelatihan berbasis medan operasi Papua, simulasi skenario ancaman riil, serta penguatan kesiapan mental penerbang. Peluang penguatan pembinaan terbuka melalui pengembangan kurikulum kontekstual, peningkatan latihan berbasis skenario, dan integrasi evaluasi kesiapan operasional berkelanjutan. Kesimpulannya, strategi pembinaan penerbang helikopter adaptif, kontekstual, dan berbasis kebutuhan medan operasi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas operasi pengamanan di daerah rawan Papua.