cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali
ISSN : 28095189     EISSN : 28079426     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Abdimas ITEKES Bali adalah sebagai berikut : Keperawatan (Publikasi bidang keperawatan mencakup keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan dan juga keperawatan komplementer). Kebidanan (Dalam bidang kebidanan mencakup kesehatan ibu dan anak termasuk kehamilan, kelahiran, post-partum, bayi, keluarga berencana dan juga kesehatan reproduksi). Kesehatan masyarakat (Publikasi bidang kesehatan masyarakat mencakup area promosi kesehatan, pendidikan kesehatan, manajemen dan pelayanan kesehatan, epidemiologi dan area kesehatan masyarakat lainnya). Farmasi (Jurnal Bidang Ilmu Farmasi Klinik dan Komunitas mempublikasikan artikel riset dan review kefarmasian yang meliputi aspek farmakologi, biologi farmasi, kimia farmasi, kimia bahan alam, teknologi sediaan farmasi, farmasi klinik dan farmasi komunitas). Anestesi (Jurnal Bidang Ilmu Keperawatan Anestesiologi mempublikasikan artikel riset dan review mengenai keperawatan anestesiologi meliputi keperawatan anestesi pada praanestesi, keperawatan anestesi pada intraanestesi, keperawatan anestesi pada pascaanestesi, keperawatan anestesi pada gawat darurat dan kritis, keperawatan anestesi dalam manajemen nyeri). Makanan dan Teknologi (Jurnal Bidang Ilmu Teknologi Pangan mempublikasikan artikel riset dan review mengenai teknologi pangan yang terkait aspek kimia pangan, mikrobiologi pangan, rekayasa proses pangan, teknologi hasil pertanian, keamanan pangan, ketahanan pangan, biokimia pangan, pangan fungsional dan gizi pangan). Akupuntur (Jurnal Bidang Ilmu Akupuntur dan Pengobatan Herbal mempublikasikan artikel riset dan review mengenai akupuntur, moksibusi dan tuina: termasuk mekanisme efek akupuntur, moksibusi dan tuina, spesifisitas efek titik akupunktur, kompatibilitas titik akupuntur, evaluasi efikasi akupuntur, moksibusi dan tuina, serta evaluasi efikasi herbal Indonesia dan Cina).
Articles 108 Documents
Peningkatan Pengetahuan Tentang Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah Pada Siswa Smk Sanjiwani Gianyar Melalui Penyuluhan Sintyadewi, Putu Rima; Widnyani, Ida Ayu Ary; Rabani, I Gusti Agung Yogi; Wulansari, Nadya Treesna; Wijaya Putra, A.A. Ngurah Dwi Ariesta
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.635

Abstract

Jajanan anak sekolah yang tidak higienis atau menggunakan bahan tambahan makanan (BTP) dapat meningkatkan prevelensi kasus keracunan makanan (foodborne disease) dan berdampak buruk bagi kesehatan anak sekolah. Pengetahuan dan penyuluhan tentang keamanan jajanan anak sekolah ini sangat diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran dalam diri siswa akan pentingnya mengonsumsi jajanan/kudapan yang aman dan sehat. Peserta penyuluhan merupakan siswa kelas XI SMK Sanjiwani Gainyar yang berjumlah 28 orang siswa. Kegiatan diawali dengan (1) analisis situasi dan masalah, (2) melakukan sosialisasi, (3) pemberian penyuluhan, (4) demonstrasi praktik cuci tangan, dan (5) evalusi kegiatan. Hasil PkM menunjukkan pengetahuan terkait keamanan pangan jajajan anak sekolah pada siswa SMK Sanjiwani Gianyar mengalami peningkatan setelah diberikan penyuluhan oleh tim PkM. Peningkatan pengetahuan pada siswa setelah diberikan penyuluhan pada katagori baik dan cukup berturut-turut sebesar 94% dan 4%. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan informasi siswa terkait kemanan pangan dan jajanan sehat serta pola konsumsi yang baik bagi kesehatan Kata kunci : Keamanan pangan, jajanan anak sekolah
Upaya Pencegahan Stunting Dari Hulu Dengan Mewujudkan Remaja Sehat Sari, Niken Ayu Merna Eka; Resiyanthi, Ni Komang Ayu; Laksmi, I Gusti Ayu Putu Satya; Saraswati, Ni Luh Gede Intan; Parwati, Putu Ayu
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.637

Abstract

Stunting merupakan permasalahan Nasional yang sampai saat ini belum dapat terpecahkan. Target penurunan stunting yang ditetapkan Pemerintah di Tahun 2024 ini adalah mencapai 14%, namun pencapaian tersebut masih jauh dari angka kejadian stunting yang saat ini mencapai angka 21,6%. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu pencegahan stunting dari hulu yaitu pencegahan dengan mewujudkan remaja yg sehat dimana remaja ini adalah calon orang tua yang nantinya akan menghasilkan keturunan. Dengan mewujudkan calon orang tua yang sehat maka akan menghasilkan keturunan yang sehat pula. Kegiatan ini dilaksanakan di Banjar Mekar Sari Desa Dauh Puri Kaja Kecamatan Denpasar Utara Kabupaten Denpasar. Kegiatan ini dihadiri oleh 35 remaja. Kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan edukasi tentang stunting dan peran remaja dalam pencegahan stunting. Pemberian edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan dibantu dengan media power point dan leafleat. Setelah pemberian edukasi dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk mengoptimalkan pemahaman audiens tentang materi yang telah disampaikan. Sebelum dan setelah diberikan edukasi dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan remaja melalui pengisian kuesioner pengetahuan. Hasil yang didapatkan yaitu sebelum diberikan edukasi didapatkan sejumlah 6 (17,1%) remaja memiliki pengeahuan baik sedangkan setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan pengetahuan remaja baik menjadi 32 (91,4%) orang.  Berdasarkan hasil tersebut membuktikan bahwa pemberian edukasi mampu meningkatkan pengetahuan remaja, oleh karena itu diharapkan pemberian edukasi dapat dilakukan secara kontinue untuk terus dapat mengingatkan remaja tentang pentingnya menjaga gaya hidup guna menciptakan remaja sehat dan menghasilkan keturunan yang bebas stunting. Kata kunci : Edukasi, Remaja, Stunting
Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Kek Dan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Fitria, Lina; ., Rosita; Tahir, Dyah; Jamir, A Fatimah; ., Susianti; Irawati, Ayu; Usman, Arifa; ., Rismawati
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.638

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama yang di alami ibu hamil, ibu hamil yang menderita defisiensi zat besi akan mempengaruhi Kesehatan ibu hamil serta janinnya. Menurut data Kementrian Kesehatan Indonesia, Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tinggi, yaitu sekitar 38,3%. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada kehamilan seperti bayi lajir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, dan bahkan kematian maternal dan neonatal.Anemia merupakan salahsatu kelainan darah yang umum terjadi Ketika kadar sel darah merah dalam tubuh menjadi terlalu rendah. Sedangkan KEK (kekurangan energi kronis) pada ibu hamil adalah kondisi di mana ibu mengalami defisiensi energi yang berlangsung lama, sehingga tubuhnya tidak mendapatkan cukup kalori untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Oleh karena itu masyarakat harus memiliki pemahaman yang memadai untuk mencegah terjadinya anemia dan KEK pada ibu hamil. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan Anemia dan KEK pada ibu hamil di Puskesmas Wara Selatan. Metode yang digunakan dalam pemberian penyuluhan adalah pre dan post test desaign mengenai pengetahuan ibu hamil tentang KEK dan anemia. Berdasarkan hasil pretest dari 58 responden memiliki pengetahuan rendah tentang anemia dan kek yaitu sebesar 54,5%. Sedangkan hasil posttest, menunjukkan lebih baik dari  yaitu meningkat yaitu 72,5 %. Setelah diberikan penyuluhan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Anemia dan KEK mengalami peningkatan. Dengan adanya hasil pengetahuan ini puskesmas harus secara aktif memberikan penyuluhan terkait Anemia dan KEK pada ibu hamil serta memberikan contoh makanan yang baik emnuntaskan anemia dan KEK dan lebih baik jika ada inovasi cara mengolah makanan. Kata kunci : Anemia, Penyuluhan, KEK      
Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Skrining Kekurangan Energi Kronik (Kek) Pada Wus Usia 15-19 Tahun Di Sman I Semarapura Dewi, Erviana Puspita; Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati; Dewi, Komang Ayu Purnama; Indriani, Ni Putu Riza Kurnia; Larasati, Ketut Eka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.640

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan bagian dari beberapa masalah gizi yang masih harus dihadapai di Indonesia dan sering terjadi pada wanita usia subur (WUS). WUS merupakan wanita yang terdapat pada rentang umur dimana pada usia tersebut organ reproduksi wanita mulai matang dan sudah berfungsi dengan baik dengan rentang usia 15-49 tahun termasuk wanita hamil, wanita tidak hamil, ibu nifas, calon pengantin, remaja putri dan pekerja wanita. KEK yang sering menyerang pada wanita usia subur menggambarkan asupan energi dan protein yang tidak adekuat. Salah satu indicator untuk mendeteksi risiko KEK dan status gizi pada WUS dengan melakukan pengukuran antropomentri yaitu pengukuran lingkar lengan atas, serta pemerikasaan kadar haemoglobin untuk mengetahui apakah WUS mengalami anemia atau tidak. Kejadian anemia (13,9%), kekurangan energi kronik (3,72%) dan stunting (19,4%) pada WUS di Kabupaten Klungkung tahun 2021 masih cukup tinggi dibandingkan dengan Kabupaten lain di Provinsi Bali sehingga penting dilakukan pengabdian kepada masyarakat di SMA N I Semarapura Kegiatan dilakukan melalui dua tahap, tahap pertama menggali pengetahuan dan pemahaman awal WUS, kemudian edukasi tentang KEK. Tahap kedua skrining dengan pemeriksaan TB dan BB untuk menghitung IMT, LILA dan Kadar Hb. Edukasi dan pemeriksaan dilakukan pada 50 WUS dan hasilnya ada peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang KEK. Pada pemeriksaan skrining KEK sebagian besar WUS memiliki IMT normal sebanyak 42%, LILA lebih dari 23,5 cm sebanyak 68% dan kadar Hb lebih dari 12 gr/dl sebanyak 64% . Terdapat peningkatan pengetahuan tentang KEK dengan media visual pada WUS. Sebagian besar WUS sudah menunjukkan hasil skrining baik, namun WUS yang hasilnya di bawah standar juga cukup tinggi sehingga semua WUS diharapkan sadar dan paham terkait bagaimana pencegahan KEK melalui asupan gizi yang seimbang dan tepat.  
Edukasi Manfaat Minuman Probiotik Berbasis Kulit Buah Jeruk Siam Kintamani (Citrus Nobilis) Bagi Kesehatan Wulansari, Nadya Treesna; Padmiswari, A.A Istri Mas; Sintyadewi, Putu Rima; Damayanti, Ida Ayu Manik; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Harditya, Kadek Buja
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.666

Abstract

Minuman probiotik merupakan salah satu produk pangan fungsional yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Jus buah dinilai sebagai media alternatif yang potensial untuk penambahan kultur probiotik karena dianggap sehat dan sering dikonsumsi secara rutin. Namun, pemahaman masyarakat terkait minuman probiotik berbasis buah masih tergolong rendah. Bali sebagai salah satu provinsi dengan kekayaan buah lokal, seperti Salak Bali dan Jeruk Siam Kintamani, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk minuman probiotik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani dengan melibatkan siswa dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis kulit buah lokal, khususnya kulit jeruk siam Kintamani (Citrus nobilis), sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk fungsional yang bernilai. Proses pelaksanaan kegiatan meliputi pretest, edukasi, sesi diskusi interaktif, dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, di mana sebanyak 30 siswa (88,24%) menunjukkan pemahaman yang baik setelah mengikuti kegiatan edukasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis buah lokal dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa, serta membuka peluang pemanfaatan kulit jeruk siam Kintamani sebagai produk minuman fungsional yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: Edukasi, minuman probiotik, buah local, kulit jeruk siam, Kintamani
Edukasi Dan Terapi Akupuntur Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Melinggih Darmawati, I Dewa Ayu Agra; Harditya, Kadek Buja; Tri Anggaraeni, Komang Rosa; Wahyunadi, Ni Made Dewi; Strisanti, Ida Ayu Suptika
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.674

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg setelah dilakukan dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dengan keadaan tenang. Gejala dari penyait hipertensi adalah pengelihatan kabur karena kerusakan retina, nyeri pada kepala, mual muntah yang merupakan akibat meningkatnya tekanan intra kranial, edema dependent, adanya pembengkakan akibat adanya peningkatan kapiler. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi adalah umur, jenis kelamin laki-laki lebih beresiko menderita dibandingkan perempuan, keturunan, obesitas, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, konsumsi garam, dan penyakit peserta seperti diabetes militus. Pengobatan pada hipertensi dapat berupa farmakologi dan non farmakologi. Salah satu pengobatan non farmakologi adalah Akupuntur. Metode penusukan jarum pada akupunktur akan menstimulasi dikeluarkan dan diaktivasinya zat aktif seperti Nitric Oxide (NO) yang merupakan zat vasodilator yang dihasilkan oleh endotel pembuluh darah yang memicu vasodilatasi. Saat ini telah tersedia pelayanan kesehatan terintegrasi dengan pengobatan tradisional di RS Payangan yang terletak di Desa Melinggih. Terapi Akupuntur merupakan salah satu bagian dari layanan terintegrasi tersebut. Namun sepertinya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan ini. Oleh sebab itu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pelayanan terapi akupuntur dan kualitas hidup penderita tekanan darah tinggi dengan terapi akupunktur di Desa Melinggih. Berdasarkan hal tersebut, diadakan kegiatan bertahap yang diawali dengan sosialisasi kegiatan, pemberian edukasi tentang terapi akupuntur dan penanganan hipertensi dengan terapi akupuntur serta diakhiri dengan evaluasi hasil kegiatan. Indikator capaian adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang terapi akupuntur dan tekanan darah penderita dalam rentang normal atau terkendali Kata kunci : Hipertensi, akupuntur, komplementer
Pemberdayaan Remaja Dalam Membangun Usaha Kesehatan Jiwa Sekolah Melalui Edukasi Dan Screening Kesehatan Di SMK Bali Dewata Satya Laksmi, I Gusti Ayu Putu; Eka Sari, Niken Ayu Merna; Resiyanthi , Ni Komang Ayu; Saraswati, Ni Luh Gede Intan; Parwati, Putu Ayu
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.676

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek krusial dalam proses tumbuh kembang mereka, yang sangat dipengaruhi oleh tekanan akademik, sosial, serta pencarian jati diri. Hampir 50% gangguan kesehatan mental mulai muncul sebelum usia 14 tahun, dengan depresi dan kecemasan menjadi kondisi yang paling umum dialami oleh remaja. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Kesehatan Bali Dewata pada bulan Februari 2025 dengan tujuan memberikan edukasi seputar kesehatan mental serta mengenalkan metode skrining kesehatan mental kepada remaja. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media presentasi PowerPoint serta demonstrasi mengenai cara melakukan skrining kesehatan mental. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai gambaran umum, faktor risiko, dan langkah-langkah pencegahan masalah kesehatan mental pada remaja, yang terlihat dari peningkatan hasil post test. Sebelum edukasi diberikan, sebanyak 34,38% siswa memiliki pengetahuan yang baik, 50% berada pada kategori cukup, dan 15,62% tergolong kurang. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana 84,38% siswa menunjukkan pengetahuan yang baik dan 15,62% berada pada kategori cukup. Selain itu, siswa juga memperoleh pemahaman dan pengalaman praktis mengenai skrining kesehatan mental.   Kata kunci : Kesehatan jiwa, edukasi, skrining, remaja
Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Dini Sebagai Langkah Awal Mencegah Pelecehan Seksual Agustina, Komang Srititin; Agustini, Ni Rai Sintya; Utami Ds, Ni Kadek Ayu Dwi
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahap golden periode anak membutuhkan pemahaman yang baik tentang tubuh mereka, batasan pribadi, dan konsep dasar mengenai kesehatan reproduksi. Sayangnya, banyak anak yang tidak mendapatkan pendidikan yang memadai mengenai hal ini, yang dapat mengakibatkan ketidakpahaman mereka terhadap situasi berbahaya dan meningkatkan risiko pelecehan seksual. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang kesehatan reproduksi kepada anak usia dini sebagai langkah awal dalam mencegah pelecehan seksual. Kegiatan edukasi akan dilakukan dengan metode ceramah interaktif menggunakan alat bantu seperti video edukatif, laptop, dan LCD untuk meningkatkan pemahaman anak-anak. Teknik pengumpulan data dalam kegiatan ini menggunakan observasi dan evaluasi partisipatif, di mana respon dan pemahaman anak-anak akan diamati selama dan setelah sesi edukasi berlangsung. Hasil dari pengumpulan data observasi dan evaluasi partisipatif menunjukkan bahwa anak-anak menunjukkan tingkat pemahaman yang baik setelah edukasi diberikan. Observasi selama kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengenali bagian tubuh yang bersifat pribadi dan memahami bahwa mereka berhak menolak sentuhan yang tidak nyaman.   Kata kunci : Anak usia dini, kesehatan reproduksi, pencegahan pelecehan seksual, video edukasi
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Kombucha Berbasis Komoditas Lokal Untuk Siswa SMK Negeri 1 Kintamani Sintyadewi, Putu Rima; Rabani, I Gusti Agung Yogi; Wulansari, Nadya Treesna; Widnyani, Ida Ayu Ary
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.678

Abstract

Tingkat pengangguran lulusan SMK di Indonesia masih tinggi meskipun mereka memiliki keterampilan teknis, dengan salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya kemampuan kewirausahaan. Pengembangan keterampilan ini menjadi penting untuk membantu lulusan SMK menghadapi dunia kerja dan menciptakan peluang usaha. SMK Negeri 1 Kintamani merupakan sekolah kejuruan yang terletak di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Bangli, dengan salah satu jurusan unggulannya yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). SMK Negeri 1 Kintamani belum berhasil secara optimal dalam menghasilkan lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan karena banyak dari mereka bekerja di luar bidang yang mereka pelajari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan minuman probiotik kombucha. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas XI Jurusan yang berjumlah 34 orang siswa. Kegiatan PkM diawali dengan (1) analisis situasi dan masalah, (2) melakukan sosialisasi, (3) pemberian pelatihan, (4) melakukan pendampingan, dan (5) evalusi kegiatan. Hasil evaluasi melalui post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan 82,3% siswa berada pada kategori pengetahuan yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga menggugah ide kewirausahaan peserta untuk memanfaatkan produk kombucha khas Kintamani sebagai peluang bisnis. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil memberikan keterampilan baru dan meningkatkan kesadaran akan potensi produk lokal, sekaligus membuka peluang usaha berbasis minuman probiotik di kalangan siswa dan mitra.   Kata kunci : Pelatihan kombucha, kewirausahan, produk lokal
Pemeriksaan Kesehatan Dan Edukasi Tatalaksana Pemberian, Penyimpanan Dan Reaksi Obat Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jabiren Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Istiningsih, Titik; Meyasa, Lola; Mariyah, Herni Isna
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.679

Abstract

Kebutuhan zat besi selama  kehamilan penting untuk diperhatikan karena zat besi memiliki peran penting untuk kebutuhan janin. Kekurangan Fe dalam makanan sehari-hari dapat menimbulkan penyakit Anemia. Fe sebagai mineral penting bagi wanita hamil berguna untuk mencegah kecacatan pada perkembangan bayi baru lahir dan kematian ibu. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang tatalaksana pemberian, penyimpanan, reaksi obat tablet tambah darah dan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil, Lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Puskesmas Jabiren Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.  Peserta pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sejumlah 50 ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Jabiren Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC), pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar Haemoglobin darah (Hb), pembagian tablet tambah darah, pemberian Edukasi Tatalaksana Pemberian, Penyimpanan dan Reaksi Obat Tablet Tambah Darah (TTD)  dan juga pembagian leaflet yang berisi informasi tentang Anemia pada ibu hamil dan tablet tambah darah. Diharapkan ibu hamil menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan ANC rutin sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan untuk upaya screening terhadap penyulit persalinan dan komplikasi pasca salin yang disebabkan oleh Anemia seperti perdarahan dan BBLR.   Kata kunci : Pemeriksaan kesehatan, edukasi, ibu hamil, tablet tambah darah

Page 9 of 11 | Total Record : 108