cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali
ISSN : 28095189     EISSN : 28079426     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Abdimas ITEKES Bali adalah sebagai berikut : Keperawatan (Publikasi bidang keperawatan mencakup keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan dan juga keperawatan komplementer). Kebidanan (Dalam bidang kebidanan mencakup kesehatan ibu dan anak termasuk kehamilan, kelahiran, post-partum, bayi, keluarga berencana dan juga kesehatan reproduksi). Kesehatan masyarakat (Publikasi bidang kesehatan masyarakat mencakup area promosi kesehatan, pendidikan kesehatan, manajemen dan pelayanan kesehatan, epidemiologi dan area kesehatan masyarakat lainnya). Farmasi (Jurnal Bidang Ilmu Farmasi Klinik dan Komunitas mempublikasikan artikel riset dan review kefarmasian yang meliputi aspek farmakologi, biologi farmasi, kimia farmasi, kimia bahan alam, teknologi sediaan farmasi, farmasi klinik dan farmasi komunitas). Anestesi (Jurnal Bidang Ilmu Keperawatan Anestesiologi mempublikasikan artikel riset dan review mengenai keperawatan anestesiologi meliputi keperawatan anestesi pada praanestesi, keperawatan anestesi pada intraanestesi, keperawatan anestesi pada pascaanestesi, keperawatan anestesi pada gawat darurat dan kritis, keperawatan anestesi dalam manajemen nyeri). Makanan dan Teknologi (Jurnal Bidang Ilmu Teknologi Pangan mempublikasikan artikel riset dan review mengenai teknologi pangan yang terkait aspek kimia pangan, mikrobiologi pangan, rekayasa proses pangan, teknologi hasil pertanian, keamanan pangan, ketahanan pangan, biokimia pangan, pangan fungsional dan gizi pangan). Akupuntur (Jurnal Bidang Ilmu Akupuntur dan Pengobatan Herbal mempublikasikan artikel riset dan review mengenai akupuntur, moksibusi dan tuina: termasuk mekanisme efek akupuntur, moksibusi dan tuina, spesifisitas efek titik akupunktur, kompatibilitas titik akupuntur, evaluasi efikasi akupuntur, moksibusi dan tuina, serta evaluasi efikasi herbal Indonesia dan Cina).
Articles 108 Documents
Tingkat Pengetahuan Penderita Diabetes Melitus Tentang Pencegahan Ulkus Diabetik Melalui Penyuluhan Dharmayanti, Ni Putu Diah; Darmini , A.A.A. Yuliati; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.511

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit tidak menular dengan banyak kondisi yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Ulkus diabetik yang sudah parah merupakan faktor utama terjadinya amputasi pada organ tubuh. Oleh karena itu penderita DM harus memiliki pemahaman yang memadai untuk mencegah terjadinya komplikasi ulkus diabetik. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan penderita DM tentang pencegahan komplikasi ulkus diabetik di Puskesmas II Denpasar Barat. Berdasarkan hasil pretest dari 22 responden memiliki pengetahuan rendah tentang cara pencegahan ulkus diabetik yaitu sebesar 72,7%. Sedangkan hasil posttest, menunjukkan lebih dari setengah responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi yaitu 54,5 %. Setelah diberikan penyuluhan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan penderita DM tentang pencegahan ulkus diabetik mengalami peningkatan. Kedepannya pihak puskesmas harus secara aktif memberikan penyuluhan terkait pencegahan ulkus diabetes.   Kata kunci : Diabetes melitus, Penyuluhan, Pengetahuan, Pencegahan ulkus diabetik 
Latihan Senam Dismenore Dalam Upaya Mengurangi Nyeri Haid Remaja Siswi Sma-2 Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Titik Istiningsih; Meyasa, Lola; Mariyah, Herni Isna
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.538

Abstract

Permasalahan nyeri haid merupakan permasalahan yang sering terjadi pada seorang perempuan, beberapa remaja putri di Indonesia masih belum terlepas dari keluhan sindrom dismenore. Salahsatu dampak dismenore yaitu turunnya konsentrasi belajar dan produktivitas harian. Aktifitas yang dapat diupayakan yaitu dengan merubah gaya hidup agar lebih aktif melakukan olah fisik salah satunya latihan berolahraga. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk menganalisis pengaruh senam Dismenore terhadap penurunan derajat nyeri dismenore pada remaja putri dan meringankan keluhan nyeri haid pada siswi SMA-2 Kahayan Tengah kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah. Metode pelaksanaan yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini ialah melakukan identifikasi masalah yang terjadi di SMA-2 Kahayan Kuala, melakukan studi pustaka, melakukan koordinasi, melakukan latihan senam dismenore di Aula SMA-2 Kahayan Kuala, mengukur derajat nyeri sebelum latihan senam dismenore, menganalisis pengaruh pemberian latihan senam dismenore terhadap penurunan derajat nyeri haid dan membuat laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Peserta berjumlah 50 siswi yang dilatih senam Dismenore pada bulan September 2023.  Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu terdapat 34 siswi mengalami Dismenore ringan, 16 siswi  mengalami Dismenore sedang dan diberikan latihan senam Dismenore. Terjadi penurunan derajat nyeri haid sebesar 8% (4 orang) dari 50 siswi dengan rentang usia 16-18 tahun Harapan setelah kegiatan pengabmas ini remaja putri mengerti cara meringankan gejala dismenore dengan rutin melakukan senam dismenore. Kesimpulan dari pengabdian ini hendaknya latihan senam dismenore ini dilakukan secara rutin pada jam pelajaran olahraga oleh siswi SMA-2 Kahayan Tengah terutama yang mengalami nyeri haid sehingga dapat mengurangi gejala dan keluhan nyeri haid yang datang pada setiap siklus bulanannya.   Kata Kunci : Senam, Dismenore, Remaja
Sosialisasi Potensi Daun Pegagan (Centella Asiatica) Sebagai Minuman Herbal Yang Bersifat Antibakteri Di Desa Renon Wulansari, Nadya Treesna; Padmiswari, A.A Istri Mas; Harditya, Kadek Buja; Damayanti, Ida Ayu Manik; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Dewi, Kadek Maya Cyntia
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.546

Abstract

Pegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di areal pekarangan rumah. Pegagan dapat dimanfaatkan sebagai teh herbal dan memiliki kandungan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah sosialisasi potensi daun pegagan (Centella asiatica) sebagai minuman herbal yang bersifat antibakteri di Desa Renon. Kegiatan diawali kegiatan pengukuran pengetahuan awal masyarakat yaitu dengan pemberian pre test. Selanjutnya diberikan penyuluhan mengenai potensi daun pegagan (Centella asiatica) sebagai minuman herbal yang bersifat antibakteri. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan penjelasan dan memberikan leaflet dan dilanjutkan dengan diskusi. Setelah itu, pemberian post test kepada seluruh masyarakat di akhir kegiatan. Data hasil pre dan posttest diolah dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan menunjukkan bahwa sebanyak 20,00% masyarakat memiliki pengetahuan dalam kategori baik, 66,67% masyarakat memiliki tingkat pengetahuan cukup,  dan 13,33% masih dalam kategori kurang. Setelah diberikan sosialisasi menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat setelah dilakukannya penyuluhan dalam kategori baik dan cukup yaitu berturut-turut sebanyak 76,67% dan 23,22%. Adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukannya sosialisasi mengenai potensi daun pegagan (Centella asiatica) sebagai minuman herbal yang bersifat antibakteri Kata kunci : antibakteri, minuman herbal, pegagan, sosialisasi
Upaya Pengendalian Angka Kejadian Stunting Melalui Pendekatan Terapi Komplementer Pada Bayi Dan Balita Eka Sari, Niken Ayu Merna; Resiyanthi, Ni Komang Ayu; Laksmi, I Gusti Ayu Putu Satya; Saraswati, Ni Luh Gede Intan; Parwati, Putu Ayu
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.549

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan Nasional yang sampai saat ini belum dapat ditangani. Indonesia termasuk dalam salah satu negara besar di dunia dengan masalah stunting dengan angka kejadian 24,1%. Target yang ditetapkan pemerintah pada tahun 2025 yaitu menurunkan angka stunting hingga 40%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu mengoptimalkan pemberian gizi pada balita. Asupan nutrisi sangat dipengaruhi oleh nafsu makan pada bayi dan balita, saat ini metode komplementer menjadi salah satu metode popular yang dapat dilakukan yaitu salah satunya pijat bayi. Pijat merupakan metode yang mudah dipelajari, murah, sederhana untuk dilakukan dan dapat dilakukan di rumah secara mandiri. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pijat dan nantinya dapat meningkatkan keterampilan orang tua dalam melakukan terapi pijat pada bayi dan balita. Metode kegiatan pemberian informasi melalui metode ceramah dan demonstrasi tentang pijat pada bayi dan balita, serta melakukan pre-test dan post-test. Kegiatan pengabdian ini dikuti oleh orangtua yang memiliki bayi dan balita di Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara sejumlah 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari pre dan post mengalami perubahan yang signifikan setelah diberikan edukasi dan demonstrasi, dimana dari hasil pre-test awalnya didominasi oleh tingkat pengetahuan yang cukup sejumlah 24 responden (80%) kemudian post-test didominasi menjadi tingkat pengetahuan yang baik yaitu sejumlah 27 responden (90%). Hasil analisis didapatkan nilai p value 0,001. Disarankan kepada orang tua untuk dapat mengaplikasikan pijat pada bayi dan balita di rumah secara rutin guna meningkatkan nafsu makan pada bayi dan balita. Nafsu makan yang baik akan menunjang asupan nutrisi yang adekuat sehingga bayi dan balita akan terhindar dari permasalahan gizi yaitu stunting.   Kata kunci : Stunting, pijat bayi dan balita
Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Status Gizi Balita Di Desa Poh Santen Kabupaten Jembrana Utami DS, Ni Kadek Ayu Dwi; Agustini, Ni Rai Sintya; Komang Srititin Agustina
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.569

Abstract

Di Indonesia masalah status gizi kurang merupakan masalah yang umum di beberapa negara berkembang. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan Ibu tentang gizi yang dipraktikan dalam pola asuh dan pemberian makanan. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan intervensi preventif yaitu penyuluhan mengenai gizi balita pada ibu balita di Desa Poh Santen. Tujuan pemberian penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan pada ibu menganai pemenuhan gizi seimbang yang tepat sesuai dengan kebutuhan balita. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan model desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah ibu balita di Desa Poh Santen Kabupaten Jembrana. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah 33 responden.  Metode pengumpulan data yang digunakan  yaitu pengukuran kuisioner ibu balita. Setelah diberikan intervensi penyuluhan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu balita mengenai gizi balita mengalami peningkatan. Hasil uji Wilcoxon terdapat perbedaan pengetahuan ibu balita terhadap status gizi dengan nilai (p=0,001).   Kata Kunci : Pengetahuan, Penyuluhan, Status Gizi Balita
Manajemen Stres Pada Lansia Yang Tinggal Di Komunitas Kusuma, Made Dian Shanti; Darmini, Anak Agung Ayu Yuliati; Kartiningsih, Luh Putu; Yasa, I Ketut Sude Arta
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.570

Abstract

Seiring pertumbuhan populasi yang menua, lansia mengalami beberapa masalah kesehatan kronis pada saat yang bersamaan, kebanyakan lansia hidup dengan kondisi mental dan fisik yang perlu perhatian. Sebagai masalah kesehatan mental yang umum, gangguan depresi biasanya terjadi di antara orang yang lebih tua, yang telah dikenal sebagai Late-Life Depression (LLD). Terjadinya depresi pada lansia juga terkait dengan berbagai faktor salah satunya Adverse Life Events/peristiwa kehidupan yang dihadapi orang tua. Peristiwa kehidupan didefinisikan sebagai beberapa pengalaman yang mengganggu aktivitas, menyebabkan perubahan besar dan perlu penyesuaian kembali. Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah sebagai upaya pencegahan munculnya masalah depresi pada lansia. Metode yang dilakukan adalah skrining dan penyuluhan kesehatan. Kegiatan pengabadian masyarakat ini diikuti oleh 15 orang lansia yang mengikuti posyandu lansia di banjar wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Selatan. Kegiatan yang dilakukan adalah mengajarkan teknik manajemen stress (latihan teknik nafas dalam) dan demonstrasi penerapan teknik nafas dalam untuk latihan manajemen stress. Hasil skrining Adverse Life Events dari 15 orang lansia yang diberikan kuesioner, 2 lansia mengungkapan mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan selama satu tahun terakhir. Selanjutnya diberikan latihan teknik nafas dalam sebagai salah satu metode manajemen stres. Seluruh lansia mengikuti kegiatan dengan baik dan mampu menerapkan latihan manajemen stres. Kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan secara rutin oleh lansia sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental. Penerapan manajemen stres dapat membantu lansia mengatasi stress akibat peristiwa kehidupan yang tidak menyenangkan dapat membantu lansia beradaptasi dengan perubahan.   Kata kunci: Lansia, Adverse Life Events, Gejala Depresi
Optimalisasi Kesehatan Jiwa Remaja Melalui Penyuluhan Managemant Stres Di Smp 15 Denpasar Wahyudi, Hendro; Sintari, Silvia Ni Nyoman; Jayanti, Desak Made Ari Dwi; Dharma, I Dewa Gede Candra; Cahyani, Anak Agung Ayu Eka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.571

Abstract

Masa transisi menjadikan pengalaman normatif bagi semua siswa, namun hal ini juga menimbulkan stress karena transisi berlangsung membuat individu mengalami banyak perubahan secara fisik, psikologis, dan social. Ketidakmampuan siswa untuk beradaptasi dengan keadaan yang baru tersebut membuat mereka mengalami stress. Kondisi ini menggambarkan bahwa pentingnya bagi siswa untuk dapat memiliki keterampilan dalam mengelola emosi dan stres yang dialami sehingga tidak berdampak pada kemampuan diri. Oleh karena itu perlunya diberikan edukasi kepada siswa terkait manajgement stress guna menjaga agar mental remaja tetap dalam kondisi sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang management stress dan memberikan bimbingan serta ketrampilan dalam mengelola stress. Metode kegiatan pemberian informasi melalui metode ceramah dengan media power point tentang stress dan kesehatan jiwa remaja disertai dengan langkah-langkah dalam manajemen stress serta melakukan pre-test dan post-test untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa dan manajemen stress. Kegiatan pengabdian ini dikuti oleh siswa siswi SMP 15 Denpasar kelas VIII sejumlah 34 orang. Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner oleh responden, selanjutnya diberikan penyuluhan tentang stress dan kesehatan jiwa remaja. Setelah itu dilakukan pengisian kuesioner kembali.   Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari data pre dan post test pengetahuan siswa mengalami perubahan yang signifikan, dimana dari hasil pre-test didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup yaitu sejumlah 18 orang (53%) dan hasil post-test didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup yaitu sejumlah 30 orang (88%). Disarankan kepada para remaja untuk dapat memanajemen stress dengan baik agar kesehatan mental remaja tetap terjaga.   Kata Kunci : Kesehatan jiwa, Remaja, Manajemen Stres
Pelatihan Pembuatan Nugget Labu Kuning (Cucurbita Moscata) Sebagai Produk Pangan Tinggi Serat widnyani, Ida Ayu Putu Ary; Sintyadewi, Putu Rima; Fitriani, Pande P Elza
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.572

Abstract

Labu kuning banyak dibudidayakan di Indonesia, sehingga keberadaannya cukup melimpah. Upaya pemanfaatan labu kuning secara sederhana dapat dilakukan dengan mengolah labu kuning segar sebagai bahan dasar produk siap saji seperti nugget. Pembuatan nugget yang berbahan dasar labu kuning bermanfaat meningkatkan nilai gizi pada produk siap saji seperti nugget frozen, sekaligus dapat meningkatkan minat anak yang sulit makan sayur sehingga kebutuhan asupan serat terpenuhi. Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem untuk dapat menciptakan penganan sehat kaya gizi, memanfaatkan bahan baku lokal serta mudah diaplikasikan oleh masyarakat. Metode pelatihan menggunakan pretest, post-test, dan demonstrasi. Berdasarkan hasil survei secara keseluruhan pada pelaksanaan prestet, nilai rata-rata peserta berada pada kriteria sangat kurang (26,1) setelah diberikan pelatihan hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta, berada pada kriteria sangat baik (95,5).  Hasil analisis wilcoxson signed rank test menunjukkan, pelatihan ini memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tingkat pengetahuan peserta (nilai signifikansi <0,05), sehingga pemberian pelatihan seperti ini sangat baik bila dilakukan secara berkala dengan materi yang berbeda.   Kata kunci : Labu Kuning, nugget, serat, pengabdian kepada masyarakat
Penyuluhan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Bagi Ibu Balita Di Puskesmas Syamtalira Bayu Wahyuni, Yenni Fitri; Fitriani, Aida; Iswani, Rayana; ., Lisni; Mawarni, Serlis; Savina, Sirajus; Akla, Nurul; Friscila, Ika
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.577

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan terurtama di negara berkembang, dimana indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki masalah kurangnya asupan gizi pada anak. Hal ini menyebabkan adanya gangguan dimasa yang akan datang dan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting beserta upaya pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Syamtalira Bayu pada bulan Juli – Agustus 2023 yang melibatkan pihak terkait bidan desa, kader, mahasiswa dan masyarakat yairu ibu yang mempunyai anak balita. Metode edukasi yang digunakan yaitu melalui penyuluhan, dengan bantuan leaflet. pemberian edukasi, diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi. Kegiatan telah terlaksana dengan baik. Penyuluhan dilaksanakan dengan bantuan media leaflet, yang meliputi materi : Pola Makan dan Gizi Anak; Lingkungan dan Kondisi Hidup; Faktor-faktor Lain yang Berpotensi Mempengaruhi Stunting; Kesadaran tentang Stunting; dan Penilaian Stunting. Jumlah pengunjung/responden sebanyak 100 orang, dimana 90% menganggap informasi yang diberikan cukup informatif, dan 100% memberikan respon baik terhadap leaflet yang digunakan. Disarankan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya Stunting di puskemas Syamtalira Bayu Aceh utara dapat diterapkan  diterapkan dan dilanjutkan ditempat lain yang berbeda, dengan sasaran yang lebih luas. Berdasarkan masukan responden, pada kegiatan hendaknya menyediakan konsumsi bagi responden, suvenir, waktu bisa dipersingkat, bisa ditambahkan video edukasi.   Kata kunci : Penyuluhan; Pencegahan Stunting; Balita.
Edukasi, Pemeriksaan Kesehatan Dan Pemberian Terapi Akupuntur Untuk Mengatasi Taiyang Dan Yangming Headache Kepada Masyarakat Kelurahan Renon Harditya, Kadek Buja; Widiatmaja, Gusti Panji; Wulansari, Nadya Treesna; Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Dharmapatni , Ni Wayan Kesari; Adiana, I Nengah; Strisanti, Ida Ayu Suptika
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.579

Abstract

Headache merupakan gejala dari suatu gangguan kesehatan yang dirasakan oleh seseorang berupa nyeri kepala dengan berbagai macam sensasi. Headache sering dihadapi masyarakat dan juga diabaikan, hal ini dapat dipengaruhi berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan, kesadaran masalah kesehatan yang dialami dan motivasi masyarakat dalam mencari informasi dan cara penangananya. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat dalam penanganan headache dengan akupuntur terapi. Metode yang digunakan yaitu pendekatan personal berupa edukasi dan pembagian kuisioner pengetahuan sebelum dan sesudah materi edukasi serta pemberian terapi akupuntur yang dihadiri sebanyak 103 peserta. Hasil pengabdian menunjukkan sebagian besar peserta memiliki diagnosis taiyang headache sebanyak 64 peserta (62,1%), pengetahuan yang baik pada pretest sebanyak 72 peserta (69,9%), sedangkan hasil post tes menunjukkan adanya peningkatan jumlah pengetahuan dan mayoritas memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 86 peserta (83,4%) serta adanya perbedaan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi (M=80.27, SD=23.62) dan setelah diberikan edukasi (M=96,13, SD=18,43), p<0. Pemberian edukasi dan pemeriksaan kesehatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mengetahui tentang akupuntur dan masalah kesehatan taiyang dan yangming headache. Peningkatan pengetahuan diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kemandirian tentang kesehatan di masyarakat serta motivasi perubahan perilaku pola hidup sehat.   Kata kunci : Akupunktur, Diagnosis, Headache

Page 7 of 11 | Total Record : 108