cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai No. Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Walada: Journal of Primary Education
ISSN : 29622662     EISSN : 29630037     DOI : https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 143 Documents
Tantangan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital: Refleksi Praktik Literasi Gembira pada Anak PAUD Mawaddah, Khusnatul; Linda Apriliasari; Daroe Iswatiningsih
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.480

Abstract

Meluasnya pemanfaatan gawai pada anak usia dini membawa dampak berarti bagi pertumbuhan bahasa Indonesia mereka. Pengamatan di lembaga pendidikan anak usia dini At-Taqwa Bojonegoro menunjukkan bahwa anak-anak cenderung menyerap kosakata pergaulan dari media sosial, mengalami kesulitan merangkai kalimat utuh, serta memperlihatkan daya simak yang menyusut saat dibacakan dongeng. Kajian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan program "Literasi Gembira" sebagai upaya penanganan kendala kebahasaan tersebut sepanjang tahun ajaran 2025-2026. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengamatan partisipatif sebagai teknik pokok, dilengkapi catatan lapangan harian dan pendokumentasian kegiatan. Program ini berisi pembacaan buku lima menit setiap pagi di ruang terbuka, permainan tebak gambar, serta pelibatan orang tua melalui kegiatan Pertemuan Orang Tua, peminjaman buku mingguan di Taman Bacaan Masyarakat sekolah, penganugerahan apresiasi, dan perlombaan mendongeng bersama orang tua. Temuan memperlihatkan bahwa program sederhana yang dijalankan secara ajek ini berhasil memperkaya perbendaharaan kata bahasa Indonesia anak, meningkatkan kecakapan menyusun kalimat teratur, menumbuhkan kegemaran membaca, serta menguatkan rasa percaya diri bertutur. Hasil ini menegaskan pentingnya penyediaan lingkungan berbahasa yang subur, interaksi lisan timbal balik, dan kemitraan sekolah dengan keluarga dalam memupuk kecakapan membaca permulaan pada zaman digital
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN JURNAL BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KESADARAN METAKOGNITIF SISWA DI KELAS III SEKOLAH DASAR Dela Puspita; Nasyariah Siregar; Tika Sari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.481

Abstract

Rendahnya kesadaran metakognitif siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas III SDN 212/IV Kota Jambi. Siswa belum terbiasa merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jurnal belajar dalam melatih serta meningkatkan kesadaran metakognitif siswa pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jurnal belajar dapat meningkatkan kesadaran metakognitif dan hasil belajar siswa. Kesadaran metakognitif siswa pada siklus I mencapai 71% dan meningkat pada siklus II menjadi 83%. Selain itu, aktivitas guru dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dari 72% pada siklus I menjadi 95% pada siklus II. Melalui penggunaan jurnal belajar, siswa mampu merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya. Dengan demikian, penggunaan jurnal belajar efektif dalam meningkatkan kesadaran metakognitif siswa pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 212/IV Kota Jambi.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERGERAK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MUFRODAT BAHASA ARAB SISWA KELAS VII PONDOK PESANTREN ISLAM TERPADU AL-HUDA WONOGIRI Adhimas Dwi Permana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.482

Abstract

This study aims to improve students’ Arabic vocabulary (mufrodat) mastery through the use of animated visual media among seventh-grade students at Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Al-Huda Wonogiri. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. The subjects of this study were 20 students. Data collection techniques included tests, observations, and documentation. The results indicated a significant improvement in students’ vocabulary mastery. The mean score increased from 64.6 in the pre-action stage to 72.4 in Cycle I, and further improved to 81.6 in Cycle II. Additionally, the classical learning completeness reached 80% in Cycle II. The improvement was also reflected in students’ increased participation, motivation, and confidence during the learning process. These findings demonstrate that animated visual media is effective in enhancing Arabic vocabulary mastery, as it provides more concrete, engaging, and interactive learning experiences. The integration of visual and auditory elements helps students understand vocabulary contextually. Therefore, animated visual media can serve as an innovative instructional strategy to improve the quality of Arabic language learning, particularly in vocabulary acquisition
Implementasi Pembelajaran Aktif Berbasis Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Literasi Siswa Pada Mata Pelajaran SKI: Studi Kualitatif Di MA Hasyim Asy’ari Bangsri Putri Refalina Ayuseptiana; Ahmad Saefudin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.483

Abstract

Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu model pembelajaran aktif yang dapat meningkatkan literasi dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pemecahan masalah. Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memerlukan strategi pembelajaran inovatif untuk mendorong siswa aktif membaca, menganalisis peristiwa sejarah, serta memahami nilai-nilai Islam secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Problem Based Learning dalam meningkatkan literasi siswa pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MA Hasyim Asy’ari Bangsri Jepara serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru SKI, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL dalam pembelajaran SKI dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu diskusi kelompok, menggunakan mind mapping unuk memetakan ide dan memvisualisasikan hubungan antar konsep masalah dan media pembelajaran card sort untuk mencari solusi atas masalah yang diberikan. Penerapan PBL mendorong siswa untuk aktif membaca materi, menganalisis peristiwa sejarah Islam, serta meningkatkan kemampuan literasi melalui pembelajaran kolaboratif. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, partisipasi siswa, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, serta keterbatasan dalam mengaplikasikan teknologi digital.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MTs Muhammad Alawi Khoirul Umam; Muhammad Latif Husen; Arya Humaidi Abdillah; Siti Ummu Chumairo
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa di MTs. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengkaji dua fokus utama: pertama, bagaimana peran guru PAI dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa berdasarkan teori Daniel Goleman, dan kedua, apa saja keunggulan dan kelemahan dalam upaya tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yang terdiri dari guru PAI dan siswa yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di MTs Al Islami Tugasari berperan signifikan dalam pengembangan kecerdasan emosional siswa melalui berbagai metode pengajaran, seperti diskusi kelompok, bimbingan pribadi, dan penanaman nilai-nilai Islam. Guru-guru tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk pengembangan emosi siswa, membantu mereka mengelola stres, dan meningkatkan keterampilan sosial. Keunggulan dari pendekatan ini adalah peningkatan empati, pengendalian diri, dan hubungan antarsiswa yang lebih harmonis.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Isnaeni Nur Ladzuni; Isna Rahmawati; Putri Zudhah Ferryka
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.485

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh minimnya motivasi belajar di mata pelajaran IPAS di sekolah dasar serta kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan “untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Wordwall terhadap motivasi belajar peserta didik kelas III SD Negeri 1 Kunden Tahun Pelajaran 2025/2026.” Metode yang diterapkan ialah kuantitatif melalui desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel yang ada 22 peserta didik yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa angket motivasi belajar, sedangkan analisis data dilangsungkan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,938 serta peningkatan skor motivasi belajar pada kategori tinggi. Selain itu, hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Wordwall efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui pembelajaran yang interaktif dan menarik.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran E-LKPD pada Materi Indonesiaku Kaya Budaya Kelas IV Sekolah Dasar Livianto, Jenny; Sri Cacik; Wendri Wiratsiwi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan media pembelajaran Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) pada materi Indonesiaku Kaya Budaya di kelas IV sekolah dasar. Proses pembelajaran pada materi keberagaman budaya Indonesia di sekolah dasar masih didominasi penggunaan media konvensional yang bersifat statis, sehingga kurang mampu membangkitkan keaktifan dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru kelas IV dan 16 peserta didik, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Temuan menunjukkan bahwa media pembelajaran yang tersedia masih terbatas pada buku teks dan LKPD cetak, peserta didik cenderung pasif dalam pembelajaran, serta E-LKPD khusus materi Indonesiaku Kaya Budaya belum tersedia di sekolah tersebut. Temuan analisis ini menjadi pijakan empiris dalam merancang E-LKPD yang adaptif dan berbasis teknologi, serta memberikan sumbangsih terhadap pengembangan ilmu teknologi pendidikan, terutama dalam konteks perancangan media digital yang disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa kelas IV. Di sisi yang lebih luas, kajian ini turut memperluas wawasan tentang pemanfaatan teknologi pada pembelajaran bermuatan kearifan lokal, sekaligus membuka ruang bagi studi lanjutan terkait dampak E-LKPD terhadap capaian belajar dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
IMPLEMENTASI METODE GUAIDED NOTE TAKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SEKOLAH DASAR Eva Musdalifah Zein; Yusrizal, Yusrizal; Hasibuan, Ainul Marhamah; Fatmawati, Fatmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.487

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi metode Guided Note Taking sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa di kelas II di SDN 101784 Mabar. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif guna memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran serta dampaknya terhadap kemampuan siswa menulis. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas II dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempublikasikan bahwa sebelum penerapan metode Catatan Terbimbing, pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah dan pengugasan sehingga siswa cenderung pasif. Siswa mengalami kesulitan dalam menulis, terutama pada penggunaan huruf kapital, tanda baca, kerapian tulisan, dan penyusunan kalimat. Setelah penerapan metode Catatan Terbimbing, terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa. Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan terlibat dalam pembelajaran. Metode penerapan dilakukan melalui tahapan perencanaan kegiatan awal, kegiatan inti, dan penutup. Siswa dibimbing menggunakan lembar catatan terstruktur sehingga lebih mudah memahami materi dan mengembangkan tulisan. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan menulis siswa pada aspek penggunaan huruf kapital, tanda baca, kerapian, serta penyusunan kalimat sederhana.
POLA ASUH DAN PENANAMAN NILAI ANTI KEKERASAN PADA ANAK KELUARGA BROKEN HOME Suciati; Maimun; Muhamad Ahyar Rasidi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.488

Abstract

Keluarga broken home merupakan faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan perilaku dan moral anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh dalam keluarga broken home serta nilai anti-kekerasan yang dapat ditanamkan, termasuk tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan dan dokumentasi pada guru, orang tua, dan enam siswa kelas IV-VI dari keluarga broken home di SDN Bunsumpak Puyung Lombok Tengah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pola asuh yang dominan adalah pola asuh permisif dan penelantaran. Nilai anti-kekerasan seperti saling menghargai dan tidak membalas kekerasan telah diperkenalkan melalui pembinaan sekolah, namun belum optimal. Tantangan utama adalah keterbatasan waktu orang tua, pengaruh media sosial, dan kurangnya pendampingan emosional. Dan juga dibutuhkan kolaborasi antara guru dan orang tua melalui komunikasi, pembinaan karakter berkelanjutan, dan pendampingan emosional dalam menanamkan nilai anti-kekerasan pada anak dari keluarga broken home.
PENGARUH APLIKASI LET’S READ TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Baiq Cindi Salsabila; Sultan; Muhamad Ahyar Rasidi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.489

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV MI NW Selaparang Kediri, khususnya dalam menentukan ide pokok, memahami informasi tersurat, memahami makna kata, dan menyimpulkan isi bacaan, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran seperti aplikasi Let’s Read. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe Non-Equivalent Control Design, melibatkan 17 siswa kelas eksperimen dan 18 siswa kelas kontrol, dengan teknik pengumpulan data berupa pretest dan posttest serta analisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene’s Test, dan Independent Sample t-test berbantuan SPSS. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 59,59 dan kelas kontrol 61,22, kemudian meningkat pada posttest menjadi 75,24 pada kelas eksperimen dan 66,00 pada kelas kontrol, dengan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menandakan adanya pengaruh signifikan. Penggunaan aplikasi Let’s Read terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran literasi yang inovatif dan kontekstual di sekolah dasar.

Page 9 of 15 | Total Record : 143