cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Prenatal Yoga untuk Mengatasi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Rahayu Ungaran, Kabupaten Semarang Evy Yuliastuti; Aryani Retnowati; Farida Fatimatuz Zahro; Nuryati; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a period in which pregnant women experience significant physical and psychological changes. The physiological changes that occur can lead to back pain, causing discomfort during pregnancy. These physical and hormonal changes can affect posture and overall body balance, contributing to pain and tension in the back. This condition can significantly disrupt daily activities and affect the quality of life for pregnant women. Data obtained from the medical records of ANC patients in their third trimester at Klinik Rahayu in October shows that 31 pregnant women, or 67% of all third-trimester ANC patients in October 2024, complained of back pain. The aim of this activity is to provide non-pharmacological therapy in the form of prenatal yoga to reduce back pain in third-trimester pregnant women through counseling and demonstrations. Prenatal yoga, which is a modification of yoga for pregnant women, can help alleviate back pain, improve physical comfort, and prepare the mother mentally and physically for labor. This community service is conducted in three stages. The first stage involves selecting a group of pregnant women experiencing back pain, who will be taught about prenatal yoga. Data collection is done by reviewing the medical records of ANC patients at Klinik Rahayu. The second stage involves assessing the pregnant women's knowledge about prenatal yoga by conducting a pretest, followed by counseling and demonstration of prenatal yoga movements to reduce back pain in third-trimester pregnant women. The third stage is an evaluation of the material and movements related to the prenatal yoga method that has been taught. The results of this service show that there is a difference between the pre-test and post-test given by questionnaires to 15 pregnant women, before being given education, 10 people (65%) had good knowledge, 5 people (35%) had sufficient knowledge. Meanwhile, 12 pregnant women (80%) had good knowledge after being given education, 2 people (13.3%) had sufficient knowledge and 1 person had less (6.7%), so it can be concluded that there was an increase in respondents' knowledge about prenatal care. yoga to overcome back pain in trimester pregnant women III. It is hoped that this activity can overcome existing problems.   Abstrak Kehamilan adalah masa di mana ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis yang signifikan. Perubahan fisiologis yang terjadi dapat berakibat terjadinya nyeri punggung yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Perubahan fisik dan hormonal yang terjadi selama kehamilan dapat mempengaruhi postur tubuh dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan, yang berkontribusi pada rasa sakit dan ketegangan pada punggung. Kondisi ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari ibu hamil dan mempengaruhi kualitas hidup mereka. Dari data yang diperoleh dari rekam medis pasien ANC TM III di Klinik Rahayu di bulan Oktober terdapat ibu hamil dengan keluhan nyeri punggung sebanyak 31 pasien atau sebanyak 67% dari jumlah seluruh ibu hamil TM III yang ANC dari bulan Oktober 2024. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan terapi non farmakologi berupa prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil TM III yang dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi. Prenatal yoga, yang merupakan modifikasi yoga untuk ibu hamil, dapat membantu mengurangi nyeri punggung, meningkatkan kenyamanan fisik, serta mempersiapkan ibu secara mental dan fisik untuk proses persalinan. Pengabdian masyarakat ini meliputi pendataan dan pretest, pelaksanaan kegiatan, mendemonstrasikan gerakan yoga dengan media leaflet, evaluasi dan melakukan post test. Tahap pertama adalah pendataan kelompok ibu hamil yang mengalami nyeri punggung yang akan diajarkan tentang prenatal yoga, pendataan dilakukan dengan mencari dari catatan medis pasien ANC di Klinik Rahayu. Tahap kedua melakukan pengkajian pengetahuan ibu hamil tentang prenatal yoga dengan melakukan pretest kemudian melakukan penyuluhan dan demonstrasi gerakan prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil TM III. Tahap ketiga adalah evaluasi materi dan gerakan  mengenai metode prenatal yoga yang telah di ajarkan. Dari hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pre-test dan post-test yang diberikan kuesioner kepada 15 ibu hamil, sebelum diberikan edukasi yang berpengetahuan cukup sebanyak 10 orang (65%), pengetahuan kurang sebanyak 5 orang (35%), sedangkan ibu hamil sesudah diberikan edukasi yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 orang (80%), pengetahuan cukup sebanyak 2 orang (13.3%) dan kurang 1 orang (6,7%), sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan responden tentang prenatal yoga untuk mengatasi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat mengatasi permasalahan  yang ada.
Literatur Review: Faktor Risiko yang Behubungan dengan Terjadinya Perdarahan Post Partum Chusnul Khotimah; Anis Pravitasari; Devitasari Yulistian; Ida Ristiani; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The incidence of post partum hemorrhage at Dr. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor in 2023 as many as 146. If post partum bleeding is not treated it will cause maternal death. Post partum hemorrhage is an unexpected cause and is the fastest cause of maternal death in Indonesia. Post partum hemorrhage is a condition of blood loss of more than 500 ml after vaginal delivery or more than 1000 ml after cesarean delivery. Causes of postpartum hemorrhage include uterine atony, retained placenta, laceration of the birth canal, retained placenta and blood clotting disorders. Risk factors for post-partum hemorrhage include: age, parity, gestational age, delivery distance, excessive stretching of the uterus (macrosomia, gemelli and polyhydramnios), precipitate parturition, labor induction, history of cesarean section, ante-partum bleeding (placenta previa, placental abruption ), prolonged first and second stages of labor. Objective: This literature review aims to determine the risk factors for post partum hemorrhage. Method: using literature study according to the topic. Literature studies were obtained from various sources, including journals ranging from 2017-2024. Article sources from Proquest and Google Scholar. from several journals that have been reviewed, post partum bleeding is one of the complications whose incidence rate is still high. And there is a relationship between risk factors and the incidence of post partum hemorrhage.   Abstrak Angka kejadian perdarahan post partum di Rumah Sakit dr. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor pada Tahun 2023 sebanyak 146. Apabila perdarahan post partum tidak diatasi akan menyebabkan kematian ibu. Perdarahan post partum merupakan penyabab tak terduga dan menjadi penyebab tercepat kematian ibu di Indonesia. Perdarahan post partum adalah keadaan kehilangan darah lebih dari 500 ml setelah persalinan pervaginam atau lebih dari 1000 ml setelah persalinan seksio secaria. Penyebab perdarahan postpartum meliputi atonia uteri, retensio plasenta, laserasi jalan lahir, sisa plasenta dan gangguan pembekuan darah. Faktor risiko terjadi perdarahan post partum antara lain : usia, paritas, umur kehamilan, jarak persalinan, peregangan uterus yang berlebihan (macrosomia, gemelli dan polihidramnion), partus presipitatus, induksi persalinan, riwayat seksio secaria, perdarahan antepartum (plasenta previa, solusio plasenta), persalinan kala I dan II yang memanjang. literature review ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dari perdarahan post partum. Metode: menggunakan studi literature sesuai dengan topik. Studi literature didapat dari berbagai sumber diantaranya dari jurnal berkisar tahun 2017-2024. Sumber artikel dari proquest dan google scholar. dari beberapa jurnal yang telah ditelaah, perdarahan post partum merupakan salah satu komplikasi yang angka kejadiannya masih tinggi. Dan ada hubungan antara faktor risiko dengan kejadian perdarahan post partum.
Literatur Review: Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil Pagirik, Sintia; Desti, Fransisca; Ayu, Galih; Handayana; Febriana, Diana; Watmawati; Setyowati, Hesti; febria, Rizky; Sudarni; Heldayati; prihatiningsih; Windayanti, Hapsari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeclampsia is a potentially dangerous pregnancy complication characterized by high blood pressure. This condition usually occurs when the gestational age reaches 20 weeks. Preeclampsia has an impact when the mother is pregnant and gives birth and also causes postpartum problems due to endothelial dysfunction in various organs. Long-term impacts can also occur in babies born to mothers with preeclampsia. With the still high incidence of preeclampsia in Indonesia and globally, this study aims to determine the risk factors for preeclampsia in pregnant women. The form of this research is a Literature Review using journal searches on Google Scholar. The keywords used are Preeclampsia; Causes; and Pregnancy. After being selected, six articles were obtained to be reviewed, four articles were cross-sectional studies and two other articles were case control studies. The conclusion of this study is that the risk factors for preeclampsia in pregnant women include a history of hypertension, a history of preeclampsia, age, BMI, parity, stress, knowledge, completeness of ANC, diet and exposure to cigarette smoke.   Abstrak Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan berpotensi berbahaya yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi ketika usia kehamilan mencapai 20 minggu. Preeklampsia berdampak ketika ibu hamil dan melahirkan juga mengakibatkan masalah pasca persalinan akibat disfungsi endotel di berbagai organ. Dampak jangka panjang juga dapat terjadi pada bayi yang dilahirkan dari ibu dengan preeklampsia. Dengan masih tingginya angka terjadinya preeklampsia di Indonesia maupun secara global penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Bentuk penelitian ini adalah Literature Review dengan menggunakan penelusuran jurnal pada Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah Preeklampsia; Penyebab; dan Kehamilan. Setelah diseleksi maka didapatkan enam artikel yang akan direview, empat artikel merupakan cross-sectional study dan dua artikel lainnya merupakan case control study. kesimpulan penelitian ini yaitu faktor resiko terjadinya preeklampsia pada ibu hamil antara lain riwayat hipertensi, riwayat preeklampsia, usia, IMT, paritas, stress, pengetahuan, kelengkapan ANC, pola makan dan paparan asap rokok.
Literature Review: Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Speech Delay pada Anak Cholilah, Mila; Kholifah; Endang Kartiasih; Vivi Ulviningsih; Any Sugesti; Siti Apriyati; Mudrikah; Kurniawati Tri Utami; Defri Novitasari; Dian Wijayati; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speech delay is the most common disorder in children and causes anxiety for parents. The purpose of this literature review is to determine the factors that influence the incidence of speech delay in children. This literature review is through searching the results of publications on the  Google Scholar database, and the Garuda Portal between 2020-2024. The keywords used were factors AND speech delay AND children. Search for articles related to 6 sources that are included in the inclusion criteria. It was concluded that internal factors affecting the incidence of speech delay in children are physical disability, gender and premature birth. External factors that influence the incidence of speech delay are parenting, lack of communication between parents and children, maternal education, family economy, and gadget use. Parents can increase stimulation and communication in children, and utilize speech therapy in health facilities.   Abstrak Speech delay merupakan gangguan yang paling sering terjadi pada anak dan menyebabkan kecemasan bagi orang tua. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian speech delay pada anak. Literature review ini melalui penelusuran hasil-hasil publikasi pada database Google Scholar, dan Portal Garuda antara tahun 2020-2024. Kata kunci yang digunakan yaitu faktor-faktor dan speech delay dan anak. Penelusuran artikel yang terkait 6 sumber yang termasuk dalam kriteria inklusi. Kesimpulannya bahwa faktor internal yang mempengaruhi kejadian speech delay pada anak adalah kecacatan fisik, jenis kelamin dan kelahiran prematur. Faktor eksternal yang mempengaruhi kejadian speech delay adalah pola asuh orang tua, kurangnya komunikasi orang tua dan anak, pendidikan ibu, ekonomi keluarga, dan penggunaan gadget. Orang tua  dapat meningkatkan stimulasi dan komunikasi pada anak, serta memanfaatkan terapi wicara di fasilitas kesehatan.
Soft Prenatal Yoga untuk Mengatasi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Suruh Reni Setiawati; Laeli Fauziyah; Lia Indah Fil Mina; Nurida Dyah Andarini; Ninik Christiani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back pain is a common discomfort experienced by pregnant women, especially during the third trimester of pregnancy. This condition arises due to significant physical changes, such as uterine enlargement and shifts in the body’s center of gravity, which can affect daily activities and overall quality of life. Non-pharmacological interventions, such as prenatal yoga, offer an effective approach to managing back pain during pregnancy. This community service program aims to educate and train third-trimester pregnant women on prenatal yoga as a method to alleviate back pain. The program was conducted in Medayu Village, under the supervision of Puskesmas Suruh, Semarang Regency, involving 20 participants from a pregnancy class. The methods included lectures, discussions, and demonstrations of yoga movements. Participants learned simple yoga techniques focusing on strengthening pelvic muscles, breathing exercises, and relaxation methods. The program results showed increased participant understanding of the benefits of yoga, with most pregnant women successfully practicing the movements independently. Reported benefits included reduced back pain intensity, improved sleep quality, and enhanced confidence in facing childbirth. This program highlights prenatal yoga as an effective and practical intervention to improve maternal well-being during pregnancy. It is hoped that this initiative can serve as a model for similar programs in other regions. Future recommendations include expanding the program’s reach and involving families and healthcare professionals to ensure sustainable yoga practices during pregnancy.   Abstrak Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan fisik yang signifikan, seperti pembesaran uterus dan pergeseran pusat gravitasi tubuh, yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup ibu hamil. Penanganan nyeri punggung dapat dilakukan dengan pendekatan non-farmakologis, salah satunya melalui senam prenatal yoga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu hamil trimester ketiga tentang senam yoga sebagai upaya mengurangi nyeri punggung. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Medayu, wilayah kerja Puskesmas Suruh, Kabupaten Semarang, melibatkan 20 peserta yang tergabung dalam kelas ibu hamil. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi gerakan yoga. Peserta diajarkan teknik-teknik yoga sederhana yang menekankan pada penguatan otot panggul, pelatihan pernapasan, dan relaksasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang manfaat yoga, dengan sebagian besar ibu hamil mampu melakukan gerakan yoga secara mandiri. Manfaat yang dirasakan meliputi penurunan intensitas nyeri punggung, peningkatan kualitas tidur, serta peningkatan rasa percaya diri menjelang persalinan. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi sederhana yang efektif dan aplikatif untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil. Ke depannya, perlu dilakukan pengembangan program yang lebih luas dengan pelibatan keluarga dan tenaga kesehatan untuk mendukung keberlanjutan aktivitas yoga pada masa kehamilan.
Perilaku Picky Eating pada Anak Usia Prasekolah: Prevalensi, Faktor yang Mempegaruhi, Dampak terhadap Status Gizi dan Strategi Intervensi pada Picky Eating Heny Romdiyani; Feronika Mirino; Elsa Umi Anisa; Desi Wijayanti; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Picky eating is a feeding behavior characterized  by  refusal  or  excessive preference for certain types of food, which is commonly  observed  in  preschool-aged children. This study aims to explore the prevalence of picky eating, the influencing factors, its impact on nutritional status, and effective intervention strategies to address this behavior. The prevalence of picky eating is influenced by genetic factors, family environment, parenting style, child characteristics,  and  exposure  to  new  foods. The impacts of picky eating in preschool children may include risks of micronutrient deficiencies, weight loss, growth disturbances, and  psychosocial  issues.  Intervention strategies that can be implemented include education-based approaches for parents, modifications to the eating environment, gradual food introduction, applying flexible and enjoyable eating patterns, and support from healthcare professionals. The findings of this  study  are  expected to  provide  practical recommendations for parents, educators, and healthcare professionals to promote healthy eating habits in preschool-aged children.   Abstrak Picky eating adalah perilaku makan yang ditandai  dengan  penolakan  atau  preferensi  yang   berlebihan   terhadap   jenis   makanan  tertentu, yang umum terjadi pada anak usia prasekolah. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi  prevalensi  picky  eating, faktor-faktor yang memengaruhi, dampaknya terhadap status gizi, serta strategi intervensi yang efektif untuk mengatasi perilaku ini. Prevalensi   picky   eating   dipengaruhi   oleh faktor   genetik,   lingkungan   keluarga,   pola asuh, karakteristik anak, dan eksposur makanan  baru.  Dampak  dari  picky  eating pada anak usia prasekolah dapat mencakup risiko kekurangan zat gizi mikro, penurunan berat   badan,   gangguan   tumbuh   kembang, serta masalah psikososial. Strategi intervensi yang dapat diterapkan meliputi pendekatan berbasis edukasi kepada orang tua, modifikasi lingkungan makan, pengenalan makanan secara bertahap, penerapan pola makan yang fleksibel dan menyenangkan, serta dukungan dari tenaga kesehatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi orang tua, pendidik, dan tenaga kesehatan untuk mendukung pola makan sehat pada anak usia prasekolah.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “N” Usia 34 Tahun di Puskesmas Long Ikis Hotimah, Husnul; Masruroh
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the health status of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, infants and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. N starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study, the research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in September - December 2024. The first assessment of pregnancy care, the mother experienced back pain and was given IEC care for trimester III discomfort and BL 23 acupressure. The labor process was spontaneous with APN 60 steps and endorphin massage care was given. Postpartum care for the mother went normally and no signs of infection were found during the postpartum period. The mother was given postpartum care in accordance with the standards of postpartum care visits. In newborn care, everything was found to be within normal limits, the baby was given vitamin K 1 mg care, hepatitis B0 immunization and SHK examination on the second visit. Family planning care for Mrs. N used 3-month injection birth control. It is hoped that health workers will improve comprehensive care and education for pregnant women to improve the health of mothers and babies.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. N secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Desember 2024. Asuhan kehamilan pengkajian pertama ibu mengalami nyeri punggung dan diberikan asuhan KIE ketidaknyamanan trimester III dan akupresure BL 23. Proses persalinan secara spontan dengan APN 60 langkah dan diberikan asuhan pijat endorphin. Asuhan nifas ibu berjala dengan normal dan tidak ditemukan tanda-tanda infeksi pada masa nifas. Ibu diberikan asuhan nifas sesuai dengan standar asuhan kunjungan nifas. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, bayi diberikan asuhan vitamik K 1 mg, imunisasi hepattis B0 dan pemeriksaan SHK pada kunjungan kedua. Asuhan KB Ny. N menggunakan KB Suntik 3 Bulan. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan asuhan komprehensif dan edukasi kepada ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “M.B.” Usia 29 di Puskesmas Weri Lolo Yamba kodi, Elvira; Andayani, Ari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the health status of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality of mothers, infants and toddlers can be done by implementing continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. M.B starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study, the research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in September - December 2024. pregnancy care, the mother sometimes had dizzy eyes, easily tired and lethargic, HB 10.0 gr / dL and was given nutritional education care and provision of 1x1 fe table, 1x1 vitamin C, the mother experienced back pain and was given acupressure care. The labor process was spontaneous with 60-step APN and was given deep breathing relaxation care. Postpartum care for the mother went normally and no signs of infection were found during the postpartum period. The mother was given postpartum care according to the standard of postpartum visit care. In newborn care, everything was found to be within normal limits, the baby was given 1 mg vitamin K care, hepatitis B0 immunization. Family planning care for Mrs. M.B uses 3-month injection birth control. It is hoped that health workers will increase education for pregnant women regarding nutritional needs during pregnancy and the benefits of Fe tablets to prevent anemia in pregnancy.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. M.B secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Desember 2024. asuhan kehamilan, ibu kadang mata berkunang-kunang, mudah Lelah dan lesu, HB 10,0 gr/dL dan diberikan asuhan edukasi pola nutrisi dan pemberian table fe 1x1, vitamin C 1x1, ibu mengalami nyeri punggung dan diberikan asuhan akupresure. Proses persalinan secara spontan dengan APN 60 langkah dan diberikan asuhan relaksasi nafas dalam. Asuhan nifas ibu berjala dengan normal dan tidak ditemukan tanda-tanda infeksi pada masa nifas. Ibu diberikan asuhan nifas sesuai dengan standar asuhan kunjungan nifas. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, bayi diberikan asuhan vitamik K 1 mg, imunisasi hepattis B0. Asuhan KB Ny. M.B menggunakan KB Suntik 3 Bulan. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatakan edukasi kepada ibu hamil mengenai kebutuhan nutrisi pada saat hamil dan manfaat tablet Fe untuk mencegah anemia pada kehamilan.
Studi Literatur: Pengaruh Konsumsi Susu Formula Terhadap Karies Gigi Intan Agustina Sukmajaya; Nadia Oktaviana; Novi Ridianti; Nurlela; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dental caries is a major health issue among preschool children, often influenced by the consumption of formula  milk. Formula milk, which contains carbohydrates such as sucrose and lactose, has the potential to increase the risk of dental caries, particularly when not accompanied by proper dental care habits. This study aims to analyze the relationship between formula milk consumption and dental caries in preschool children through a literature review approach using the PICOS framework. The reviewed journals were obtained from the ProQuest database with criteria limited to publications within the last five years. The analysis revealed that formula milk consumption is closely related to the prevalence of dental caries. Factors such as parenting styles, parental behavior, and environmental influences were also found to affect formula milk consumption habits and the severity of dental caries. Therefore, parents play a critical role in providing formula milk wisely, along with proper dental care education, to prevent dental caries in children.   Abstrak Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak usia prasekolah yang dapat dipengaruhi oleh konsumsi susu formula. Susu formula, yang mengandung karbohidrat seperti sukrosa dan laktosa, memiliki potensi untuk meningkatkan risiko karies gigi, terutama jika tidak diiringi dengan kebiasaan perawatan gigi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi susu formula dan karies gigi pada anak usia prasekolah melalui pendekatan literature review dengan menggunakan framework PICOS. Jurnal yang ditinjau diperoleh dari basis data ProQuest dengan kriteria publikasi dalam lima tahun terakhir. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pemberian susu formula berhubungan erat dengan prevalensi karies gigi. Faktor- faktor seperti pola asuh, perilaku orang tua, dan lingkungan juga ditemukan memengaruhi kebiasaan konsumsi susu formula dan tingkat keparahan karies gigi. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan susu formula secara bijak, disertai edukasi tentang perawatan gigi yang benar, sangat penting untuk mencegah karies gigi pada anak.
Literatur Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Fathmah Nurul Aslamiah; Lusiana Tandi Limbong; Marisa Margareta; Putri Astria Dewi; Yulianti Tasik; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is one of the leading causes of neonatal morbidity and mortality worldwide, especially in developing countries. The factors influencing LBW include maternal health, environmental exposure, nutritional status, and access to healthcare services. This study aims to identify the factors associated with LBW through a literature review of six recent studies from the last five years. The method used is a systematic literature search through PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases using keywords: "Low Birth Weight", "LBW Risk Factors", and "LBW in the last 5 years". The results show that the dominant factors include maternal nutritional status, maternal age, socioeconomic status, pregnancy complications, and smoking habits. Therefore, a multidisciplinary approach is needed to reduce the prevalence of LBW through nutritional improvement, pregnancy monitoring, and health education enhancement.   Abstrak Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR meliputi faktor maternal, lingkungan, gizi, dan akses pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR melalui tinjauan pustaka dari enam studi terbaru dalam lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah pencarian literatur sistematis melalui database PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci: "Bayi Berat Lahir Rendah", "Faktor Risiko BBLR", dan "BBLR dalam 5 tahun terakhir". Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor dominan meliputi status gizi ibu, usia ibu, status sosioekonomi, komplikasi kehamilan, dan kebiasaan merokok. Dengan demikian, diperlukan pendekatan multidisiplin untuk mengurangi prevalensi BBLR melalui perbaikan gizi, pengawasan kehamilan, dan peningkatan edukasi kesehatan.