cover
Contact Name
Asep Muhidin
Contact Email
asep.muhidin@pelitabangsa.ac.id
Phone
+6281380801971
Journal Mail Official
admin@vinicho.id
Editorial Address
Villa Mutiara Gading 2 Blok C.10 No. 28 RT. 006 RW. 024 Karangsatria Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat 1750
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29877431     DOI : -
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan harapan masyarakat mampu mengembangkan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, dan hasil penelitian. Jurnal ini merupakan jurnal abdimas multidisiplin yang menyajikan implementasi ilmu dan teknologi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan gagasan dan hasil penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Pendampingan Penerapan Sistem Absensi Digital Berbasis Web untuk Guru SMK Al Amin Naya, Candra; Triwibowo, Edi; Surojudin, Nurhadi
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61946/vidheas.v3i2.174

Abstract

This community service activity aimed to assist in the implementation of a web-based digital attendance system for teachers at SMK Al Amin Cibarusah in order to enhance the effectiveness, accuracy, and transparency of attendance management. The challenges faced by the partner institution included a manual attendance process that was prone to recording errors, delays in report compilation, and limited real-time monitoring capabilities. The implementation method consisted of needs analysis, system design, web-based application development, user training, and evaluation of the implementation process. The developed system features time-based check-in and check-out with location validation, attendance history, monthly recaps, and digital submission of leave, sick, and official duty requests. The results indicate that the system accelerates the recording process, minimizes administrative errors, and provides structured and easily accessible reports. The mentoring process also improves teachers’ digital literacy in utilizing information technology to support more professional and accountable school governance. Therefore, the implementation of a web-based digital attendance system represents a strategic step toward supporting digital transformation in the educational environment. Keywords: Community Service, Digital Attendance, Web-Based System, Digital Transformation, Attendance
Pendampingan Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kreativitas Multimedia Siswa SMK Al Amin Ermanto, Ermanto; Asmoro, Fachrial Banyu; Naya, Candra; Mulyana, Iwan
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61946/vidheas.v3i2.179

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kompetensi multimedia siswa SMK Al Amin melalui pendampingan implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL). Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi dominasi metode pembelajaran konvensional, minimnya penerapan PjBL, keterbatasan pengalaman siswa dalam proyek nyata, serta kurangnya panduan bagi guru dalam merancang dan mengelola proyek multimedia. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi dan pelatihan guru, pendampingan siswa dalam proyek multimedia, evaluasi hasil, serta dokumentasi dan pelaporan. Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif guru dan siswa serta pemanfaatan fasilitas laboratorium multimedia yang telah tersedia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan PjBL, peningkatan kreativitas dan kolaborasi siswa dalam menghasilkan karya multimedia, serta terbentuknya portofolio digital sebagai bukti kompetensi siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam kurikulum sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang multimedia.
Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pendukung Ekonomi Sirkular di Lingkungan Masyarakat RW. 015 Perumahan Pondok Timur Indah Bekasi Muhammad Khaerudin; Dwi Budi Srisulistiowati; Andy Achmad Hendharsetiawan; Kusdarnowo Hantoro; Dani Yusuf; Allan Desi Alexander
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The waste problem in Indonesia, particularly in Bekasi City, continues to worsen as the population grows and community activities increase. The conventional waste management system, which still focuses on collection and final disposal, is considered unable to address the problem optimally. Therefore, an alternative approach based on the circular economy through community empowerment is needed. This community service activity aims to increase residents' awareness and skills in RW 015 Mustikajaya Village, Bekasi City, particularly those in the Pondok Timur Indah housing area, in managing paper waste to create economically valuable creative products. The implementation method uses an Asset-Based Community Development (ABCD) approach carried out through the stages of preparation, implementation, and evaluation of activities. The program includes socialization, training in paper waste sorting, practical workshops on crafting from paper waste, and technical assistance for the community. The results of the activities show that the community has a high enthusiasm for participating in the training and can produce various creative products, such as miniature Petromax lamps and miniature Monas Monument from paper waste. In addition to improving the skills and creativity of residents, these activities also provide an understanding of the importance of a circular economy and open up business opportunities based on waste recycling. Thus, this program is expected to support the creation of a cleaner environment, increase community participation in waste management, and encourage economic independence based on waste utilization.
Pelatihan Manajemen Industri dan Jaringan Komputer di Balai Latihan Kerja Kompetensi Disnakertrans Provinsi Jawa Barat Agus Hidayat; Muhammad Yasir; Rasim; Muhammad Khaeruddin; Asep Ramdhani Mahbub; Mugiarso; Joniwarta
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan kompetensi tenaga kerja di bidang manajemen industri dan jaringan komputer menjadi tantangan struktural yang dihadapi Balai Latihan Kerja (BLK) Kompetensi DISNAKERTRANS Provinsi Jawa Barat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta pelatihan melalui pendekatan pelatihan vokasional terintegrasi yang menggabungkan domain manajemen industri dan jaringan komputer dalam satu kerangka kurikulum yang koheren. Metode pelaksanaan menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan instrumen asesmen kompetensi dan angket kepuasan berbasis model Kirkpatrick Level 1. Kegiatan diikuti 32 peserta aktif BLK yang dipilih melalui purposive selection. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor signifikan dari 44,53 menjadi 76,41 (t = 24,27; p < 0,001), dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,574 (kategori sedang) dan tingkat kepuasan peserta sebesar 4,30 dari skala 5 (kategori sangat baik). Kegiatan ini menghasilkan modul pelatihan terintegrasi sebagai legacy output kelembagaan BLK untuk siklus pelatihan berikutnya. Kata Kunci: Pelatihan Vokasional, Manajemen Industri, Jaringan Komputer, BLK, Kompetensi Tenaga Kerja
Penerapan Digitalisasi Informasi Pantai Sawarna Sebagai Upaya Peningkatan Promosi dan Akses Informasi Wisatawan Joniwarta; Asep Ramdhani Mahbub; Agus Hidayat; Muhammad Yasir
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Sawarna di Kabupaten Lebak, Banten, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Namun, keterbatasan akses informasi wisata, akomodasi, fasilitas pendukung, serta media promosi yang masih konvensional menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas layanan dan daya tarik destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan digitalisasi informasi wisata sebagai upaya meningkatkan promosi destinasi dan kemudahan akses informasi bagi wisatawan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola wisata, pelaku usaha homestay, pemerintah desa, dan dokumentasi kegiatan. Implementasi digitalisasi dilakukan melalui beberapa kegiatan, yaitu pendataan homestay, pemanfaatan aplikasi SITAMANBUMI dan BATOUR, penyusunan serta pemasangan peta wisata (roadmap), pemasangan media informasi digital berupa running text pada gerbang kawasan wisata, serta pemasangan banner informasi yang dilengkapi QR Code untuk menghubungkan wisatawan dengan platform informasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi informasi mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi wisata, mempermudah wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai objek wisata, jalur akses, fasilitas pendukung, dan akomodasi yang tersedia. Integrasi media informasi fisik dan digital juga memberikan pengalaman wisata yang lebih interaktif, meningkatkan visibilitas destinasi melalui promosi berbasis teknologi, serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Dengan demikian, digitalisasi informasi di Pantai Sawarna menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelayanan wisata, dan memperluas jangkauan promosi destinasi di era digital. Kata kunci: Digitalisasi Informasi, Pariwisata Digital, Pantai Sawarna, QR Code, Promosi Wisata
Peningkatan Pemahaman Gaya Belajar Peserta Didik Melalui Seminar Edukasi di SMP Negeri 2 Cikarang Pusat Saiful Muktiali Muktiali; Djoko Nugroho; Listian Indriyani Achmad; Muhammad Cholid Abdurrohman; Muhammad Najmi Ferdinand
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap peserta didik memiliki karakteristik gaya belajar yang berbeda, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan efektivitas belajar. Namun, berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 2 Cikarang Pusat, sebagian besar peserta didik belum memahami gaya belajar yang dimilikinya, sehingga proses belajar cenderung kurang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik) melalui seminar edukatif berbasis pendekatan service learning. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan (seminar), identifikasi gaya belajar melalui kuesioner, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Subjek kegiatan adalah 53 peserta didik tingkat SMP. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman peserta didik mencapai 6,96 dengan mayoritas berada pada kategori sedang hingga tinggi. Selain itu, peserta didik mampu mengidentifikasi gaya belajar dominan serta mulai menerapkan strategi belajar yang sesuai. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan partisipasi dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, seminar edukatif berbasis service learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik terhadap gaya belajar. Program ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari strategi pembelajaran diferensiatif di sekolah.
Pelatihan Entrepreneurship bagi Alumni SMK Dinamika Pembangunan I Jakarta untuk Meningkatkan Jiwa Wirausaha dan Kemandirian Ekonomi Sugeng Budi Rahardjo; Siti Rahayu; Alfred Satyahadi
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah lulusan SMK di Jakarta Timur rata-rata 18.200 sampai 27.000 siswa setiap tahunnya, dan yang terserap oleh Inudstri menurutt BPS Jakarta tahun 2025 hanya 9%, padahal Jakarta Timur merupakan perbatasan dengan Kawasan Industri terbesar di Indonesia yaitu : Lippo Cikarang, Hyundai, EJIP, Delta Silicon, Jababeka. Keterbatasan daya serap industri tersebut melahirkan gagasan bagi Tim Dosen untuk membuat pengabdian kepada masyarakat di SMK Dinamika Pembangunan 1 Cakung Jakarta Timur yang sudah dilaksanakan Juni 2026. Workshop dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal peserta. Materi meliputi pemahaman kewirausahaan, prospek usaha, rancangan produk, value proposition, riset pasar, analisa biaya produksi, dan penentuan harga jual. Peserta yang hadir sebanyak 40 siswa dari alumni SMK Dinamika Pembangunan 1 Lulusan tahun 2024 – 2025, dimana setelah mengikuti workshop diharapkan mampu memahami konsep kewirausahaan secara menyeluruh, melakukan riset pasar, serta merancang dan menganalisa usaha yang berkelanjutan. Ide-ide usaha seperti kuliner, kerajinan, dan jasa digital muncul sebagai peluang yang potensial. Sehingga dengan kegiatan ini dapat memberdayakan potensi lokal, serta berkontribusi dalam pengurangan pengangguran dan pengembangan usaha mandiri yang inovatif di kalangan pelajar
Transformasi Digital Sistem Penerimaan Murid Baru di Sekolah Global Mandiri Patrol: Peningkatan Aksesibilitas, Transparansi, dan Efisiensi Administratif Ahmad Turmudi Zy; Agung Nugroho; Sunita Dasman; Donny Maulana; Isarianto isarianto
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Global Mandiri Patrol yang berada di bawah naungan Yayasan Mitra Buana Patrol, Indramayu, Jawa Barat, menghadapi kendala dalam proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang masih dilakukan secara manual berbasis formulir kertas. Kondisi ini menimbulkan beban administratif yang tinggi, keterbatasan akses informasi pendaftaran bagi calon peserta didik dan orang tua, serta komunikasi yang kurang efektif antara sekolah dan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Penerimaan Murid Baru (SISMB) berbasis web sebagai bentuk transformasi digital layanan penerimaan peserta didik. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi program dan analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan platform, pelatihan guru serta staf administrasi, implementasi dan pendampingan awal, serta evaluasi dan perencanaan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa platform SISMB telah berhasil dikembangkan dan diintegrasikan dengan website sekolah, dilengkapi fitur pendaftaran online, unggah dokumen, tracking status, notifikasi otomatis, serta dashboard administrator. Staf sekolah telah menerima pelatihan pengelolaan sistem, dan komitmen keberlanjutan dari yayasan dan kepala sekolah telah terdokumentasi melalui serah terima resmi. Dampak kegiatan meliputi peningkatan aksesibilitas informasi pendaftaran secara 24 jam, penguatan transparansi proses seleksi, dan pengurangan beban administrasi manual. Simpulan kegiatan ini adalah bahwa digitalisasi SPMB merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mendukung transformasi digital lembaga pendidikan swasta di daerah.
Edukasi Penggunaan Gadget Sehat Pada Siswa SDK Yos Sudarso Maumere Marthen Preskapu Wela; Gabriel Rolly Davinsi; Carolus Baga Keupung
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61946/vidheas.v4i1.180

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif apabila tidak disertai dengan pemahaman yang memadai. Permasalahan ini juga ditemukan pada siswa di SD Katolik Yos Sudarso Maumere, di mana terdapat indikasi penyalahgunaan gadget, seperti penggunaan berlebihan dan akses terhadap konten yang tidak sesuai usia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan gadget yang sehat melalui pendekatan edukatif interaktif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan persiapan, penyampaian materi, aktivitas dialogis, evaluasi, dan refleksi. Subjek kegiatan adalah 103 siswa kelas IV dan V. Data diperoleh secara kualitatif melalui observasi, interaksi langsung, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait penggunaan gadget secara bijak, khususnya dalam mengenali dampak negatif serta kemampuan menerapkan strategi sederhana “2T + 1C” (Tutup, Tinggalkan, Cerita) saat menghadapi konten yang tidak sesuai. Siswa juga menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan penyuluhan interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan gadget yang sehat. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model edukasi literasi digital yang sederhana, kontekstual, dan mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar.
Peningkatan Literasi Digital dan Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa SMP Negeri 3 Cikarang Selatan Asep Muhidin; Elkin Rilvani; Ismasari Nawangsih; Wisnu Setyawan
VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : VINICHO MEDIA PUBLISINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61946/vidheas.v4i1.191

Abstract

Transformasi digital telah mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, termasuk penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pendukung belajar. Namun, pemanfaatan teknologi digital oleh peserta didik masih didominasi untuk kebutuhan hiburan dan komunikasi, sementara penggunaan AI sebagai media pembelajaran belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran bagi siswa SMP Negeri 3 Cikarang Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory training yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, diskusi interaktif, simulasi penyusunan prompt, serta praktik langsung penggunaan AI untuk mendukung proses belajar. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi maupun praktik. Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar literasi digital, etika bermedia digital, keamanan data pribadi, serta teknik memanfaatkan AI secara bertanggung jawab untuk membantu memahami materi pelajaran, membuat rangkuman, dan menyelesaikan tugas belajar. Selain memberikan peningkatan wawasan kepada peserta, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara Universitas Pelita Bangsa dan SMP Negeri 3 Cikarang Selatan dalam mendukung penguatan kompetensi digital di lingkungan sekolah. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik (learning by doing) merupakan pendekatan yang efektif untuk memperkenalkan pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran sekaligus mendorong terbentuknya budaya belajar yang lebih kreatif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.