cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Non formal
ISSN : -     EISSN : 30267161     DOI : https://doi.org/10.47134/jpn
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Non formal ISSN 3026-7161 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of September, December, March, and June. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Non-formal include theoretical perspective on non-formal education, community education, adult education, lifeskills, community empowerment, equivalency Education.
Articles 83 Documents
Inclusive Education as an Alternative to Improve Access to Education for Children with Disabilities in Society Ompusunggu, Alex R I; Achidiani, Yani; Permata Nastia, Gina Indah
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 3 (2025): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i3.1528

Abstract

Inclusive education is a strategic approach to ensure equal access to education for children with disabilities while reducing the social discrimination they face. This article employs a literature study method to analyze the role of inclusive education in improving access to education in society. The findings indicate that inclusive education contributes to strengthening social participation, reducing stigma, and creating a supportive learning environment for all children. However, challenges such as limited facilities and lack of teacher training remain significant barriers. This article emphasizes the importance of collaboration between the government, schools, and communities in supporting the effective implementation of inclusive education. Inclusive education is a concrete step toward equality and justice in the education system.
Tari Jaipong di Sanggar Tari Surya Medal Putera Wirahma Sebagai Warisan Budaya Dalam Bingkai Pancasila Putri, Alikha; Fitria, Intan; Girl, Merah; Ikhsan, Signi; Lestari, Yulia; Fitria, Ratna
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i1.1535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sanggar Tari Surya Medal Putera Wirahma dalam melestarikan dan mengembangkan tari Jaipong sebagai implementasi dari nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam kerangka ideologi terbuka. Jaipong, sebagai seni tradisional khas Sunda, tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif dan budaya yang menanamkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, persatuan, dan musyawarah. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi strategi inovatif dalam musik, gerakan, dan kostum yang dilakukan sanggar agar tetap relevan dengan generasi muda tanpa menghilangkan jati diri budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jaipong memainkan peran penting dalam memperkuat identitas budaya lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini juga mengungkap tantangan dalam pelestarian seni tradisional di tengah arus globalisasi dan peran penting komunitas serta lembaga budaya.
Pembelajaran Berbasis Scenario Planning untuk Meningkatkan Growth Mindset dan Koneksi Spiritual Siswa: Studi Kasus di PKBM Madani Hebat Robianti, Febi; Marsahid Agung Sasongko; Nasution, Dini Khalisyah; Idzma Mahayattika
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i4.1566

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis scenario planning dan dampaknya terhadap siswa di PKBM Madani Hebat. Subjek penelitian terdiri dari siswa Program Paket B dan Paket C yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami perubahan positif berupa sikap optimis terhadap masa depan, peralihan pola pikir dari fixed mindset ke growth mindset, serta peningkatan kesadaran spiritual. Peran fasilitator terbukti signifikan dalam mendukung perkembangan emosional dan spiritual siswa. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya integrasi aspek kognitif dan spiritual dalam pembelajaran agar siswa dapat tumbuh secara holistik dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Parent-School Collaboration in Online Curriculum Design for Non-formal Schools in East Java Province, Indonesia: A Design-Based Research Robianti, Febi; Raufu, Mufutau; Amalia, Nurul; Nasution, Dini
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i4.1601

Abstract

This study explores the dynamics of parent-school collaboration in the design of online curricula for non-formal education institutions in East Java Province, Indonesia. Against the backdrop of increasing reliance on digital learning platforms, particularly within community-based educational centers like PKBM, the research addresses a critical gap in understanding how parental involvement can enhance the relevance, accessibility, and effectiveness of online learning. Guided by theories on parenting, educational design, and cultural contextualization, the study adopts a qualitative design-based research approach. Using purposive sampling, data were collected through in-depth interviews, focus group discussions, and document analysis involving educators, parents, and administrators from selected non-formal schools. Thematic analysis revealed several key findings: (1) parent-school collaboration significantly improves curriculum contextualization by incorporating cultural and familial values; (2) communication channels and engagement strategies require structured facilitation to be effective; and (3) such collaboration positively impacts student engagement and learning outcomes. The study concludes that meaningful stakeholder engagement, especially with parents, is essential for tailoring online curricula in non-formal settings, thereby offering a sustainable model for inclusive education across diverse communities in Indonesia.
Benjang Ujung Berung: Melestarikan Budaya, Menjaga Identitas Nasional Zahira Tsurayya Shafa; Mohammad Sandy Ardyansyah; Fathiyya Raihana; Zalfa Baida Chalisa; Tafdhila Hukma Nazahah; Ratna Fitria
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i4.1642

Abstract

Kesenian Benjang merupakan kesenian tradisional Sunda yang memadukan unsur bela diri, musik tradisional, dan akrobat. Kesenian ini tumbuh dan berkembang di daerah Ujung Berung, Bandung, dan memiliki peran penting dalam membentuk identitas budaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi nilai-nilai budaya dalam Seni Benjang dan strategi pelestariannya di tengah tantangan modernisasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pelaku seni, masyarakat lokal, dan generasi muda yang pernah terlibat dalam kegiatan Benjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kesenian Benjang masih dipertahankan melalui pelatihan rutin dan festival kesenian, tantangan seperti kurangnya regenerasi, perubahan persepsi masyarakat, dan kurangnya dukungan pemerintah masih menjadi kendala utama. Untuk itu, pelestarian Benjang membutuhkan pendekatan yang adaptif, seperti pengenalan melalui pendidikan formal dan informal, dukungan komunitas, dan pemanfaatan media digital untuk menjangkau generasi muda. Kolaborasi dengan seni modern juga menjadi alternatif dalam menjaga relevansi Benjang di tengah arus globalisasi. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seniman agar Kesenian Benjang tetap hidup sebagai bagian dari identitas budaya dan kebangsaan bangsa Indonesia
Harmoni Pancasila dan Ilmu Pengetahuan: Telaah atas Tradisi dan Inovasi di Bandung Nurjanah, Siti; Prawira, Nuronia Salsabila; Zahra, Syifa Priscilla; Taufiqul Hakim, Muhammad Naufal; Martyana Putri, Alifa Jelita
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i4.1699

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis proses integrasi nilai-nilai Pancasila dalam wayang golek sebagai bagian dari strategi pelestarian budaya di Bandung, serta mengeksplorasi pandangan para dalang mengenai peran seni ini dalam memperkuat identitas nasional di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara sebagai metode utama pengumpulan data, karena wawancara memungkinkan diperolehnya informasi yang lebih mendalam dibandingkan metode lainnya. Selain itu, pendekatan systematic literature review (SLR) juga diterapkan untuk meninjau penelitian-penelitian sebelumnya secara terstruktur. Melalui perbandingan antara hasil wawancara dengan para dalang dan analisis literatur, artikel ini mengeksplorasi peran wayang golek dalam pendidikan karakter dan pelestarian budaya. Temuan menunjukkan bahwa pertunjukan wayang golek tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan etika yang menginspirasi kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Wayang golek dipandang sebagai pertunjukan yang mengandung tuntunan moral dan sistem ajaran yang membentuk karakter manusia, baik secara emosional maupun metaforis. Nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, keadilan sosial, dan spiritualitas tercermin dalam alur cerita dan tokoh-tokoh wayang golek. Sebagai representasi identitas budaya Sunda, wayang golek memiliki peran penting dalam memperkuat identitas bangsa dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pelestarian wayang golek tidak hanya bernilai seni, tetapi juga merupakan upaya strategis dalam membangun karakter bangsa di tengah arus globalisasi.
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Kepribadian Positif Siswa SMAN 1 Banjaran Salsabila, Alysia Dwi; Priscilla Zahra, Syifa; Jelita Martyana Putri, Alifa; Aulia, Nurul; Wafy Ikhsan, Signi; Ahman, Ahman; Al Hakim, Ibrahim
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i1.1703

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi pendidikan karakter di SMAN 1 Banjaran dengan tujuan menghasilkan peserta didik yang unggul secara intelektual dan memiliki integritas moral. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan fenomena berdasarkan data numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa mengenai pendidikan karakter mencapai 78,48 persen, yang mengindikasikan bahwa siswa memahami prinsip-prinsip seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Selain itu, sikap dan perilaku siswa dipengaruhi oleh pendidikan karakter sebesar 77,08 persen, yang menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter tidak hanya berdampak pada aspek teori, tetapi juga pada perilaku sehari-hari. Rata-rata skor dari kedua indikator tersebut adalah 77,78 persen, yang menandakan adanya pemahaman dan pengaruh positif dari pendidikan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah efektif dalam ranah kognitif maupun afektif serta memainkan peran strategis dalam membentuk kepribadian positif peserta didik.
Implementasi Manajemen Dan Digitalisasi Perpustakaan di SMKN 2 Surabaya Silvy Oktrian, Tiar Aisyana; Imam Safey, Pangeran Ramadhan; Siahaan, Dborah Graciana; Rahma Hernowo, Ayu Angela; Maharani, Intan Arya; Armeilia, Oryza Sativa; Fitri, Aghna Mar’atul; Fitria, Rezki Nurma
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i4.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen dan digitalisasi perpustakaan di SMKN 2 Surabaya, mencakup aspek struktur organisasi, sistem klasifikasi dan katalogisasi, jenis layanan, serta pelaksanaan program literasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus tunggal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pustakawan dan guru, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SMKN 2 Surabaya memiliki struktur organisasi yang jelas dan fungsional, menerapkan sistem klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC), serta memanfaatkan katalog digital dan website sebagai sarana pencarian dan peminjaman buku. Selain itu, layanan perpustakaan sudah berbasis teknologi melalui platform REAL Library, yang mendukung akses informasi secara fleksibel dan mendukung kegiatan literasi digital. Meskipun masih ditemukan penggunaan katalog kartu secara manual, perpustakaan telah berupaya mengembangkan sistem layanan yang modern dan terintegrasi. Program literasi seperti pembacaan buku kelompok dan diskusi aktif turut dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara manajemen profesional dan teknologi digital memainkan peran penting dalam meningkatkan efektivitas layanan perpustakaan dan budaya literasi di sekolah kejuruan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dan teoritis bagi pengembangan sistem perpustakaan digital di jenjang pendidikan menengah kejuruan lainnya
Gotong Royong di Desa Lagadar: Membangun Kebersamaan dengan Nilai Pancasila Aulia, Nurul; Simbolon, Kristin Oule; Zahra, Ai Naya Azkia; Winandar, Diaz Pradipa; Hidayat, Zahra Fauzia; Fitria, Ratna
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i1.1712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai gotong royong sebagai wujud implementasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat Desa Lagadar, serta mengidentifikasi bentuk kegiatan, tantangan, dan dampak sosial yang ditimbulkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi literatur. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur dengan warga dan tokoh masyarakat yang aktif dalam kegiatan gotong royong, sedangkan observasi dilakukan untuk mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan secara nyata. Analisis data dilakukan secara tematik, meliputi reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik gotong royong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi bagian integral kehidupan masyarakat Desa Lagadar, tercermin dalam berbagai kegiatan seperti dukungan kepada keluarga berduka, pembersihan lingkungan, dan pengaturan sistem keamanan kampung. Partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, terutama pemuda, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan gotong royong, meskipun terdapat tantangan berupa kesibukan generasi muda dan adanya kelompok masyarakat yang sulit disatukan. Nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama dan kelima, terimplementasi nyata dalam aktivitas gotong royong dan kegiatan keagamaan. Dampak positif yang dirasakan masyarakat meliputi peningkatan keharmonisan sosial, perbaikan infrastruktur, serta penguatan hubungan antar generasi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program berbasis gotong royong yang lebih inovatif dan inklusif guna memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di era modern.
Peran Tradisi Berbagi Takjil di Desa Tanimulya berbasis Pancasila Kedua sebagai Upaya dalam Menghadapi Tantangan Etika Luthfyah, Nadhifa; Dzakiyyah, Khalisha; Haqiqi, Weby; Natakusumah, Felita; Nafisya, Azzahra; Fitria, Ratna
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 2 No. 4 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v2i4.1764

Abstract

Tradisi berbagi takjil di Desa Tanimulya merupakan salah satu bentuk nyata penerapan nilai kemanusiaan dan gotong royong dalam masyarakat yang beragam. Praktik ini hanya menjadi kebiasaan tahunan, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat karakter masyarakat melalui implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi berbagi takjil dalam menghadapi tantangan etika serta membangun karalter gotong royong di lingkungan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara terhadap warga Desa Tanimulya serta metode kuantitatif dengan membagikan kuesioner berupa deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini memperkuat nilai inklusivitas, keadilan, dan empati, karena pembagian takjil dilakukan tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun agama penerima takjil. Partisipasi generasi muda sangat dominan, sehingga tradisi ini menjadi sarana efektif pendidikan karakter berbasis Pancasila. Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga ketulusan dalam berbagi dan memastikan distribusi adil. Tradisi berbagi takjil di Desa Tanimulya berkontribusi signifikan dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab, mempererat solidaritas sosial, serta menjadi contoh konkret penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi ini perlu dikembangkan dan dilestarikan sebagai bagian dari upaya membangun karakter bangsa.