cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 1,773 Documents
Pengaruh Workload terhadap Psychological Wellbeing dengan Work Engagement sebagai Variabel Mediasi di PT XYZ Inayah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja (workload) terhadap kesejahteraan psikologis (psychological wellbeing) dengan keterikatan kerja (work engagement) sebagai variabel mediasi pada karyawan PT XYZ. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan kerja pada sektor pengelolaan limbah B3 yang menuntut kesiapan fisik dan psikologis karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 300 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari total populasi sebanyak 1.044 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement dan psychological wellbeing. Selain itu, work engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological wellbeing dengan pengaruh yang sangat kuat. Hasil pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa work engagement memediasi secara parsial hubungan antara workload dan psychological wellbeing, dengan pengaruh tidak langsung yang lebih besar dibandingkan pengaruh langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa beban kerja yang dipersepsikan sebagai tantangan kerja dapat meningkatkan keterikatan kerja karyawan, yang selanjutnya berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan teori Job Demands–Resources serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam mengelola beban kerja secara efektif dan meningkatkan keterikatan kerja guna menjaga kesejahteraan psikologis karyawan di lingkungan kerja dengan tuntutan tinggi.
Penguatan Perangkat Desa Melalui Strategi Capacity Building: Praktik Balai Pemerintahan Desa di Yogyakarta Kemendagri Juliansyah, Muhammad Afdal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3534

Abstract

Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pada tahun 2025 menyebabkan penghentian pelatihan formal berbasis APBN di Balai Pemerintahan Desa (Balai Pemdes). Dalam kondisi ini, Balai Pemdes harus menerapkan strategi alternatif agar capacity building bagi perangkat desa tetap berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi alternatif yang diterapkan Balai Pemdes serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa di tengah keterbatasan anggaran. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, analisis dokumen perencanaan, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Pemdes menerapkan beberapa strategi, seperti coaching clinic, asistensi teknis, serta pemanfaatan fasilitas untuk Musdes dan Musrenbang. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa meskipun strategi ini dapat menjaga kesinambungan capacity building, terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan SDM dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pelatihan. Dengan demikian, diperlukan inovasi lebih lanjut agar capacity building tetap berjalan secara efektif di tengah keterbatasan anggaran.
Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Produk Thrift di Pasar Cimol Gedebage Kota Bandung Yusriyyah, Riya; Dedi Gumilar
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3539

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh kualitas produk, harga, dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian produk thrift di Pasar Cimol Gedebage kota Bandung. Penelitian ini mencakup metodologi kuantitatif, deskriptif, dan verifikatif. Analisis datanya dilakukan dengan regresi linier berganda lewat software SPSS versi 31. Sampel populasi yang digunakan yaitu 100 orang yang pernah membeli produk thrift di Pasar Cimol Gedebage. Data dikumpulkan dengan metode survei online melalui kuesioner. Kajian ini mengungkapkan bahwa kualitas produk dan gaya hidup tidak terlalu berpengaruh besar pada keputusan pembelian produk thrift di Pasar Cimol Gedebage kota Bandung, namun harga mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk thrift di Pasar Cimol Gedebage kota Bandung. Secara keseluruhan, keputusan pembelian produk thrift di Pasar Cimol Gedebage sangat dipengaruhi oleh kualitas produk, harga, dan gaya hidup. Hasil uji regresi pada kualitas produk, harga, dan gaya hidup semuanya memiliki dampak positif dan signifikan pada keputusan pembelian. dengan nilai R² 0,416, yang lainnya dipengaruhi oleh variabel-variabel dari luar penelitian ini.
Pengaruh Praktik Kerja Lapangan dan Motivasi Memasuki Dunia Kerja terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa dan Siswa di Kota Semarang Rahma Linda Khamidah; Lutfi Nurcholis
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3540

Abstract

Kesiapan kerja merupakan isu strategis dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif, khususnya di era revolusi industri 4.0 dan 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik kerja lapangan (PKL) dan motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa dan siswa di Kota Semarang, serta menguji pengaruh motivasi memasuki dunia kerja terhadap pelaksanaan PKL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden mahasiswa dan siswa yang pernah atau sedang mengikuti PKL di Kota Semarang, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kerja lapangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Selain itu, motivasi memasuki dunia kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, serta memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap pelaksanaan PKL. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi merupakan faktor internal yang dominan dalam membentuk kesiapan kerja, sekaligus berperan penting dalam mengoptimalkan pengalaman PKL. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas PKL perlu diiringi dengan penguatan motivasi peserta didik agar kesiapan kerja dapat terbentuk secara optimal.
Kebebasan Berpendapat dan Perlindungan Reputasi dalam Penerapan Pasal 27 Ayat (3) UU ITE Kadek Ferdian Dwi Arsa; Dewa Gede Herman Yudiawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3541

Abstract

Perkembangan media sosial memperluas ruang ekspresi publik sekaligus menghadirkan tantangan dalam perlindungan reputasi di ranah digital. Penelitian ini mengkaji batas kebebasan berpendapat dalam sistem hukum Indonesia dengan fokus pada penerapan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini menganalisis rumusan delik dan praktik penegakan hukum terkait pencemaran nama baik elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumusan pasal tersebut masih bersifat overbroad dan multiinterpretatif sehingga berpotensi mengkriminalisasi kritik yang sah. Ketidakpastian hukum ini dapat menekan partisipasi publik. Oleh karena itu, diperlukan penerapan prinsip proporsionalitas, penilaian niat jahat, serta pengutamaan mekanisme non-pidana untuk mewujudkan ruang digital yang demokratis dan berkeadilan.
Menggali Konsep Hadhanah: Solusi untuk Mengatasi Eksploitasi Anak di Dunia Maya Nurma Harana Mora Siregar; Muhammad Ichsan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3543

Abstract

Kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah memberikan dampak signifikan terhadap anak-anak, termasuk risiko eksploitasi seperti pelecehan seksual dan perundungan siber. Konsep hadhanah dalam hukum Islam dieksplorasi dalam artikel ini sebagai solusi untuk melindungi anak di era digital. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang menekankan analisis literatur terkait hadhanah dan perlindungan anak. Sumber data yang digunakan mencakup buku, artikel ilmiah, dan dokumen dari lembaga terkait. Pembahasan menyoroti pentingnya tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan anak serta kebutuhan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang aman. Selain itu, pendidikan mengenai penggunaan media sosial yang aman perlu diintegrasikan agar anak-anak dapat memahami risiko yang ada. Diharapkan, konsep hadhanah dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap eksploitasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan anak harus dilakukan secara komprehensif, dengan penekanan pada regulasi yang lebih ketat dan edukasi yang berkelanjutan. Dengan penerapan prinsip-prinsip hadhanah, diharapkan strategi perlindungan yang efektif dapat dikembangkan, sehingga anak-anak dapat menggunakan media sosial dengan aman. Tingkat kesadaran masyarakat dan pemahaman tentang hak-hak anak perlu ditingkatkan agar nilai-nilai hadhanah dapat diinternalisasi dalam komunitas, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang.
Peran Organisasi Keagamaan Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Sukma Anum; Putri Ayyu Asmarallaun; Janet Azahara; Ahmad Daffaa Husni Labib; Muhlisin, Muhlisin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi keagamaan mahasiswa dalam membentuk dan memperkuat sikap moderasi beragama di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya isu radikalisme dan pandangan keagamaan eksklusif di lingkungan pendidikan tinggi, sehingga organisasi keagamaan dipandang sebagai agen strategis dalam proses internalisasi nilai keagamaan yang inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap pengurus dan anggota organisasi keagamaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi keagamaan seperti PMII, IPNU/IPPNU, LPTQ, dan organisasi serupa menjalankan fungsi pembinaan keagamaan melalui kajian tematik, kaderisasi, forum diskusi lintas pemikiran, serta kegiatan sosial keagamaan yang melibatkan masyarakat. Proses tersebut menjadi sarana internalisasi nilai moderasi beragama yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman mahasiswa tentang komitmen kebangsaan, toleransi, penyelesaian konflik secara damai, dan penerimaan terhadap budaya lokal. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi keagamaan juga mendorong lahirnya sikap keberagamaan yang reflektif, kritis, dan kontekstual. Dengan demikian, organisasi keagamaan memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung visi perguruan tinggi Islam untuk mencetak lulusan yang moderat, berwawasan kebangsaan, dan mampu menghadapi dinamika masyarakat majemuk.
Pengaruh Live Streaming Selling Terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z Melalui Tiktok Dengan Brand Awareness Sebagai Variabel Mediasi Pada Wear Kaza Indonesia Widyasuari, Ni Luh Gede; Suparna, I Putu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3547

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial mendorong perubahan perilaku konsumen, khususnya Generasi Z, dalam melakukan keputusan pembelian. Salah satu strategi pemasaran digital yang semakin populer adalah live streaming selling melalui platform TikTok, yang menawarkan interaksi dua arah secara real-time antara penjual dan konsumen. Live streaming selling tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga berpotensi membangun brand awareness yang kuat, sehingga memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming selling terhadap keputusan pembelian Generasi Z melalui TikTok dengan brand awareness sebagai variabel mediasi pada Wear Kaza Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan pada platform TikTok Wear Kaza Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh pengikut akun TikTok Wear Kaza Indonesia sebanyak 35.000 orang berusia 18–24 tahun yang aktif mengikuti dan berinteraksi dalam fitur live streaming selling. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria Generasi Z, baik laki-laki maupun perempuan, yang pernah melakukan pembelian dan menggunakan produk Wear Kaza Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert untuk mengukur variabel live streaming selling, brand awareness, dan keputusan pembelian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebagai data primer, serta studi dokumentasi dan observasi sebagai data pendukung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS), yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, pengujian model pengukuran (outer model), dan model struktural (inner model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, live streaming selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness, brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, serta brand awareness mampu memediasi pengaruh live streaming selling terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya peran live streaming selling dalam meningkatkan brand awareness dan mendorong keputusan pembelian Generasi Z pada platform TikTok.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Fasilitas Parkir Dan Sistem Pembayaran Non-Tunai Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada PT Securindo Packatama Indonesia Di Mall Living World Denpasar Abdullah, Selvi N; Putri, Putu Riana Artyanti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3549

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan, fasilitas parkir, dan sistem pembayaran non-tunai memengaruhi kepuasan pelanggan pengguna layanan parkir di Mall Living World Denpasar. Perubahan pola kebutuhan masyarakat terhadap layanan parkir yang mengutamakan kecepatan, kenyamanan, keamanan, serta kemudahan transaksi digital menjadi dasar pentingnya penelitian ini. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 384 responden. Analisis data dilakukan melalui uji deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel kualitas pelayanan, fasilitas parkir, dan sistem pembayaran non-tunai secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini terlihat dari nilai t hitung 16,116, 15,732, dan 15,955 dengan tingkat signifikansi 0,000. Uji simultan juga membuktikan bahwa ketiganya berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F hitung 253,253 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R² sebesar 0,664 mengindikasikan bahwa 66,4% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan yang optimal, fasilitas parkir yang mendukung kenyamanan, serta sistem pembayaran digital yang praktis menjadi faktor penting dalam membentuk tingkat kepuasan pelanggan. Temuan ini menjadi dasar bagi pengelola parkir untuk terus meningkatkan mutu layanan sesuai kebutuhan pengguna.
Identifikasi Data Jumlah Anak Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas 1 Kupang Finsensius Samara; Jacinta Da Reissureicao Do Carmo; Agustinus Renaldus J. Djuma; Karmelia Cindiawati Tatu; Arnoldus Martinus Sanggu; Yohanes Saverio Kewasa RL; Aristoteles Nahak
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi data anak pidana dan menganalisis pelaksanaan pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas 1 Kupang, serta kesesuaiannya dengan Undang-Undang Perlindungan Anak (UU No. 35/2014) dan Sistem Peradilan Pidana Anak (UU No. 11/2012). Metode yang digunakan adalah wawancara untuk mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan LPKA Klas 1 Kupang menahan total 44 anak pidana, terdiri dari 22 Anak Binaan (usia di bawah 18 tahun) dan 22 Narapidana (usia 18 tahun ke atas). Mayoritas kasus adalah Perlindungan Anak (80%), diikuti oleh kasus Kesusilaan, Ketertiban Umum, dan Pembunuhan. Program pembinaan yang dilaksanakan meliputi pendidikan, pembinaan kepribadian, dan kemandirian sesuai UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Terdapat perbedaan perlakuan, di mana Anak Binaan menerima pendidikan formal, sementara Narapidana diberikan pekerjaan (seperti membersihkan halaman) karena dianggap telah dewasa. Analisis mendalam menemukan adanya inkonsistensi utama dengan peraturan perundang-undangan. Petugas LPKA mempertahankan Narapidana berusia 18 hingga 21 tahun karena alasan penilaian subjektif "kepribadian yang masih anak-anak," yang secara langsung melanggar Pasal 86 UU SPPA dan definisi usia anak (Pasal 1 UU Perlindungan Anak). Praktik ini berpotensi menimbulkan diskriminasi dan eksploitasi ekonomi pada narapidana dewasa. Secara keseluruhan, meskipun program pembinaan secara umum mendukung rehabilitasi, inkonsistensi penempatan usia ini menjadi pelanggaran mendasar terhadap prinsip hak anak. Penelitian merekomendasikan penegakan ketat batas usia transfer ke Lapas Pemuda/Dewasa, standarisasi program pembinaan, dan pelatihan petugas untuk memastikan perlakuan yang objektif dan adil.