cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 3,118 Documents
Strategi Guru Dalam Mengenalkan Batasan Aurat Dan Adab Berpakaian Islami Pada Anak Usia Dini Di Tkit Al-Hasan Kota Bangun Ani Sri Mulyani; Tika Wulan Dari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5416

Abstract

Penanaman pemahaman mengenai adab berpakaian dan batasan aurat pada anak usia dini merupakan fondasi krusial bagi pembentukan identitas serta akhlak mereka. Fokus penelitian ini adalah mengeksplorasi strategi yang diterapkan pendidik di TKIT Al-Hasan Kota Bangun dalam mengajarkan konsep tersebut. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah pustaka. Proses analisis data mencakup reduksi, penyajian, hingga penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Temuan studi mengungkapkan bahwa strategi guru meliputi pemberian contoh nyata (keteladanan), pembiasaan rutin, serta penggunaan teknik belajar yang kreatif seperti bermain peran dan bercerita. Guru memberikan contoh berpakaian sesuai nilai Islam, membiasakan anak berpakaian rapi dan menutup aurat dalam kegiatan sehari-hari, serta menanamkan pemahaman bahwa berpakaian sopan merupakan bagian dari nilai spiritual dan identitas seorang muslim. Dalam pelaksanaannya, guru menghadapi kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anak dan latar belakang keluarga. Oleh karena itu, guru menerapkan pendekatan yang sabar dan konsisten melalui penjelasan sederhana, contoh konkret, serta komunikasi dengan orang tua agar pembiasaan berpakaian Islami dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah maupun di rumah.
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Lingkungan Multiaktivitas Di Pondok Pesantren As-Syafi’iyah Soleh, Rizky Ainun; Dahlan, Ahmad Zaeni
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5417

Abstract

Riset ini mencoba membongkar persoalan pembelajaran bahasa Arab di Asrama Bahasa Arab Pondok Pesantren As-Syafi'iyah, tempat di mana santri menjalani aktivitas yang luar biasa padat. Bagaimana mereka dan para ustadz menghadapi tantangan belajar bahasa di tengah kesibukan akademik, sosial, dan keagamaan? Itulah yang ingin kami ungkap. Kami pakai pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus karena metode ini memungkinkan penggalian mendalam terhadap pengalaman nyata dan strategi adaptif yang muncul. Data dikumpulkan lewat wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Partisipannya: beberapa ustadz bahasa Arab, musyrif asrama dan santri yang dipilih secara purposive. Hasilnya? Ada tiga temuan besar. Pertama, lingkungan multiaktivitas ternyata benar-benar menekan. Waktu terbatas, beban kognitif santri tinggi. Kedua, muncul strategi kreatif seperti pembelajaran kontekstual yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari atau kolaborasi antar teman. Cara-cara ini cukup efektif menjaga praktik berbahasa tetap jalan. Ketiga, konsistensi penggunaan bahasa Arab masih jadi masalah serius. Banyak santri takut salah saat bicara, ditambah kurangnya dukungan sosial dari lingkungan. Temuan ini memperkuat relevansi Sociocultural Learning Theory dan Cognitive Load Theory dalam konteks pesantren, menegaskan bahwa pemerolehan bahasa sangat dipengaruhi interaksi sosial, budaya institusional, dan manajemen aktivitas. Secara praktis, kami merekomendasikan kebijakan manajemen waktu yang lebih humanistik dan pelatihan guru sebagai fasilitator. Riset selanjutnya bisa mengeksplorasi integrasi teknologi digital untuk memperkuat lingkungan berbahasa.
Pencegahan dan Penanganan Perundungan pada Mahasiswa dalam Perspektif PPKPT: Analisis Kasus Lintas Yuridiksi Maukar, Michelle Regine; Suciara, Angelica; Idias, Bryan; Huberta, Grace Amaze; Hakim, Irfan; Fewsan, Kimberly; Tombeg, Meiraate Leos Lediana; Welly, Nimrod; Susanti, Tri; Prabowo, Tri Widyasto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5418

Abstract

Penelitian ini membahas pencegahan dan penanganan perundungan (bullying) pada mahasiswa dalam perspektif Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT), khususnya dalam kasus yang melibatkan lintas yuridiksi. Perundungan dipahami sebagai perilaku tidak menyenangkan yang disengaja, terjadi berulang, dan melibatkan ketimpangan kekuasaan yang dapat menimbulkan dampak psikologis dan sosial bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum PPKPT sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, mengidentifikasi bentuk-bentuk perundungan di lingkungan perguruan tinggi, serta mengkaji mekanisme penanganan dalam kasus lintas yurisdiksi yang melibatkan lebih dari satu kewenangan hukum.   Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta didukung dengan analisis kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan kasus lintas yurisdiksi memerlukan koordinasi antar perguruan tinggi dan aparat penegak hukum, dengan menempatkan perlindungan korban sebagai prioritas utama. Selain itu, upaya pencegahan harus dilakukan melalui kebijakan kampus, edukasi, serta keterlibatan komunitas, termasuk lingkungan non-formal seperti gereja. Kesimpulannya, efektivitas PPKPT sangat bergantung pada akuntabilitas institusi, koordinasi lintas yurisdiksi, serta pendekatan yang berpusat pada korban guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif.      
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di Sekolah Dasar Islam Terpadu An-Nur Yusra, Hasbi; Mahyani, Aang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5419

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya pembinaan karakter keagamaan pada peserta didik sejak tingkat pendidikan dasar sebagai fondasi utama untuk mengembangkan karakter dan moralitas anak. tenaga pendidik mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mempunyai pendekatan strategis dalam proses ini melalui interaksi sehari-hari, pembentukan kebiasaan, dan keteladanan di lingkungan sekolah. Tujuan kajian yang dilaksanakan adalah untuk mengkaji peran pendidik aspek keislaman dalam mengembangkan karakter keagamaan yang dimiliki siswa di SD Islam Terpadu An-Nur Gemolong. Kajian ini menerapkan metode kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas satu tenaga pendidik mata pelajaran yang berkaitan dengan pendidikan agama Islam dan seorang wali kelas yang telah ditentukan secara purposive dan dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap penyederhanaan data, penyusunan data, serta perumusan kesimpulan.. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui adanya pengembangan karakter keagamaan peserta didik dilaksanakan secara menyeluruh melalui perpaduan pendidikan, kegiatan keagamaan, dan hubungan sosial di sekolah. Peran seorang guru adalah untuk menjadi pembimbing dalam hal-hal keagamaan, secara konsisten melaksanakan kegiatan keagamaan, dan mengajarkan adab dan akhlak mulia. Keberhasilan pengembangan karakter juga dipengaruhi oleh hubungan antara guru, wali kelas dan orang tua. Meskipun kendala yang timbul dari perbedaan karakteristik peserta didik dan dampak lingkungan eksternal. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembelajaran kooperatif dan berkelanjutan untuk mengembangkan karakter keagamaan peserta didik.
Deepfake Pornografi dan Transformasi Kejahatan Siber di Era AI Generatif Maukar, Michelle Regine; Suciara, Angelica; Michelin, Darrel; Lowa, Giovano Allan; Huberta, Grace Amaze; Fewsan, Kimberly; Fathoni, M. Almer; Tombeg, Meiraate Leos Lediana; Guntoro, Muhammad Bintang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5420

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) generatif telah membawa perubahan besar dalam dunia digital. Dengan adanya kemajuan teknologi AI yang signifikan membawa berbagai dampak dalam pola kejahatan siber. AI memungkinkan siapa saja untuk membuat konten seperti gambar atau video yang terlihat nyata, tanpa memerlukan keahlian teknis yang tinggi. Akibatnya, kejahatan siber yang sebelumnya membutuhkan keterampilan khusus kini menjadi lebih mudah dilakukan hanya dengan akses terhadap teknologi. Salah satu bentuk kejahatan yang muncul sebagai dampak dari kemajuan AI ini adalah deepfake pornografi, yaitu pembuatan konten pornografi dengan menggunakan wajah atau identitas seseorang tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kejahatan siber berubah di era AI generatif, bagaimana  fenomena deepfake pornografi dalam perubahan tersebut, serta bagaimana dampaknya terhadap sistem hukum di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI generatif telah mengubah struktur kejahatan siber dari yang berbasis keterampilan menjadi berbasis akses, sehingga jumlah pelaku berpotensi meningkat dan kejahatan menjadi lebih luas penyebarannya. Selain itu, hukum yang ada saat ini masih menghadapi kesulitan dalam mengatur dan menanggulangi kejahatan berbasis teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan hukum yang lebih adaptif agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Metode Menghafal Alqur’an Di Pondok Pesantren Nurussunnah Semarang Gustami, Belina Anggia; Hardono, Abdullah Yusuf
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode menghafal Al-Qur’an yang diterapkan di Pondok Pesantren Nurussunnah Semarang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurussunnah Semarang dilaksanakan melalui metode tikrar (pengulangan), setoran hafalan kepada ustadz, dan muraja’ah harian maupun berkala. Metode tersebut dinilai efektif karena didukung oleh lingkungan pesantren yang kondusif, kedisiplinan jadwal, peran aktif ustadz, serta motivasi spiritual santri. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan hafalan santri, kejenuhan dalam pengulangan, kelelahan fisik, dan kesulitan pada ayat-ayat tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode hafalan yang terstruktur dan konsisten mampu meningkatkan kualitas hafalan santri dan relevan untuk dikembangkan dalam pembelajaran tahfidz di pesantren
Interpretasi Masyarakat Lingkungan Ciwaru Masjid Terhadap Kehidupan Mahasiswa Kos FKIP Untirta Masni, Rani; Subhan Widiansyah; Stevany Afrizal; Rizki Setiawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5422

Abstract

Kehadiran mahasiswa kos di lingkungan sekitar kampus menimbulkan dinamika sosial yang memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap kehidupan mahasiswa. Di Lingkungan Ciwaru Masjid RT 02 RW 08, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa hidup berdampingan dengan masyarakat yang masih kuat memegang norma sosial setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi masyarakat terhadap kehidupan mahasiswa kos FKIP Untirta di lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan, yang terdiri dari empat informan utama (tokoh masyarakat, ketua RT, pemilik kos, dan warga setempat) serta dua informan pendukung (mahasiswa kos). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya memiliki pandangan positif terhadap mahasiswa. Mahasiswa dipandang sebagai individu terdidik yang berperilaku sopan serta memberikan kontribusi ekonomi bagi lingkungan sekitar. Namun, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan masih dinilai terbatas. Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat terjalin melalui penyesuaian perilaku dan penghormatan terhadap norma lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interpretasi masyarakat terbentuk melalui konstruksi sosial dalam interaksi sehari-hari, sehingga menciptakan hubungan yang relatif harmonis meskipun masih terdapat jarak sosial.  
Konsep pendidikan islam menurut ulama salaf Hanafi, Roy
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5423

Abstract

penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsep pendidikan islam menururt ulama salaf. metode penelitian yang saya gunakan adalah metode kualitatif dan menggunakan jenis pendekatan penelitian kepustakaan yang memuat teori-teori yang relevan dengan masalah penelitian. studi pustaka adalah tenik pengumpulan data dengan cara melakukan telaah buku, literatur, catatan dan laporan yang berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan. dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode penulisan literatur yang dilakukan melalui pengumpulan data yang diperoleh dari teori dengan mengkaji buku-buku, artikel jurnal, yang berkaitan dengan konsep pendidikan islam menurut ulama salaf. sedangkan alat pengumpulan data dalam penulisan karya ilmiah ini adalah pengumpulan data dalam penelitian ke pustakaan pada umumnya. alat pengumpulan data ini berupa pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang terdiri dari sumber data sekunder dan sumber data primer dalam pendidikan secara umunya konsep pendidikan sangat penting dari tercapainya kualitas pendidikan yang baik terkhusus dalam pendidikan islam.
Efektivitas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Pada Sengketa Pengalihan Fungsi Lahan Sawah Menjadi Kawasan Komersial DiKabupaten Buleleng Pranindya, Kadek Reza Ayuning; Dantes, Komang Febrinayanti; Hadi, I Gusti Ayu Apsari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengaturan pengalihan fungsi lahan sawah dalam perspektif Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Buleleng, serta untuk mengetahui kendala dan upaya dalam penyelesaian sengketa yang timbul akibat pengalihan fungsi kahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif, yaitu mengkaji keterkaitan antara norma hukum yang berlaku (das sollen) dengan fakta hukum yang terjadi di lapangan (das sein). Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder berupa peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan daerah, serta informasi dari instansi terkait dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng belum berjalan secara optimal. Hal ini dipengaruhi oleh kepentingan pembangunan kawasan komersial, faktor ekonomi masyarakat, serta rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lahan pertanian. Selain itu, dalam penyelesaian sengketa pengalihan fungsi lahan sawah terdapat kendala berupa benturan kepentingan antara kepentingan publik dan kepentingan privat, persepsi masyarakat mengenai hak kepemilikan tanah yang dianggap mutlak, serta tekanan sosial dalam perubahan pemanfaatan lahan. Oleh karena itu, DPRD Kabupaten Buleleng melakukan berbagai upaya, antara lain menampung aduan masyarakat, melakukan peninjauan lapangan, memediasi para pihak yang bersengketa, serta memberikan rekomendasi kebijakan guna mengendalikan pengalihan fungsi lahan agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Konsep Tarbiyah Nabawiyah Dalam Pendidikan Anak Dan Remaja Berdasarkan Tahap Perkembangan Usia (0-15) Juwita, Istiana; Mahyani , Aang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5429

Abstract

Pendidikan Islam menuntut pendekatan yang selaras dengan fitrah dan tahap perkembangan usia peserta didik. Fenomena ketimpangan moral dan kegagalan pembinaan karakter pada anak dan remaja menunjukkan adanya jarak antara praktik pendidikan kontemporer dan konsep tarbiyah Islam yang autentik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep tarbiyah nabawiyah berbasis hadis dengan menekankan kesesuaian metode pendidikan terhadap tahap perkembangan anak dan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Sumber data utama berupa hadis-hadis tarbawi yang relevan, didukung oleh syarah hadis serta pandangan ulama klasik dan kontemporer. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis tematik (thematic analysis) untuk mengelompokkan hadis berdasarkan fase usia dan menarik makna pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarbiyah Nabi Muhammad ﷺ disusun secara bertahap (tadarruj), memperhatikan kesiapan psikologis dan spiritual anak, serta menyeimbangkan aspek iman, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Pendidikan pada fase usia dini menekankan kasih sayang dan pembentukan fitrah; fase kanak-kanak menekankan pembiasaan ibadah dan adab; fase remaja menekankan penguatan kontrol diri dan tauhid; sedangkan fase dewasa awal menekankan tanggung jawab syar‘i dan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa tarbiyah nabawiyah memiliki landasan pedagogis yang sistematis dan relevan untuk dijadikan paradigma pengembangan pendidikan Islam kontemporer