Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles
1,031 Documents
Kewajiban Saksi Instrumenter Dalam Perspektif Kerahasiaan Akta Notaris
Zidan Ramadhan;
Ahmad Syaufi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1767
Kehadiran saksi instrumenter dalam pembuatan akta autentik merupakan syarat formal yang diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN), namun kewajiban mereka dalam menjaga kerahasiaan isi akta belum secara tegas diatur dalam norma hukum positif. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait kerentanan informasi yang bersifat rahasia dan strategis dalam akta notaris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum dan tanggung jawab saksi instrumenter dalam perspektif kerahasiaan akta notaris serta menggagas kebutuhan reformulasi hukum sebagai solusi atas kekosongan norma. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan sifat preskriptif, melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, asas hukum, serta doktrin hukum relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara praktik saksi instrumenter hanya bertugas secara administratif, namun aksesnya terhadap isi akta menuntut pengakuan tanggung jawab hukum atas kerahasiaan informasi. Ketiadaan norma eksplisit menimbulkan potensi pelanggaran hukum yang tidak dapat dimitigasi secara adil. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pembentukan norma hukum baru yang menetapkan kewajiban saksi instrumenter dalam menjaga rahasia akta, demi menjamin perlindungan hukum, integritas profesi notaris, dan kepercayaan publik terhadap sistem kenotariatan
Pembagian Harta Peninggalan Orang Tua Angkat Dengan Anak Angkat Yang Dibuat Oleh Notaris
Muhammad Adnan Ramadhani;
Mispansyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1768
Pengangkatan anak dalam konteks hukum Indonesia menimbulkan kompleksitas tersendiri, khususnya dalam hal pembagian warisan antara anak angkat dan orang tua angkat. Sistem hukum yang pluralistik meliputi KUHPerdata, hukum Islam, dan hukum adat menghasilkan perbedaan mendasar dalam penentuan hak waris anak angkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap anak angkat dalam pembagian harta peninggalan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan teori maqāṣid al-syarī‘ah, serta menelaah pelaksanaannya melalui wasiat yang disahkan notaris. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan doktrinal melalui kajian terhadap peraturan, doktrin, dan literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam KUHPerdata, anak angkat hampir setara dengan anak kandung dalam hak waris, sedangkan dalam hukum Islam hanya berhak melalui wasiat wajibah maksimal sepertiga harta. Notaris memiliki peran krusial dalam menjamin legalitas dan kehati-hatian dalam penyusunan akta wasiat agar sesuai prinsip keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan hukum. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara nilai syariat dan sistem hukum positif dalam menjamin kepastian dan keadilan bagi anak angkat
Perlindungan Hukum Bagi Pihak Investor Akibat Pemutusan Perjanjian Bangun Guna Serah Secara Sepihak
Haganta Michael Raja;
Rachmadi Usman
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1769
Skema Bangun Guna Serah (Build Operate and Transfer/BOT) merupakan salah satu bentuk kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta dalam pengelolaan infrastruktur publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari pemutusan sepihak perjanjian Bangun Guna Serah oleh pemerintah serta mengkaji bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi investor berdasarkan sistem hukum perdata Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin, dan yurisprudensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemutusan sepihak tanpa dasar yang sah merupakan pelanggaran terhadap asas pacta sunt servanda dan dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Perlindungan hukum terhadap investor dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yakni preventif dengan akta notariil dan klausul arbitrase dalam kontrak, serta represif melalui gugatan perdata. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan instrumen hukum dalam kontrak BGS guna menciptakan kepastian dan keadilan hukum bagi para investor yang bermitra dengan pemerintah
Pertanggungjawaban Perdata Korporasi atas Kerusakan Lingkungan: Studi Kasus Greenwashing
Sri Wanda Ismail
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1770
Fenomena greenwashing semakin mengkhawatirkan di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban perdata korporasi atas kerusakan lingkungan yang timbul dari praktik greenwashing, dengan menelaah efektivitas kerangka hukum yang berlaku serta mengidentifikasi tantangan implementatif dan strategi penguatan regulasi. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan, serta analisis yuridis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat prinsip strict liability dan onrechtmatige daad, praktik greenwashing sulit dijerat secara hukum karena lemahnya pembuktian dan belum adanya norma eksplisit. Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi regulasi dengan standar internasional, penguatan penegakan hukum, edukasi publik, serta kolaborasi lintas sektor sebagai solusi untuk meningkatkan akuntabilitas korporasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan
Pengembangan Media Pop Up Book Untuk Anak Usia Dini di PAUD Nurul Iman Kec. Patumbak
Viana, Devi Lola;
Harahap, Juli Yanti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1771
Kemampuan bahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu didukung melalui media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pop up book yang dilengkapi dengan buku panduan sebagai alat bantu pembelajaran bahasa anak usia dini di PAUD Nurul Iman Kecamatan Patumbak, serta untuk menguji tingkat kelayakannya melalui validasi ahli dan implementasi lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak usia dini dan satu guru kelas. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh skor kelayakan 92% dari ahli materi dan 93% dari ahli media, dikategorikan sebagai “Sangat Layak”. Implementasi media dalam kelas menunjukkan peningkatan minat belajar dan kemampuan bahasa anak. Temuan ini menunjukkan bahwa media pop up book efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini, serta dapat direkomendasikan sebagai inovasi media edukatif yang aplikatif
Pengembangan Media Spindle Box Untuk Anak Usia Dini di RA Al Hidayah Kec. Pantai Cermin
Kamal, Aulia;
Harahap, Juli Yanti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1772
Kemampuan berhitung merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Namun, pembelajaran berhitung yang dilakukan secara konvensional dengan media seadanya cenderung kurang menarik dan tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Spindle Box yang dilengkapi dengan buku panduan penggunaan sebagai alat bantu pembelajaran berhitung di RA Al-Hidayah Kecamatan Pantai Cermin. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 anak usia dini dan 1 guru kelas, dengan data diperoleh melalui angket dan wawancara. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Spindle Box memperoleh skor kelayakan sebesar 94% dari ahli materi dan 92% dari ahli media, yang dikategorikan “Sangat Layak.” Guru menyatakan bahwa media ini mempermudah pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan serta antusiasme anak. Spindle Box terbukti efektif dalam menstimulasi kemampuan berhitung anak dan layak digunakan sebagai media pembelajaran di lembaga PAUD.
Penguatan Manajemen Sekolah di Daerah 3T: Pendampingan Legalitas dan Tata Kelola SD Islam Al-Munawarah Indragiri Hilir
Said Maskur
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 1 No 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v1i2.1781
Wilayah 3T di Indonesia menghadapi tantangan struktural dalam pengelolaan pendidikan, termasuk keterbatasan sumber daya, infrastruktur, dan legalitas kelembagaan. SD Islam Al-Munawarah di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi contoh nyata sekolah yang beroperasi tanpa izin resmi dan manajemen yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan legalitas kelembagaan serta pelatihan manajemen sekolah secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan lapangan, berupa penyusunan dokumen legalitas seperti SIO dan NPSN, pengisian Dapodik, serta pelatihan manajemen mencakup perencanaan strategis, pengelolaan SDM, dan evaluasi pendidikan. Hasilnya, sekolah berhasil memperoleh legalitas resmi dan menerapkan prinsip manajemen berbasis data. Kegiatan ini berdampak pada penguatan kapasitas institusi serta meningkatkan profesionalisme tata kelola sekolah. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah di daerah 3T mampu mendorong transformasi kelembagaan yang berkelanjutan dan bermakna.
Pendampingan Penyusunan Renstra Berbasis Nilai-Nilai Islam di SMAIT Al-Hadaya sebagai Sekolah Inklusif
Said Maskur
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 1 No 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v1i2.1782
Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) merupakan kebutuhan esensial bagi lembaga pendidikan Islam dalam mewujudkan tata kelola yang profesional dan berorientasi jangka panjang. Renstra tidak hanya menjadi instrumen administratif, tetapi juga peta jalan untuk mewujudkan visi dan misi kelembagaan. SMAIT Al-Hadaya sebagai sekolah Islam inklusif di daerah pesisir Riau menghadapi tantangan dalam menyusun Renstra yang sistematis dan berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi proses penyusunan Renstra periode 2025–2029 dengan pendekatan partisipatif dan berbasis nilai Qurani. Metode yang digunakan meliputi workshop, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan intensif bersama tim sekolah dan yayasan. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghasilkan dokumen Renstra yang sistematis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran strategis, transformasi budaya manajerial, serta penguatan identitas kelembagaan sebagai sekolah Islam yang responsif dan adaptif. Kegiatan ini memberikan implikasi penting bagi model penguatan tata kelola pendidikan Islam di wilayah tertinggal melalui kolaborasi akademik dan pendekatan reflektif berbasis nilai.
Analisis Persepsi Kemudahan dan Keamanan Penggunaan QRIS Sebagai Alat Pembayaran Digital Terhadap Minat Gen Z Dalam Menggunakan QRIS di Kota Bandung
Yuni Yuniarti;
Listri Herlina
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1798
Transformasi sistem pembayaran digital di Indonesia mengalami percepatan signifikan melalui implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai instrumen utama dalam mendukung inklusi keuangan nasional. Generasi Z menjadi kelompok pengguna potensial mengingat karakteristik mereka sebagai digital native yang mengutamakan kemudahan dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan keamanan terhadap minat penggunaan QRIS oleh Generasi Z di Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner, yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, persepsi kemudahan dan keamanan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan QRIS, dengan nilai determinasi sebesar 96,1%. Temuan ini menegaskan bahwa QRIS tidak hanya menawarkan efisiensi transaksi, tetapi juga mampu memenuhi ekspektasi keamanan pengguna digital muda. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi peningkatan literasi keuangan digital dan desain sistem pembayaran yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda.
Analisis Dramaturgi Pada Media Sosial: Second Account di Instagram Sebagai Alter Ego
Shafira Aurenevia Dwirakhmawati;
Detya Wiryany
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61104/alz.v3i3.1815
Fenomena penggunaan akun kedua (second account) di Instagram menunjukkan adanya pergeseran paradigma dalam representasi diri di ruang digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan psikologis dan sosial di balik penggunaan akun kedua sebagai alter ego, serta memahami proses pembentukan kesan yang terjadi di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan informan berusia 20–30 tahun di Kabupaten Majalengka yang aktif menggunakan akun kedua di Instagram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teori dramaturgi Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun kedua berfungsi sebagai “panggung belakang” yang memberikan ruang lebih autentik bagi pengguna untuk mengekspresikan emosi, hobi, dan identitas yang tersembunyi tanpa tekanan sosial. Sementara akun utama cenderung menampilkan citra ideal di hadapan publik, akun kedua menghadirkan kenyamanan psikologis dan kebebasan ekspresi. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan second account merupakan strategi adaptif untuk menjaga keseimbangan antara identitas pribadi dan identitas publik dalam menghadapi tuntutan sosial era digital.