cover
Contact Name
Irma Rahmawati
Contact Email
irahmairma@gmail.com
Phone
+6208562334636
Journal Mail Official
pscp@akfarbumisiliwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Rancabolang No.104, Margahayu Raya, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy (PSCP)
ISSN : 30254175     EISSN : 30254175     DOI : https://doi.org/10.61329
Core Subject : Health, Science,
Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy (PSCP) adalah jurnal yang dikelola oleh Akademi Farmasi Bumi Siliwangi. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, pada Bulan Februari dan Agustus. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy (PSCP) menerima artikel selain kategori artikel penelitian orisinal, yaitu artikel review dan laporan kasus (case reports). Seluruh kiriman akan melalui proses peer-review oleh para ahli yang memiliki jejak penelitian pada jurnal nasional terakreditasi dan junal internasional bereputasi. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy (PSCP) menerbitkan penelitian tentang berbagai topik terperinci di bidang ilmu kefarmasian, teknologi farmasi, ilmu biomedis, kimia farmasi dan bahan alam, farmasi klinis dan farmasi komunitas. Sebagai wadah diskusi ide dan informasi antara peneliti, akademisi, dan praktisi, Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy (PSCP) diharapkan mampu mendukung dan menginisiasi kajian-kajian terkini di bidang farmasi. Hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu kefarmasian dan juga ilmu kesehatan.
Articles 35 Documents
Uji Efektivitas Analgesik Esktrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) terhadap Mencit Jantan anggriani, Adelia; Khutami, Chindiana; Andriani, Yuni; Pratama, Septa
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i1.36

Abstract

Nyeri adalah pengalaman yang terakait dengan kerusakan jaringan aktaual atau potensial yang bersifat subyektif. Penggunaan OAINS dalam mengatasi nyeri dalam jangka panjang memiliki efek samping seperti gangguan lambung dan usus, kerusakan pada ginjal. Secara empiris daun senduduk ungu (Melastoma malabathricum L.) mengandung senyawa metabolit sekunder yang mempunyai kemampuan sebagai analgesik. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas analgesik dan dosis yang tepat ekstrak etanol daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) terhadap mencit jantan yang diuji menggunakan metode tail flick.  Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 25 ekor. Uji analgesik terdiri dari kelompok kontrol positif, negatif dan variasi dosis 400 mg/kgBB, 600 mg/kgBB dan 800 mg/ kgBB. Hasil pengamatan menujukan bahwa ekstrak daun senduduk (Melastoma malabthricum L.) memiliki efektivitas analgesik yang ditunjukan dengan perpanjangan waktu respon penjetikan ekor. Pada dosis ekstrak 600 mg/kgBB dan 800mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif sebagai analgesik dengan persentase hambatan yaitu 82,3% dan 93,5%.
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) Sebagai Antidiabetes Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus) Jamilah, Siti; Pratama, Septa; Andriani, Yuni; Khutami, Chindiana
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan dosis ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L.). Sebanyak 25 ekor mencit dibagi menjadi lima kelompok meliputi kontrol negatif (KN), kontrol positif (KP), dosis I (6,3 mg/kg BB), dosis II (12,6 mg/kg BB), dosis III (25,2 mg/kg BB), dengan lima kali pengecekan kadar gula darah. Mencit pada setiap kelompok diinduksi streptozotocin 100 mg/kg BB. Analisis data berat badan, kadar gula darah dan persentase penurunan kadar gula darah menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA), dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Ekstrak biji pinang berpengaruh signifikan terhadap berat badan pada mencit (p<0,05). Ekstrak biji pinang berpengaruh signifikan terhadap kadar gula darah dan selisih pada mencit (p<0,05). Pemberian ekstrak juga berpengaruh signifikan terhadap persentase penurunan kadar gula darah (p<0,05), hal ini disebabkan biji pinang mengandung senyawa alkaloid dan flavonoid. Pengaruh paling optimal terhadap penurunan kadar gula darah mencit diabetes ditunjukkan oleh pemberian ekstrak daun Biji Pinang dosis III (25,2 mg/kg BB). Dengan demikian, Biji Pinang berpotensi sebagai bahan obat tradisional untuk diabetes melitus.
Gambaran Pola Peresepan Obat Stroke Iskemik pada Pasien Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bone Rasyid, Andi Ulfah Magefirah; Nurfadilah, Nurfadilah; Zulkifli, Zulkifli; Usman, Fityatun; Zulham, Zulham; Aryulindah, Adinda
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i1.39

Abstract

Stroke iskemik adalah gangguan fungsi otak yang terjadi secara tiba-tiba akibat adanya penyumbatan pembuluh darah di otak. Pola peresepan obat stroke iskemik penting dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan peresepan obat yang berujung pada pengobatan obat yang tidak tepat. Metode peresepan yang tidak wajar akan meningkatkan efek samping obat, interaksi obat, meningkatkan biaya pengobatan dan berujung pada berkurangnya kepatuhan pasien. Sehingga dengan pola peresepan obat yang rasional akan meningkatkan akses masyarakat terhadap obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat stroke iskemik pada pasien rawat inap di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bone, diantaranya jenis obat, dosis, frekuensi, dan pola kombinasi obat yang digunakan pada periode Juli-Desember 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan data yang dikumpulkan dari resep pasien stroke iskemik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis untuk menggambarkan pola peresepan obat yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat yang paling banyak diresepkan untuk pasien stroke iskemik adalah citicolin 500 mg dengan frekuensi pemberian setiap 12 jam, mecobalamin 500 mg setiap 12 jam, amlodipin 10 mg setiap 24 jam, atorvastatin 40 mg setiap 12 jam, dan aspilet 80 mg setiap 12 jam, serta kombinasi terapi yang sering digunakan adalah antihipertensi amlodipin dan candesartan.
Optimasi Formula Sediaan Krim Ekstrak Lavender (Lavandula officinalis) Menggunakan Central Composite Design (CCD) Akmal, Tubagus; Priatna, Dinda Rahmanda
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i1.40

Abstract

Penuaan kulit merupakan proses alami yang dapat dipercepat oleh faktor eksternal seperti paparan sinar UV, yang menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan struktur kulit. Penggunaan bahan alami dengan sifat antioksidan, seperti ekstrak lavender (Lavandula officinalis), menawarkan solusi potensial dalam mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan formulasi krim berbasis ekstrak lavender menggunakan metode Central Composite Design (CCD), dengan fokus pada parameter viskositas dan pH sebagai indikator kualitas formulasi. Proses optimasi dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi Montanov 68 dan HPMC, dua bahan utama yang berperan sebagai emulsifier dan pengental. Formula yang dihasilkan diuji viskositas, pH, dan nilai Sun Protection Factor (SPF) menggunakan metode spektrofotometri. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Design Expert dan Graphpad Prism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum terdiri atas Montanov 68 sebesar 1,15% dan HPMC sebesar 0,77%, dengan viskositas aktual sebesar 36.280,3 cPs dan pH 5,633, yang sesuai dengan prediksi model statistik. Penambahan ekstrak lavender pada formula meningkatkan viskositas tanpa mengganggu stabilitas pH dan menghasilkan nilai SPF sebesar 15,01, yang termasuk kategori perlindungan ringan terhadap sinar UV. Secara keseluruhan, formulasi krim ini menunjukkan stabilitas fisik yang baik, keamanan, dan potensi sebagai produk perawatan kulit dengan manfaat antioksidan dan perlindungan kulit terhadap sinar UV. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kosmetik berbasis bahan alami yang aman, efektif, dan ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang untuk penelitian lanjutan terkait manfaat tambahan ekstrak lavender dalam perawatan kulit.
Evaluasi Tingkat Pengetahuan dan Pengalaman Tenaga Kesehatan Terhadap Resep Palsu Psikotropika di Apotek Kota Bandung Nalurita, Sari Wahyuli; Rena Karlina
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i1.41

Abstract

Psikotropika menjadi narkoba terbanyak ketiga yang dikonsumsi penyalahguna di Indonesia yaitu psikotropika kelompok golongan benzodiazepine dengan zat aktif Alprazolam. Obat psikotropika hanya dapat diperoleh di apotek atas resep dokter. Mengingat angka pengguna psikotropika di Indonesia cukup tinggi. Fenomena pemalsuan resep dokter atau resep salinan palsu merupakan salah satu tantangan dalam skrining administratif yang membutuhkan kecakapan apoteker dan TTK dalam skrining resep. Pemalsuan resep marak menjadi modus untuk mendapatkan obat keras, khususnya narkotika, psikotropika, dan bahan aditif lainnya. Kehati-hatian Apoteker dan TTK dalam skrining resep dibutuhkan untuk menekan jumlah kasus penyalahgunaan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pengalaman nakes yang meliputi apoteker dan TTK terhadap resep palsu psikotropika di apotek kota Bandung. Penelitian ini merupakan penlitian observative dengan metode survei menggunakan intrumen penelitian berupa kuesioner. Sebanyak 61 nakes yang terdiri dari Apoteker dan TTK di beberapa Apotek di Kota Bandung terlibat sebagai responden dan mengisi kuesioner secara luring pada rentang waktu November 2023 sampai Januari 2024. Kemudian hasil data kuesioner untuk tingkat pengetahuan didapatkan hasil 65,96% maka dapat disimpulkan pengetahuan nakes terhadap resep palsu psikotropika Cukup Baik. Namun untuk hasil olah data kuesioner untuk tingkat Pengalaman nakes terhadap resep palsu psikotropika didapatkan hasil 53,49% maka dapat disimpulkan pengalaman nakes terhadap mendapati resep palsu psikotropika di apotek Kota Bandung Kurang.
Formulasi dan Evaluasi Lip Gel Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) dengan Variasi Konsentrasi Carbomer 940 sebagai Gelling Agent Kurnia, Yusuf Supriadi; Yuniarti, Agil
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i2.42

Abstract

Ekstrak kulit buah delima (Punica granatum L.) memiliki senyawa flavonoid dan memiliki nilai IC50 sebesar 22,75 ppm yang dapat digunakan sebagai antioksidan kuat. Carbomer merupakan salah satu gelling agent derivat polimer sintetik yang dapat mempengaruhi kualitas sediaan lip gel. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sediaan lip gel dari ekstrak kulit buah delima yang memenuhi syarat evaluasi serta untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi carbomer terhadap hasil evaluasi sediaan. Sediaan lip gel dibuat tiga formula dengan variasi konsentrasi carbomer yaitu F1 (0,5%), F2 (0,75%) dan F3 (1%). Evaluasi fisik yang dilakukan selama 28 hari dengan penyimpanan suhu ruang terkendali (15-300C) meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Formula F1 memenuhi syarat evaluasi uji organoleptis, homogenitas, pH, dan daya sebar, tetapi tidak memenuhi syarat pada evaluasi uji daya lekat. Formula F2 memenuhi syarat pada evaluasi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar. Sedangkan pada formula F3 memenuhi syarat pada evaluasi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas dan daya lekat, tetapi tidak memenuhi syarat pada uji daya sebar. Hasil evaluasi pada sediaan lip gel ekstrak kulit buah delima menunjukkan bahwa variasi carbomer sebagai gelling agent berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap uji viskositas, daya sebar dan daya lekat tetapi tidak memberikan pengaruh yang signifikan (p>0,05) terhadap uji pH.
Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Elderberry (Sambucus nigra L.) Dengan Variasi Pembanding Pemanis Menggunakan Metode Kempa Langsung Iqbal, Elang Muhammad; Ainnurrahma, Ainnurrahma; Andara, Erlangga; Manik, Febri Fany Maniar; Pinkan, Kaylanasya Lingga; Tanjung, Yenni Puspita
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i2.46

Abstract

Elderberry (Sambucus nigra L.) memiliki aktivitas antioksidan dan imunomodulator, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam tablet hisap. Penelitian ini merumuskan tablet hisap ekstrak elderberry menggunakan metode kempa langsung dengan variasi pemanis manitol dan stevia. Kombinasi pemanis tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa, kenyamanan konsumsi, dan efektivitas terapi. Evaluasi dilakukan terhadap karakteristik fisik dan organoleptik tablet. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi tablet hisap berbahan aktif ekstrak elderberry (Sambucus nigra L.) dengan variasi pembanding pemanis menggunakan metode kempa langsung. Evaluasi meliputi sifat fisik granul (kadar kelembapan, laju alir, sifat alir, kompresibilitas, dan Hausner ratio) serta karakteristik tablet (organoleptik, keseragaman bobot dan ukuran, kekerasan, friabilitas, dan waktu hancur). Hasil menunjukkan bahwa Formula F1 dan F3 memenuhi persyaratan kadar kelembapan, sifat alir, bobot, ukuran, dan waktu hancur. Formula F2 memerlukan optimasi karena karakteristik alir dan bobotnya kurang stabil. Hanya Formula F1 yang memenuhi uji kekerasan, sedangkan seluruh formula belum memenuhi persyaratan uji friabilitas. Penyesuaian komposisi binder dan tekanan kompresi disarankan untuk meningkatkan kualitas tablet. Formula F1 dinilai paling optimal untuk dikembangkan sebagai sediaan tablet hisap berbahan elderberry.
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi pada Mahasiswa di Pondok Pesantren Nurul Hakim Jatinangor Yane Srie Herliany; Syadza’ah Syamsudin, Silvia
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i2.47

Abstract

Swamedikasi adalah pemilihan dan penggunaan obat sendiri oleh seorang inidividu untuk mengatasi penyakit atau gejala penyakit. Banyaknya mahasiswa yang tinggal sendiri (kos) jauh dari rumah memungkinkan mereka melakukan swamedikasi ketika sakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku swamedikasi di kalangan mahasiswa di salah stau pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode survey yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara cross-sectional dan prospektif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dalam bentuk google form yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil kuesioner diolah dan dianalisis menggunakan uji statistic deskriptif univariat dengan menghitung frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 50% responden mengetahui swamedikasi seperti definisi swamedikasi, penandaan/logo obat, interval waktu penggunaan obat, definisi efek samping, kontaindikasi dan interaksi obat serta cara penyimpanan obat. Gambaran dari perilaku swamedikasi oleh mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan pengobatan sendiri atau pergi ke apotek untuk membeli obat saat sakit (53%), membaca petunjuk penggunaan obat dari brosur/kemasan obat (42%), membaca tanggal kedaluarsa obat (68%), mencari informasi tentang obat dari internet (37%) dan melakukan penyimpanan obat pada rak/kotak obat (70%).
Analysis of Rhodamine B on Lip Tint Products Containing Natural Red Color Extracts Using UV-VIS Spectrophotometry Helmalia, Eulis; Rahmawati, Irma
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i2.48

Abstract

Rhodamine B is used for textile dyes, paint, paper, or clothing. Rhodamine B is carcinogenic and can trigger the growth of cancer cells if used in the long term, irritating the respiratory tract, eyes, skin, and digestive tract. This study aims to determine the content of Rhodamine B in red natural extract lip tint. Rhodamine B content was determined by thin-layer chromatography and the UV-Vis spectrophotometry method for determining Rhodamine B levels. The identification results showed positive results with Rhodamine B levels in sample B of 8.32 ± 0.18 mg/L, sample C of 17.63 ± 0.35 mg/L, and sample D of 8.99 ± 0.13 mg/L. Based on the results of this study, there is still the use of Rhodamine B as a coloring agent in lip tint that has claims from natural extracts, even though this is prohibited from being used as an additional ingredient in cosmetics by BPOM.
Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X Kota Bontang Jannah, Raodhatul; Rusli, Rolan; Maulida, Faizatun
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i2.49

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. TB treatment is carried out for a minimum of 6 months, namely the intensive phase of 2 months and the advanced phase of 4 months. Antituberculosis Drugs (ATD) consist of 4 types of drugs including Isoniazid (H), Rifampicin (R), Pyrazinamide (Z), and Ethambutol (E). Evaluation of drug use is carried out to ensure that the drug has been used appropriately, safely and effectively.This research is a descriptive observational study using retrospective patient medical record data. This study aims to determine the rationality of tuberculosis treatment in tuberculosis patients at the outpatient installation of Hospital X in Bontang city period January 2021 - June 2023. The most patient characteristics obtained from 88 patients were aged 56-65 years (26%), body weight 38-54 kg (45%), male gender (56%), working patients (52%), living in West Bontang District (27%), and having comorbidities (58%). The most use of OAT was given Fixed Dose Combination (FDC)-Intermittent Dose (84%). The rationality of using antituberculosis drugs based on the right category of indications is 100%, right drug is 98%, right dose is 97%, and right duration of drug administration is 95%.

Page 3 of 4 | Total Record : 35