cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 3,563 Documents
Era Disrupsi : Teknologi dan Perubahan Sosial: Penelitian Frizka Utami; Khoirunnisa Az-Zahro; Nanda Karlina; Sabina Rahma Lizadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4222

Abstract

This investigation examines the ramifications of technological disruption on the social, economic, and cultural dimensions of Islamic life within the digital age, employing a descriptive qualitative methodology that integrates literature review and empirical observations of modern Muslim societies. The findings reveal that digital technologies engender multifaceted consequences: in the social domain, platforms such as social media, da'wah applications, and online educational systems facilitate the broader dissemination of religious knowledge, yet they concurrently engender challenges including the proliferation of misinformation (hoaxes) and radical ideologies; in the economic sphere, the advent of sharia-compliant fintech, halal-oriented e-commerce, and digital zakat mechanisms promotes financial inclusion, albeit while precipitating concerns over adherence to sharia principles and regulatory frameworks; whereas in the cultural realm, the digitization of ancient manuscripts and virtual explorations of historical sites bolster the safeguarding of Islamic patrimony, even as they contribute to the erosion of traditional values amid the forces of digital globalization. Ultimately, the study posits that technological disruption within an Islamic framework exhibits an ambivalent character, simultaneously presenting opportunities and perils, thereby necessitating an adaptive paradigm firmly anchored in sharia tenets, enhanced digital literacy among the ummah, the cultivation of a technology ecosystem aligned with Islamic ethics, and the formulation of regulatory measures that prioritize collective welfare (maslahah). In this regard, the research advances scholarly dialogue on the interplay among technology, religion, and societal transformation, while offering a foundational reference for policymaking in navigating the disruptions of the contemporary era.
Implementasi Google Sites JENUSA Untuk Meningkatkan Pemahaman Kedatangan Bangsa Asing pada Siswa Kelas VI : Penelitian Shintyasari Hadi Karmila; Meri Sulistia; Meutia Zuniar; NG. Shofi Isis Cofia; Rifa Rodhiyatan Mardhiyyah; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4223

Abstract

This study aims to improve the understanding of sixth-grade students of SDN Mandalaherang III on the material of the Arrival of Foreign Nations to Indonesia through the implementation of the digital learning media Google Site JENUSA. This study uses the Action Research method with a mixed-methods in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 31 students and data were collected through learning outcome tests (quantitative) and observation of learning activities (qualitative). The results showed that in cycle I, after using basic Google Site, students' understanding increased with an average post-test of 78.06 and classical completion of 64.51%, but the implementation was not optimal. Based on reflection, the learning media in cycle II was enriched with the integration of interactive PowerPoint to clarify the flow of events. As a result, there was a significant increase with an average post-test of 90.32 and classical completion reaching 96.77%. Observations also noted an increase in student activeness and ability to explain the material coherently. Thus, the implementation of the JENUSA Google Site enriched with interactive content has proven effective in increasing students' understanding of the Arrival of Foreign Nations to Indonesia.
Eksitasi Tumbuh Kembang Anak Dengan Metode Baby Spa Di Kelurahan Kandang Mas Kota Bengkulu Suryani, Tri Endah; Dita Selvianti; Lolli Nababan; Poppy Siska Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4228

Abstract

Pelaksanaan Kegiatan pijat bayi atau pijat anak pada masyarakat masih diduduki secara menyeluruh oleh dukun bayi. Keunggulan pijat bayi yang di miliki oleh dukun bayi berdasarkan pengalaman turun temurun tanpa pelatihan secara khusus sehingga tindakan tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, sebagai akibatnya kurang optimal. Selain itu, perilaku masyarakat untuk memijatkan bayinya ke dukun bayi terkadang saat bayi sedang sakit, sedangkan pijat bayi akan maksimal jika untuk stimulasi tumbuh kembang dilaksanakan secara rutin dalam keadaan sehat, tidak hanya dalam keadaan sedang sakit saja. Saat ini sedang booming nama “Baby Spa” yaitu pijat bayi yang dilakukan bertujuan untuk menstimulasi tumbuh kembang pada bayi maupun anak dan dilakukan oleh tenaga yang sudah terlatih dan profesional, akan tetapi biasanya dengan biaya relatif mahal yang tidak terjangkau oleh kalangan masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan Eksitasi tentang Baby Spa (pijata bayi) untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Metode pelaksanaannya adalah pemeriksaan tumbang sebelum dan sesudah pijat bayi, tes tumbang dengan DDSTIK. Hasil pijat bayi memiliki manfaat signifikan tidak hanya pada aspek fisik, seperti peningkatan pertumbuhan melalui stimulasi sistem peredaran darah dan nafsu makan, tetapi juga pada aspek psikologis, yaitu meningkatkan kenyamanan, rasa aman, dan memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak melalui sentuhan kulit-ke-kulit.
Penguatan Branding Digital Perajin Perak Celuk melalui Program Back to Roots #9: Penelitian A.A. Sg. Candra Permatasari; Ni Putu Ayu Pirdayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4231

Abstract

Celuk Village in Gianyar is widely recognized as a center of high-quality silvercraft production; however, the challenges of digital marketing limit craftsmen’s ability to expand their market reach. The community service program “Back to Roots #9: Hope in Silver Piece” was conducted to enhance the digital branding capabilities of craftsmen and local youth through training on modern marketing strategies. This program integrates the marketing mix theory (Kotler & Keller, 2016), brand identity concepts (Aaker, 1996), and digital marketing frameworks (Chaffey, 2019). Methods included sharing sessions, hands-on video branding production, and school-based socialization. The results indicate improved understanding and skills among participants in applying digital branding and producing promotional content. This program contributes significantly to digital literacy and the strengthening of Celuk’s silvercraft product identity.
Implementasi Mindfulness Based Stress Reduction pada Lansia Diabetes Melitus di Desa Bangun Rejo: Pengabdian Erika; Indra Agussamad; Tahan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4235

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) sebagai strategi pengelolaan stres dan dukungan regulasi emosi pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 di Desa Bangun Rejo. Kegiatan menggunakan desain quasi-eksperimental satu kelompok pre–post. Sebanyak 25 lansia dengan diabetes melitus tipe 2 dipilih bersama kader posyandu sebagai mitra sasaran. Intervensi meliputi sosialisasi, edukasi tentang diabetes dan stres, pelatihan MBSR dalam 6 sesi, pendampingan praktik di rumah menggunakan modul, leaflet, buku monitoring, serta penguatan support group lansia. Tingkat stres diukur dengan kuesioner stres lansia (ringan, sedang, berat), sedangkan KGD dinilai melalui pemeriksaan glukosa puasa, 2 jam setelah makan, dan glukosa sewaktu. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Sebelum program, seluruh lansia berada pada kategori diabetes untuk ketiga parameter glukosa, dengan 60% berada pada stres sedang dan 40% stres berat. Setelah program, tidak ada lagi lansia dengan stres berat; 72% berada pada stres sedang dan 28% pada stres ringan. Distribusi glukosa 2 jam setelah makan bergeser dari dominasi kadar >250 mg/dL menjadi 36% pada rentang 150–200 mg/dL dan 44% pada 201–250 mg/dL. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi MBSR terintegrasi dengan edukasi dan dukungan dapat diimplementasikan pada lansia diabetes di tingkat desa.
Peran Kuliah Kerja Nyata pada Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring untuk Meningkatkan Keterampilan dan Nilai Ekonomi di Desa Beganding Kec Simpang Empat: Pengabdian Asrika Winana Farida Ayu; Bahzatun Nur Harahap; Rizka Asrina; Tegar Achmad Fariq; Aqwa Naser Daulay
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4236

Abstract

The training for making dish soap in Beganding Village, Simpang Empat District, was carried out as a form of community empowerment through practical skills that are easy to apply. This research uses a descriptive method by collecting data from observations, interviews, and documentation of activities. The training process was conducted directly so that participants could understand each stage, from selecting materials, mixing, to packaging the products. The results of the activity show an increase in residents' skills in independently producing soap and the emergence of small business opportunities that can support family economy. In addition to providing economic benefits, this activity also encourages the community's self-confidence to utilize new skills as capital to improve welfare. Thus, this training provides dual benefits, namely the increase in community capacity while also paving the way for the development of an economy based on daily needs.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Melalui Penerapan Strategi Everyone Is A Teacher Here Pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Penelitian Bintang Arif Samudra; Muhammad Nasrullah Ramadhana; Burhanuddin; Nurmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4246

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) aimed to improve and enhance the learning process and outcomes of students in Islamic Cultural History (SKI) subject, specifically on the topic of the Prophet's Da'wah Strategy in Mecca, through the implementation of the Everyone Is A Teacher Here learning strategy. This strategy was essential for fostering students' courage, activity, and learning responsibility. The study employed a quantitative approach with a Classroom Action Research (CAR) design, conducted in two cycles. The subjects were 17 students of class VIII-A at SMP Muhammadiyah 56 Binjai Timur. Data collection techniques included observation to measure activity, learning outcome tests, and interviews. The analysis results indicated a significant increase in learning outcomes after the implementation of the Everyone Is A Teacher Here strategy. Before the intervention, the students' average scores were below the Minimum Completeness Criteria (KKM). Based on the analysis of activity data, there was a drastic increase in student activity from pre-cycle 68 to 82 in Cycle I, and reaching 87 in Cycle II. Quantitatively, the average learning outcome score in Cycle I was 5.6 with a classical completeness percentage of 28% , and in Cycle II, the average score increased rapidly to 7.9 with a classical completeness percentage reaching 82%. Qualitatively, in Cycle II, students' questions began to develop and demonstrated articulated ideas, and students' interest and motivation to learn increased. Therefore, it was concluded that the Everyone Is A Teacher Here strategy was effective in improving SKI learning outcomes, and classical completeness reached the target set in Cycle II.
Strategi Pembiasaan Literasi Pagi Untuk Optimalisasi Pemahaman Belajar Siswa Sekolah Dasar: Penelitian Mi'rajudin, Muhammad Nisfatun Ni'am; Nursukma, Friska; Mukhlisa, Khairal; Rahmawati, Intan Nur; Rifqi, Ahmad; Suwandayani, Beti Istanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4247

Abstract

The 15-minute morning literacy program in elementary schools often runs as an administrative routine that has little impact on improving students' in-depth learning comprehension. This study aims to analyze and map the most effective literacy habit-forming strategies to optimize students' cognitive abilities through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Using the PRISMA guidelines with the Scopus database (2020–2025), this study examined articles that met the inclusion criteria. The results of the analysis show that the effectiveness of morning literacy can be improved through three main strategies: integrating gamification and technology to trigger intrinsic motivation, utilizing Open Education Resources (OER) in the pre-reading phase to activate prior knowledge, and strengthening the home literacy environment through active parental involvement. The synergy of these three elements has been proven to transform passive reading activities into meaningful interactive learning experiences. This study concludes that the transformation of school literacy strategies is absolutely necessary to support students' transition from learning to read to reading to learn in a sustainable manner.
Prediksi Kebutuhan Tempat Tidur Rawat Inap Kelas III di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara: Penelitian Syafiq, Bintang Maulana; Ilham Rahmansyah; Khusnul Khotimah Arum N
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4253

Abstract

Ketersediaan tempat tidur menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi dan kualitas pelayanan rawat inap, terutama ketika terjadi ketidakseimbangan antara kapasitas dan jumlah pasien. Hal ini menuntut rumah sakit melakukan perencanaan kapasitas yang berbasis data. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan tempat tidur serta memprediksi kebutuhan kapasitas pada ruang rawat inap kelas III RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan dukungan data kuantitatif berupa indikator BOR, LOS, TOI, dan BTO yang diperoleh melalui observasi dokumen selama Januari–September 2025. Analisis dilakukan menggunakan metode trend linear regression untuk memproyeksikan kebutuhan tempat tidur berdasarkan BOR ideal 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ruang Mawar dengan BOR rata-rata 84,76% membutuhkan penambahan kapasitas dari 37 menjadi 39 tempat tidur. Sebaliknya, Ruang Dahlia dengan BOR rata-rata 73,38% idealnya dikurangi dari 28 menjadi 26 tempat tidur. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan kapasitas rawat inap yang adaptif dan berkelanjutan. The availability of hospital beds is a key factor in maintaining efficiency and service quality, particularly when imbalances occur between capacity and patient demand. This condition requires hospitals to implement data-driven capacity planning. This study aims to analyze bed utilization and predict future bed requirements in the Class III inpatient wards of RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara. A qualitative approach supported by quantitative data was used, drawing on indicators such as BOR, LOS, TOI, and BTO obtained from document observations during January–September 2025. Data were analyzed using the linear trend regression method to project bed needs based on the ideal 80% BOR standard. The results show that the Mawar Ward, with an average BOR of 84.76%, requires an increase in capacity from 37 to 39 beds. In contrast, the Dahlia Ward, with an average BOR of 73.38%, is optimally reduced from 28 to 26 beds. These findings highlight the importance of adaptive and continuous inpatient capacity planning.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Punan Dulau Dalam Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga Sebagai Upayah Mewujudkan Green Economy: Pengabdian Wahyudi, Eko; Putro Utomo, Adymas; Harviyanti, Enny; Pangerang, Fitrah; Hariyati, Tati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4259

Abstract

Bank Sampah “Naring Tubu” adalah sebuah inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berlokasi di Desa Punan Dulau Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang berasal dari rumah tangga, pasar, pinggiran sungai dan tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan demikian diperlukan adanya salah satu cara untuk mengurangi meningkatnya volume sampah dengan melakukan daur ulang sampah dengan memanfaatkan kembali limbah tersebut agar memiliki nilai ekonomi. Tujuan dari pengabdian untuk peningkatan kapasitas kegiatan pada mitra bank sampah “Naring Tubu” dan peningkatan kompetensi SDM mitra agar dapat membuat inovasi produk berbahan baku limbah sampah (organik dan anorganik) serta menghasilkan produk pupuk bernilai ekonomis, serta manajemen produksi telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan kerampilan bagi mitra dalam pengelolaan limbah sampah sebagai upayah mewujudkan green economy.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue