cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,116 Documents
The Influence Of Digital Work Culture, Team Collaboration And Psychological Capital Of Teaching Staff On Organizational Agility In Higher Education Institutions Ulimaz, Almira; Purwati, Sri; Ramli, Akhmad; Rofi'i, Agus; Aryani, Desi; Riyanti, Apriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5408

Abstract

Educational institutions need to establish operational adaptability through their educational space transformations which occur on a continuous basis. The research investigates how digital work culture and team collaboration together with faculty members' psychological capital impact higher education institutions' ability to achieve organizational agility. The researchers employed quantitative research methods together with an explanatory research framework as their study approach. The research collected data through a survey which used a structured questionnaire to gather information from 180 faculty members who worked at various Indonesian higher education institutions. The researchers performed data analysis through multiple linear regression after establishing both validity and reliability together with the classical assumption tests. The research demonstrates that digital work culture and team collaboration together with faculty members' psychological capital create a positive impact which leads to improved organizational agility. The research finding shows that academic institutions develop their organizational agility through three elements which include cultural elements social elements and psychological factors. The strategic results show higher education leaders the way to develop organizational development policies which enable their institutions to become adaptive while creating sustainable progress.
Efektivitas Teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Untuk Meningkatkan Konsep Diri pada Siswa di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara: Penelitian Zebua, Ningsih Rahman; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Famahato; Lase, Justin Foera-Era
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5411

Abstract

Self-concept is one of the key elements where individuals are able to understand their own identity from the influence of social interactions. However, in reality, students at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara are still found to have a low self-concept. So that with this, students experience obstacles both in recognizing themselves, disrupting their learning process, so that students tend to stay away from social interactions in their environment. The purpose of this study was to improve students' self-concept through individual counseling services with Cognitive Behavioral Therapy (CBT) techniques. This type of research is quantitative research with an experimental approach. Based on the results of the study, it was found that the posttest value in the experimental group was 82.93 higher than the posttest value in the control group 56.93. The value of the two groups indicates that in the experimental group the service is more effective in improving students' self-concept. This can be strengthened based on the results of the N-gain test in the experimental class, which is 67.6701 / 68% in the moderately effective category (56-75%). So it can be concluded that the provision of individual counseling services with CBT techniques is declared quite effective.
Sosialisasi Pembelajaran Kesehatan Reproduksi Wanita Guna Mencegah Perilaku Menyimpang Pranikah Pada SMA Letjen Haryono Damayani Panggabean; Irda Wahidah Nasution; Annisa Arafah; Ria Pertiwi; Sintya Asiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5412

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang pembelajaran kesehatan reproduksi wanita pada siswa SMA Swasta Letjen Haryono MT yang berjumlah 53 peserta dan meningkatkan pengetahuan serta menumbuhkan kesadaran siswa untuk dapat mencegah perilaku menyimpang pra nikah. Sosialisasi ini menggunakan metode partisipatif dan edukatif. Sebelum melakukan pemberian materi, tim pengabdiaan masyrakat Universitas Tjut Nyak Dhien melakukan evaluasi pada sosialisasi ini dengan menggunakan pretest dan postest. Penggunaan pretest bertujuan untuk mengukur sejauh mana pengetahuan dasar siswa SMA Swasta Letjen Haryono MT mengenai konsep dasar sistem reproduksi wanita dan kesehatan reproduksi wanita. Kemudian, setelah pemateri menyampaikan materi dengan menggunakan media power point dan infokus. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta didik terhadap kesehatan reproduksi wanita. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata skor posttest mereka 88 dan nilai pretest mereka 58, tidak hanya nilai rata-rata tetapi nilai N-Gain juga memberikan bentuk peningkatan signifikan yakni 0,71 dengan kategori tinggi.
Implementasi Nilai Mu'asyaroh Bil Ma'ruf Dalam Membangun Kesiapan Mental Pranikah: Penelitian Zanky, Abdurrahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5416

Abstract

Studi fenomenologis ini menyelidiki implementasi nilai-nilai mu'asyaroh bil ma'ruf dalam mengembangkan kesiapan mental pranikah di kalangan calon pasangan di KUA Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dengan angka perceraian di Jawa Timur mencapai 77.658 kasus pada tahun 2024 (28,6% dari pernikahan) dan Kabupaten Pasuruan memberikan kontribusi signifikan terhadap statistik ini, pemahaman tentang strategi pencegahan yang efektif menjadi sangat penting. Melalui wawancara mendalam dengan 25 calon pasangan yang mengikuti program bimbingan pranikah selama September-November 2025, dikombinasikan dengan observasi dan diskusi kelompok fokus dengan konselor pernikahan, penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi mu'asyaroh bil ma'ruf beroperasi melalui empat mekanisme terintegrasi: internalisasi teologis (98% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang hak-hak timbal balik dalam pernikahan), pengembangan keterampilan psikologis (84% menunjukkan peningkatan kemampuan penyelesaian konflik), adaptasi kontekstual terhadap nilai-nilai budaya lokal, dan pendampingan pascanikah yang berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa pasangan yang menginternalisasi prinsip mu'asyaroh bil ma'ruf menunjukkan indikator kesiapan mental yang secara signifikan lebih kuat, termasuk harapan realistis (76%), kecerdasan emosional dalam hubungan (82%), dan komitmen terhadap manajemen konflik yang konstruktif (89%). Studi ini mengusulkan model pendidikan pranikah terintegrasi yang menggabungkan landasan spiritual Islam dengan pendekatan psikologis kontemporer, yang disesuaikan dengan konteks budaya pedesaan Jawa. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoritis terhadap literatur psikologi keluarga Islam maupun secara praktis dengan menyediakan kerangka kerja berbasis bukti untuk program bimbingan pranikah KUA di seluruh Indonesia.
Inventarisasi Potensi Pangan Lokal dan Edukasi Resep Olahan Melalui Papan Informasi Permanen Sebagai Program Legacy KKN di Desa Martajaya: Pengabdian Aulia Nastiti Maharani; Rizka Tartila Hafiza; Rahma Oktavia; Resta Widayanti; Wahyu Jaya Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5418

Abstract

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan sementara, tetapi juga mampu menghasilkan sesuatu yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa. Desa Martajaya memiliki potensi pangan lokal yang beragam dan melimpah, namun pemanfaatannya belum didukung oleh sistem pendataan yang terstruktur serta media edukasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi potensi pangan lokal serta memberikan edukasi mengenai variasi resep olahan berbasis pangan lokal melalui penyediaan papan informasi permanen sebagai program legacy KKN. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Martajaya memiliki berbagai jenis pangan lokal potensial, seperti hasil pertanian dan produk olahan rumah tangga, yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Keberadaan papan informasi permanen berperan sebagai media edukasi yang efektif, mudah diakses, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mendorong optimalisasi pemanfaatan pangan lokal secara kreatif dan produktif di Desa Martajaya.
Konstruksi Epitemologis Ilmu Pengetahuan : Penelitian Fitrananda, Reynaldi; Syukri, Ahmad; Yenti, Zerfina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5423

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi epistemologis ilmu pengetahuan dalam perspektif filsafat ilmu kontemporer dengan menggunakan pendekatan critical philosophical review. Ilmu pengetahuan tidak dipahami sebagai entitas netral, ahistoris, dan bebas nilai, melainkan sebagai hasil konstruksi rasional yang dibentuk melalui interaksi antara pengalaman empiris, kerangka teoritis, paradigma historis, serta konteks sosial dan normatif. Penelitian ini menelaah secara kritis berbagai aliran epistemologi, mulai dari positivisme, post-positivisme, hingga epistemologi sosial, guna mengungkap dinamika pembentukan, pembenaran, dan legitimasi pengetahuan ilmiah dalam komunitas keilmuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan analisis konseptual dan tematik terhadap karya-karya utama filsafat ilmu yang bereputasi internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa konstruksi epistemologis ilmu pengetahuan bersifat multidimensional, tentatif, dan reflektif, serta sangat dipengaruhi oleh paradigma, institusi, dan nilai-nilai yang melingkupi praktik ilmiah. Objektivitas ilmiah tidak lagi dimaknai sebagai ketiadaan nilai, melainkan sebagai hasil kritik intersubjektif, keterbukaan metodologis, dan akuntabilitas sosial. Kajian ini juga menegaskan bahwa pemahaman epistemologis memiliki peran strategis dalam menjaga integritas, tanggung jawab, dan relevansi ilmu pengetahuan di tengah tantangan global seperti kompleksitas masalah sosial, digitalisasi sains, dan krisis kepercayaan publik terhadap ilmu.
Trasformasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Era Digital 4.0: Analisis Literatur tentang Inovasi Pemanfaatan Sumber Belajar Digital : Penelitian Habibah, Alif Rohmah Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5424

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan sumber belajar digital dalam pembelajaran SKI di era digital, meliputi bentuk, peran, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan pencatatan terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber belajar digital seperti multimedia interaktif, platform e-learning, video pembelajaran, dan aplikasi berbasis mobile mampu meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, serta motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran SKI. Namun demikian, penerapan sumber belajar digital masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, minimnya pelatihan pendidik, serta ketidaksesuaian sebagian konten digital dengan kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan pembelajaran yang sistematis, peningkatan kompetensi pendidik, serta pengembangan sumber belajar digital yang berkualitas dan selaras dengan kurikulum agar pembelajaran SKI berbasis digital dapat berjalan secara optimal.
Hubungan antara Pengetahuan dan Kebiasaan Mengonsumsi Fast Food Dengan Obesitas pada Usia Remaja di SMA Negeri 3 Palu: Penelitian Mirabela A; Ni Nyoman Udiani; Suaib
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5425

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan berkaitan dengan rendahnya pengetahuan gizi serta tingginya kebiasaan mengonsumsi fast food yang tinggi kalori, lemak, dan gula. Pola makan yang tidak seimbang dapat memicu peningkatan berat badan berlebih dan obesitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan kebiasaan konsumsi fast food dengan obesitas pada remaja di SMA Negeri 3 Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 88 responden yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status obesitas ditentukan berdasarkan IMT/U sesuai Permenkes Tahun 2020. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (53,4%) dan kebiasaan konsumsi fast food tidak sering (54,5%). Status gizi didominasi gizi lebih (53,4%) dan obesitas (46,6%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan obesitas serta kebiasaan konsumsi fast food dan obesitas (p = 0,001). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan kebiasaan konsumsi fast food berhubungan dengan obesitas remaja. Disarankan sekolah meningkatkan edukasi gizi seimbang dan remaja mengurangi konsumsi fast food.
Sinergi Dosen dan Aparat Desa Dalam Meningkatkatkan Tata Kelola Administrasi Desa: Pengabdian Eva Desembrianita; Khanan Yusuf; Salmah Harun; Dessy Evianti; Moh. Zaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5426

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui peran sinergi antara dosen dan aparat desa dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi desa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap identifikasi kebutuhan dan pemetaan, perencanaan program, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sinergi antara dosen dan aparat desa terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas tata kelola administrasi desa. Perubahan pemahaman aparatur desa terhadap peran administrasi mendorong pengelolaan pemerintahan yang lebih terencana dan berbasis regulasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sinergi antara dosen dan aparat desa terbukti memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas tata kelola administrasi desa. Perubahan pemahaman aparatur desa terhadap peran administrasi mendorong pengelolaan pemerintahan yang lebih terencana dan berbasis regulasi. Peningkatan kapasitas serta keterampilan teknis aparatur desa berkontribusi pada tertibnya pengelolaan dokumen, perbaikan pola kerja yang lebih efisien, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung administrasi desa. Dampak positif dari perbaikan administrasi ini tercermin pada meningkatnya kualitas pelayanan publik dan semakin menguatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Secara kelembagaan, kegiatan ini memperkuat posisi administrasi desa sebagai bagian integral dari tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan, sehingga menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia 7-18 Tahun yang Akan Dilakukan Pemasangan Infus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Puspita; Ahmil; Arniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5427

Abstract

Anak yang menjalani tindakan medis seperti pemasangan infus sering mengalami kecemasan akibat rasa takut dan lingkungan rumah sakit yang asing. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kecemasan anak adalah dukungan keluarga, dimana keluarga dapat memberikan rasa aman dan menurunkan kecemasan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak usia 7–18 tahun yang akan dilakukan pemasangan infus di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang akan di lakukan pemasangan infus di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah 205 orang, dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 67 orang. Berdasarkan hasil analisis uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p = 0,658. Jika dibandingkan dengan tingkat signifikansi α = 0,05, maka p > 0,05, yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan anak dengan dukungan keluarga tinggi dan sedang. Dengan demikian, tingkat dukungan keluarga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kecemasan anak yang akan dilakukan pemasangan infus. Orang tua atau anggota keluarga diharapkan hadir selama prosedur dan memberikan dukungan emosional yang hangat, menenangkan, dan penuh perhatian sehingga anak merasa aman.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue