cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,549 Documents
Pengaruh Tingkat Pengangguran Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Najwa : Penelitian Sakirah Nayla; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia serta faktor-faktor yang memenangaruhinya, seperti kemiskinan, pendidikan, dan kualitas sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengangguran memiliki hubungan yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, di mana individu yang tidak memiliki pekerjaan cenderung tidak memiliki sumber pendapatan yang stabil sehingga memperbesar kesenjangan ekonomi. Selain itu, pengangguran juga berkontribusi terhadap peningkatan kemiskinan yang semakin memperlebar ketimpangan. Faktor pendidikan dan kualitas sumber daya manusia menjadi penentu penting dalam mengurangi risiko pengangguran. Ketimpangan regional, sektor informal, serta jenis pengangguran juga turut memengaruhi distribusi pendapatan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pemerintah yang terintegrasi, seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan ekonomi inklusif untuk mengurangi pengangguran dan ketimpangan pendapatan secara berkelanjutan.
Balancing Responsibilities: Financial Self-Efficacy and Financial Well-Being in the Sandwich Generation : Penelitian Hanifa Bennu Nur; Simon Hendrik Leasa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6481

Abstract

Generasi sandwich menghadapi tekanan ekonomi akibat tanggung jawab finansial terhadap keluarag inti dan orang tua secara bersamaan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan finansial individu, terutama dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial self-efficacy terhadap financial well-being dengan financial behavior sebagai variabel mediasi pada generasi sandwich di Kota Ambon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 115 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring (google form) dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial self-efficacy berpengaruh positif terhadap financial behavior maupun financial well-being. Selain itu, financial behavior terbukti berpengaruh positif terhadap financial well-being serta mampu memediasi hubungan antara financial self-efficacy dan financial well-being. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur perilaku keuangan serta menjadi dasar dalam penyusunan program edukasi keuangan bagi generasi sandwich.
Pendampingan Manajemen SDM dan Keuangan Digital bagi Pelaku UMKM Berbasis Teknologi: Pengabdian Kurniawansyah; Wahyu Haryadi; Nining Sudiyarti; Rosydah Rahman; Eko Sutrisno
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6484

Abstract

UMKM berbasis teknologi menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan keuangan digital. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM meliputi rendahnya pemahaman terkait manajemen SDM, pengelolaan keuangan yang masih sederhana, serta minimnya pemanfaatan aplikasi digital dalam operasional usaha.Rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses pendampingan menyebabkan banyak UMKM gagal bertahan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen SDM dan keuangan digital melalui pendampingan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal, pelatihan partisipatif, pendampingan intensif, dan evaluasi akhir. Peserta berjumlah 20 pelaku UMKM berbasis teknologi di Kabupaten Sumbawa. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman manajemen SDM dari skor rata-rata 45 menjadi 78, dan penggunaan aplikasi keuangan digital dari 30 menjadi 85. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas UMKM teknologi secara berkelanjutan
Pendekatan Valuasi Ekonomi dalam Mengukur Kerusakan Lingkungan: Penelitian Bonaraja Purba; Jelita Angeli Purba; Agnes Anggreni Tamba; Krisentia Angelina Napitu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6485

Abstract

Degradasi lingkungan hidup yang dipicu oleh intensifikasi pemanfaatan sumber daya alam telah menjadi persoalan kritis dalam kerangka pembangunan ekonomi. Kondisi tersebut berdampak nyata pada penurunan fungsi ekologis sekaligus memperlemah tingkat kesejahteraan masyarakat. Bertolak dari permasalahan ini, penelitian bertujuan menjelaskan bagaimana pendekatan penilaian ekonomi dapat dimanfaatkan untuk mengukur kerugian lingkungan serta mendukung tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan. Dari sisi metodologi, penelitian ini menerapkan desain deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian kepustakaan. Data dikumpulkan secara sekunder dari berbagai sumber, mencakup jurnal ilmiah, buku teks, artikel penelitian, dan dokumen terkait ekonomi lingkungan. Hasil kajian mengungkapkan bahwa kerusakan lingkungan dapat diukur melalui beragam komponen nilai ekonomi, yakni nilai guna langsung, nilai guna tidak langsung, nilai keberadaan, serta nilai warisan. Tiga metode utama yang digunakan dalam proses estimasi tersebut adalah Willingness to Pay (WTP), Willingness to Accept (WTA), dan Cost-Benefit Analysis (CBA). Kajian terhadap literatur sebelumnya menunjukkan adanya dualisme dampak dari eksploitasi sumber daya alam: di satu sisi menghasilkan surplus ekonomi yang signifikan, namun di sisi lain memicu kemerosotan fungsi ekosistem dan kualitas lingkungan. Atas dasar itu, valuasi ekonomi lingkungan Ditempatkan sebagai instrumen kebijakan yang esensial dalam mendorong pembangunan yang bertanggung jawab secara ekologis.
Implementasi Zero Waste melalui Edukasi Pemilahan Sampah dan Biopori di Pendopo KH Abdurrahman : Penelitian Helmy Syakh Alam; Eka Grana Aristyana; Selpiana Ambo Masse; I Gusti Ayu Agung Sri Ratu Manik Aryaningrat; Ni Putu Listya Seftiani; I Gusti Agung Ngurah Adhiyana Krismanatha; I Rudita Arta; Anindya Naila Indriana Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6490

Abstract

Tujuan dari proyek pengabdian masyarakat ini adalah untuk membuat konsep zero-waste melalui edukasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik menggunakan lubang resapan biopori di kawasan Pendopo KH. Abdurrahman Wahid, Padangsambian. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya pemahaman masyarakat dalam pengolahan dan pemilahan sampah rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, edukasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang ditandai dengan kemampuan memilah sampah serta penerapan biopori sebagai media pengolahan sampah organik. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan berupa berkurangnya sampah organik dan meningkatnya daya serap air tanah. Dengan demikian, implementasi konsep zero waste melalui pendekatan edukatif-partisipatif terbukti menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Hermeneutika Kecurigaan Terhadap Tren Flexing: Menyingkap Lapisan Makna Tersembunyi dan Simbol Semiotika di Media Sosial: Penelitian Bernase Titaley; Elka Anakotta; Selderika Patty
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6491

Abstract

Fenomena flexing di media sosial berkembang menjadi lebih dari sekadar praktik pamer kekayaan, tetapi telah menjadi bahasa simbolik dalam budaya digital kontemporer. Melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook, individu membangun identitas diri melalui representasi visual berupa barang mewah, perjalanan eksklusif, dan gaya hidup konsumtif. Penelitian ini bertujuan membongkar makna tersembunyi dibalik praktik flexing menggunakan pendekatan Hermeneutika Kecurigaan dari Paul Ricoeur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan pendekatan fenomenologi-hermeneutik. Dalam penelitian ini, flexing dipahami bukan hanya sebagai realitas objektif, tetapi sebagai teks simbolik yang mengandung makna ideologis, psikologis, sosial, dan eksistensial.             Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik flexing sering kali menjadi bentuk kompensasi atas kecemasan sosial, kebutuhan validasi, krisis identitas, dan alienasi individu di tengah budaya kapitalisme digital. Simbol kemewahan yang ditampilkan tidak selalu merepresentasikan kepemilikan nyata, melainkan berfungsi sebagai topeng sosial demi memperoleh pengakuan dan status di ruang publik digital. Selain itu, budaya flexing memperlihatkan bagaimana media sosial membentuk standar keberhasilan dan citra diri yang semu. Dengan demikian, Hermeneutika Kecurigaan membuka ruang pembacaan kritis terhadap budaya digital yang selama ini diterima secara literal oleh masyarakat sehingga pengguna media sosial dapat lebih reflektif dalam memahami simbol dan realitas di dunia digital.
Membangun Ekosistem Digital Lokal: Penguatan Kolaborasi Antar-UMKM Industri Rumahan pada Kelompok Wanita Daerah Sampang, Madura: Pengabdian Nurul Iman; Elly Yuniar Nitawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6493

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat ekosistem digital lokal melalui peningkatan kapasitas dan kolaborasi UMKM industri rumahan kelompok wanita di Sampang, Madura. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, promosi yang masih konvensional, keterbatasan identitas usaha, pemanfaatan media sosial yang belum optimal, serta lemahnya jejaring usaha. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pemetaan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan digital marketing, pendampingan pembuatan konten promosi, penyusunan katalog sederhana, dan fasilitasi kolaborasi antar-UMKM. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam memanfaatkan media digital untuk promosi, komunikasi pelanggan, dan penguatan identitas produk. Peserta mulai mampu menyusun informasi produk, membuat konten promosi, memanfaatkan media digital, serta memahami pentingnya promosi bersama. Program ini juga meningkatkan kesadaran bahwa penguatan UMKM perlu dibangun melalui jejaring komunitas. Kelompok wanita berperan penting dalam produksi, pengemasan, pemasaran, dan pengelolaan usaha keluarga. Namun, keberlanjutan program masih memerlukan pendampingan pada aspek konten, branding, pencatatan pesanan, dan penguatan jaringan pemasaran. Kegiatan ini menghasilkan contoh konten promosi, rancangan katalog, dan komitmen promosi bersama sebagai modal awal penguatan usaha.
Implementasi Algoritma K-Means Clustering untuk Pengelompokan Pasien Penyakit Liver Berdasarkan Tingkat Keparahan : Penelitian Khairunnisa Khairunnisa; Helmi Fauzi Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6494

Abstract

Penyakit liver merupakan gangguan kesehatan yang dapat berkembang secara bertahap dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikenali dan ditangani dengan tepat. Informasi yang berasal dari data pasien penyakit liver masih memerlukan pengolahan yang lebih sistematis agar dapat digunakan untuk mengidentifikasi tingkat keparahan penyakit secara lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Means Clustering dalam pengelompokan pasien penyakit liver berdasarkan tingkat keparahan, yaitu ringan, sedang, dan berat. Data yang digunakan merupakan data sekunder pasien penyakit liver yang diperoleh dari Kaggle, dengan atribut utama berupa nilai Alkaline Phosphatase (ALP), Aspartate Aminotransferase (AST), dan Alanine Aminotransferase (ALT). Algoritma K-Means dipilih karena sesuai untuk mengelompokkan data numerik yang memiliki variasi nilai serta mampu membentuk kelompok berdasarkan tingkat kemiripan karakteristik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode K-Means mampu menghasilkan pengelompokan pasien penyakit liver secara terstruktur dan mudah dipahami. Hasil pengelompokan tersebut diimplementasikan dalam aplikasi berbasis web menggunakan PHP dan MySQL untuk mendukung pengolahan dan penyajian informasi. Penelitian ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dalam memahami tingkat keparahan penyakit liver secara lebih objektif serta mendukung pengambilan keputusan secara efisien.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram dalam Manajemen Humas untuk Meningkatkan Hubungan Orang Tua dan Sekolah PAUD: Penelitian Mutiara Fahrunisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6495

Abstract

Tantangan persaingan antar lembaga PAUD dan kurang efektifnya metode promosi konvensional menuntut sekolah untuk melakukan inovasi dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat. Proses membangun citra dan hubungan dengan orang tua yang sebelumnya terbatas pada interaksi fisik, kini harus dioptimalkan melalui platform digital. Diperlukan sebuah media yang dapat meningkatkan visibilitas sekolah sekaligus mempererat ikatan emosional wali murid, yaitu melalui pemanfaatan media sosial Instagram karena dinilai memiliki jangkauan luas serta fitur visual yang estetis dan informatif bagi lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dan sejauh apa pemanfaatan Instagram dalam manajemen humas dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan mengambil fokus penelitian di TK Permata Iman 2 Malang. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan Instagram dinilai sangat efektif sebagai sarana promosi dan komunikasi interaktif karena mampu menyajikan berbagai dokumentasi kegiatan dan prestasi siswa secara transparan. Namun demikian, pengelolaan konten yang konsisten dan evaluasi berkala tetap diperlukan agar pesan yang disampaikan tetap relevan sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara orang tua dan lembaga dalam mendukung perkembangan peserta didik.
Living Hadis di Tengah Alunan Musik: Internalisasi Hadis Keutamaan Shalawat dalam Tradisi Shalawatan Jambesari Bondowoso : Penelitian Dayat; Abduk Karim Amrullah; Muhammad Alamudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi hadis-hadis yang digunakan sebagai landasan tradisi acara shalawatan yang diiringi musik di Desa Jambesari, Bondowoso; (2) mendeskripsikan praktik pelaksanaannya; dan (3) mengungkap dialektika antara teks hadis Nabi ﷺ dan praktik tradisi tersebut dalam kehidupan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Living Hadis, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci (Kyai Ghazali Utsman, Kyai Barmawi Burhan, dan Kyai Zainuri), serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, tradisi acara shalawatan dilandasi oleh delapan kelompok hadis yang mencakup keutamaan shalawat, kebolehan rebana, etika bersuara, dan pentingnya niat; kedua, acara dilaksanakan secara kolektif setelah salat Isya dengan iringan hadroh dan rebana, memadukan shalawat klasik dan kontemporer, serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat; ketiga, terdapat dialektika yang dinamis antara teks hadis dan realitas sosial-budaya, di mana masyarakat memahami hadis secara kontekstual dan mengadaptasikannya dengan kearifan lokal di bawah bimbingan ulama setempat. Tradisi acara shalawatan beriringan musik di Desa Jambesari merupakan wujud nyata Living Hadis model praktik: hadis tentang anjuran memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ dihidupkan dalam bentuk tradisi kolektif yang tumbuh, relevan, dan bermakna bagi komunitas yang mengamalkannya, selama tetap berlandaskan niat ikhlas dan tidak mengandung unsur kemaksiatan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue