cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,732 Documents
TINJAUAN YURIDIS GANTI KERUGIAN BAGI TERSANGKA ATAU TERDAKWA YANG DINYATAKAN TIDAK SAH MELALUI SIDANG PRAPERADILAN Made Djodi Ravandika Pramana; I Gusti Ngurah Nyoman Krisnadi Yudiantara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gajm4b45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis permasalahan hukum praperadilan dalam sistem peradilan pidana Indonesia, serta mengkaji mekanisme pemberian ganti kerugian dan rehabilitasi bagi seseorang yang perkaranya dihentikan pada tahap penyidikan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Studi ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang ditopang oleh analisis terhadap bahan hukum primer dan sekunder seperti peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur hukum relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun lembaga praperadilan telah diatur sebagai mekanisme kontrol terhadap tindakan sewenang-wenang aparat penegak hukum, dalam praktiknya masih terdapat hambatan struktural dan administratif, khususnya dalam implementasi hak atas ganti kerugian. Pelaksanaan ketentuan dalam Pasal 95 KUHAP, PP Nomor 27 Tahun 1983, PP Nomor 92 Tahun 2015, dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 983/KMK.01/1983 masih menghadapi tantangan, seperti birokrasi yang kompleks, kurangnya kesadaran aparat, serta beban pembuktian yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan reformasi prosedural dan peningkatan akuntabilitas untuk menjamin perlindungan hak tersangka atau terdakwa yang dibebaskan melalui mekanisme praperadilan. Penelitian ini merekomendasikan penyederhanaan mekanisme pencairan ganti kerugian dan penguatan peran hakim praperadilan atau badan yang memiliki kewenangan menentukan ganti kerugian materiil guna mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih adil dan menjamin perlindungan hukum.
IMPLIKASI HUKUM PELANGGARAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP BURSA EFEK (STUDI KASUS PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK) Kadek Ananda Damarwulan Suwiradana Putra; Gusti Ayu Arya Prima Dewi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6ezmk081

Abstract

Perkembangan pasar modal di Indonesia menuntut adanya penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) untuk menjaga kepercayaan investor dan menjamin keberlanjutan kegiatan usaha. Kasus pelanggaran GCG yang melibatkan perusahaan publik seringkali menimbulkan kerugian besar, baik bagi perseroan maupun pemegang saham, sehingga penting dilakukan kajian akademis mengenai implikasi hukumnya. Penelitian ini berfokus pada studi kasus PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. yang menjadi salah satu contoh nyata lemahnya implementasi GCG dan dampaknya terhadap pasar modal di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Peran Good Corporate Governance dapat mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran bisnis pada investor serta mengetahui pertanggungjawaban pelaku usaha terhadap pelanggaran-pelanggaran bisnis.  Pada penulisan ini penelitian normatif yang dikaji melaluipendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konsep menjadi Metode Penelitian yang digunakan. Selanjutnya dianalisis dengan metode interpretasi hukum. Hasil pada studi ini menyatakan bahwa pengelolaan perusahaan yang baik dengan berlandaskan pada Good Corporate Governance berimplikasi terhadap pemberian rasa aman terhadap para investor. Selanjutnya, dalam kasus PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. pertanggungjawaban atas tidak terlaksananya Good Corporate Governance diberikan kepada direksi atas perbuatan yang dilakukannya mengakibatkan kerugian bagi perusahan serta telah melanggar kewajiban duty of care yang telah ditugaskan untuk dilakukan direksi.
ANALISIS FRAMING KOMPAS.COM ATAS TREN BELI EMAS SEBAGAI DAMPAK KEBIJAKAN EKONOMI DONALD TRUMP Ria Puspitawati; Nik Haryanti; Endah Siswati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7bmpdg42

Abstract

Perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian, salah satunya akibat kebijakan ekonomi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mendorong masyarakat beralih pada emas sebagai investasi aman (save haven). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kompas.com membingkai pemberitaan tren beli emas sebagai respons terhadap kondisi global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing Robert N. Entman, yang meliputi empat perangkat : Pendefisian masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai kebijakan Donald Trump sebagai pemicu ketidakstabilan ekonomi global yang beujung pada lonjakan harga emas. Emas diposisikan sebagai investasi aman, sementara fenomena Fear of Missing Out (FOMO) masyarakat Indonesia dibingkai secara positif sebagai bentuk kewaspadaan finansial. Selain itu, berdasarkan teori efek media Steven M. Chaffee, framing berita Kompas.com berpengaruh terhadap khalayak pada tiga ranah : (1) Kognitif : menambah pemahaman tentang hubungan kebijakan global dengan harga emas, (2) Afektif : membangun keyakinan positif terhadap emas sebagai investasi, dan (3) Behavioral : mendorong tindakan nyata berupa pembelian emas secara rasional Dengan demikian, Kompas.com tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen edukasi yang mendorong masyarakat untuk adaptif, rasional dan bertanggungjawab dalam pengambilan keputusan investasi.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM JUSTICE COLLABORATOR DALAM PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA KORUPSI Putu Khrisna Devi Maharani; I Dewa Gede Dana Sugama
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9g1crs57

Abstract

Studi ini ditujukan untuk mengkaji ketentuan hukum yang mengatur peran Justice Collaborator dalam perkara tindak pidana korupsi di Indonesia serta mengevaluasi sejauh mana perlindungan hukum yang diberikan mampu menjamin efektivitas peran tersebut dalam mengungkap kejahatan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach) merupakan metode penelitian yang dipergunakan dalam metode penelitian ini. Hasil studi ini menunjukkan bahwasanya regulasi terkait Justice Collaborator masih tersebar di berbagai instrumen hukum namun belum memberikan kepastian hukum serta perlindungan yang komprehensif. Perlindungan hukum terhadap Justice Collaborator masih bersifat parsial dan sangat bergantung pada interpretasi aparat penegak hukum dalam tiap kasus. Akibatnya, posisi dan keberanian Justice Collaborator dalam memberikan keterangan yang jujur dan terbuka seringkali tidak diimbangi dengan jaminan perlindungan yang layak. Maka dari itu, urgensi penguatan regulasi menjadi penting, konsistensi penerapan, serta prosedur perlindungan yang efektif agar peran Justice Collaborator benar-benar dapat dioptimalkan dalam upaya memerangi tindak pidana korupsi di Indonesia.
KITAB HADIS PADA ABAD IV H DAN SETELAHNYA; KUTUB AL-SYURUH DAN MUKHTASAR Fahrul
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dhszmd59

Abstract

Dalam ajaran Islam, hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Serta merupakan sebuah kenyataan bahwa terdapat ribuan teks hadis dalam puluhan kitab, juga keanekaragaman redaksi matan yang terhimpun dalam berbagai macam koleksi hadis yang juga banyak dan beraneka ragam. Perkembangan ilmu hadis pada abad ke 4 H dan setelahnya ditandai dengan lahirnya karya-karya penting yang tidak hanya menghimpun hadis, tetapi juga memberikan penjelasan, kritik, serta penyederhanaan. Pada masa ini muncul dua bentuk karya monumental, yaitu kutub al-Syuruh dan mukhtasar. Kitab al-Syuruh berfungsi sebagai upaya memperjelas makna hadis, mengurai sanad, serta menjelaskan aspek kebahasaan dan hukum yang terkandung di dalamnya. Sementara itu, karya mukhtasar hadir untuk merangkum kitab kitab hadis yang panjang agar lebih praktis dan mudah dipelajari oleh berbagai kalangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis mengenai kitab hadis yang dikarang pada abad ke 4, metode pengarang kitab-kitab hadis pada abad ke 4, definisi al-Syuruh dan mukhtasar, serta contoh-contoh kitab hadis yang dikarang dengan menggunakan metode al-Syuruh dan mukhtasar.
PERTANGGUNGJAWABAN PERDATA ATAS KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PEMBANGUNAN VILLA DI WILAYAH ADAT DI BALI I Gede Pasek Anugrah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/17d89n09

Abstract

Keberlangsungan pembangunan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata, telah menjadi denyut utama dalam pertumbuhan wilayah Bali. Namun, denyut tersebut seringkali beririsan dengan keberlangsungan ekologis dan sosial budaya yang berakar kuat dalam tatanan desa adat. Pembangunan vila secara masif di wilayah adat tidak hanya mendulang pemasukan, tetapi juga mendulang kerusakan lingkungan yang perlahan namun pasti menggerus keharmonisan antara manusia, alam, dan budaya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban perdata yang dapat diterapkan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan akibat pembangunan vila di wilayah adat di Bali, serta tantangan hukum dalam penegakannya. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini mengkaji peraturan perundang-undangan, norma hukum adat, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban perdata dapat dikonstruksikan melalui perbuatan melawan hukum, wanprestasi, dan tanggung jawab mutlak. Namun, dualisme hukum negara dan hukum adat, hambatan birokratis, dan keterbatasan akses terhadap alat bukti ilmiah menjadi tantangan serius. Disimpulkan bahwa penegakan yang efektif memerlukan integrasi yang lebih substansial antara hukum negara dan pranata hukum adat, serta pengakuan formal terhadap kearifan lokal dalam tata kelola lingkungan.
PERLINDUNGAN HUKUM KEPADA NASABAH PADA AKTIVITAS TRANSAKSI DI APLIKASI PINJAMAN ONLINE I Wayan Acello Modja; Anak Agung Angga Primantari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/d9gm9s94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena pinjaman online dalam konteks perkembangan teknologi informasi yang semakin maju, serta menggali dampak positif dan negatif dari praktik tersebut terhadap masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil maupun individu yang membutuhkan dana darurat. Pinjaman online kini semakin populer karena prosesnya yang cepat dan mudah diakses, namun di balik kemudahan tersebut terdapat berbagai risiko yang perlu diantisipasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif, yang berfokus pada kajian peraturan perundang-undangan dan norma hukum yang berlaku serta relevan dengan praktik pinjaman online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pinjaman online dapat menjadi sumber modal usaha yang bermanfaat bagi sebagian orang, tetapi di sisi lain menimbulkan risiko signifikan bagi peminjam yang tidak mampu melunasi kewajibannya. Meskipun sudah ada regulasi seperti POJK Nomor 77/POJK.01/2016 dan PBI Nomor 19/12/PBI/2017, masih ditemukan masalah perlindungan hukum, termasuk teror psikologis dari penagih. Oleh karena itu, diperlukan langkah pemerintah yang lebih tegas untuk menciptakan ekosistem pinjaman online yang aman dan bertanggung jawab.
KOMUNIKASI VISUAL DAN INOVASI FOTOCALL STUDIO MELALUI AKUN INSTAGRAM @FOTOCALL.STUDIO Arief Tri Hardiyanto Putra; Yeni Nuraeni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/s7175405

Abstract

Komunikasi visual dan inovasi merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan bisnis fotografi di era digital, terutama melalui platform media sosial seperti Instagram. Kajian ini memiliki dua tujuan utama: (1) mengetahui bagaimana komunikasi visual yang diterapkan oleh tim Fotocall Studio dalam menarik perhatian audiens melalui akun Instagram @Fotocall.Studio, dan (2) mengetahui bentuk-bentuk inovasi yang dilakukan tim tersebut untuk mempertahankan serta meningkatkan ketertarikan khalayak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan landasan teori Difusi Inovasi, serta memanfaatkan analisis konten visual dan inovasi layanan sebagai pendekatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi visual Fotocall Studio ditampilkan melalui tipografi yang sederhana dan mudah dibaca, fotografi berkualitas tinggi dengan nuansa natural, penggunaan warna dominan putih, hitam, dan pastel, serta tata letak yang memiliki hierarki informasi jelas dan konsisten. Logo digunakan secara seragam untuk membangun identitas merek. Sementara itu, inovasi utama berupa layanan selfphoto photobooth dianalisis menggunakan lima tahapan Rogers: knowledge, persuasion, decision, implementation, dan confirmation. Inovasi ini terbukti mampu meningkatkan engagement audiens, memperbanyak jumlah pemesanan, serta memberikan dampak positif terhadap kepuasan klien.
PERAN SOSIALISASI POLITIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PADA PILKADA 2024 DI KOTA BLITAR Arif Ridwanto; Nik Haryanti; Andiwi Meifilina
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3jgfqh41

Abstract

Penelitian ini menyoroti rendahnya partisipasi politik di Kota Blitar, terutama di kalangan pemilih muda, perempuan, dan penyandang disabilitas. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya akses informasi dan metode sosialisasi yang kurang efektif. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran sosialisasi politik oleh KPU Kota Blitar dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya.Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kota Blitar melaksanakan sosialisasi dalam bentuk formal, informal, langsung, dan tidak langsung. Sosialisasi ini berperan dalam meningkatkan kesadaran politik, mendorong partisipasi, dan memperkuat kontrol publik. Faktor pendukung meliputi lingkungan yang terbuka, tokoh masyarakat, dan media sosial. Sementara hambatannya adalah rendahnya literasi politik, penyebaran hoaks, dan informasi yang tidak merata. KPU disarankan mengoptimalkan media sosial, memperkuat relawan, dan bekerja sama dengan komunitas serta media lokal
PENGARUH KUALITAS KONTEN DAN INTERAKTIVITAS KONTEN TERHADAP BRAND AWARENESS PADA AKUN TIKTOK @purbasari_indonesia DI KALANGAN MAHASISWA IWU PRODI ADMINISTRASI BISNIS Amelia Putri; Yoki Oktorian Sukardi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/b6hc7w20

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan media sosial seperti TikTok sebagai sarana promosi yang efektif. Purbasari, sebagai salah satu brand kecantikan lokal di Indonesia, memanfaatkan platform TikTok untuk menjangkau audiens muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas konten dan interaktivitas konten di TikTok terhadap brand awareness Purbasari di kalangan mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis International Women University (IWU). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner, yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Namun secara parsial, hanya interaktivitas konten yang memiliki pengaruh signifikan, sedangkan kualitas konten tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya interaksi audiens dalam membentuk kesadaran merek di platform digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam bidang pemasaran digital dan menjadi acuan praktis bagi brand lokal dalam mengoptimalkan potensi media sosial, khususnya TikTok, untuk meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif