cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL MELALUI PENDIDIKAN CINTA TANAH AIR DI TENGAH PERUBAHAN DIGITAL DAN GLOBALISASI BUDAYA Cicilia Normanoviana Yuliastuti; Haidar Umar Ali; Muhammad Arrijalu Qowwamuna; Samuel Giovano Handoko; Samuel Pascal Krisna Putra; Renaldiyanu Cahya Firmansyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mp00y919

Abstract

Pertumbuhan cepat teknologi digital mengubah cara anak muda melihat budaya dan lingkungan sehari-hari. Melalui akses mudah ke konten global seperti musik Korea, serial Jepang, juga tayangan mancanegara, banyak remaja justru lebih sering terlibat dengan budaya luar dibandingkan tradisi lokal. Akibatnya, nilai-nilai budaya Indonesia kerap dipandang usang atau tak sesuai gaya hidup masa kini. Meskipun begitu, ciri khas bangsa tetap diperlukan untuk membangun kesadaran diri, menciptakan ikatan sosial, bahkan menyuport toleransi antarkelompok yang berbeda. Jika rasa cinta tanah air mulai luntur, anak muda bisa tidak lagi merasa dekat dengan negara dan enggan ambil bagian di dalamnya. Oleh karena itu, perlu sekali menumbuhkan jiwa nasional melalui pembelajaran yang berakar pada nilai Pancasila serta memperkuat kepribadian diri. Melalui pendekatan ini, anak muda menjadi lebih sadar betapa pentingnya menjalin kembali hubungan dengan akar budayanya, serta membangkitkan sikap rela berkorban untuk negeri. Hal ini penting karena Indonesia membutuhkan wajah yang jelas saat arus budaya asing masuk semakin deras.
STATUS KEPERDATAAN ANAK HASIL SURROGACY: TINJAUAN HUKUM INDONESIA HAK WARIS ANAK Margaretha Dameria Eunike Sibarani; Made Aditya Pramana Putra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/kzhn9b56

Abstract

Penulisan penelitian ilmiah ini ditujukan untuk mengkaji kepastian status hukum dari anak hasil sewa rahim atau surrogacy dalam pandangan hukum positif Indonesia. Penulisan ini menggunakan metode normatif dan pendekatan peraturan perundang-undangan yang dilengkapi oleh pendekatan kasus. Dari penelitian ini muncul jawaban dari banyaknya pertanyaan mengenai status anak hasil surrogacy yaitu, anak tersebut tetap sah secara hukum memiliki hubungan dengan ibu kandung yang melahirkan. Dalam peraturan yang berlaku di Indonesia seperti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan sebagai dasar hukum dalam penulisan, dan Kompilasi Hukum Islam, maka jelas bahwa anak hasil surrogacy mempunyai hubungan keperdataan dengan ibu kandungnya. Dalam segi pandang agama juga mendukung pernyataan tersebut karena anak pada dasarnya memiliki hubungan sah maupun waris dengan kedua orang tua kandungnya. Namun, anak tersebut dapat kembali ke tangan kedua orang tua biologisnya jika diadopsi oleh mereka berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak.
Implementasi Problem Base Learning (PBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Chairunisa; Agus Lestari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/drbfd443

Abstract

Keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa Indonesia menunjukkan tingkat yang masih rendah, meskipun memiliki signifikansi yang tinggi untuk pendidikan abad ke-21. Di sisi lain, Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning - PBL) menunjukkan potensi yang besar, meskipun hasilnya bervariasi tergantung pada konteks yang berbeda. Tinjauan Pustaka Sistematis (Systematic Literature Review - SLR) ini bertujuan untuk memaparkan hasil implementasi PBL, dampaknya terhadap pemikiran kritis, penerapannya di berbagai tingkatan, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat studi tahun 2015-2025. Metode SLR memanfaatkan data dasar Google Scholar, ResearchGate, dan SINTA dengan kata kunci "berpikir kritis PBL", "implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah", dan "hambatan PBL", yang menghasilkan penyaringan 25 studi relevan dari total 90 artikel awal melalui protokol PRISMA. Temuan utama menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis di berbagai jenjang pendidikan, termasuk dasar, menengah pertama, kejuruan, dan tinggi. Proses ini berlangsung melalui tahap orientasi masalah dan kolaborasi, meskipun terdapat hambatan yang berasal dari keterbatasan waktu dan kesiapan guru. Implikasi praktisnya mencakup pelatihan guru yang mendalam dan penyesuaian kurikulum untuk memaksimalkan PBL dalam pengembangan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills - HOTS).
Pengembangan Kewirausahaan Kuliner Nasi Ayam Suwir Untuk Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga (IRT) di RT.01 Kelurahan Karang Balik, Tarakan Nurul hidayat; Elviana Limbong; Indah Ayu Purwanto; Risky Ayu Amalia; Ricky Saputra; Syalwa Nurul Fadillaturra’hma; Shalsa Bhila
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/68ma4p67

Abstract

Nasi ayam suwir adalah sajian komplit berupa nasi putih yang ditemani ayam suwir beraroma kaya dan aneka bahan pelengkap. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa yang pas antara gurih, pedas, dan sentuhan segar yang menjadikannya kombinasi sempurna. Ayam suwir dibuat dari daging ayam yang direbus bersama rempah-rempah hingga teksturnya empuk, memudahkan untuk disuwir. Daging yang sudah disuwir kemudian ditumis dan dibumbui. Penggunaan bumbu dan rempah-rempah yang intens dalam proses memasak memberikan cita rasa istimewa yang sangat menggugah selera. Bahkan, resep ayam suwir sering diwariskan secara turun-temurun. Selain karbohidrat dari nasi dan protein dari ayam suwir, kita dapat menambahkan sayuran segar sebagai pelengkap, seperti daun kemangi dan irisan mentimun. Ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga nilai gizi yang seimbang. Ayam adalah sumber protein tinggi, kemangi dikenal baik untuk kesehatan dan melancarkan pencernaan, sementara mentimun membantu menjaga hidrasi tubuh. Penyajian nasi ayam suwir ini relatif mudah, menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai kesempatan, mulai dari acara keluarga dan pertemuan teman, hingga sebagai menu yang dijual ke masyarakat luas. Kelezatannya membuat hidangan ini digemari dan cocok dinikmati oleh siapa saja. Ini adalah pilihan hidangan yang praktis dan penuh gizi.
PERAN KONSEP FALAH DAN MASLAHAH DALAM KEBIJAKAN MONETER ISLAM UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs Nada Nurani Suminar; Abiyan Aldo Ditia; Siti Nurhasyima; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jz8nj382

Abstract

Kebijakan moneter Islam tidak hanya berfokus pada stabilitas ekonomi, tetapi juga pada pencapaian kesejahteraan dan kemaslahatan umat. Konsep falah sebagai keberhasilan dunia–akhirat serta maslahah sebagai kemanfaatan umum menjadi dasar moral dalam perumusan kebijakan ekonomi Islam, termasuk pengelolaan uang, pembiayaan, dan pengendalian inflasi. Dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs), integrasi kedua konsep tersebut berperan penting dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pengentasan kemiskinan, pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Melalui kebijakan moneter yang bebas riba dan berorientasi pada keadilan, sistem keuangan Islam diarahkan untuk mendorong aktivitas produktif, investasi sosial, serta distribusi kekayaan yang lebih merata. Selain menjaga stabilitas makroekonomi, kebijakan moneter Islam juga memperkuat sektor riil dan mengurangi praktik spekulatif yang merugikan masyarakat. Nilai-nilai falah dan maslahah menjadikan kebijakan moneter tidak sekadar alat teknis, tetapi sarana mewujudkan keadilan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, kebijakan moneter Islam memiliki potensi signifikan dalam mendukung pencapaian SDGs secara holistik dan berkelanjutan.
EDUKASI GIZI PADA IBU HAMIL MENCEGAH STUNTING: LITERATURE REVIEW Neng Delis Sartika; Lilis Lismayanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a86pta68

Abstract

Stunting, sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat yang persisten di Indonesia, erat kaitannya dengan status gizi ibu selama periode kehamilan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menilai keefektifan intervensi edukasi gizi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku ibu hamil guna mencegah stunting. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan menggunakan kata kunci spesifik seperti "edukasi gizi", "ibu hamil", "stunting", dan "gizi seimbang". Dari total 93 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan kemudian dianalisis secara mendalam. Temuan dari kajian ini mengungkapkan bahwa edukasi gizi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil, kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat, praktik pemenuhan kebutuhan nutrisi harian, serta pola makan yang lebih seimbang. Berbagai metode edukasi, meliputi booklet interaktif, media audiovisual, kelas prenatal, dan platform digital, terbukti efektif dalam memperbaiki pemahaman ibu hamil tentang strategi pencegahan stunting. Lebih lanjut, kajian ini menekankan bahwa edukasi gizi berperan sebagai pendekatan promotif dan preventif yang esensial untuk mengurangi risiko stunting sejak fase kehamilan. Oleh karena itu, implementasi program edukasi yang berkelanjutan, mudah diakses, dan terintegrasi dengan layanan kesehatan primer menjadi imperatif untuk mengoptimalkan kesehatan maternal dan perkembangan janin. Kajian ini juga mendorong penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut dalam konteks budaya dan sumber daya lokal di Indonesia.
TANGGUNG JAWAB HUKUM E-COMMERCE YANG MEMFASILITASI PRODUSEN UNTUK MENJUAL BARANG IMITASI I Made Aditya Rindi; Kadek Sarna
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6trm9s81

Abstract

Penelitian ini membahas tanggung jawab hukum e-commerce yang memfasilitasi penjualan barang imitasi di Indonesia. Perkembangan teknologi digital telah mendorong maraknya perdagangan melalui platform daring, namun sekaligus membuka celah terjadinya pelanggaran hak kekayaan intelektual (HKI). Produk imitasi tidak hanya merugikan pemilik merek asli melalui penurunan nilai ekonomi dan reputasi, tetapi juga menimbulkan risiko bagi konsumen berupa kerugian finansial, kesehatan, maupun keamanan data. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti UU Hak Cipta, UU Merek, UU ITE, UU Perlindungan Konsumen, serta PP 71/2019 dan PP 80/2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara hukum positif Indonesia, platform e-commerce tidak dapat berlindung di balik prinsip safe harbor semata, melainkan memiliki kewajiban proaktif untuk mencegah, mendeteksi, dan menghapus konten ilegal, termasuk penjualan barang tiruan. Ketentuan Pasal 22 PP 80/2019 dan Pasal 10 UU Hak Cipta menegaskan tanggung jawab hukum platform sebagai Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE). Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya model tanggung jawab berbasis kesalahan (fault-based liability) yang proporsional, sehingga platform e-commerce tidak hanya berfungsi sebagai perantara pasif, melainkan sebagai penjaga gerbang (gatekeeper) yang memastikan integritas perdagangan digital serta perlindungan konsumen dan pemilik merek dalam ekosistem e-commerce Indonesia.
ANALISIS STRUKTURALISME DAN PENDEKATAN MORAL DALAM CERPEN HARIMAU DAN BUNGLON KARYA MIGUEL ANGELO JONATHAN Reva Savitri; Abdurahman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8dwr4547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cerpen Harimau dan Bunglon karya Miguel Angelo Jonathan melalui dua perspektif utama, yaitu pendekatan strukturalisme dan pendekatan moral. Pendekatan struktural digunakan untuk mengungkap keterkaitan unsur-unsur intrinsik cerpen, meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, serta amanat yang membangun kesatuan makna cerita secara utuh. Analisis struktural menunjukkan bahwa unsur-unsur tersebut saling mendukung dalam membentuk konflik utama yang sederhana, namun sarat makna simbolik. Sementara itu, pendekatan moral difokuskan pada nilai-nilai etika yang disampaikan melalui pertentangan karakter antara Harimau dan Bunglon. Harimau merepresentasikan sifat kesombongan, impulsivitas, dan kepercayaan berlebihan pada kekuatan fisik, sedangkan Bunglon melambangkan kerendahan hati, kebijaksanaan, kehati-hatian, serta kemampuan beradaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini secara efektif menyampaikan pesan moral universal tentang pentingnya kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menghadapi persoalan hidup. Cerpen ini menegaskan bahwa kekuatan fisik semata tidak selalu menjamin kemenangan, dan bahwa kemampuan berpikir adaptif sering kali menjadi faktor penentu keselamatan dan keberlangsungan hidup.
ANALISIS RETORIKA DAN STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN PRABOWO PADA SIDANG TAHUNAN MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT (MPR) 2025 Putri Utami; Dedy Rahmad Sitinjak; Irwan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rmsse591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk retorika dan strategi komunikasi politik dalam Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tahun 2025. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis retorika Aristotelian yang berfokus pada tiga pilar persuasi, yaitu ethos, pathos, dan logos, serta lima prinsip retorika klasik (inventio, dispositio, elocutio, memoria, dan actio). Analisis juga diperkaya dengan perspektif strategi komunikasi politik modern melalui model Lasswell, framing, dan agenda-setting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur logos mendominasi pidato dengan persentase 38,9%, diikuti pathos (33,3%) dan ethos (27,8%). Hal ini menandakan orientasi rasional dan faktual dalam penyampaian pesan politik. Sementara itu, prinsip retorika yang paling menonjol adalah dispositio dan actio, yang menggambarkan struktur pidato yang sistematis dan penyampaian yang ekspresif. Strategi komunikasi Prabowo juga menunjukkan pengelolaan citra melalui bahasa nasionalistik dan simbol kebangsaan untuk memperkuat legitimasi pemerintahan baru. Dengan demikian, pidato kenegaraan ini bukan hanya sarana informatif, tetapi juga performatif, di mana bahasa digunakan sebagai alat politik untuk membangun kepercayaan, memengaruhi opini publik, dan mengokohkan citra kepemimpinan nasional di era politik digital.
KUASA PENGETAHUAN DI MEDIA SOSIAL AKADEMIK: STUDI EKSPLORATIF PADA MAHASISWA PENGGUNA TIKTOK EDUKASI PSIKOLOGI Nazwa Azizah; Bunga Kresna Nandini; Erfina Narsi Agustin; Vinda Puji Pertiwi; Siti Hikmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/60j5je78

Abstract

Perkembangan media sosial mengubah cara mahasiswa mengakses dan memaknai pengetahuan, termasuk dalam pembelajaran psikologi. TikTok menjadi media pembelajaran informal yang menyediakan konten singkat dan visual sehingga banyak dimanfaatkan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Psikologi memaknai kuasa pengetahuan dalam konten edukasi psikologi di TikTok. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi dengan delapan mahasiswa Psikologi UIN Walisongo yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Mahasiswa menunjukkan sikap kritis dalam menilai kredibilitas konten, terutama dengan melihat latar belakang kreator dan kesesuaian informasi dengan teori yang mereka pelajari, Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memposisikan TikTok sebagai pelengkap pembelajaran untuk memahami konsep secara ringkas dan mudah diakses. Kredibilitas konten dinilai melalui latar belakang kreator, penggunaan teori, dan kesesuaian dengan materi akademik. Mahasiswa menyadari risiko penyederhanaan dan potensi misinformasi, serta mengakui bahwa algoritma TikTok membentuk paparan informasi dan menciptakan filter bubble yang mempengaruhi persepsi suatu isu psikologi.

Filter by Year

2023 2026