cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,635 Documents
EFEKTIVITAS TERMS AND CONDITIONS DALAM MENGATASI WANPRESTASI PADA KONTRAK KEANGGOTAAN GYM Ida Bagus Adhyaksa Wicaksana; Ida Bagus Yoga Raditya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/36wq4a96

Abstract

Kontrak keanggotaan gym pada umumnya dituangkan dalam bentuk terms and conditions yang bersifat baku dan disusun sepihak oleh pihak penyedia layanan. Hal ini sering menimbulkan persoalan hukum ketika salah satu pihak melakukan wanprestasi, baik anggota maupun pihak gym. Artikel ini bermaksud untuk mengkaji secara mendalam ragam klausul yang lazim dicantumkan dalam perjanjian keanggotaan gym, cara penerapannya dalam menyelesaikan permasalahan wanprestasi, serta tingkat efektivitasnya dalam memberikan lindungan hukum yang adil untuk kedua pihak. Dalam penelitian ini, peneliti memakai metode hukum normatif dengan tiga pendekatan, pertama pendekatan peraturan perundang-undangan, kedua pendekatan konseptual, dan ketiga pendekatan analitis. Hasil analisis menunjukkan bahwa klausul dalam kontrak keanggotaan gym cukup efektif dalam memberikan kepastian secara administratif, terutama terkait dengan kewajiban anggota. Namun demikian, klausul tersebut belum mampu menciptakan hubungan kontraktual yang seimbang dan perlindungan hukum yang setara bagi kedua belah pihak. Klausul cenderung lebih menguntungkan pihak gym dan sering kali bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang mengenai Perlindungan Konsumen. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi klausul kontrak yang lebih proporsional serta pengawasan dari pemerintah agar hak-hak konsumen tetap terlindungi.
IMPLIKASI ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK TERHADAP PERLINDUNGAN HAK PARA PIHAK DALAM SUROGASI KOMERSIAL (SURROGATE MOTHER) Ni Putu Ekasari Nila Purnama; I Wayan Novy Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/85gyf537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan pembatasan asas kebebasan berkontrak terhadap perlindungan hak para pihak dalam praktik surogasi komersial di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada tiga pihak utama yang terlibat, yaitu ibu pengganti, pasangan peminta jasa, dan anak yang dilahirkan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yang melibatkan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap literatur hukum, jurnal ilmiah, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asas kebebasan berkontrak dalam praktik surogasi komersial tidak dapat diterapkan secara mutlak, melainkan harus dibatasi oleh asas kesusilaan, ketertiban umum, dan kemanusiaan. Pembatasan tersebut berimplikasi langsung terhadap perlindungan hak para pihak. Bagi ibu pengganti, pembatasan berfungsi sebagai mekanisme perlindungan agar kontrak tidak menimbulkan eksploitasi biologis. Bagi pasangan peminta jasa, pembatasan menimbulkan tantangan terkait kepastian hukum terhadap status anak. Sedangkan bagi anak, pembatasan menjadi penting untuk menjamin hak atas status hukum, nasab, dan perlindungan kesejahteraan. Dengan demikian, asas kebebasan berkontrak dalam konteks surogasi komersial harus dipahami dalam kerangka kebebasan yang terbatas (limited freedom) dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia, bukan semata-mata pada kebebasan transaksi kontraktual.
PROBLEM NORMA DAN HARMONISASI HUKUM DALAM PERCERAIAN PERKAWINAN CAMPURAN DI BALI I Wayan Aditya Dharma; Komang Widiana Purnawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dqwhjr18

Abstract

Penelitian ini berangkat dari meningkatnya praktik perkawinan campuran antara warga negara Indonesia dan warga negara asing yang dalam perkembangannya menimbulkan persoalan hukum serius ketika terjadi perceraian. Permasalahan utama terletak pada pengaturan harta kekayaan dan hak waris yang berada dalam irisan antara Hukum Perdata Internasional, hukum nasional, dan hukum adat Bali. Kondisi tersebut melahirkan problem norma berupa norma kabur dalam Pasal 37 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, norma konflik antara prinsip lex situs dan ketentuan agraria nasional, serta norma kosong akibat belum adanya undang-undang Hukum Perdata Internasional yang komprehensif di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis problem norma dalam pengaturan harta kekayaan dan hak waris pasca perceraian perkawinan campuran serta merumuskan model harmonisasi hukum yang mampu menyelaraskan hukum nasional, Hukum Perdata Internasional, dan hukum adat Bali. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, perbandingan hukum, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan norma antar rezim hukum memperbesar ketidakpastian hukum dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan substantif, khususnya bagi perempuan dan anak. Oleh karena itu, harmonisasi hukum diperlukan melalui penyelarasan norma substantif, pengakuan nilai hukum adat dalam kerangka hukum nasional, serta penguatan legislasi Hukum Perdata Internasional guna menjamin kepastian hukum dan keadilan dalam sistem hukum pluralistik Indonesia.
PEMANFAATAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM EFISIENSI PRODUKSI KONTEN MEDIA SOSIAL UNTUK PEMASARAN DIGITAL UMKM Ferry Adrian; Muhammad Fauzi Sahono
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/b8xd5j13

Abstract

Perubahan pola konsumsi digital yang masif menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memproduksi konten media sosial secara cepat, namun sering terkendala oleh keterbatasan waktu dan anggaran pemasaran. Teknologi Artificial Intelligence (AI) hadir sebagai solusi potensial untuk mengatasi hambatan tersebut melalui otomatisasi dan asistensi cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), khususnya AI generatif, dalam meningkatkan efisiensi proses produksi konten media sosial untuk pemasaran digital UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola peran AI dalam alur kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi platform AI generatif seperti ChatGPT, Canva AI, dan CapCut mampu mempercepat alur kerja (workflow) produksi secara signifikan. Teknologi ini terbukti meningkatkan produktivitas UMKM dalam tahap ideasi hingga eksekusi visual dan menekan biaya operasional. Namun, ditemukan pula bahwa implementasi ini memunculkan tantangan baru terkait keaslian identitas merek (brand authenticity) dan etika desain yang memerlukan regulasi. Sebagai kesimpulan, AI generatif efektif meningkatkan efisiensi produksi konten bagi UMKM, namun penggunaannya harus tetap menempatkan manusia sebagai pemegang kendali utama kualitas dan "suara merek".
UNDERSTANDING DISTRIBUTION THROUGH QUR’AN AND HADITH INTERPRETATIONS Dissy Farrel Dwiky Maulana; Ahmad Ardi Firmansyah; Candni Aulia Fasya; Putri Novita Sari; Berlian Rizky Defina; Nita Putri Salsabilla; Nabila; Taufiq Kurniawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/983z2582

Abstract

Distribution is a central issue in Islamic economics, which aims to achieve collective welfare. However, distribution is often narrowly understood as the transfer of goods and services from producers to consumers, rather than as the fair allocation of wealth. This study analyzes verses from the Qur'an and Hadith related to the ethics of wealth distribution to identify the principles promoted in Islam. This article uses a literature review method with a library research approach, with the main sources taken from the Qur'an and Hadith, supported by relevant academic literature such as journal articles. The findings show that Islamic distribution ethics emphasize justice and equality, brotherhood and compassion, and social solidarity. Instruments such as zakat, infaq, sadaqah, and waqf play a strategic role in realizing wealth equality while reducing economic inequality in society. In addition, the Qur'an highlights the importance of prioritizing spiritual well-being over material interests in economic activities. In conclusion, ethical distribution in Islam serves as a fundamental pillar for fostering social balance and promoting holistic human prosperity.
PENGUATAN LITERASI SISWA MELALUI PROGRAM CALISTUNG SEKOLAH DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL ULUM WIDANG Amal Sholahudin Faqih; Shofi Farohah; Richa Ismatul Afifah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/q4cy3611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi siswa melalui Program Calistung (membaca, menulis, dan berhitung) yang dilaksanakan di MI Darul Ulum Widang. Program Calistung menjadi strategi sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa kelas rendah sebagai fondasi keberhasilan pembelajaran pada jenjang berikutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan guru kelas, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi melalui Program Calistung dilaksanakan secara terstruktur melalui pembiasaan membaca sebelum pembelajaran, pendampingan intensif bagi siswa yang mengalami kesulitan, penggunaan media pembelajaran variatif, serta evaluasi berkala terhadap perkembangan siswa. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menumbuhkan minat belajar, rasa percaya diri, dan partisipasi aktif siswa. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi komitmen guru, dukungan orang tua, dan lingkungan belajar yang kondusif, sementara kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan awal siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Dengan demikian, Program Calistung di MI Darul Ulum Widang terbukti berperan penting dalam memperkuat literasi dasar siswa dan dapat dijadikan model penguatan literasi di tingkat madrasah ibtidaiyah.
PENGARUH LAYANAN ONLINE FOOD DELIVERY TERHADAP KINERJA BISNIS UMKM SEBLAK MEWEK JAMBI MELALUI TINGKAT PENJUALAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Rika Nurjihan; Syahmardi Yacob
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/b7psph57

Abstract

Pesatnya perkembangan layanan online food delivery (OFD) telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner untuk beradaptasi dengan sistem pemasaran digital. Pemanfaatan platform OFD dinilai mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan aksesibilitas konsumen, serta memberikan kemudahan dalam proses pemesanan makanan. Namun demikian, penerapan layanan OFD tidak selalu menjamin stabilitas kinerja bisnis, sebagaimana tercermin dari fluktuasi penjualan yang dialami oleh UMKM Seblak Mewek Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh layanan OFD terhadap kinerja bisnis UMKM kuliner dengan tingkat penjualan sebagai variabel mediasi. Data penelitian diperoleh melalui survei terhadap konsumen dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan OFD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat penjualan serta kinerja bisnis. Selain itu, tingkat penjualan terbukti mampu memediasi secara signifikan hubungan antara layanan OFD dan kinerja bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan layanan OFD dapat meningkatkan volume penjualan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja bisnis UMKM kuliner secara lebih berkelanjutan.
TINJAUAN MEDIKOLEGAL : ANALISIS PERBEDAAN KARAKTERISTIK MORFOLOGIS DAN BIOMEKANIKA LUKA PADA TRAUMA TUMPUL DAN TAJAM Farianti Zuhra; Rahmadsyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jnvzyy84

Abstract

Kekerasan fisik yang mengakibatkan cedera merupakan tantangan kesehatan dan hukum yang persisten dalam praktik kedokteran forensik klinis. Kesalahan dalam membedakan karakteristik luka akibat ruda paksa tumpul dan ruda paksa tajam di Instalasi Gawat Darurat sering terjadi dan berpotensi menyebabkan bias dalam penyidikan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan morfologis serta biomekanika trauma tumpul dan tajam guna memberikan panduan diagnostik yang akurat bagi praktisi medis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka yang menelusuri literatur ilmiah terkait prinsip patofisiologi trauma mekanik, respons jaringan, serta standar medikolegal dalam penyusunan Visum et Repertum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan utama antara trauma tumpul dan tajam dapat diidentifikasi melalui parameter spesifik, yaitu keberadaan jembatan jaringan, karakteristik tepi luka, sudut luka, serta pola fraktur tulang. Trauma tumpul menunjukkan tepi luka ireguler dengan adanya jembatan jaringan, sementara trauma tajam dicirikan oleh tepi yang rata dan sudut yang tegas tanpa adanya jembatan jaringan. Pemahaman mengenai perbedaan ini sangat krusial bagi dokter pemeriksa untuk menghasilkan laporan medikolegal yang objektif, akurat, dan berbasis bukti ilmiah. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan ketelitian klinis dalam mendokumentasikan temuan luka, sehingga mampu meminimalisasi kesalahan interpretasi yang berujung pada bias penyidikan serta memperkuat kekuatan pembuktian dalam sistem peradilan pidana. 
PEMBUATAN TAPE PISANG KEPOK SEBAGAI PANGAN FERMENTASI RAMAH HIPERTENSI DI DESA BANYULEGI, KECAMATAN DAWARBLANDONG, KABUPATEN MOJOKERTO Reza Astika Wahyu Pramesti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/2e6qt944

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Prevalensi hipertensi di wilayah ini mencapai 28% pada penduduk dewasa dan 45% pada kelompok lansia. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi gizi dan pelatihan pembuatan tape pisang kepok sebagai alternatif pangan fermentasi fungsional yang ramah bagi penderita hipertensi. Pisang kepok yang melimpah di wilayah ini mengandung kalium sekitar 358 mg per 100 gram yang berperan dalam menurunkan tekanan darah melalui mekanisme natriuresis dan relaksasi vaskuler. Melalui proses fermentasi menggunakan ragi tape, tape pisang kepok mengalami perubahan biokimia yang meningkatkan bioavailabilitas mineral, menghasilkan peptida bioaktif penghambat enzim Angiotensin Converting Enzyme (ACE), serta menghasilkan probiotik alami yang mendukung kesehatan metabolik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2026 dengan melibatkan 45 peserta yang dibagi dalam 5 kelompok praktik. Hasil program menunjukkan tingkat keberhasilan pelatihan sebesar 100%, antusiasme peserta yang tinggi, serta peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pisang lokal sebagai pangan fungsional antihipertensi. Program ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pendekatan non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengolahan komoditas lokal bernilai tambah.
PENGARUH KURANGNYA PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN (FATHERLESS) TERHADAP REGULASI EMOSI DEWASA AWAL Widya Ratri Ning Pratidina; Alfiza Fakhriya Haq; Hamka
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fmg5rj46

Abstract

Regulasi emosi merujuk pada kemampuan untuk menilai, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi, yang seharusnya berkembang pada masa dewasa awal dengan dukungan orang tua. Di Indonesia, fenomena fatherless cukup banyak terjadi, sekitar 20,9% anak mengalami keterlibatan kurangnya peran ayah dalam pengasuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kurangnya peran ayah terhadap regulasi emosi dewasa awal di Kota Samarinda. Sebanyak 390 mahasiswa dewasa awal berpartisipasi dalam penelitian ini. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain kausal asosiatif, data dikumpulkan melalui Skala Peran Ayah (Fathering Scale) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang keduanya telah teruji validitas dan reliabilitasnya dengan skor Cronbach’s Alpha 0,966 untuk skala peran ayah dan Cronbach’s Alpha  0,868 untuk skala ERQ. Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh signifikan peran ayah terhadap regulasi emosi dewasa awal (F = 80,638; p < 0,001), dengan koefisien regresi sebesar 0,107. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat absensi peran ayah, maka akan semakin tinggi pula tingkat regulasi emosinya. Nilai R² (0,172) mengindikasikan bahwa absensi peran ayah menyumbang 17,2% terhadap variansi regulasi emosi, sementara 82,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam pembaruan multidemensional tentang peranan ayah dalam pengasuhan yang mana disampaikan oleh Lamb (2010) tentang pentingnya keterlibatan ayah tidak hanya penting pada masa kanak-kanak tetapi juga pada masa remaja dan dewasa awal.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April Vol. 3 No. 3 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November Vol. 2 No. 10 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober Vol. 2 No. 9 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September Vol. 2 No. 8 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus Vol. 2 No. 7 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni Vol. 2 No. 5 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei Vol. 2 No. 4 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April Vol. 2 No. 3 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL MEDIA AKADEMIK More Issue