cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,732 Documents
KONSEP KURIKULUM MADRASAH, SEKOLAH, DAN PESANTREN DI INDONESIA Muhammad Galih Kusuma; Fu’ad Zaky Musthofa; Khuriyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.899

Abstract

Kurikulum madrasah, pesantren, dan sekolah umum memiliki karakterisitk masing-masing yang mencerminkan tujuan yang ingin dicapainya oleh ketiga institusi pendidikan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dimana pendekatan ini bertujuan untuk menelaah dan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan terkait Konsep kurikulum Pesantren, Madrasah, dan Sekolah. ketiga kurikulum ini saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang holistik. Meskipun memiliki fokus dan pendekatan yang berbeda, tujuan akhir mereka tetap sama: membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan kepribadian yang kuat. Hal ini mencerminkan pentingnya pendidikan yang seimbang antara pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai moral sebagai bekal untuk menghadapi tantangan di dunia yang terus berubah.
ANALISIS PEMBENTUKAN PERATURAN DESA DAN KEDUDUKANNYA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA Marza Nadya Rahayu; Al Hambra Bilal Makayasa; Achmad Riky Pratama; Moh. Aminullah Ahmad; Ulil Amri Insan Kamil
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.900

Abstract

Kewenangan dari pemerintah desa luas, sehingga membuat pemerintah desa masuk pada pemerintahan mandiri di lingkaran negara Indonesia. Melalui peraturan daerah dan peraturan pelaksana lainnya pemerintah daerah memiliki hak untuk menetapkan suatu hal yang bertujuan untuk pelaksanaan otonomi dan melakukan tugas pembantuan. Pembentukan tersebut dengan merujuk pada setiap permasalahan yang ada, dalam ketentuan peraturan dartah yang dibuat oleh Badan Permusyawaratan Desa (DPD) dengan Kepala Desa. Dalam menjalankannya dilandaskan dengan prinsip asas desentralisasi bertujuan agar adanya kesejahteraan yang dapat terwujud dan setiap daerah dapat bersaing dengan senantiasa menanamkan sikap menghargai perbedaan dan ciri khas yang dimiliki setiap daerah. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan mengenai proses pembentukan peraturan daerah beserta materi muatan dan kedudukan dengan berlandaskan sistem hukum di Indonesia. Penelitian hukum normatif metode yang digunakan dalam penelitian ini, dilakukan dengan mengkaji bahan hukum primer dan sekunder berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Kemudian penelitian ini menghasilkan bahwa adanya kekurangan dalam pemebntukan peraturan daerah. Maka dapat diambil kesimpulan dalam penelitian ini, peraturan terendah tetap memiliki kekuatan mengikat dab peraturan desa menganut dan berlaku seafai lex specialis di wilayah desa.
PENGEMBANGAN SDM DI ERA DIGITAL: TRANSFORMASI DAN ADAPTASI KOMPETENSI Nudzulul Faidz; Mudji Kuswinarmo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.904

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah dunia kerja, menuntut organisasi untuk mengadaptasi kompetensi SDM agar tetap relevan dan kompetitif. Penelitian ini membahas strategi transformasi pengembangan SDM berbasis teknologi, termasuk pelatihan digital, fleksibilitas kerja, dan kemampuan analitik. Artikel ini mengidentifikasi tantangan utama, seperti resistensi perubahan, kebutuhan investasi teknologi, dan pentingnya budaya pembelajaran berkelanjutan. Dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis pendekatan adaptasi kompetensi SDM, di mana organisasi didorong untuk meningkatkan literasi digital, keamanan siber, dan kemampuan analitik karyawan. Kesimpulan penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan strategis dalam pengembangan SDM untuk memaksimalkan produktivitas karyawan di era digital. Hasil studi ini memberikan panduan bagi praktisi HR dan manajer untuk merancang program pengembangan yang efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA KUNCI KEBERHASILAN ORGANISASI DI TENGAH PERSAINGAN GLOBAL Ahmad Azril Fikri Ramadhani; Mudji Kuswinarno
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.905

Abstract

Untuk menghadapi tantangan global yang terus berkembang, organisasi perlu berinvestasi dalam pengembangan SDM yang berfokus pada peningkatan keterampilan, adaptabilitas, dan kemampuan inovasi karyawan. Selain pelatihan dan pengembangan karier, program mentorship dan pembinaan kepemimpinan menjadi penting dalam membentuk pemimpin masa depan yang mampu merespons perubahan dengan cepat. Organisasi yang sukses di era globalisasi juga menekankan pentingnya manajemen talenta, di mana karyawan dengan potensi tinggi diberi peluang untuk berkembang melalui tugas-tugas yang menantang dan pengalaman internasional. Teknologi juga berperan besar dalam pengembangan SDM, terutama dengan munculnya platform digital yang memfasilitasi pembelajaran jarak jauh dan berbasis kompetensi. Sistem manajemen pembelajaran (LMS) dan teknologi berbasis kecerdasan buatan memungkinkan karyawan untuk belajar secara mandiri, meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan program pengembangan. Di samping itu, pendekatan manajemen berbasis data memungkinkan organisasi untuk mengevaluasi efektivitas program pengembangan SDM dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Dengan demikian, pengembangan SDM yang holistik dan berkesinambungan menjadi kunci untuk memastikan daya saing dan ketahanan organisasi di pasar global.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE TECHNOLOGY BASED LEARNING DALAM MENGHADAPI KESULITAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS II Anis Dwi Hermawati; Octarina Hidayatus Sholikhah; Erna Ratnawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.907

Abstract

Kesulitan belajar sering kali di alami oleh peserta didik akibat proses pemahaman yang kurang maksimal dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Kesulitan menyerap materi pada pembelajaran matematika menjadi faktor utama kurangnya pemahaman peserta didik. pembelajaran matemarika cenderung dikategorikan sebagai pembelajaran yang sulit dan berkaitan dengan angka dan rumus yang dalam proses pengajarannya membutuhkan metode yang dapat menarik perhatian pseserta didik. Metode Technology Based Learning merupakan metode yang dapat membantu memaksimalkan ketertarikan terhadap minat belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi satuan waktu. Memasuki perkembangan jaman yang modern yang mengalami perkembangan dan kemajuan pesat mengaharuskan guru untuk melakukan inovasi pembelajaran dengan memanfaat keberadaan teknologi menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Technology Based Learning dalam mengahdapi kesulitan belajar peserta didik serta peningkatan pemahaman peserta didik selama mengikuti pembelajaran matematika satuan waktu. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian siklus serta subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas II di SDN 04 Madiun Lor yang terdiri dari 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan observasi, tes, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan memiliki empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hal ini terlihat dari persentase ketuntasan klasikal yang hanya sebesar 15% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 52.00. Hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan metode TBL cenderung meningkat. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata kelas masing-masing adalah sebesar 88% dan 87.00 di akhir siklus I. Kriteria hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa adanya pengaruh penggunaan metode Technology Based Learning dalam menghadapi kesulitan belajar pada pembelajaran matematika satuan waktu kelas II.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS DENGAN MEDIA TEBAK KATA BERGAMBAR PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Djova Ika Rosalia; Cerianing Putri Pratiwi; Sutanti Juliani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas II Sekolah Dasar melalui penggunaan media tebak kata bergambar dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan subjek sebanyak 19 peserta didik pada kelas II. Penelitian ini menggunakan tindakan berupa tahapan pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya media tebak kata bergambar. Peningkatan hasil belajar pada siklus 1 ketuntasan belajar peserta didik sebesar 53% pada siklus 2 menjadi 89%. Penurunan peserta didik yang belum mengalami ketuntasan dari 47% menjadi 11%. Peningkatan ketuntasan dari prasiklus hingga siklus 2 menunjukkan bahwa media pembelajaran yang diterapkan efektif dalam membantu peserta didik memahami materi dan mencapai standar ketuntasan mengalami peningkatan berfifkir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas II.
KETERAMPILAN KOMUNIKASI SAINS SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS DI MTSN GRESIK Rudat Ilaina Alwanda; Nur Wakhidah; Wahyuni Fajar Arum; Nailil Inayah; Khoirotul Ummah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.909

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan keterampilan yang penting dalam pembelajaran IPA. Keterampilan komunikasi sains dapat dimaknai sebagai keterampilan untuk menjelaskan konsep ilmiah atau temuan yang bersifat eksperimental. Analisis mengenai keterampilan komunikasi diperlukan karena dengan adanya keterampilan komunikasi siswa lebih mampu memahami relevansi pengetahuan ilmiah dan bagaimana pengetahuan tersebut digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif. Adapun responden dalam penelitian ini, yaitu siswa kelas IX A MTsN Gresik pada tahun Pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 29 siswa. Pengambilan data menggunakan tes keterampilan komunikasi berupa 4 soal uraian dimana masing-masing soal tersebut sesuai dengan indikator komunikasi sains tertulis. Analisis data dengan cara pemberian skor pada tiap butir soal pada skala 0-3 dengan deskripsi skor penilaian sesuai dengan indikator keterampilan komunikasi sains. Skor yang diperoleh kemudian dijadikan persentase dan dikategorikan menjadi lima kategori, yakni sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata siswa memiliki keterampilan komunikasi sains sebesar 43,97% atau dapat dikatakan dalam kategori cukup.
MENGOPTIMALKAN KEPUASAN NASABAH MELALUI STRATEGI PELAYANAN DAN INOVASI PRODUK DI BANK Meri Febri Sha Fitri; Muhammad Iqbal Fasa; Is Susanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.910

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini guna menciptakan suatu kepuasan nasabah pada bank dengan menerapkan pendekatan layanan dan produk yang kreatif. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam perbankan yang ada pada lembaga keuangan yang semakin kompetitif, kebahagiaan nasabah menjadi pertimbangan penting. Kepuasan nasabah terbukti dipengaruhi secara signifikan oleh inovasi produk dan layanan berkualitas tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa ketika kemampuan kerja dalam penerapan inovasi produk dan strategi pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapan makan nasabah akan merasa, bahagia dan puas dan sebaliknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan startegi layanan untuk pada perbankan dapat meningkatkan pengalaman nasabah. Selain itu, telah ditunjukkan bahwa menciptakan konsep inovatif untuk produk mengarah pada kepuasan klien yang lebih tinggi. Melalui pengembangan produk yang inovatif dan startegi layanan yang baik, penelitian ini menyarankan bank untuk mengikuti pergeseran permintaan dan tren konsumen. Oleh karena itu, bank harus selalu inovatif dan beradaptasi agar dapat memuaskan nasabah dan pada akhirnya memenangkan kesetiaan nasabah.
ANALISIS PERAN KEAMANAN DATA DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH PADA PENGGUNAAN MOBILE BANKING Mar’atun Tursinah; Muhammad Iqbal Fasa; Is Susanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.918

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran keamanan data dalam meningkatkan kepuasan nasabah saat menggunakan mobile banking. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, mobile banking telah menjadi pilihan utama nasabah untuk melakukan transaksi perbankan.Keamanan data memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kepuasaan nasabah,terutama dalam konteks layanan digital yang semakin berkembang.Dalam era digital ini,nasabah mengharapkan perlindungan yang sangat kuat terhadap data pribadi mereka dan ketidakpastian mengenai keamanan data dapat mengurangi kepercayaan mereka terhadap suatau layanan. Namun, risiko keamanan data yang tinggi dapat mengurangi tingkat kepercayaan pelanggan. Melalui metode survei dan analisis data kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor keamanan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, seperti enkripsi data,Kontrol akses,dan kebijakan keamanan data yang ketat.Otentikasi dua faktor dan sistem deteksi intrusi,organisasi dapat melindungi informasi sensitif,perlindungan privasi dari ancaman eksternal dan internal.Selain itu,pelatihan karywan mengenai praktik terbaik keamanan data juga sangat penting untuk mengurangi risiko kesalahan manusia yang dapat menyebabkan kebocoran data.Hasil menunjukkan bahwa nasabah yang merasa aman dengan perlindungan data mereka cenderung memiliki tingkat kepuasaan yang lebih tinggi terhadap layanan yang di berikan ,tingkat keamanan data yang baik secara signifikan berkontribusi pada kepuasan pelanggan.Oleh karena itu,investasi dalam keamanan data tidak hanya melindungi informasi sensitif tetapi juga membangun kepercayaan nasabah,yang pada akhirnya berkontribusi pada loyalitas dan retensi pelanggan.Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi strategi keamanan data dalam setiap aspek operasional untuk mencapai tingkat kepuasaan nasabah yang oiptimal.Rekomendasi dari penelitian ini antara lain peningkatan sistem keamanan oleh penyedia layanan mobile banking serta mengedukasi nasabah mengenai pentingnya melindungi data pribadi. Dengan demikian, keamanan data tidak hanya melindungi informasi nasabah tetapi juga meningkatkan pengalaman dan kepuasan mereka dalam menggunakan layanan perbankan digital.
MENYINGKAP MOTIVASI PEMILIHAN SISTEM KERJA SHIFT MENGGUNAKAN STUDI ETNOGRAFI Pambudi, Adhy Priyo; Heikal, Jerry
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.920

Abstract

Sebuah perusahaan produksi biasanya memiliki dua jenis sistem waktu kerja, yaitu sistem harian dan shift. Pekerja shift membagi jam kerja menjadi beberapa periode waktu yang berbeda. Dalam satu hari, shift kerja bisa terdiri dari 2 – 3 shift, tergantung kondisi perusahaan. Beberapa alasan perusahaan memberlakukan shift kerja adalah menjaga kuantitas produksi, memaksimalkan layanan untuk pelanggan, dan memantau keamanan. Profesi yang memiliki sistem bekerja shift antara lain operator, analis laboratorium, pemadam kebakaran, petugas keamanan, dan medis. Sistem kerja shift dianggap hal yang tidak cukup lazim karena harus bekerja pada periode pagi, siang, dan malam. Disisi lain stigma negatif perihal pekerja shift sangat kuat, sehingga pekerja harus mampu beradaptasi tentang pola hidup yang berubah. Penelitian ini berfokus pada nilai – nilai yang memotivasi pekerja untuk memilih sistem kerja shift. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 17 pekerja shift dengan latarbelakang jenis pekerjaan, usia, jenis kelamin, dan lama bekerja yang berbeda dalam suatu perusahaan didapatkan shared value yang memotivasi pekerja ingin bekerja shift adalah nilai kekeluargaan (family oriented) dan nilai kesejahteraan (finansial).

Page 81 of 274 | Total Record : 2732