cover
Contact Name
Abdul Rahman Suleman
Contact Email
contact@radisi.or.id
Phone
+6281269300866
Journal Mail Official
contact@radisi.or.id
Editorial Address
Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi Alamat : Gedung YPKS: Jl Sutan Soripada Mulia No. 52A Padang Sidempuan Utara,Kota Padangsidimpuan Kode Pos 22715, Telepon (0634) 25839.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal KALANDRA
ISSN : -     EISSN : 2828500X     DOI : https://doi.org/10.55266/jurnalkalandra
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah Open Journal System (OJS) dengan nomor ISSN (online) 2828-500X merupakan wadah bagi para akademisi dan praktisi dalam mempublikasikan berbagai hasil refleksi konseptual maupun gagasan orisinal yang telah dilaksanakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya. KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam setiap penerbitan artikelnya menggunakan metode kebijakan Double Blind Peer Review yaitu metode analisis karya ilmiah yang menyembunyikan identitas reviewer dan penulis, sehingga reviewer tidak mengetahui artikel siapa yang sedang dianalisa dan penulis juga tidak mengetahui siapa yang menganalisa artikelnya. KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan sebanyak 6 (enam) edisi dalam satu tahun yaitu bulan Januari (edisi pertama), Maret (edisi kedua), Mei (edisi Ketiga), Juli (edisi keempat), September (edisi kelima) dan November (edisi keenam) .
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 176 Documents
Sosialisasi Aplikasi Google Classroom pada Guru di Sekolah SMP Plus IT Padangsidimpuan Evitamala Siregar; Rizki Fadilah; Aisyah
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.636

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru di SMP Plus IT Padangsidimpuan melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi Google Classroom. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan kompetensi digital guru dalam memanfaatkan LMS secara optimal untuk mendukung pembelajaran di era digital. Metode Pelaksanaan dilakukan melalui empat tahapan yaitu: persiapan, perancangan, demonstrasi, dan pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keterampilan guru yang signifikan. Indikator pemahan fitur meningkat dari 40% menjadi 80%, keterampilan membuat tugas digital meningkat dari 25% menjadi 90%, serta kemampuan memanajeneb nilai meningkat dari 15% menjadi 80%. Simpulan dari kegiatan ini adalah sosialisasi Google Classroom efektif dalam memperkuat kesiapan guru untuk mengelola kelas daring maupun hybrid secara mandiri dan interaktif, meskipun masih terdapat kendala teknis berupa stabilitas jaringan interner di sekolah.
Pelatihan Penerapan Etika Bisnis Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Kemampuan Pelaku UMKM Di Kelurahan Bincar Muhammad Yusuf Ritonga; Rajab Ansari; Andi Saputra Mandopa; Ahmad Rafii; Nova Christina Dewi; Adek Nilasari Harahap; Lanni Mutiah; Citra Sitompul
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.639

Abstract

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat, namun masih banyak yang belum memahami penerapan etika bisnis secara baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM di Kelurahan Bincar dalam menerapkan etika bisnis dalam menjalankan usahanya. Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab yang membahas prinsip dasar etika bisnis, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan pelayanan kepada konsumen. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM dengan berbagai jenis usaha. Evaluasi dilakukan menggunakan angket untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pelaku UMKM mengenai pentingnya etika bisnis dalam mendukung keberlanjutan usaha. Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat menerapkan etika bisnis secara konsisten sehingga mampu meningkatkan kualitas usaha dan kepercayaan konsumen di Kelurahan Bincar.
Pelatihan Manajemen Usaha dan Literasi Keuangan Berbasis Socialpreneur bagi Kelompok Tani Pasca-Bencana di Desa Hutagodang Abdul Rahman Suleman; Darmadi Erwin Harahap; Suryanto
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.646

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi Kelompok Tani Mawar di Desa Hutagodang, Tapanuli Selatan, yang mengalami penurunan produktivitas dan kerugian aset akibat bencana banjir bandang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah lemahnya manajemen keuangan, di mana modal usaha sering bercampur dengan biaya kebutuhan rumah tangga, serta minimnya jiwa kewirausahaan sosial (socialpreneur) dalam menghadapi tantangan pasca-bencana. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahap: persiapan modul, pelaksanaan pelatihan manajemen usaha (materi socialpreneur dan praktik buku kas), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra secara signifikan, di mana sebelum kegiatan mayoritas petani berada pada kategori "Cukup", dan setelah pelatihan meningkat menjadi kategori "Sangat Baik". Luaran dari kegiatan ini adalah kemampuan mitra dalam memisahkan "dua kantong" (keuangan pribadi dan usaha) serta keterampilan mengisi buku kas sederhana sebagai landasan membangun bisnis masa depan yang tangguh.
Peningkatan Literasi Anak Gereja Melalui Pojok Baca Dan Cerita Pendek Di Gereja HKBP Parsaoran Nauli Resort Sola Fide Dame Ifa Sihombing; Kikin Simaremare; Claudya Gita Br Pa; Sartika Maria Siregar; Indah Lestari Hasugian
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i2.652

Abstract

Developing literacy skills in children is crucial and needs to be instilled from an early age, as it plays a key role in developing reading skills, understanding information, and fostering learning habits. The church, as a religious institution, not only performs a religious function but also plays a role in supporting the education and development of children. This community service activity aims to improve the literacy of Sunday school children through a reading corner program and short story telling activities at the HKBP Parsaoran Nauli Resort Sola Fide Church. The method used in this activity is an educational mentoring approach implemented through several stages: preparation, implementation, and evaluation. During the preparation stage, observations were made on children's literacy conditions and coordination with church administrators and Sunday school teachers. The implementation stage involved providing a reading corner in the form of a creative wall magazine containing illustrated stories and Bible stories, as well as storytelling activities using interesting props to facilitate children's understanding of the story. Furthermore, the evaluation stage was conducted by observing children's interest, participation, and responses during the activity. The results of the activity showed that providing interactive reading facilities and storytelling activities increased children's interest in reading and helped them understand the story's content and convey the message they received. This program also provided a fun learning experience, making children more active in the learning process. Thus, reading corner and short story activities can be an effective effort to foster a culture of literacy while instilling moral
Edu-Agri: Oppurtunity for Support the Education and Increases Food Security in Hanoi, Vietnam and Northern Sumatera, Indonesia Ameilia Zuliyanti Siregar; Novizar; Ravindra C. Joshi
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i3.654

Abstract

This study explores the potential of educational agricultural tourism (edu-agri-tourism) through rice field landscapes in Sapa-Hanoi, Vietnam, and Medan, Indonesia. The research highlights how traditional rice farming systems, particularly the terraced paddy fields in Sapa and the highland rice fields on the outskirts of Medan, function as valuable cultural assets and educational tourism destinations. Using a comparative qualitative approach, the study examines local knowledge, eco-tourism practices, and youth motivation in both regions. Sapa’s terraced rice fields demonstrate well-developed tourism programs that successfully combine ethnic traditions with sustainable agricultural practices. In contrast, Medan possesses strong natural potential but still lacks effective integration between its agricultural resources and tourism sector. The findings underline the importance of participatory planning, community capacity building, and the development of eco-services to enhance food security, educational opportunities, and sustainable tourism experiences through rice field tourism in both areas.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pangan Lokal Fermentasi Samu Udang Di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Noor Hujjatusnaini; Mila; Rafiq Ibnu Widyadana
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i3.657

Abstract

Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya memiliki potensi dalam pengembangan pangan lokal berbasis fermentasi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu produk yang dapat dikembangkan adalah samu, makanan tradisional khas Kalimantan yang umumnya berbahan dasar ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah samu udang sebagai inovasi pangan lokal, serta menentukan waktu fermentasi optimal berdasarkan kualitas organoleptik. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pretest-posttest dan uji organoleptik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 61%, dengan peningkatan tertinggi pada aspek teknik pembuatan sebesar 80%. Uji organoleptik menunjukkan bahwa fermentasi selama 1×24 jam menghasilkan kualitas terbaik dengan nilai rata-rata 4,6 pada parameter tekstur, warna, aroma, dan rasa. Tingkat kepuasan peserta tergolong tinggi (70–85%), serta sebagian besar peserta (92%) menunjukkan minat untuk mengembangkan produk sebagai usaha. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan kapasitas masyarakat serta membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis pangan lokal.
Optimalisasi Potensi Desa Melalui Pengembangan Wisata Edukasi Kebun Stroberi Sebagai Aset Lokal Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Situ Udik, Cibungbulang Zakirman; Siti Aisyah; Suci Nurhayati; Jihan Kristal Yasmin
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i3.660

Abstract

Desa Situ Udik memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dengan kondisi iklim yang sangat mendukung untuk sektor agrikultur, namun potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal untuk menggerakkan perekonomian desa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi dan mengembangkan wisata edukasi kebun stroberi sebagai aset lokal yang produktif. Metode pelaksanaan program mencakup tahapan analisis potensi lokal, kolaborasi dengan masyarakat, pelatihan teknis, pengembangan kurikulum edukasi, dan evaluasi berkala. Hasil utama dari program ini meliputi pembangunan kebun stroberi ramah lingkungan seluas 500 mZ, pengembangan media pembelajaran interaktif "Big Book" untuk anak usia dini, pelatihan pengolahan produk turunan stroberi (mochi, es krim, dan smoothies), serta pembangunan kolam ikan terapi. Dampak positif yang dihasilkan sangat signifikan, terlihat dari peningkatan pemberdayaan ekonomi warga melalui diversifikasi produk dan terciptanya sarana edukasi berbasis alam bagi anak-anak TK dan PAUD. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program berhasil mengintegrasikan aspek pertanian, pariwisata, dan pendidikan, sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Pengaruh Pendamping Continuity of Care (CoC) terhadap Keberhasilan Imunisasi Dasar Bayi di Posyandu Seruni, Kabupaten Maros Andi Nurfadhilah S; Sitti Nurintang; Feby Purnamasari
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i3.661

Abstract

Imunisasi dasar lengkap menjadi salah satu cara yang terbukti ampuh dalam melindungi bayi dari penyakit infeksi sekaligus menekan angka kematian bayi. Sayangnya, tidak semua daerah di Indonesia berhasil memenuhi target cakupan imunisasi yang telah ditetapkan secara nasional. Untuk mengatasi hal ini, pendekatan Continuity of Care (CoC) hadir sebagai bentuk pendampingan kesehatan yang berjalan secara berkesinambungan, dimulai dari masa kehamilan hingga program keluarga berencana. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji sejauh mana pendampingan CoC berkontribusi terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Menggunakan rancangan observasional analitik dengan metode cross sectional, studi ini berlangsung di Posyandu Seruni selama bulan April hingga Mei 2026. Sebanyak 23 ibu dengan bayi berusia 0–12 bulan dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan lewat kuesioner dan telaah Buku KIA, kemudian diolah secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar responden, yakni 78,3%, telah menerima pendampingan CoC dengan kategori baik, dan sebanyak 82,6% bayi tercatat mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,021, yang berarti terdapat hubungan bermakna antara pendampingan CoC dan keberhasilan imunisasi dasar bayi. Dengan demikian, pendampingan CoC terbukti mampu mendorong peningkatan pengetahuan ibu, kepatuhan terhadap jadwal imunisasi, serta motivasi untuk memastikan bayinya mendapat imunisasi secara lengkap dan tepat waktu.
Bazar sebagai Alternative Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Berbasis Kearifan Lokal Mahasiswa Muhamad Yusuf; Rini Syevyilni Wisda; Yelni Erniyati
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i3.662

Abstract

Entrepreneurship learning in higher education is one way to instill entrepreneurial values ​​and spirit for students as one way to face the competition of the world of work. Cultivating the entrepreneurial spirit with applied activities from various theories learned in class through bazaar activities based on local wisdom. The bazaar is carried out by developing local products, local potential, consisting of natural products that have utility value, sales value but are often forgotten. This bazaar process is carried out through several stages starting from planning, implementation, evaluation. The bazaar process is carried out through activities planning bazaar members, planning products with local wisdom value that will be produced innovatively, marketed at bazaar activities, implementation activities, including the bazaar activity process, starting from marketing products to serving consumers and evaluation activities reviewing and measuring the implementation of bazaar activities. Bazaar activities are able to create a meaningful learning process such as being able to build values, entrepreneurial spirit including, the value of daring to start, daring to find ideas, designing products, courage to manage risks, creativity, innovation, responsibility in students.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Kerajinan Hias bagi Pemuda Pesisir di Pantai Tanjung Kota Sorong Tagor Manurung; Charliany Hetharia; Christania Nadhia Rumengan; Zulfatrin Z; Yuliance Fatie; Abd Jabar Zain Tella
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i4.664

Abstract

Seashell waste is a type of waste commonly found in the Tanjung Beach area, Sorong City. If not utilized properly, this waste can reduce the cleanliness of the coastal environment. This community service activity aims to provide training to coastal youth on utilizing seashell waste into decorative crafts. The methods used in this activity include socialization, demonstration, and hands-on practice in making decorative crafts from seashell materials. The activity was carried out by involving coastal youth as training participants. The results of the activity show that participants were able to understand the stages of seashell processing and produce decorative crafts from materials that were previously not optimally utilized. In addition to improving participants' skills, this activity also provided insights regarding the utilization of waste as useful craft materials. Thus, the training conducted can be one of the efforts to develop the creativity of coastal youth through the utilization of seashell waste in the Tanjung Beach area, Sorong City.