cover
Contact Name
Magfiroh
Contact Email
dokicti@gmail.com
Phone
+6285288852893
Journal Mail Official
dokicti@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Surya Alam 8 Blok A No. 15 Jl. Masjid Jami, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Psychology and Social Sciences
ISSN : 29878551     EISSN : 29872545     DOI : https://doi.org/10.61994/jpss
Journal of Psychology and Social Sciences is a scientific journal published by CV. Doki Course and Training. The papers to be published in JPSS are research articles (quantitative or qualitative research approaches), literature studies or original ideas that are considered to contribute to scientific studies of Psychology. It covers problems in psychological studies such as educational psychology, social psychology, personality psychology, clinical psychology, developmental psychology, industrial and organizational psychology, Islamic psychology, psychometrics and psychological measurement, counseling psychology, psychotherapy, family psychology. It is published four times a year, in March, Juny, September and December. There are two version of publication; print out (p) with ISSN: 2987-8551 and electronic (e) with ISSN Online: 2987-2545
Articles 65 Documents
Sistematik Literatur Review : Dukungan Sosial Online Berdampak Positif Pada Kesehatan Mental Rizqiya Nidaussa'idah; Fathul Lubabin Nuqul
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i1.887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial online dalam meningkatkan kesehatan mental di era digital. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan metode PRISMA, penelitian ini menganalisis 7 artikel dari total 190 artikel yang diidentifikasi melalui database jurnal terkemuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial online dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan psikologis, terutama dengan mengurangi gejala stres, kecemasan, serta meningkatkan perasaan keterhubungan dan validasi sosial. Manfaat ini dirasakan oleh berbagai kelompok usia, termasuk remaja, dewasa muda, dan lansia. Namun, penelitian juga menyoroti adanya potensi dampak negatif jika penggunaan media sosial tidak dikelola dengan bijak, seperti meningkatnya kecemasan akibat paparan konten berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai literasi digital dan batasan penggunaan media sosial untuk memaksimalkan manfaat serta meminimalkan risiko.
Konsep Diri, Kesejahteraan Spiritual, dan Pengalaman Perceraian Orang Tua pada Remaja: Tinjauan Psikologi Agama Indah Rise; Ranimpi, Yulius Yusak; Lauterboom, Mariska
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i1.899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana konsep diri dan kesejahteraan spiritual remaja yang orang tuanya bercerai dari perspektif psikologi agama. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi serta pengumpulan data dengan cara wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Hubermen, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa perceraian disebabkan oleh masalah ekonomi.  Dampaknya pada remaja setelah perceraian adalah mereka mengalami konsep diri yang rapuh, hambatan spiritual dan hambatan dalam pertumbuhan fisik. Meskipun demikian, mereka tetap optimis dengan adanya usaha untuk mengoptimalkan kelemahannya sehingga mereka bisa mengalami pertumbuhan dalam kehidupan spiritual dan membangun pandangan baik terhadap dirinya. Selain itu mereka mampu mengelola emosi sesuai dengan kondisi yang mereka hadapi. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan dan motivasi yang mereka terima dari orang-orang terdekatnya.
Doing Thesis While Working Part Time, Why Not? A Case Study of Self-Efficacy in College Students Ramadhanti, Auliya; Dirham, Izza Fadhlinah; Hadi, Indri Gemi Nastiti; Putra, Rahman Pranovri; Azizah, Hanna Jessica Al
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i1.912

Abstract

Many individuals fail to achieve their goals because of their low self-efficacy. This research was initiated from a case that many researchers found in the surrounding environment, especially the campus environment. Researchers often meet students who do part-time jobs in between their activities as students. This phenomenon makes researchers interested in conducting research on students who work part-time during the thesis preparation period to see how the student's self-efficacy is. The research then uses a qualitative approach with a case study method, with the subject collection technique using purposive sampling technique, with data collection using interviews. The results showed that the subject under study was able to achieve all aspects of self-efficacy. The subjects succeeded in motivating and convincing themselves that they could by managing their time well, not giving up easily and being confident that they would graduate even with a busy schedule. And find a way to get up and succeed in completing their assignments.
Efektivitas Psikocare terhadap Pengetahuan Kesehatan Mental Pekerja Wanita Muhammad Indra Astrawan; Dini Permana Sari; Elfina Febrianti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i1.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan mental pada pekerja perempuan di perusahaan rokok. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan model one-group pre-test post-test. Uji analisis data yang digunakan adalah uji non parametrik wilcoxon dan dianalisis dengan IBM Statistical Package for the Social Sciences Statistics (SPSS) versi 27. Subjek dalam penelitian ini adalah 195 pekerja perempuan di perusahaan rokok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peran psikoedukasi terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan mental pada pekerja perempuan di perusahaan rokok. Temuan dalam penelitian ini dapat menjadi dorongan bagi perusahaan untuk mengembangkan program psikoedukasi bagi pekerja secara berkelanjutan.
Studi Literatur: Keterkaitan Antara Pola Asuh Terhadap Kriteria Borderline Personality Adiwiguna, Alisya Nurhalimah; Zerlinadewi, Rheyna Alya; Adjie, Abigail Nadyn Bintoro; Pratama, Gilang Rizky
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i1.976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keterikatan orang tua terhadap kepribadian anak yang dapat memicu kemunculan kriteria borderline personality disorder (BPD). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif terkait keterikatan pola asuh anak dengan kriteria BPD. Hasil menunjukkan terdapat keterikatan antara pola asuh dengan kriteria BPD. Hal ini dipicu oleh ketidakseimbangan orang tua dalam menerapkan pola asuh. Kesimpulan dalam artikel menekan pada pentingnya peran pola asuh orang tua dalam perkembangan kepribadian anak. Oleh karena itu, intervensi edukatif bagi orang tua berperan sebagai upaya pencegahan terhadap kriteria BPD yang terjadi pada anak.
Peran Sholat Dalam Mengurangi Stres dan Kecemasan Anis Sintya; Ike Utia Ningsih
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i2.1059

Abstract

Kehidupan modern yang penuh tekanan dan persaingan kerap memicu stres dan kecemasan pada banyak individu. Beragam upaya telah dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, mulai dari terapi psikologis hingga penggunaan obat-obatan. Namun, pendekatan spiritual seperti ibadah sholat dalam Islam masih kurang mendapatkan perhatian sebagai alternatif terapi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi fungsi sholat sebagai terapi spiritual dalam mengatasi stres dan kecemasan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka, data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sholat memiliki pengaruh signifikan terhadap ketenangan batin, pengendalian emosi, serta peningkatan kesehatan mental. Aktivitas sholat yang melibatkan aspek fisik dan bacaan spiritual terbukti memberikan dampak positif secara psikologis, membantu individu menghadapi tekanan hidup secara lebih stabil. Oleh karena itu, sholat dapat dipertimbangkan sebagai salah satu bentuk terapi non-medis yang efektif dan terjangkau dalam menjaga kesehatan mental masyarakat di era modern.
Visual symbols as a tool of cultural and environmental resistance: the example of the movement "Sakkar al-Siyap" (Close the Siape) of Sfax-Tunisia Bouthaina Bouallegui; Moncef Gubsi; Ali Elloumi
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i2.1022

Abstract

In the context of the rise of environmental movements and the intensification of popular demonstrations against industrial pollution, visual stimuli have become a central element of the expression of disagreement and the demand for environmental justice. In this context, this article focuses on the analysis of visual symbols within the Sfax movement as an expression of environmental injustice and a mechanism for stimulating collective consciousness. This article is based on social semiotics and Pierre Bourdieu's theory of symbolic power to deconstruct the relationship between the signifier and the social and political signifier.ّ shows how resistance is embodied through the image, because it is loaded with deep cultural connotations and anchored in the context. In this context, the visual symbol is not only seen but also felt as an act of resistance.
Dampak Psikologis Kebijakan Sekolah Ramah Anak terhadap Kesejahteraan dan Perkembangan Holistik Siswa di Indonesia Muhammad Irfan Rohimiansyah; Yeni Januarni; Yuniar; Junaida
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i2.1074

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi implikasi psikologis dari implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) di Indonesia. Berdasarkan konsep SRA yang menekankan lingkungan aman, nyaman, dan mendukung untuk tumbuh kembang anak secara holistik, makalah ini membahas bagaimana kebijakan tersebut berkontribusi pada kesejahteraan psikologis, partisipasi aktif, dan pengalaman belajar positif siswa. Artikel ini meninjau kebijakan tingkat nasional dan sekolah yang mendukung SRA, mengakui tantangan implementasinya, dan menyoroti peran krusial SRA dalam membentuk individu yang sehat secara mental, terlibat, dan berkembang secara menyeluruh.
Out Of Sync: The Emotional and Social Cost Of Living Ahead Or Behind One’s Time Amirsheibani, Morteza; Yo'ldoshev Abdug'aniyevich , Otabek
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i2.1081

Abstract

This study deals with the emotional and social outcomes brought upon individuals who consider themselves as temporally misaligned either behind or ahead of the prevalent cultural and ideological standards at that time. Based on the cultural lag theory (Ogburn, 1922) and existential psychology (Yalom, 1980), this study examines the influence of temporal dissonance on identity, belonging, and well-being. The paper adopted a phenomenological research design in the form of in-depth semi-structured interviews with sixteen respondents, divided into two groups: those who consider themselves traditionalists and are finding it challenging to adjust to the changes of modern times, and those who consider themselves visionaries and are getting upset about the pace of social change. A thematic analysis unveiled these five major findings: temporal alienation, social misrecognition, emotional burden, tension in identity, and coping mechanisms wherein different belief systems led to identical underlying experiences of psychic pain and marginalization. Many also showed strengths by creating different value systems and support groups. These results suggest that time not being in line is a meaningful way of looking at who a person is and how they feel, and it should be studied more in the fields of culture and psychology.  
Psikologi Konseling Untuk Menangani Masalah Siswa di Propinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Arief, Yanwar
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v3i2.1121

Abstract

Artikel ini merupakan studi kepustakaan yang mendalami peran psikologi konseling dalam menangani berbagai masalah psikologis yang dihadapi siswa di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri). Fokus utama adalah pada stres akademik, kecemasan sosial, dan penurunan kesejahteraan psikologis siswa yang semakin meningkat akibat tekanan belajar, hambatan sosial, serta pandemi COVID-19 yang berdampak negatif pada kebiasan hidup siswa yang kontraproduktif. Studi ini mengkaji teknik konseling seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), konseling realita, konseling individu, konseling kelompok, serta pemanfaatan teknologi daring dan model konselor sebaya. Analisis literatur menunjukkan bahwa intervensi psikologi konseling berpotensi efektif menurunkan tingkat stres dan kecemasan, serta meningkatkan motivasi belajar dan kesejahteraan psikologis siswa. Keberhasilan intervensi sangat dipengaruhi oleh adaptasi budaya dan kondisi geografis lokal, terutama di wilayah yang berkembang pesat seperti Kepri. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan layanan konseling multiperspektif dan interdisipliner yang sensitif terhadap konteks lokal dan mengintegrasikan teknologi untuk memperluas akses layanan,  serta meningkatkan kualitas layanan psikologis bagi siswa. Implikasi dari kajian ini sangat penting untuk pengembangan kebijakan pendidikan dan kesehatan mental di Indonesia, khususnya di Propinsi Riau dan Kepri.