cover
Contact Name
Rojai Zhofir
Contact Email
rojaizho@gmail.com
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
admin@yayasandarussalam.or.id
Editorial Address
Jl. Jaya Wijaya, Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Ghaitsa: Islamic Education Journal
ISSN : -     EISSN : 27211592     DOI : https://doi.org/10.62159/ghaitsa.vXXX
Core Subject : Religion, Education,
Ghaitsa: Islamic Education Journal is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. Ghaitsa Journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education and teacher training, especially in the Muslim world. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of the published articles. The journal is open to authors around the world regardless of nationality.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 206 Documents
The Directive Forms of Illocutionary Act in the Transcript of Vladimir Putin’s Speech (2022) Juliven, Azetko; Rullyanti, Merry; Putra, Dhanu Ario
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i2.864

Abstract

The directive forms of illocutionary act is a form of speech act that aims to influence the speech partner to take certain actions. This research aims to analyze the directive forms of illocutionary act contained in the transcript of Vladimir Putin’s Speech (2022). This research has 2 objectives: 1) To identify the directive forms of illocutionary act contained in the transcript of Vladimir Putin’s Speech (2022). 2) To find out the function of the directive forms of illocutionary act contained in the transcript of Vladimir Putin’s Speech (2022). This research used descriptive qualitative method and using the directive forms of illocutionary acts theory from Ibrahim (1993). The results obtained from this research found 16 the directive forms of illocutionary acts in Vladimir Putin's speech (2022) which were divided into 7 forms, namely 3 forms of asking, 3 forms of prohibiting, 3 forms of wanting, 3 forms of inviting, 2 forms of suggesting, 1 forms of requesting, and 1 forms of demanding. While the functions of the directive forms of illocutionary acts found are 7 forms which were divided into 2 functions, namely 4 competitive functions and 3 convivial functions.
BREAKING GENDER STEREOTYPES IN “BABY BLUES” MOVIE Iduwan; Rullyanti, Merry; Astuty , Lina Tri
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i3.865

Abstract

Gender stereotyping is one of the undeniable facts of life. Gender stereotyping in movies is worth analyzing, since movies can have a significant impact towards the audiences. The objectives of this research were to find out the gender stereotypes of the main characters shown in “Baby Blues” Movie and to know the main characters break the gender stereotypes in Baby Blues movie. This study employed a qualitative descriptive method as research design aiming at collecting the data. Baby Blues movie was chosen as the object of this study. In this case, the researcher analyzed the breaking gender stereotypes of each character represented in this movie. The instrument used in this research was observation checklist and note taking. The note taking is developed by Evans and Davies (2009) theory. There were two findings of this research; (1) It is found that the gender stereotypes of the main characters such as Dika and Dinda consist of four aspect. Dika as a male has physical appearance (having a tall body, having muscular body, wearing shirt, t-shirt, and pant, having short hair, having mustache, strong body), Occupation as a waiter in a restaurant, personality traits (more dominant, emotionally stable, assertive), and Domestic Behavior (take care of finances and playing games). Moreover, Dinda as a female has physical appearance (having thin body, wearing dress, having long hair, beautiful and cute), Occupation as a housewife, personality traits (gentleness, warmth, being emotional, sensitivity), and Domestic Behavior (take care her children, clean the home, take care her husband); (2) On the otherhand, in the meantime, the main characters also break the gender stereotypes. Dika and Dinda break the gender stereotypes for personality traits and domestic behaviors. However, they still had similar physical appearance before the exchange happened. For personality traits, Dika was being gentleness, warmth, emotional, sensitivity, talk active, coward, and feminine. While Dinda was being more dominant, emotionally stable, assertive, lazy, rude, and manly. Moreover, for domestic behavior, Dika was being take care her children, clean the home, and take care her wife, while Dinda was being take care of finances and playing games.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Konservasi Lingkungan Alam Desa Aur Gading Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara dan Relevansinya sebagai Sumber Pembelajaran IPS Zetira Utari Aprilia; Irwan satria; Nurniswah
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.892

Abstract

Kehidupan manusia pada dasarnya berhubungan erat dengan lingkungan alam sebab bergantung pada ekosistem yang mengklaim keberlangsungan hidupnya. Tapi saat ini kerusakan lingkungan alam sebagai gosip primer dengan berbagai kondisi yang mengancam kualitas lingkungan hidup.maka dianggap penting adanya kesadaran kesadaran ekologi pada masyarakat untuk pengelolaan lingkungan alam, dengan mempertimbangkan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan supaya tetap lestari.hal ini bisa dengan menginternalisasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam perlindungan dan pelestarian alam oleh masyarakat setempat salah satu warga lokal yang mempunyai nilai-nilai ekologi dalam kearifan lokal adalah masyarakat lokal Desa Aur Gading yang terdapat di kabupaten Bengkulu Utara..Tujuan penelitian ini untuk memahami dan mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal konservasi lingkungan alam di Desa Aur Gading dan hubungannya pada pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai nilai kearifan lokal pada konservasi lingkungan alam desa aur gading, yang berdasarkan nilai religius yaitu nilai religius, adalah nilai yang menentukan manusia berhati nurani, berakhlak mulia,saleh ke salah satu arah. nilai budaya berisi petuah-petuah salah satu wujud petuah tidak boleh sembarangan mengucapkan keinginan baik secara lisan maupun dalam hati yang diyakini masyarakat aur gading. Nilai ekonomi merupakan ekonomi yang di tentukan berdasarkan aturan adat istiadat, yang mana aturan tersebut bertujuan untuk melindungi kelestarian lingkungan dan keseimbangan yang ada di daerah sekitar dan Nilai Politik .nilai-nilai kearifan lokal dalam konservasi lingkungan alam desa aur gading memiliki relevansi sebagai sumber pembelajaran IPS yaitu sumber pembelajaran IPS di sekolah atau madrasah, yang mampu menghadapi krisis moral yang saat ini melanda generasi muda melalui pembelajaran IPS dapat membentuk karakter siswa peserta didik akan mengetahui bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan kearifan lokal yang ada di masyarakat..
Efektivitas Program Sekolah Berbasis Pesantren di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Azwari, Rusdan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.900

Abstract

Program Sekolah Berbasis Pesantren dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu terlaksana secara efektif. Hal ini diindikasikan dengan sudah adanya perencaan, pengorganisasia, kepemimpinan, pengawasan program tersebut dan manfaat yang positif terhadap santri. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana efektivitas program sekolah berbasis pesantren di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program sekolah berbasis pesantren di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif (evluative research). Dikumpul dengan menggunakan angket dengan responden 18 guru SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Hasil analisis data melalui rumus TSR dan interpretasi data menunjukkan bahwa jawaban responden terhadap angket program sekolah berbasis pesantren mayoritas berada pada kategori efektif yaitu skor antara 50 sampai dengan 58 sebanyak 14 responden ( 78 % ) dan pelaksanaan rogram sekolah berbasis pesantren mayoritas pada kategori efektif yaitu yaitu skor antara 50 sampai dengan 58 sebanyak 17 responden ( 94 % ) dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP BP Pondok Pesantren Pacasila Kota Bengkulu.
Upaya Guru Dalam Mengajarkan Ejaan Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di MI Al Islam Kota Bengkulu Wahyuni, Septi; Asiyah, Asiyah; Wahyuni, Betti Dian
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i3.901

Abstract

Pembelajaran ejaan memiliki peranan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan menguasai pembelajaran ejaan, siswa mampu mendeskripsikan ejaan. Hal ini dimaksudkan agar siswa mampu memahami pesan yang disampaikan melalui kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia dan selanjutnya mampu bernalar dan menceritakan kembali informasi yang telah dipelajarinya. Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi tiga hal: 1) persiapan guru untuk mengajar mengeja dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V, 2) pelaksanaan kegiatan keterampilan mengeja pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V, dan 3) upaya guru dalam mengajarkan ejaan pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V in MI Al Islam Kota Bengkulu. Penelitian ini dengan meringkas dan mengelaborasi pelaksanaan instruksi ejaan oleh guru, menggunakan tipe kualitatif. Sedangkan peserta penelitian adalah siswa dan guru kelas V MI Al Islam Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data semuanya melibatkan teknik analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Persiapan guru di dalam mengajarkan ejaan pada pembelajaran bahasa indonesia meliputi: a) bahan b) media c) teknik dan d) metode. Kedua, pelaksanaan pembelajaran dalam mengajarkan ejaan. Kegiatan ini meliputi: pembukaan, pengambilan buku siswa dan buku cerita, serta buku catatan guru. Tanggung jawab guru meliputi sebagai sumber belajar, pengelola, fasilitator, peraga, pembimbing, motivator, dan penilai. Evaluasi pembelajaran mengeja, terutama setelah implementasi, berdampak positif bagi siswa, karena guru lebih memudahkan pelaksanaan KBM (kegiatan belajar mengajar).
Konsep Bank Asi Dalam Konsep Hadist: Radhaah Suryani, Suryani
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i1.910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bank ASI yang merupakan tempat penyimpanan dan penyalur ASI dari donor ASI yang kemudian akan diberikan kepada ibu-ibu yang tidak bisa memberikan ASI sendiri ke bayinya. Ibu yang sehat dan memiliki kelebihan produksi ASI bisa menjadi pendonor ASI. Metode Penelitian ini dengan meringkas dan mengelaborasi pelaksanaan instruksi ejaan oleh guru, menggunakan metode kualitatif dengan menerapkan kajian pustaka (library research) atau menelusuri sumber-sumber yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data semuanya melibatkan teknik analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Persiapan guru di dalam mengajarkan ejaan pada pembelajaran bahasa indonesia meliputi: bahan b) media c) teknik dan d) metode. Hasil penelitian didapatkan bahwa dihasilkan tidak menemukan alasan untuk melarang pendirian bank ASI asalkan bertujuan untuk mewujudkan maslahat syar'iyah yang kokoh dan untuk memenuhi kebutuhan yang harus dipenuhi, maka boleh untuk mendirikan bank ASI .
Nilai–Nilai Religius dalam Film Atap Padang Mahsyar dan Relevansinya Terhadap Materi Pendidikan Agama Islam Anshori, M.Farouk Albakhar; Khoiri, Qolbi; Efendi, Hamdan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.920

Abstract

Film Nilai–Nilai Religius Dalam Film Atap Padang Mahsyar Dan Relevansinya Terhadap Materi Pendidikan Agama Islam adalah salah satu serial yang dinikmati dalam semua kalangan. Tokoh-tokoh dengan karakter unik dengan cerita yang yang menarik sesuai dengan kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai-nilai religius yang muncul di film Atap Padang Mahsyar dan Relevansinya terhadap Materi Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Kepustakaan dengan sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder. Teknik yang penelitian yang digunakan yaitu analisis isi (content analysis). Dalam pengambilan data-datanya penulis mengambil dari data primer yaitu Film Atap Padang Mahsyar dalam Channel You Tube ACT. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan nilai-nilai religius yang terkandung dalam film Atap Padang Mahsyar, yaitu nilai akidah yang meliputi enam rukun iman, nilai akhlak meliputi akhlak terhadap diri sendiri, orang tua,keluarga dan masyarakat, nilai ibadah meliputi shalat, mengajarkan ketepatan waktu dalam mengerjakan shalat dibuktikan dengan sholat berjamaah. Secara keseluruhan nilai religius dalam film Atap Padang Mahsyar memiliki relevansi terhadap materi Pendidikan Agama Islam yaitu nilai pendidikan akidah relevan dengan KD kurikulum 2013 di MTS kelas VII semester ganjil KI.1(menghayati dan meyakini akidah Islam), nilai pendidikan akhlak relevan dengan materi rumpun PAI kurikulum 2013 pada mata pelajaran akidah akhlak tingkat MI kelas IV semester genap pada KI (memiliki akhlak yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, sesama, dan lingkungan) dan KD 2.1, dan nilai pendidikan ibadah (syari’ah) relevan dengan MTS kelas VII semester genap kurikulum 2013 tentang materi solat pada KI dan KD 1.2 (terbiasa melaksanakan solat fardu dalam berbagai keadaan).
Study Of Lokan Clam Ecology And Conservation Strategies As A Source Of Science Learning On The Material Of Diversity of Living Things in the Agam River, Air Rami Village, Mukomuko Regency Anatasia , Lola; Satria, Irwan; Putra, Erik Perdana
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i2.924

Abstract

This study aims to address the problems surrounding the ecology of lokan clams around the Agam River, Air Rami Village, Mukomuko Regency. In addition, this study also aims to design science learning resources based on ecological studies and conservation strategies in the region. The research method used is exploratory descriptive with a qualitative approach. The results showed that the ecology of lokan clams around the Agam River, Air Rami Village, Mukomuko Regency is strongly influenced by factors such as temperature, pH, salinity, and water currents. To maintain the lokan clam population, a conservation strategy has been implemented by imposing a minimum size limit for lokan clams in the Agam River. It aims to preserve the population of lokan mussels in the region. However, this conservation strategy faces obstacles such as lack of village planning, budget constraints, lack of community knowledge, and lack of government attention to the Agam River. This obstacle affects efforts to preserve lokan clams in the Agam River. In an effort to convey information about the ecology of lokan clams and their conservation strategies, this study designed science learning resources in the form of poster media.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAI BAB Shalat Berjamaah Menggunakan Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 5 Kota Bengkulu Herianti, Lopi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i3.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untu mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar PAI tentang shalat berjamaah menggunakan metode demonstrasi pada siswa kelas VII B di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara guru dan observer. Penelitian ini meliputi empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Jenis instrument yang digunakan untuk mengahsilkan atau mengumpulkan data adalah tes hasil belajar siswa, lembar pedoman observasi guru dan siswa. Adapun hasil analisis data yang didapatkan menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan metode demonstrasi , pada siklus I, persentase yang diperoleh mencapai 75%, kemudian pada siklus II mencapai 90%. Aktivitas siswa pada siklus I mencapai 65%, kemudian pada siklus II mencapai 85%. Sedangkan untuk hasil Tes belajar siswa pada siklus I dengan perolehan nilai rata-rata 74,7 dengan persentase 66,7%. Kemudian pada siklus II dengan nilai rata-rata 89,5 dengan persentase 96,7%. Kesimpulan penelitian ini adalah metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas VII B di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu Tahun Pelajaran 2022/2023.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SURAT AT-TIIN DENGAN METODE DRILL DAN JIGSAW DI KELAS IX E SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Yuliani
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i3.928

Abstract

Pembelajaran al-Qur’an hadist terutama dalam membaca dan memahami isi kandungan surat- surat pendek yang selama ini di kelas IX E SMP Negeri 7 Kota Bengkulu lebih mengarah kepada sifat dominan pada guru dengan banyak memakai metode ceramah dan demonstrasi sehingga kurang mampu membaca dan memahami isi kandungan surat-surat pendek dengan baik dan menjadikan pasif. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: 1) Bagaimana pelaksanaan metode drill dan jigsaw dalam pembelajaran Surat at-Tiin di kelas IX E SMP Negeri 7 Kota Bengkulu? 2) Apakah pelaksanaan metode Drill dan jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Surat at-Tiin siswa di kelas IX E SMP Negeri 7 Kota Bengkulu? Permasalahan tersebut di bahas melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan melalui 2 siklus dengan setiap siklus tahapannya adalah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Kajian ini menunjukkan bahwa: 1) Penerapan metode jigsaw pada materi Surat at-Tiin di kelas IX E SMP Negeri 7 Kota Bengkulu dengan berbagai siklus yang terdiri dari pertama perencanaan dengan membuat RPP, LOS, merancang kelompok dan menyetting kelas dan menyiapkan media pembelajaran, kedua tindakan ini merupakan proses pembelajaran yang dilakukan yang di mulai dari persiapan dengan do’a dan absensi, membaca bersama, menerangkan materi, diskusi kelompok dan presentasi kelompok, terakhir guru mengajak do’a bersama, ketiga observasi peneliti meneliti kegiatan siswa dan guru tiap siklus, keempat dari hasil observasi tersebut di refleksi untuk pedoman pembelajaran pada siklus berikutnya 2) Ada peningkatan prestasi siswa pada materi Surat at-Tiin di kelas IX E SMP Negeri 7 Kota Bengkulu setelah menggunakan metode jigsaw dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar siswa persiklus yaitu pada pra siklus ada 10 siswa atau 29% mengalami kenaikan pada siklus I yaitu 24 siswa atau 69% dan pada siklus II ada 31 siswa atau 89%, ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan sudah mencapai indikator yang ditentukan yakni 75%, demikian juga dengan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran Surat at-Tiin juga meningkat persiklusnya yaitu pada pra siklus ada 8 siswa atau 23% di siklus I keaktifan siswa mencapai 22 siswa atau 62% dan pada siklus II sudah mencapai 30 siswa atau 86%, dan nilai rata-rata peserta didik pada pra siklus 58,57% dan pada siklus I meningkat menjadi 68% dan pada siklus II meningkat menjadi 81% dan begitu juga pada ketuntasan klasikalnya mulai dari persiklusnya yaitu pra siklus mendapat nilai 29%, siklus I mendapat nilai 62,85% dan pada siklus II mencapai nilai 88,87%, ini menunjukkan usaha guru untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menggunakan metode jigsawberhasil.