cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,418 Documents
Hubungan Bentuk Botol Minum Dan Posisi Pesepeda Dalam Melakukan Aktifitas Bersepeda Dio Alfi Permana; Ali Ramadhan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4944

Abstract

Botol telah menjadi menjadi wadah bagi segala sesuatu yang akan digunakan dengan kategori zat cair. Dalam desain sepeda, botol merupakan alat tambahan yang tidak ditemukan dalam komponen desain sepeda. Karakter bidon dapat dipengaruhi oleh fungsi sepeda, karena dalam bersepeda memiliki berbagai kategori. Saat ini, bersepeda telah mengalami perkembangan, sehingga tidak hanya sepeda, namun juga beragam perlengkapan sepeda juga mengalami perkembangan. Dalam penelitian ini, sumber data didapat dengan mengamati secara langsung melalui observasi pada studi pustaka yang membahas mengenai botol minum sepeda. Penggunaan metode kualitatif deskriptif pada penelitian botol minum sepeda, bertujuan guna menganalisis data informasi terkait yang kemudian dijabarkan secara deskriptif mengenai fenomena yang berkaitan dengan botol minum sepeda. Pengumpulan data pada riset botol minum sepeda yang diperoleh dari hasil observasi, dimaksudkan untuk menghimpun data-data yang dapat menjadi acuan dalam meneliti produk botol minum sepeda. Data yang telah dikumpulkan sebelumnya, dianalisa dengan cara mengamati dan meperhatikan pengaruh bentuk botol minum sepeda terhadap pengguna. Metode analisis data pada penelitian botol minum sepeda juga dapat mempermudah membuat kesimpulan tentang karakteristik yang dicari dalam sebuah data lebih sederhana. Bidon merupakan salah satu item pendukung pesepeda yang berfungsi sebagai wadah air minum bagi pesepeda agar memudahkan pesepeda untuk tetap dapat minum meski dalam kegiatan bersepeda. Bentuk pada bidon dipengaruhi dan juga mempengaruhi penggunanya. Bentuk bidon disesuaikan berdasarkan pada kegunaan/fungsi yang dibutuhkan oleh penggunanya. Posisi peletakan tempat bidon atau bottle cage pada sepeda berpengaruh terhadap bentuk bidon serta postur pesepeda saat hendak minum saat sedang bersepeda
Perancangan Desain Karakter Sebagai Intellectual Property (IP) Untuk Memperkenalkan Kebudayaan Di Sulawesi Selatan Afdal Anas; Zul Fiqhri; Ibrahim Lubis; M Iskandar Pratama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4945

Abstract

Beberapa tahun terakhir ini industri kreatif di Indonesia mengalami banyak perkembangan, terutama pada industri game, komik dan animasi, Peningkatan ini menegaskan bahwa kedudukan desain karakter yang biasa dipakai pada industri animasi game dan komik menjadi sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi, terutama dalam pengenalan budaya – budaya daerah yang ada di Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan kebudayaan – kebudayaan yang ada di Sulawesi Selatan, dan juga merupakan upaya Penulis untuk mendekatkan nilai – nilai budaya lokal Sulawesi Selatan kepada para generasi muda yang ada di Sulawesi Selatan. Penulis dalam Perancangan ini memakai metode Design Thinking, yang terbagi menjadi 5 proses perancangan, lalu kemudian Penulis petakan lagi menjadi 3 bagian yaitu Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi. Hasil akhir dari perancangan ini berupa satu set desain karakter yang dirancang sebagai Intelectual Property dan memiliki tujuan untuk memperkenalkan kebudayan yang ada di Sulawesi Selatan. Desain karakter dalam perancangan ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa elemen – elemen visual khas daerah Sulawesi Selatan, seperti songkok pamiring, lipa’ sabbe dan jas tutu’ dan kemudian Penulis lengkapi dengan identitas visual berupa logo untuk memperkuat branding Siri na Pacce yang merupakan filosofi hidup dari masyarakat Sulawesi Selatan. IP La Baco’ dikemas dalam bentuk visual karakter yang menarik dan dibuat agar diterima dengan baik oleh para generasi muda Sulawesi Selatan. Penelitian ini memberi bukti bahwa Desain karakter dengan ciri khas kebudayaan lokal dapat mengambil peran sebagai sarana dalam proses pelestarian kebudayaan.
Mathematics Anxiety: A Systematic Literature Review with Bibliometric Analysis Novita Maulidya Jalal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4946

Abstract

This study aims to analyze mathematics anxiety as a significant psychological phenomenon among students at various educational levels and cultures. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach and bibliometric analysis, this study identifies research trends, causal factors, impacts, and intervention strategies related to mathematics anxiety. The results indicate that mathematics anxiety negatively impacts the quality of students' learning and career choices. There has been a significant increase in publications since 2010, especially from countries such as the United Kingdom and the United States, indicating that this issue is receiving increasing attention. Various factors, including the role of teachers and cultural context, contribute to the development of mathematics anxiety, while interventions such as collaborative learning and the use of digital technology are effective in reducing this anxiety. The conclusions of this study emphasize the importance of designing educational programs that are sensitive to students' psychological aspects, with the hope of improving the quality of mathematics education and supporting students in their learning process.
Perancangan Model Bisnis Inovatif Untuk Optimalisasi Potensi Peternakan di Desa Paconne’ Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu Menggunakan Business Model Canvas (BMC) Sitti Hasbiah; Ilma Wulansari Hasdiansa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4947

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang model bisnis inovatif untuk mengoptimalkan potensi peternakan di Desa Paconne', Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Fenomena penelitian ini didasari oleh berbagai tantangan yang dihadapi peternak, seperti dominasi tengkulak, keterbatasan akses informasi harga, keterbatasan jaringan distribusi, dan rendahnya literasi ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan melibatkan peternak sebagai narasumber utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya nilai tambah produk, minimnya sertifikasi mutu, dan minimnya inovasi pemasaran melemahkan daya tawar peternak di pasar. Namun, peluang optimalisasi usaha terdapat melalui diversifikasi usaha, penerapan pertanian bernilai tambah, pengembangan agrowisata, serta pemanfaatan teknologi digital dan pemasaran berbasis e-commerce. Model bisnis yang diusulkan, berdasarkan BMC, menekankan sembilan elemen kunci: segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, aliran pendapatan, sumber daya utama, aktivitas inti, kemitraan strategis, dan struktur biaya. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi peternak, UMKM, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan potensi peternakan berdasarkan model bisnis inovatif.
Strategi Pengelolaan Layanan Perpustakaan untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di Madrasah Aliyah Al-fatah Ambon Nandalita Nunuela; Ferdinanda Sherly Noya; Clara Samadara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi layanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di Madrasah Aliyah Al-Fatah Ambon. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendah dan tidak stabilnya minat baca siswa, yang dipengaruhi oleh keterbatasan koleksi buku, kurangnya layanan perpustakaan yang optimal, serta minimnya tenaga pustakawan profesional. Padahal, perpustakaan memiliki peran penting sebagai sumber belajar penunjang pembelajaran formal di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pencatatan, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pengelola perpustakaan, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan Madrasah Aliyah Al-Fatah Ambon telah mengimplementasikan berbagai layanan untuk mendorong minat baca siswa, di antaranya layanan peminjaman (sirkulasi), layanan referensi, layanan baca, serta layanan bimbingan/konsultasi. Layanan-layanan tersebut telah beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui penerapan sistem otomasi dan platform digital sekolah. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya koleksi referensi, keterbatasan literasi digital siswa, serta belum optimalnya pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat literasi. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal sekolah, untuk memperkuat peran perpustakaan dalam meningkatkan budaya baca siswa secara berkelanjutan.
Dinamika Kode Etik Jurnalistik Produksi Berita Audio : Kajian Literatur Terhadap Praktik Media Audio Maria Erica Widyadini Fernanda; Melati Budi Srikandi; Jonathan Jacob Paul Latupeirissa; I Nyoman Indra Kumara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4954

Abstract

This study aims to examine how journalistic ethical principles are applied, interpreted, and challenged within audio-based news production. It specifically explores the influence of digital transformation on the professionalism, accuracy, and credibility of audio journalism, including radio news and podcast-based reporting. The research adopts a thematic literature review approach by analyzing books, peer-reviewed journal articles, ethical frameworks, and international media guidelines published in the last five years. The collected literature was categorized into themes related to ethical principles, audio narration techniques, verification challenges, and digital media practices. Thematic synthesis was used to identify patterns, recurring issues, and gaps within current ethical implementations. Findings indicate that audio journalism presents unique ethical vulnerabilities, such as the potential manipulation of audience perception through tone, sound effects, and music. The absence of visual evidence complicates verification processes, increasing the risk of misinformation. The study also shows that independent audio producers often lack adherence to formal ethical standards, creating inconsistencies in accuracy, transparency, and narrative balance. These challenges demonstrate the need for clearer ethical guidelines tailored to audio formats. The study concludes that conventional journalism ethics must be adapted to address the specific narrative and technical characteristics of audio media. Strengthening editorial oversight, establishing transparent verification procedures, and promoting responsible use of sound elements are essential to ensure credibility and maintain public trust. Developing specialized ethical frameworks for audio journalism is therefore critical in the digital era. Materials and Methods. The research adopts a thematic literature review approach by analyzing books, peer-reviewed journal articles, ethical frameworks, and international media guidelines published in the last five years. The collected literature was categorized into themes related to ethical principles, audio narration techniques, verification challenges, and digital media practices. Thematic synthesis was used to identify patterns, recurring issues, and gaps within current ethical implementations. Results. Findings indicate that audio journalism presents unique ethical vulnerabilities, such as the potential manipulation of audience perception through tone, sound effects, and music. The absence of visual evidence complicates verification processes, increasing the risk of misinformation. The study also shows that independent audio producers often lack adherence to formal ethical standards, creating inconsistencies in accuracy, transparency, and narrative balance. These challenges demonstrate the need for clearer ethical guidelines tailored to audio formats. Conclusions. The study concludes that conventional journalism ethics must be adapted to address the specific narrative and technical characteristics of audio media. Strengthening editorial oversight, establishing transparent verification procedures, and promoting responsible use of sound elements are essential to ensure credibility and maintain public trust. Developing specialized ethical frameworks for audio journalism is therefore critical in the digital era. Keywords: audio journalism, media ethics, ethical standards, digital news production, podcast journalism, verification challenges
Pengaruh Inovasi dan Teknologi Terhadap Keberlanjutan Bisnis di PT. Terusan Indah Perkasa Riski Ristafani; Supar Wasesa; Syafrizal Syafrizal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi dan teknologi terhadap keberlanjutan bisnis di PT. Terusan Indah Perkasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi. Data yang diperoleh dinyatakan valid dan reliabel sehingga memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi dan teknologi memberikan pengaruh positif terhadap keberlanjutan bisnis, di mana kedua variabel tersebut terbukti berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan ketahanan dan kelangsungan operasional perusahaan. Temuan ini mempertegas pentingnya pembaruan berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi dalam memperkuat daya saing, memastikan efisiensi, serta mendukung keberlanjutan usaha perusahaan di tengah dinamika lingkungan bisnis. Kesimpulan dari penelitian ini inovasi dan teknologi merupakan faktor strategis yang perlu terus dikembangkan oleh PT. Terusan Indah Perkasa untuk meningkatkan stabilitas bisnis dan mempertahankan keunggulan kompetitif jangka panjang.
Akuntabilitas Pengelolaan Dana Haji: Analisis Implementasi Regional dan Tantangan Kontekstual (Studi Provinsi Banten) Dafinsyah Fathir Abrar; Addin Hanif Amrullah; Ardinansyah Rabbani Sopyan; Andi Iksan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4959

Abstract

Penelitian ini membahas kompleksitas pengelolaan dana haji Indonesia dengan fokus pada implementasi regional dan tantangan kontekstual di Provinsi Banten. Tujuan penelitian adalah mengkaji tata kelola keuangan haji setelah pelimpahan kewenangan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) serta mengidentifikasi hambatan lokal. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel purposive terhadap pejabat yang terlibat langsung di Kanwil Kementerian Agama Banten melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dilengkapi telaah literatur. Analisis tematik menemukan pemisahan jelas antara alur dana jamaah yang dikelola BPKH dan dana operasional negara dari APBN/APBD. Meskipun pengawasan berlapis dan sistem transparansi digital seperti ELHAJ dan SISKOHAT diterapkan, stigma negatif yang dipengaruhi disinformasi media sosial masih ada. Tantangan operasional meliputi rendahnya literasi digital di daerah 3T dan ketahanan bencana setelah tsunami Selat Sunda 2018. Hasil penelitian menegaskan pentingnya adaptasi lokal dalam tata kelola. Kesimpulan menyatakan penguatan komunikasi publik dan kesiapsiagaan menghadapi bencana diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan dan keberlanjutan operasional sesuai prinsip syariah.
The Contribution of Digital Marketing to Tourist Visit Intention through Destination Image Mediation: Creative Tourism Perspective I Kadek Daniel Surya Nadi; Ni Nyoman Sri Wisudawati; Putu Ratna Juwita Sari; Anak Agung Istri Agung Maheswari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4960

Abstract

Creative tourism has increasingly shifted the tourism value from passive sightseeing into participatory cultural experience, strengthening emotional destination attachment and revisitation intention. However, seasonal fluctuation and global tourism competition continue to challenge visitor stability in Bali, particularly in artistic hubs including Ubud, Celuk, Mas, and Batuan, Gianyar Regency. This examines how digital marketing influences tourist’s intention to visit, while positioning destination image as the intermediary factor, viewed through a creative tourism context and Destination Branding Theory. A quantitative method was applied using survey-based data and variance-using a Structural Equation Modeling approach (SEM-PLS). The study population consists of potential and past tourists interested in creative tourism activities such as silver crafting, wood carving, traditional painting, and cultural workshops. Indicators of digital marketing include social media utilization, search engine optimization, email marketing exposure, and Google business visibility. Destination image is measured through cognitive, affective, and uniqueness dimensions, while visit intention is assessed via attraction appeal, accessibility, amenity, and revisit interest. Findings from previous empirical benchmarks confirm that digital marketing significantly improves destination image, which in turn drives visit intention. However, contradictory evidence suggests that digital exposure does not always directly increase visit intention without a strong destination identity and experiential value. This study fills the gap by positioning destination image as the key mediator, specifically within creative tourism attributes emphasizing co-creation experiences, authenticity, and interactive cultural engagement. The study contributes theoretically to Destination Branding Theory expansion and practically as a digital marketing strategy framework for creative tourism destinations in Bali.
“BAHAYA AI DALAM PERSPEKTIF HUKUM HAK ASASI MANUSIA PADA PELAJAR MTS” Insan Nur Rahmanda Putra; Kevin Ardian Liebher Wijaya; Sunariyo Sunariyo; Maulana Maulana; Dhimas Saputra; Insan Nur Rahmanda Putra; Muhammad Ardi Samsudin Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4962

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat "Bahaya AI dalam Perspektif Hukum Hak Asasi Manusia" dilaksanakan pada 15 Oktober 2025 di Madrasah Tsanawiyah Sulaiman Yasin, Samarinda, Kalimantan Timur, bertujuan meningkatkan literasi hukum dan kesadaran etika penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelajar. Pemanfaatan AI sering disalahgunakan, seperti penyebaran konten ilegal dan pelanggaran privasi, menunjukkan lemahnya pemahaman regulasi hukum dan prinsip HAM. Landasan teori kegiatan ini meliputi Teori Hak Asasi Manusia, yang menegaskan hak dasar individu, Teori Tanggung Jawab Hukum, yang menekankan konsekuensi hukum perbuatan melawan hukum, dan konsep Human-Centered AI, yang menempatkan manusia sebagai pusat kendali teknologi. Metode pelaksanaan mencakup pemaparan materi, diskusi, studi kasus, dan simulasi hukum untuk memberikan pemahaman praktis mengenai dampak hukum penyalahgunaan AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap aspek hukum dan moral penggunaan teknologi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah preventif penyalahgunaan teknologi dan membentuk generasi muda berintegritas, sadar hukum, dan menghormati HAM. Landasan spiritual kegiatan ini didasarkan pada Q.S. Al-Baqarah ayat 30, yang menegaskan tanggung jawab manusia mengelola teknologi dengan bijak dan beretika. Dengan demikian, kegiatan ini relevan dengan upaya meningkatkan kesadaran hukum dan etika di era digital, serta mendorong penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan berkeadilan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya etika dan hukum dalam penggunaan teknologi AI, serta mempromosikan penggunaan teknologi yang aman dan bertanggung jawab.